PDAM Grobogan Bongkar Jalan Gajah Mada untuk Mencari Pipa Bocor

Pembongkaran jalan yang dilakukan PDAM Grobogan guna mencari pipa yang bocor, Sabtu (11/2/2017). (MuriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom,Grobogan – Ruas Jalan Gajah Mada dibongkar di beberapa titik, Sabtu (11/2/2017). Pembongkaran ini dilakukan oleh pihak PDAM Grobogan. Tujuannya, untuk mencari titik kebocoran pada pipa transmisi utama yang diindikasikan berada di tempat tersebut.

Dari pantauan di lapangan, pembongkaran dilakukan di ujung timur Jalan Gajah Mada pada sisi selatan. Tepatnya, di jalur lambat Bundaran Simpang Lima. Pembongkaran jalan sudah dilakukan di dua titik. Di titik pertama sudah terlihat pipa besar berukuran 12 inchi. Namun setelah diperiksa tidak ada kebocoran pipa.

Selanjutnya dilakukan lagi pembongkaran di sebelah timurnya. Ketika dibongkar sedalam satu meter, mendadak muncul sumber air cukup deras. Tetapi, air yang keluar diprediksi bukan dari pipa yang bocor. Namun, air dari salur drainase.

Lantaran air yang keluar sangat banyak, terpaksa dibuang keluar dengan mesin sedot. “Sampai saat ini, titik pipa yang bocor masih kita cari. Sudah dua lokasi penggalian yang kita lakukan,” kata Direktur PDAM Bambang Pulunggono yang ditemui di lokasi.

Kabag Perekonomian Anang Armunanto terlihat ikut memantau pembongkaran jalan tersebut. Pembongkaran jalan untuk mencari pipa bocor butuh dukungan alat berat. Sebab, lokasi pipa berada pada kedalan sekitar 2,5 meter. Selain itu, lapisan di atas pipa sudah terlapisi aspal tebal sehingga cukup menyulitkan jika dibongkar secara manual.

Adanya kegiatan pembongkaran itu mengakibatkan arus lalu lintas menjadi tersendat. Pasalnya, kendaraan dari kedua arah dialihkan pada ruas jalan di lajur utara. Selain arus lalu lintas kendaraan, pembongkaran jalan untuk mencari pipa bocor juga menyebabkan pasokan air sebagian pelanggan PDAM terhenti. Yakni pelanggan di.sekitaran Jalan Gajah Mada dan wilayah kota bagian barat.

“Sebelumya, sudah kami beritahukan pada pelanggan soal terhentinya aliran air ini lewat radio dan SMS ke sebagian pelanggan. Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan ini,” jelas Pulunggono.

Dia menjelaskan, pembongkaran jalan itu dilakukan seiring adanya masukan terkait seringnya muncul genangan air di ujung timur Jalan Gajah Mada tersebut. Semula, genangan itu diperkirakan sisa air hujan. Namun ketika cuaca cerah, genangan air masih muncul.

Dari kondisi itu diperkirakan genangan air berasal dari pipa bocor. Hal itu juga diperkuat dengan data banyaknya angka kehilangan air yang dimiliki. “Dari analisa ini kemudian kita sepakati untuk membongkar jalan untuk mencari titik kebocoran pipa. Perlu diketahui, pipa ini sudah dipasang sejak lama, sekitar tahun 1975 saat awal PDAM berdiri,” katanya.

Sementara itu, Anang Armunanto berharap, pencarian titik kebocoran pipa tersebut bisa segera berhasil. Dengan demikian, pasokan air ke pelanggan bisa segera normal lagi. “Untuk menentukan titik pipa bocor memang cukup sulit karena lokasi pipanya agak dalam. Kita harapkan titik bocornya cepat ketemu dan diatasi,” terang Anang.

Editor : Kholistiono 

Ini Penyebab Pasokan Air PDAM di Kecamatan Godong Macet Hingga 5 Hari

Salah seorang pelanggan PDAM sedang mengecek pasokan air yang tidak kunjung mengalir hingga saat ini. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

Salah seorang pelanggan PDAM sedang mengecek pasokan air yang tidak kunjung mengalir hingga saat ini. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom,Grobogan – Direktur PDAM Grobogan Bambang Pulunggono ketika dikonfirmasi wartawan membenarkan jika pasokan air ke rumah pelanggan di wilayah Godong terhenti sejak beberapa hari lalu. Hal itu disebabkan pompa di instalasi pengolahan air terbakar.

“Pompa yang di Godong terbakar yang kemungkinannya disebabkan voltase listrik sedang naik-turun atau tidak stabil waktu itu. Saat ini, proses perbaikan masih kita lakukan dan hari ini kita targetkan sudah bisa selesai, Kami berupaya supaya pasokan air di wilayah Godong bisa normal lagi,” jelasnya.

Bambang menyatakan, terkait dengan kondisi itu, pihaknya sudah melakukan upaya darurat untuk bisa mengalirkan air ke rumah pelanggan. Yakni, dengan menginjeksi air dari mobil tangki ke saluran distribusi. Namun, mengingat kapasitas terbatas maka tidak semua rumah pelanggan bisa mendapatkan pasokan air yang diinjeksi tersebut.

“Soal adanya gangguan ini, kami sudah sempat menyampaikan pengumuman lewat radio. Bahkan, sebagian pelanggan juga kita beritahu lewat telpon dan SMS,” katanya.

Sebelumnya, Sugiyanto, pelanggan PDAM, menyayangkan lambatnya pemberitahuan dari PDAM unit Godong terkait terhentinya pasokan air. Pemberitahuan baru disampaikan kepada sebagian pelanggan beberapa hari setelah pasokan air terhenti.

“Kalau ada gangguan harusnya bisa cepat disampaikan pada pelanggan biar bisa diantisipasi. Pemberitahuan adanya gangguan ini baru kita dapat setelah air macet tiga hari,” katanya.

Terkait dengan terhentinya pasokan air sejak Sabtu (10/12/2016), dirinya dan beberapa pelanggan sempat mendatangi kantor PDAM unit Godong untuk melayangkan komplain serta minta penjelasan penyebab terhentinya pasokan air tersebut. Oleh petugas dijelaskan, jika terhentinya pasokan air disebabkan adanya kerusakan pompa di instalasi pengolahan air.

“Kata petugasnya, pompa airnya kobong alias terbakar. Kalau ini penyebabnya harusnya bisa ditangani dengan cepat. Masak, sampai berhari-hari gak bisa jadi. Kalau perlu kan bisa ganti yang baru saja,” pungkasnya.

Editor : Kholistiono

5 Hari Pasokan Air Terhenti, Pelanggan PDAM di Kecamatan Godong Kelimpungan

Salah seorang pelanggan PDAM sedang mengecek pasokan air yang tidak kunjung mengalir hingga saat ini. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

Salah seorang pelanggan PDAM sedang mengecek pasokan air yang tidak kunjung mengalir hingga saat ini. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom,Grobogan – Para pelanggan air PDAM di wilayah Kecamatan Godong dibikin pusing dalam lima hari terakhir. Gara-garanya, pasokan air ke rumah pelanggan terhenti.

Pelanggan di wilayah Godong ini jumlahnya mencapai ribuan dan tersebar di beberapa desa. Antara lain Desa Godong, Bugel, dan Klampok.

Akibat macetnya pasokan air itu, aktivitas para pelanggan sehari-hari jadi terganggu. Terlebih bagi pelanggan yang mengandalkan pasokan air untuk keperluan usaha. Seperti warung makan dan industri kecil rumah tangga.

“Sebagai pelanggan, saya protes dengan macetnya air selama berhari-hari ini. Saya minta pihak PDAM segera menangani masalah terhentinya pasokan air ini. Setidaknya, pihak PDAM juga bisa menyiapkan solusi dengan mengirimkan droping air ke rumah pelanggan. Terhentinya pasokan air ini memang bikin pusing karena aktivitas jadi terganggu,” cetus Sugiyanto, pelanggan PDAM di Desa Godong, Kecamatan Godong, Kamis (15/12/2016).

Pria yang akrab dipanggil Sugik itu juga menyayangkan lambatnya pemberitahuan dari PDAM unit Godong terkait terhentinya pasokan air. Pemberitahuan baru disampaikan kepada sebagian pelanggan beberapa hari setelah pasokan air terhenti.

“Kalau ada gangguan harusnya bisa cepat disampaikan pada pelanggan biar bisa diantisipasi. Pemberitahuan adanya gangguan ini baru kita dapat setelah air macet tiga hari,” katanya.

Terkait dengan terhentinya pasokan air sejak Sabtu (10/12/2016), Sugik dan beberapa pelanggan sempat mendatangi kantor PDAM unit Godong untuk melayangkan komplain serta minta penjelasan penyebab terhentinya pasokan air tersebut. Oleh petugas dijelaskan, jika terhentinya pasokan air disebabkan adanya kerusakan pompa di instalasi pengolahan air.

“Kata petugasnya, pompa airnya kobong alias terbakar. Kalau ini penyebabnya harusnya bisa ditangani dengan cepat. Masak, sampai berhari-hari gak bisa jadi. Kalau perlu kan bisa ganti yang baru saja,” tegasnya.

Editor : Kholistiono

Biar Kualitas Pelayanan Membaik, Tahun Depan PDAM Grobogan Bakal Bangun IPA Baru

Direktur PDAM Purwa Tirta Dharma Grobogan Bambang Pulunggono saat mengecek proses pengolahan air di IPA Sambak, Selasa (15/11/2016). (MuriaNewsCom/Dani Agus)

Direktur PDAM Purwa Tirta Dharma Grobogan Bambang Pulunggono saat mengecek proses pengolahan air di IPA Sambak, Selasa (15/11/2016). (MuriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom,Grobogan – Ada dua hal yang selama ini selalu jadi keluhan pelanggan PDAM Grobogan. Yakni, masih belum bagusnya kualitas air dan sering ngadatnya distribusi ke rumah pelanggan. Para pelanggan berharap, dua masalah utama pelayanan PDAM ini segera dibenahi.

Direktur PDAM Purwa Tirta Dharma Grobogan Bambang Pulunggono mengakui jika pelayanan yang diberikan pada pelanggan memang belum maksimal. Sedikit demi sedikit dua hal yang dikeluhkan pelanggan akan segera ditangani.

Salah satu upaya yang dilakukan adalah membangun satu unit instalasi pengolahan air (IPA) pada tahun 2017 nanti. Lokasinya berada di lahan IPA yang ada saat ini di Jl HM Thamrin, seberang Stadion Krida Bhakti Purwodadi.

“Satu IPA baru nanti ukurannya 15×9 meter dengan kapasitas produksi 50 liter per detik. Dengan adanya IPA baru ini akan memperlancar distribusi air ke rumah pelanggan,” kata pria yang baru seminggu menjabat posisi direktur itu.

Pada tahun 2017, jelas Bambang, pihaknya akan mendapat penyertaan modal sebesar Rp 8,6 miliar lewat dana APBD. Sebagian dana tersebut dialokasikan untuk pembuatan IPA baru.

Pembangunan IPA itu nantinya memerlukan waktu sekitar enam bulan. Ditargetkan, sekitar Oktober 2017 sudah bisa dioperasikan. Mengenai kualitas air, Bambang menyatakan, salah satu penyebab utama adalah pipa jaringan distribusi yang sudah waktunya diganti. Sebab, sebagian besar pipa saat ini usianya sudah puluhan tahun dan di dalamnya terdapat endapan sehingga membuat air jadi keruh.

“Hasil pengolahan di IPA, kondisi air sudah jernih tetapi ketika masuk ke rumah sebagian pelanggan jadi keruh. Berarti, jaringan menuju pelanggan ini mesti dibenahi. Saat ini, kita sedang buat peta jaringan distribusi supaya tahu posisi pipa yang sudah lama dan waktunya diganti,” pungkasnya.

Editor : Kholistiono

Waduh,Tunggakan Pelanggan PDAM Grobogan Capai Rp 2,2 Miliar

Direktur PDAM Purwa Tirta Dharma Grobogan Bambang Pulunggono saat melihat peralatan pengolahan air, Selasa (15/11/2016). (MuriaNewsCom/Dani Agus)

Direktur PDAM Purwa Tirta Dharma Grobogan Bambang Pulunggono saat melihat peralatan pengolahan air, Selasa (15/11/2016). (MuriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom,Grobogan – Selain memperbaiki pelayanan dan kualitas air, masalah penyelesaian tunggakan pembayaran dari pelanggan juga jadi skala prioritas yang dilakukan Direktur PDAM Purwa Tirta Dharma Grobogan Bambang Pulunggono. Hal itu dilakukan mengingat jumlah tunggakan pembayaran ini nilainya mencapai Rp 2,2 miliar.

Menurut Bambang, untuk memaksimalkan penyelesaian tunggakan, dia sudah membentuk tim penagihan. Jumlah tim ada 18 orang yang dipimpin Kepala Satuan Pengawasan Internal PDAM Dwi Raharjo.

“Jumlah pelanggan yang menunggak pembayaran ini berkisar 12.000. Pelanggan ini menunggak pembayaran dengan kisaran 3-12 bulan. Tunggakan ini kita upayakan untuk bisa tertagih secara bertahap,” kata Bambang yang ditemui wartawan saat meninjau instalasi pengolahan air (IPA) PDAM di seberang Stadion Krida Bhakti Purwodadi, Selasa (15/11/2016).

Pria yang baru seminggu menjabat direktur itu menyatakan, penarikan piutang dari tunggakan pembayaran itu penting dilakukan. Sebab, dana yang bisa tertagih nantinya bisa digunakan untuk biaya operasional perusahaan.

Menurut Bambang, saat ini, masih banyak peralatan terutama di IPA yang perlu perbaikan dan peremajaan. Baik kendaraan operasional maupun peralatan untuk pengolahan air.

Untuk melakukan kebijakan ini tentu butuh biaya yang tidak sedikit. Salah satu sumber dana yang bisa kita dapat adalah menagih tunggakan.“Kondisi keuangan PDAM saat ini sangat terbatas. Oleh sebab itu, penagihan tunggakan jadi salah satu solusinya. Dalam menyelesaikan tunggakan ini kita akan upayakan secara persuasif lebih dulu,” cetus mantan Direktur Perusda Purwa Aksara itu.

Sementara itu, beberapa pelanggan PDAM yang dimintai komentarnya menyatakan, mereka sengaja menunggak pembayaran karena beberapa alasan. Antara lain, kualitas air yang didapat masih belum memadai. Selain itu, distribusi air juga sering tidak lancar.

“Karena alasan inilah saya terkadang malas bayar rekening air. Kita harapkan, PDAM nantinya juga berupaya untuk meningkatkan kualitas biar pelanggan tidak enggan bayar tagihan,” ujar Lisgianti, warga Kelurahan Purwodadi.

Editor : Kholistiono

Direktur PDAM Grobogan yang Baru Diminta Tak Hanya Ongkang-ongkang

Bupati Grobogan Sri Sumarni mengambil sumpah Direktur PDAM Grobogan Bambang Pulunggono (kanan), Direktur Utama BPR Purwa Artha Suwanto dan Direktur Purwa Artha Bekti Lestari. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

Bupati Grobogan Sri Sumarni mengambil sumpah Direktur PDAM Grobogan Bambang Pulunggono (kanan), Direktur Utama BPR Purwa Artha Suwanto dan Direktur Purwa Artha Bekti Lestari. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom,Grobogan – Jabatan Direktur PDAM Purwa Tirta Dharma Grobogan akhirnya resmi terisi mulai hari ini. Hal ini menyusul dilantiknya Bambang Pulunggono sebagai Direktur PDAM Grobogan, Selasa (8/11/2016).

Pelantikan di Pendapa Kabupaten itu dilakukan oleh Bupati Grobogan Sri Sumarni. Acara pelantikan juga dihadiri Ketua DPRD Grobogan Agus Siswanto dan para kepala SKPD.

Usai melangsungkan pelantikan, Sri Sumarni meminta agar Bambang Pulunggono langsung bekerja keras untuk memperbaiki kondisi PDAM. Sebab, banyak persoalan yang mesti ditangani dengan cepat agar kondisi perusahaan menjadi lebih baik.“Habis dilantik jangan ongkang-ongkang. Langsung kerja keras untuk membenahi perusahaan,” tegas Sri.

Dia juga berpesan pada Bambang, agar rajin turun ke lapangan meski menjabat sebagai pucuk pimpinan PDAM. Hal itu perlu dilakukan supaya bisa mengetahui persoalan secara langsung. Dengan tahu masalahnya maka solusi penyelesaian akan bisa dilakukan dengan tepat.“Meski jadi bos, jangan gengsi turun lapangan. Tidak perlu tiap hari, tetapi sering-seringlah blusukan,” katanya.

Sri juga meminta agar Bambang menjalin koordinasi yang baik dengan seluruh karyawan. Semua karyawan harus bisa diajak bersama-sama membenahi perusahaan. Sebab, tanpa dukungan seluruh karyawan maka upaya meningkatkan kinerja perusahaan bakal sulit diwujudkan.

Selain Direktur PDAM, dalam acara itu juga dilantik pula dua direksi Perusda BPR Purwa Artha Grobogan. Yakni, untuk posisi Direktur Utama yang dijabat Suwanto dan jabatan direktur yang ditempati Bekti Lestari. Dua nama ini terpilih jadi direksi berdasarkan hasil tes dari Otoritas Jasa Keuangan.

“Kepada dua direksi baru ini juga saya minta bekerja keras untuk memajukan perusahaan. Salah satu tugas utama adalah menyelesaikan kredit macet biar kondisi perusahaan jadi lebih sehat,” imbuh Sri.

Editor : Kholistiono

Ini Kepastian Jadwal Pelantikan Calon Direktur PDAM Grobogan Terpilih

Calon Direktur PDAM Grobogan terpilih Bambang Pulunggono (kiri) bersama Plt Direktur PDAM Grobogan Sudarsono (tengah) dan staffnya Eko Supriyanto ketika berada di kantor setda, setempat. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

Calon Direktur PDAM Grobogan terpilih Bambang Pulunggono (kiri) bersama Plt Direktur PDAM Grobogan Sudarsono (tengah) dan staffnya Eko Supriyanto ketika berada di kantor setda, setempat. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom,Grobogan – Setelah sempat jadi bahan pertanyaan, kepastian kapan dilakukan pelantikan Direktur PDAM Purwa Tirta Dharma Grobogan akhirnya mendapat titik terang. Jika tidak ada kendala, proses pelantikan bakal digelar Selasa (8/11/2016) besok.

Hal itu disampaikan langsung pejabat yang akan dilantik, yakni Bambang Pulunggono saat berada di Kantor Setda Grobogan, Senin (7/11/2016). Bambang yang sudah ditetapkan sebagai Calon Direktur PDAM Grobogan terpilih pada 25 Oktober itu berada di setda karena diminta menghadap Kabag Perekonomian Anang Armunanto.

“Saya tadi menemui Pak Anang dan mendapat kepastian kalau besok pagi akan dilantik jadi Direktur PDAM Grobogan. Acaranya mulai jam 08.00 WIB bertempat di Pendapa Kabupaten,” kata Bambang yang terlihat lega dengan kepastian pelantikan tersebut.

Pelantikan Bambang bertepatan dengan hari terakhirnya bekerja sebagai Plt Direktur Purwa Aksara. Di perusahaan milik Pemkab Grobogan ini, Bambang sempat menjabat jadi Direktur Purwa Aksara selama 14 tahun. Setelah itu, Bambang masih dipercaya memimpin perusahaan yang bergerak dalam bidang percetakan itu. Namun, posisinya hanya menjabat sebagai Plt Direktur Purwa Aksara, tidak lagi jadi direktur definitif seperti sebelumnya.

Saat berada di setda, ada dua pegawai PDAM Grobogan yang ikut mendampingi Bambang. Yakni, Plt Direktur PDAM Grobogan Sudarsono dan staffnya Eko Supriyanto.

“Setelah ada pelantikan, maka tugas saya sebagai Plt Direktur PDAM akan selesai. Saya berharap, di bawah kepemimpinan Pak Bambang, kinerja PDAM Grobogan bisa membaik,” kata Sudarsono.

Sementara itu, Anang Armunanto ketika dikonfirmasi wartawan membenarkan jika besok akan dilangsungkan pelantikan di Pendapa. Selain, Direktur PDAM, dalam acara itu akan dilantik pula dua direksi Perusda Purwa Artha Grobogan. Yakni, untuk posisi direktur utama dan direktur.

Dua nama yang akan menduduki direksi sudah ditentukan, yakni Suwanto dan Bekti Lestari. Kepastian nama ini berdasarkan hasil tes dari Otoritas Jasa Keuangan. Namun, untuk nama yang akan menduduki jabatan direktur utama maupun direktur, Anang belum mau menyebutkan.

“Dari dua nama itu, siapa yang akan jadi direktur utamanya maupun direktur akan diketahui pada saat pelantikan. Kalau untuk Direktur PDAM sudah pasti, yakni Bambang Pulunggono,” katanya.

Editor : Kholistiono

Mau Tahu Kapan Pelantikan Direktur PDAM Grobogan Digelar? Ini Bocorannya

Ruang kerja Bambang Pulonggono di Perusda Purwa Aksara sudah terlihat rapi, Jumat (4/11/2016). (MuriaNewsCom/Dani Agus)

Ruang kerja Bambang Pulonggono di Perusda Purwa Aksara sudah terlihat rapi, Jumat (4/11/2016). (MuriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom,Grobogan – Meski nama Bambang Pulunggono sudah ditetapkan jadi calon Direktur PDAM Grobogan terpilih, Selasa (25/10/2016) lalu, namun kepastian kapan dilakukan pelantikan belum ada titik terang. Hal ini tak ayal sempat mengundang pertanyaan banyak pihak. Soalnya, sudah hampir dua pekan tidak kunjung dilakukan pelantikan calon yang sudah terpilih tersebut.

Kepastian terpilihnya Bambang Pulunggono sebagai Direktur PDAM Grobogan itu berdasarkan pengumuman tim seleksi nomor : 539/011/2016. Dalam proses seleksi itu, Bambang berhasil menyisihkan dua kandidat lainnya, yakni M Sholeh dan Tri Achmadi.

Ditetapkanya Bambang Pulonggono sebagai calon Direktur PDAM terpilih itu tidak terlalu mengejutkan. Pasalnya, nama Bambang lebih dikenal dibandingkan dua kandidat lainnya. Sebab, sebelumnya Bambang sempat menjabat jadi Direktur Purwa Aksara selama 14 tahun. Saat ini, Bambang bahkan masih aktif di salah satu BUMD milik Pemkab Grobogan tersebut.

Namun, posisinya hanya menjabat sebagai Plt Direktur Purwa Aksara, tidak lagi jadi direktur definitif seperti sebelumnya. Kabag Perekonomian Pemkab Grobogan Anang Armunanto ketika dimintai tanggapannya menegaskan, acara pelantikan Direktur PDAM definitif sudah dipersiapakan. Rencananya, pelantikan akan dilangsungkan pekan depan.

Hanya saja, Anang belum bisa memastikan kapan hari pelantikan dilangsungkan. Soalnya, masih perlu menyesuaikan dengan agenda Bupati Sri Sumarni.“Insya Allah pekan depan pelantikannya. Waktunya masih kita sesuaikan dulu dengan jadwal bupati. Kisarannya antara tanggal 8-10 November,” kata Anang.

Sementara itu, meski jadwal pelantikan belum dipastikan, namun saat disambangi di kantornya, Bambang Pulonggono sudah mulai berkemas. Berkas-berkas yang ada dimeja kerjanya sudah tertata rapi. Begitu juga, beberapa barang yang sebelumnya ada di situ juga sudah tidak terlihat lagi.“Sebentar lagi, saya sudah harus meninggalkan perusahaan ini. Makanya, saya sudah mulai berkemas-kemas,” kata Bambang.

Bambang menjelaskan, sejauh ini, dia memang belum mendapat kepastian kapan bakal dilantik jadi Direktur PDAM Grobogan. Meski demikian, dia sudah mulai berkemas-kemas karena masa tugasnya di Perusda Purwa Aksara sudah selesai dalam waktu dekat. “Masa jabatan saya di sini selesai 9 November nanti. Makanya, saya mulai berkemas-kemas karena tugas disini tinggal beberapa hari lagi,” katanya.

Editor : Kholistiono

Calon Direktur PDAM Grobogan Terpilih Sudah Diumumkan, Ini Namanya

Bambang Pulunggono (kanan), nama yang ditetapkan sebagai Direktur PDAM Grobogan terpilih (MuriaNewsCom/Dani Agus)

Bambang Pulunggono (kanan), nama yang ditetapkan sebagai Direktur PDAM Grobogan terpilih (MuriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom,Grobogan – Sesuai tahapan yang sudah ditentukan sebelumnya, nama Calon Direktur PDAM Grobogan terpilih akhirnya diumumkan, Selasa (25/10/2016).

Berdasarkan pengumuman tim seleksi nomor : 539/011/2016, nama Bambang Pulunggono akhirnya ditetapkan sebagai Calon Direktur PDAM Grobogan terpilih.

Pengumuman Calon Direktur PDAM Grobogan terpilih ini sempat bikin bingung sejumlah orang yang datang di kantor setda. Pasalnya, saat dicari-cari di papan pengumuman, tidak ada informasi tersebut.

Ternyata, lembar pengumuman itu ditempelkan di kaca almari besar tempat menyimpan aneka plakat dan piala yang berada di lobi Kantor Setda Grobogan. Sebelumnya, informasi yang berkaitan dengan seleksi Calon Direktur PDAM Grobogan selalu dipasang di papan pengumuman atau kaca pintu masuk setda.

“Pengumuman Calon Direktur PDAM terpilih ada di kaca sana, tidak di papan informasi. Barusan, tadi dipasang pengumumannya,” kata beberapa pegawai Setda Grobogan.

Asisten II Pemkab Grobogan Dasuki menyatakan, penetapan Calon Direktur PDAM terpilih itu dilakukan dengan mempertimbangkan beberapa aspek. Antara lain, hasil tes asesmen calon direktur PDAM yang dilakukan tim dari Universitas Gadjah Mada beberapa waktu sebelumnya.

Dari hasil tersebut, ada tiga calon yang berhasil lolos. Yakni, M Sholeh, Tri Ahmadi, dan Bambang Pulunggono. Ketiganya, juga sudah melakukan wawancara dengan Bupati Grobogan atas nama Pemkab Grobogan selaku pemilik PDAM.

“Ketiga calon yang berhasil lolos tes asesmen itu sama baiknya. Namun, dari berbagai pertimbangan, akhirnya diputuskan nama yang terpilih jadi Direktur PDAM adalah Bambang Pulonggono,” kata Dasuki yang bertindak sebagai Ketua Tim Seleksi Calon Direktur PDAM Grobogan tersebut.

Ditetapkanya Bambang Pulonggono sebagai Calon Direktur PDAM terpilih itu tidak terlalu mengejutkan. Pasalnya, nama Bambang lebih dikenal dibandingkan dua kandidat lainnya.

Sebab, sebelumnya Bambang sempat menjabat jadi Direktur Purwa Aksara selama 14 tahun. Saat ini, Bambang bahkan masih aktif di salah satu BUMD milik Pemkab Grobogan tersebut. Namun, posisinya hanya menjabat sebagai Plt Direktur Purwa Aksara, tidak lagi jadi direktur definitif seperti sebelumnya.

Editor : Kholistiono

Nama Direktur PDAM Grobogan Terpilih Tak Lama Lagi Bakal Diumumkan

Kabag Perekonomian Anang Armunanto (kiri) sedang berbincang dengan M Sholeh dan Tri Ahmadi sebelum keduanya mengikuti proses wawancara, Senin (17/10/2016). (MuriaNewsCom/Dani Agus)

Kabag Perekonomian Anang Armunanto (kiri) sedang berbincang dengan M Sholeh dan Tri Ahmadi sebelum keduanya mengikuti proses wawancara, Senin (17/10/2016). (MuriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom,Grobogan – Pertanyaan banyak pihak mengenai siapa yang akan ditentukan jadi Calon Direktur PDAM terpilih bakal segera diketahui. Hal ini setelah ketiga calon yang sebelumnya lolos tes asesmen melangsungkan wawancara dengan Bupati Grobogan Sri Sumarni, Senin (17/10/2016).

Ketiga kandidat tersebut masing-masing Bambang Pulunggono, Tri Achmadi, dan M Sholeh. Dari ketiga nama tersebut, dua di antaranya sudah dikenal karena orang asli Grobogan. Yakni, Bambang Pulunggono dan Tri Ahmadi.

Sebelumnya, Bambang sempat menjabat jadi Direktur Purwa Aksara selama 14 tahun. Saat ini, Bambang masih aktif di salah satu BUMD milik Pemkab Grobogan tersebut. Namun, posisinya hanya menjabat sebagai Plt Direktur Purwa Aksara, tidak lagi jadi direktur definitif seperti sebelumnya.

Sedangkan Tri Achmadi yang sekarang jadi warga Sayung, Demak yang berprofesi jadi dosen. Kemudian M Sholeh yang beralamat di Jakarta disebut-sebut pernah menjabat jadi Direktur PDAM Sragen.

Pelaksanaan wawancana dilangsungkan di ruang kerja Sri Sumarni. Dalam wawancara ini, M Sholeh mendapat kesempatan pertama. Disusul berikutnya, Bambang Pulunggono, dan Tri Ahmadi. Proses wawancara tidak berlangsung lama. Masing-masing calon berada di ruangan Sri Sumarni sekitar 25 menit saja.

Asisten II Pemkab Grobogan Dasuki menyatakan, pelaksanaan wawancara merupakan tahapan akhir dari proses seleksi calon Direktur PDAM tahap II. Dalam wawancara ini, bupati perlu mengenal masing-masing personel dan mengetahui visi misi singkat ketika nantinya dipercaya sebagai Direktur PDAM Grobogan.

“Setelah wawancara, tahap terakhir adalah mengumumkan siapa yang jadi calon Direktur PDAM Grobogan terpilih. Untuk menentukan masalah ini menjadi kewenangan dari bupati. Soal waktu pengumuman belum bisa saya pastikan. Kita upayakan dalam minggu ini sudah diumumkan,” kata Dasuki didampingi Kabag Perekonomian Anang Armunanto.

Editor : Kholistiono

1 Calon Direktur PDAM Grobogan Dinyatakan Gugur, Ini Alasannya

Tujuh orang Calon Direktur PDAM Grobogan bersiap mengikuti tes Asesmen di Kampus UGM, Rabu (05/10/2016). (MuriaNewsCom/Dani Agus)

Tujuh orang Calon Direktur PDAM Grobogan bersiap mengikuti tes Asesmen di Kampus UGM, Rabu (05/10/2016). (MuriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom,Grobogan – Setelah pemeriksaan berkas administrasi, para Calon Direktur PDAM Grobogan menjalani tahapan seleksi selanjutnya. Yakni, mengikuti tes asesmen selama dua hari. Mulai Selasa kemarin hingga hari ini, Rabu (05/10/2016).

Pelaksanaan tes asesmen dilangsungkan di Kampus Universitas Gadjah Mada di Jalan Sosio Humaniora No 1, Komplek Bulaksumur Yogyakarta. Tepatnya, di Ruang D.603, Gedung D lantai 6, Fakultas Psikologi.

Dalam tahapan tes asesmen ini, hanya dihadiri oleh tujuh pelamar yang sebelumnya sudah mendaftarkan diri. Yakni, Gani Eko Harsono, Tri Achmadi, M Sholeh, M Andi Kurniawan, Bambang Pulunggono, Nur Cholis dan Gus Wakhid Hidayat. Sementara satu pelamar lainnya, yakni Agus Widodo tidak hadir dalam tes asesmen tersebut.

“Secara keseluruhan, jumlah pelamar Calon Direktur PDAM yang memenuhi syarat administrasi ada delapan orang. Namun, dalam tahap tes asesmen ini ada satu calon yang tidak hadir, yakni Agus Widodo. Karena tidak hadir, maka yang bersangkutan otomatis gugur,” kata Kabag Perekonomian Pemkab Grobogan Anang Armunanto.

Menurut Anang, tes asesmen kali ini, pelaksanaannya sama dengan yang dilakukan pada seleksi tahap Calon Direktur PDAM Grobogan tahap I lalu. Baik, model tes dan lokasinya.

Pada proses rekrutmen tahap I lalu, ada enam orang pelamar yang memenuhi persyaratan administrasi. Masing-masing, Orin Retnowati (Surakarta), Wirawan Wibowo (Grobogan), Myra Heltyani (Grobogan), Didik Supriyadi (Blora). Dua pelamar lagi dari internal atau pegawai PDAM, yakni Saemuri dan Dwi Raharjo.

“Seperti diketahui, dalam seleksi tahap I lalu, enam pelamar tersebut tidak ada satupun yang lolos uji kompetensi dari UGM. Ini membuktikan kalau proses uji kompetensi itu tidak mudah. Untuk itu, saya berharap agar dalam seleksi tahap II ini nanti ada calon yang berhasil lolos,” kata Anang.

Ditambahkan, dalam proses rekrutmen Direktur PDAM, pihaknya sengaja melibatkan pihak ketiga. Yakni, dari kalangan perguruan tinggi UGM. Hal ini untuk menjamin proses rekrutmen dilakukan profesional dan transparan.

Editor : Kholistiono

Berkas Delapan Pelamar Calon Direktur PDAM Grobogan Diserahkan Tim Penguji

Perwakilan tim penguji dari Fakultas Psikologo UGM Siti Solighah sedang memeriksa kelengkapan berkas pelamar calon Direktur PDAM Grobogan (MuriaNewsCom/Dani Agus)

Perwakilan tim penguji dari Fakultas Psikologo UGM Siti Solighah sedang memeriksa kelengkapan berkas pelamar calon Direktur PDAM Grobogan (MuriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom, Grobogan – Sesuai jadwal, tahapan seleksi calon Direktur PDAM Grobogan kembali dilanjutkan hari ini, Senin (19//9/2016). Adapun agendanya adalah penyerahan berkas para pelamar calon Direktur PDAM Grobogan kepada tim ahli / tim independen dari UGM yang dilangsungkan di Ruang Rapat Setda Grobogan lantai I.

Penyerahan berkas pelamar dilakukan Asisten II Dasuki selaku Ketua Tim Seleksi Direktur PDAM Grobogan kepada Siti Solighah, selaku perwakilan tim ahli dari Fakultas Psikologi UGM.

Hadir dalam acara tersebut, para anggota tim seleksi lainnya. Seperti, Kabag Perekonomian Anang Armunanto, Kepala Inspektorat Adi Djatmiko, Rahmatullah dan Dwi Raharjo.

Acara penyerahan berkas juga dihadiri oleh tujuh pelamar yang sebelumnya sudah mendaftarkan diri. Yakni, Gani Eko Harsono, Tri Achmadi, M Sholeh, M Andi Kurniawan, Bambang Pulunggono, Nur Cholis dan Gus Wakhid Hidayat.

Setelah diserahkan, berkas pelamar langsung dibuka oleh perwakilan dari UGM di hadapan panitia seleksi dan peserta untuk diverifikasi atau cek list kelengkapannya. Dari cek list tersebut, beberapa pelamar yang berkasnya belum lengkap. Yakni, kurang legalisir ijazah dan transkrip nilai S1.

Kepada pelamar yang masih kurang berkasnya masih diberi kesempatan untuk melengkapi. Batas waktu buat melengkapi berkas, sampai 22 September mendatang.

Dari delapan pelamar, ada satu berkas yang tidak dibuka saat itu. Yakni, berkas milik pelamar Agus Widodo karena yang bersangkutan tidak hadir dalam kesempatan tersebut.

Berkas satu pelamar itu nanti akan dibuka tersendiri. Yakni, di Fakultas Psikologi dan yang bersangkutan harus hadir di sana. “Berkas para pelamar selanjutnya akan diteliti oleh tim ahli dalam tahapan seleksi administrasi. Hasil seleksi administrasi ini, akan diumumkan pada 28 September mendatang,” kata Dasuki.

Dalam kesempatan itu, Dasuki menegaskan pada para pelamar, jika rekrutmen calon Direktur PDAM dilakukan secara transparan dan melibatkan pihak UGM. Untuk itu, dia meminta pada pelamar supaya melakukan persiapan dengan baik. Sebab, untuk bisa lolos dalam seleksi tidak mudah.

“Dalam seleksi tahap I, enam pelamar tidak ada satupun yang lolos uji kompetensi dari UGM. Ini membuktikan kalau proses uji kompetensi itu tidak mudah. Untuk itu, lakukan persiapan dengan serius supaya bisa berhasil,” katanya.

Editor : Kholistiono

Berkas Pelamar Calon Direktur PDAM Grobogan Bakal Diserahkan ke Tim Penguji Besok

Ilustrasi

Ilustrasi

MuriaNewsCom, Grobogan – Setelah pendaftaran rampung, tahapan seleksi calon Direktur PDAM Grobogan tahap II akan dilanjutkan Senin (19/09/2016). Adapun agendanya adalah penyerahan berkas para pelamar calon Direktur PDAM Grobogan kepada tim ahli / tim independen. Sesuai keputusan pihak panitia, tim ahli ini ditetapkan dari Universitas Gadjah Mada (UGM).

“Tahapan berikutnya adalah penyerahan berkas pada tim ahli dari UGM. Tempatnya, nanti di Ruang Rapat Setda lantai II, hari Senin lusa,” kata Kabag Perekonomian Pemkab Grobogan Anang Armunanto.

Anang menyatakan, setelah diserahkan, berkas pelamar nanti akan dibuka dihadapan panitia seleksi dan peserta untuk diverifikasi atau dicek kelengkapannya. Dari cek list tersebut akan diketahui apakah berkas lamaran yang dilampirkan sudah lengkap atau belum.“Kelengkapan berkas lamaran itu ada sekitar 11 item. Seperti foto kopi ijazah dan sertifikasi pengelolaan air,” sambungnya.

Dalam penyerahan berkas nanti, para pelamar juga akan dihadirkan. Pada masa pendaftaran, total ada delapan orang yang memasukkan berkas lamaran.

Delapan pelamar itu masing-masing, mantan Direktur PDAM Sumbawa, Nusa Tenggara Barat Gani Eko Harsono dan Tri Achmadi, warga Sayung, Demak yang berprofesi jadi dosen. Kemudian Direktur PDAM Sragen M Sholeh, Agus Widodo dan M Andi Kurniawan.

Tiga nama lagi, adalah Plt Direktur Purwa Aksara Bambang Pulunggono, mantan Direktur Purwa Artha Nur Cholis dan mantan Direktur PDAM Rembang Gus Wakhid Hidayat.

Menurut Anang, berkas para pelamar selanjutnya akan diteliti oleh tim ahli dalam tahapan seleksi administrasi. Hasil seleksi administrasi ini, akan diumumkan pada 28 September mendatang.

Editor : Kholistiono

Mantan Direktur PDAM Sumbawa jadi Pelamar Terakhir Calon Direktur PDAM Grobogan

Mantan Direktur PDAM Sumbawa, Nusa Tenggara Barat Gani Eko Harsono jadi pelamar terakhir yang memasukkan berkas lamaran calon Direktur PDAM Grobogan, Kamis, (15/9/2016). (MuriaNewsCom/Dani Agus)

Mantan Direktur PDAM Sumbawa, Nusa Tenggara Barat Gani Eko Harsono jadi pelamar terakhir yang memasukkan berkas lamaran calon Direktur PDAM Grobogan, Kamis, (15/9/2016). (MuriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom, Grobogan – Jumlah pelamar calon Direktur PDAM Grobogan pada seleksi tahap II bertambah lagi. Ini, menyusul adanya satu orang lagi yang memasukkan berkas lamarannya pada hari terakhir, Kamis (15/9/2016).

Pelamar paling akhir tercatat atas nama Gani Eko Harsono dengan alamat di Klaten. Pria ini sebelumnya pernah menjabat jadi Direktur PDAM Sumbawa, Nusa Tenggara Barat.

“Saya pernah jadi Direktur PDAM di Sumbawa selama satu periode. Sebelum itu, saya pernah jadi Wakil Direktur PDAM Sukoharjo,” kata Gani pada wartawan, usai menyerahkan berkas lamarannya di Bagian Perekonomian Pemkab Grobogan.

Dengan adanya tambahan satu orang ini, maka jumlah pelamar calon Direktur PDAM keseluruhan ada delapan orang. Sebelumnya, sudah ada tujuh nama yang tercatat jadi peserta seleksi tahap II tersebut.

Masing-masing, Tri Achmadi, warga Sayung, Demak yang berprofesi jadi dosen. Pelamar perdana yang aslinya dari Grobogan ini memasukkan berkas lamarannya pada 30 Agustus. Kemudian ada nama M Sholeh dari Jakarta. Pelamar kedua yang disebut-sebut pernah menjabat jadi Direktur PDAM Sragen ini memasukkan berkas lamaran pada 6 September.

Pelamar lainnya, Agus Widodo dan M Andi Kurniawan. Keduanya, memasukkan berkas pada Sabtu (10/9/2016). Pelamar atas nama Agus Widodo berasal dari Madiun. Disebut-sebut, saat ini, Agus masih jadi karyawan PDAM di sana.

Sedangkan M Andi Kurniawan, meski beralamat di Semarang tetapi asalnya dari Grobogan. Andi diketahui adalah pengusaha properti yang punya beberapa lokasi perumahan di Grobogan.

Sehari menjelang masa pendaftaran berakhir, Rabu (14/9/2016) kemarin, ada tiga orang pelamar yang datang dalam waktu hampir bersamaan. Menariknya, ketiga orang ini, sebelumnya sama-sama pernah menjabat direktur BUMD.

Pendaftar pertama yang memasukkan berkas lamaran adalah Bambang Pulunggono. Sebelumnya, Bambang sempat menjabat jadi Direktur Purwa Aksara selama 14 tahun.

Saat ini, Bambang masih aktif di salah satu BUMD milik Pemkab Grobogan. Namun, posisinya hanya menjabat sebagai Plt Direktur Purwa Aksara, tidak lagi jadi direktur definitif seperti sebelumnya.

Pendaftar kedua juga mantan direktur salah satu BUMD milik Pemkab Grobogan. Yakni, Nur Cholis yang sebelumnya pernah jadi Direktur Purwa Artha hingga awal tahun 2016.

Satu orang lagi yang ikut memasukkan berkas lamaran adalah Gus Wakhid Hidayat. Pelamar ini sebelumnya pernah jadi Direktur PDAM Rembang selama dua periode.

Kabag Perekonomian Pemkab Grobogan Anang Armunanto menyatakan, pihaknya merasa lega karena sudah banyaknya pelamar calon Direktur PDAM tersebut. “Hari ini, masa pendaftaran resmi kita tutup. Sampai batas akhir, totalnya ada delapan orang yang memasukkan berkas lamaran,” katanya.

Menurut Anang, proses rekrutmen tahap II ini terbuka untuk umum. Artinya, selain dari kalangan internal PDAM, dari pihak luar juga punya kesempatan ikut seleksi.

Lebih lanjut diuraikan, salah satu persyaratan yang ditentukan adalah pendidikan minimal S1. Kemudian, punya pengalaman mengelola perusahaan minimal 15 tahun bagi calon dari luar PDAM. Untuk calon dari dalam (internal) harus punya masa kerja minimal 10 tahun.

Kemudian, persyaratan usia ditentukan maksimal 50 tahun untuk calon dari luar. Sedangkan calon dari internal PDAM batasan usianya 55 tahun. “Dalam proses rekrutmen nanti kita akan menggandeng pihak ketiga. Yakni, dari kalangan perguruan tinggi (UGM). Hal ini untuk menjamin proses rekrutmen dilakukan profesional dan transparan,” katanya.

Editor : Kholistiono

3 Mantan Direktur BUMD Panaskan Bursa Calon Direktur PDAM Grobogan

Mantan Direktur Purwa Artha Nur Cholis (baju putih) saat menyerahkan berkas lamaran Calon Direktur PDAM Grobogan, Rabu (14/09/2016). (MuriaNewsCom/Dani Agus)

Mantan Direktur Purwa Artha Nur Cholis (baju putih) saat menyerahkan berkas lamaran Calon Direktur PDAM Grobogan, Rabu (14/09/2016). (MuriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom, Grobogan – Sehari menjelang masa pendaftaran berakhir, ada tambahan pelamar Calon Direktur PDAM Grobogan. Hari ini, Rabu (14/9/2016) ada tiga orang pelamar yang datang dalam waktu hampir bersamaan. Menariknya, ketiga orang ini, sebelumnya sama-sama pernah menjabat direktur BUMD.

Pendaftar pertama yang memasukkan berkas lamaran adalah Bambang Pulunggono. Sebelumnya, Bambang sempat menjabat sebagai Direktur Purwa Aksara selama 14 tahun.

Saat ini, Bambang masih aktif di salah satu BUMD milik Pemkab Grobogan tersebut. Namun, posisinya hanya menjabat sebagai Plt Direktur Purwa Aksara, tidak lagi jadi direktur definitif seperti sebelumnya.

Pendaftar kedua juga mantan Direktur salah satu BUMD milik Pemkab Grobogan. Yakni, Nur Cholis yang sebelumnya pernah menjabat sebagai Direktur Purwa Artha hingga awal tahun 2016.

Satu orang lagi yang ikut memasukkan berkas lamaran adalah Gus Wakhid Hidayat. Pelamar ini sebelumnya pernah jadi Direktur PDAM Rembang selama dua periode.

Dengan adanya tambahan tiga orang ini, maka secara keseluruhan sudah ada tujuh pelamar Calon Direktur PDAM Grobogan pada seleksi tahap II. Sebelumnya, sudah ada pelamar yang memasukkan berkas lamaran lebih dulu di sekretariat rekrutmen di Bagian Perekonomian Pemkab Grobogan.

Keempat pelamar sebelumnya yakni, Agus Widodo dan M Andi Kurniawan. Keduanya, memasukkan berkas di Bagian Perekonomian Pemkab Grobogan pada Sabtu (10/09/2016).

Pelamar atas nama Agus Widodo berasal dari Madiun. Disebut-sebut, saat ini, Agus masih jadi karyawan PDAM di sana. Sedangkan M Andi Kurniawan, meski beralamat di Semarang tetapi asalnya dari Grobogan. Andi diketahui adalah pengusaha properti yang punya beberapa lokasi perumahan di Grobogan.

Sebelumnya, ada dua orang yang sudah memasukkan berkas lamaran pada awal masa pendaftaran. Masing-masing, Tri Achmadi, warga Sayung, Demak yang berprofesi jadi dosen. Pelamar perdana yang aslinya dari Grobogan ini memasukkan berkas lamarannya pada 30 Agustus.

Kemudian berikutnya atas nama M Sholeh dari Jakarta. Pelamar kedua yang disebut-sebut pernah menjabat jadi Direktur PDAM Sragen ini memasukkan berkas lamaran pada 6 September.

Kabag Perekonomian Pemkab Grobogan Anang Armunanto menyatakan, pihaknya merasa lega karena sudah banyaknya pelamar calon Direktur PDAM tersebut.

Menurutnya, besar kemungkinan, jumlah pelamarnya masih bisa bertambah. Sebab, tahapan pendaftaran calon direktur PDAM itu sendiri baru ditutup 15 September besok.

“Sampai saat ini, sudah ada ada tujuh orang yang memasukkan berkas lamaran. Mudah-mudahan, hari terakhir besok masih ada yang mendaftar,” katanya.

Menurut Anang, proses rekrutmen tahap II ini terbuka untuk umum. Artinya, selain dari kalangan internal PDAM, dari pihak luar juga punya kesempatan ikut seleksi.

Lebih lanjut diuraikan, salah satu persyaratan yang ditentukan adalah pendidikan minimal S1. Kemudian, punya pengalaman mengelola perusahaan minimal 15 tahun bagi calon dari luar PDAM. Untuk calon dari dalam (internal) harus punya masa kerja minimal 10 tahun.

Kemudian, persyaratan usia ditentukan maksimal 50 tahun untuk calon dari luar. Sedangkan calon dari internal PDAM batasan usianya 55 tahun. “Dalam proses rekrutmen nanti kita akan menggandeng pihak ketiga. Yakni, dari kalangan perguruan tinggi. Hal ini untuk menjamin proses rekrutmen dilakukan profesional dan transparan,” katanya.

Editor : Kholistiono

Pengusaha Properti Ramaikan Bursa Calon Direktur PDAM Grobogan

Ilustrasi

Ilustrasi

MuriaNewsCom, Grobogan – Jumlah pelamar Calon Direktur PDAM Grobogan bertambah lagi beberapa hari menjelang ditutupnya masa pendaftaran tahap II. Saat ini, totalnya sudah ada empat pelamar Calon Direktur PDAM Grobogan yang memasukkan berkas lamaran.

Dua pelamar terakhir, memasukkan berkas lamaran pada waktu bersamaan. Yakni, Agus Widodo dan M Andi Kurniawan. Keduanya, memasukkan berkas di Bagian Perekonomian Pemkab Grobogan pada Sabtu (10/9/2016).

Informasi yang didapat menyebutkan, pelamar atas nama Agus Widodo berasal dari Madiun. Disebut-sebut, saat ini, Agus masih jadi karyawan PDAM di sana.

Sedangkan M Andi Kurniawan, meski beralamat di Semarang, tetapi asalnya dari Grobogan. Andi diketahui adalah pengusaha properti yang punya beberapa lokasi perumahan di wilayah Kecamatan Purwodadi.

Sebelumnya, ada dua orang yang sudah memasukkan berkas lamaran lebih awal. Pelamar pertama yang masuk tercatat atas nama Tri Achmadi, warga Sayung, Demak. Pelamar perdana yang aslinya dari Grobogan ini memasukkan berkas lamarannya pada 30 Agustus lalu.

Kemudian pelamar kedua atas nama M Sholeh dari Jakarta. Pelamar kedua yang disebut-sebut pernah menjabat jadi Direktur PDAM Sragen ini memasukkan berkas lamaran pada 6 September.

Kabag Perekonomian Pemkab Grobogan Anang Armunanto menyatakan, sejak dibuka awal September lalu, jumlah pelamar hingga saat ini sudah ada empat orang. Kemungkinan, masih ada beberapa orang lagi yang mendaftarkan diri jadi calon Direktur PDAM Grobogan. Sebab, tahapan pendaftaran calon direktur PDAM itu sendiri baru ditutup 15 September mendatang. “Masa pendaftaran masih dua hari lagi. Jadi, besar kemungkinan, pelamarnya masih bisa bertambah,” kata Anang, Selasa (13/9/2016).

Menurut Anang, seleksi tahap II itu dilakukan setelah pada pelaksanaan tahap I gagal. Dari enam pelamar yang masuk, semuanya dinyatakan tidak memenuhi kriteria.

Anang menyatakan, sejauh ini sudah ada beberapa orang yang menghubungi sekretariat untuk menanyakan informasi berkaitan rekrutmen tahap kedua tersebut. Mereka yang mencari informasi ini berasal dari luar kota.

Menurut Anang, proses rekrutmen tahap II ini terbuka untuk umum. Artinya, selain dari kalangan internal PDAM, dari pihak luar juga punya kesempatan ikut seleksi.

Lebih lanjut diuraikan, salah satu persyaratan yang ditentukan adalah pendidikan minimal S1. Kemudian, punya pengalaman mengelola perusahaan minimal 15 tahun bagi calon dari luar PDAM. Untuk calon dari internal PDAM, harus punya masa kerja minimal 10 tahun.

Kemudian, persyaratan usia ditentukan maksimal 50 tahun untuk calon dari luar. Sedangkan calon dari internal PDAM batasan usianya 55 tahun.“Dalam proses rekrutmen nanti kita akan menggandeng pihak ketiga. Yakni, dari kalangan perguruan tinggi. Hal ini untuk menjamin proses rekrutmen dilakukan profesional dan transparan,” katanya.

Editor : Kholistiono

Mantan Direktur PDAM Sragen Ramaikan Bursa Pencalonan Direktur PDAM Grobogan

Ilustrasi

Ilustrasi

MuriaNewsCom, Grobogan – Jumlah pelamar Calon Direktur PDAM Grobogan pada seleksi tahap II bertambah. Ini, menyusul adanya satu orang lagi yang memasukkan berkas lamaran di sekretariat tim seleksi di bagian perekonomian Setda Grobogan.

Pelamar terbaru ini namanya M Sholeh dan beralamat di Jakarta. Disebut-sebut, pelamar ini pernah menjabat jadi Direktur PDAM Sragen hingga bulan April lalu.

Kabag Perekonomian Pemkab Grobogan Anang Armunanto menyatakan, sejak dibuka awal September lalu, jumlah pelamar hingga saat ini sudah ada dua orang. Pelamar pertama yang masuk tercatat atas nama Tri Achmadi, warga Sayung, Demak. Pelamar perdana ini memasukkan berkas lamarannya pada 30 Agustus.

Kemudian pelamar kedua atas nama M Sholeh dari Jakarta. Pelamar kedua ini memasukkan berkas lamaran pada 6 September kemarin. “Pelamar kedua yakni, M Sholeh memang dikabarkan kalau sebelumnya pernah jadi Direktur PDAM Sragen. Saya rasa ini cukup bagus karena ada orang yang sudah berpengalaman menangani PDAM ikut melamar sehingga akan memunculkan banyak kandidat berkualitas,” katanya.

Anang berharap, masih ada banyak lagi orang yang mendaftarkan diri jadi calon Direktur PDAM Grobogan. Baik dari eksternal maupun kalangan internal PDAM. Sebab, tahapan pendaftaran calon direktur PDAM itu sendiri baru ditutup 15 September mendatang.

Seleksi tahap II itu dilakukan setelah pada pelaksanaan tahap I gagal. Dari enam pelamar yang masuk, semuanya dinyatakan tidak memenuhi kriteria.

Anang menyatakan, sejauh ini sudah ada beberapa orang yang menghubungi sekretariat untuk menanyakan informasi berkaitan rekrutmen tahap kedua tersebut. Mereka yang mencari informasi ini berasal dari luar kota.

Menurut Anang, proses rekrutmen tahap II ini terbuka untuk umum. Artinya, selain dari kalangan internal PDAM, dari pihak luar juga punya kesempatan ikut seleksi.

Lebih lanjut diuraikan, salah satu persyaratan yang ditentukan adalah pendidikan minimal S1. Kemudian, punya pengalaman mengelola perusahaan minimal 15 tahun bagi calon dari luar PDAM. Untuk calon dari dalam (internal) harus punya masa kerja minimal 10 tahun.

Kemudian, persyaratan usia ditentukan maksimal 50 tahun untuk calon dari luar. Sedangkan calon dari internal PDAM batasan usianya 55 tahun.“Dalam proses rekrutmen nanti kita akan menggandeng pihak ketiga. Yakni, dari kalangan perguruan tinggi. Hal ini untuk menjamin proses rekrutmen dilakukan profesional dan transparan,” katanya.

Editor : Kholistiono

Warga Demak jadi Pelamar Pertama Calon PDAM Grobogan pada Seleksi Tahap II

pdam-1

Ilustrasi

MuriaNewsCom, Grobogan – Setelah beberapa hari dibuka pendaftaran dan sepi peminat, akhirnya ada juga pelamar calon Direktur PDAM Grobogan pada seleksi tahap II. Sampai Jumat (02/09/2016), jumlah pelamarnya baru ada satu.

Pelamar yang masuk, tercatat atas nama Tri Achmadi, warga Sayung, Demak. Pelamar perdana ini memasukkan berkas lamarannya pada 30 Agustus. “Sampai saat ini, baru ada satu orang yang memasukkan berkas lamaran. Pelamar yang sudah masuk ini dari kalangan eksternal atau di luar lingkup pegawai PDAM,” kata Kabag Perekonomian Pemkab Grobogan Anang Armunanto.

Anang menyatakan, berdasarkan pengalaman seleksi tahap I lalu, biasanya pendaftar memilih memasukkan berkas menjelang batas akhir pendaftaran. Tahapan pendaftaran calon direktur PDAM itu sendiri, dimulai 26 Agustus hingga 15 September mendatang.

Seleksi tahap II itu dilakukan setelah pada pelaksanaan tahap I gagal. Dari enam pelamar yang masuk, semuanya dinyatakan tidak memenuhi kriteria.

Anang menyatakan, sejauh ini sudah ada beberapa orang yang menghubungi sekretariat untuk menanyakan informasi berkaitan rekrutmen tahap kedua tersebut. Mereka yang mencari informasi ini berasal dari luar kota.

Menurut Anang, proses rekrutmen tahap II ini terbuka untuk umum. Artinya, selain dari kalangan internal PDAM, dari pihak luar juga punya kesempatan ikut seleksi.

Lebih lanjut diuraikan, salah satu persyaratan yang ditentukan adalah pendidikan minimal S1. Kemudian, punya pengalaman mengelola perusahaan minimal 15 tahun, bagi calon dari luar PDAM. Untuk calon dari internal harus punya masa kerja minimal 10 tahun.

Kemudian, persyaratan usia ditentukan maksimal 50 tahun untuk calon dari luar. Sedangkan calon dari internal PDAM batasan usianya 55 tahun. “Dalam proses rekrutmen nanti kita akan menggandeng pihak ketiga. Yakni, dari kalangan perguruan tinggi. Hal ini untuk menjamin proses rekrutmen dilakukan profesional dan transparan,” katanya.

Editor : Kholistiono

Tim dari UGM Tetap Dilibatkan pada Seleksi Calon Direktur PDAM Grobogan Tahap II

pdam

 

MuriaNewsCom, Grobogan – Rencana seleksi tahap II buat Calon Direktur PDAM Grobogan akan tetap melibatkan tim dari Fakultas Psikologi UGM Yogyakarta, seperti pada pelaksanaan seleksi tahap I. Hal itu disampaikan Kabag Perekonomian Pemkab Grobogan Anang Armunanto, Kamis (18/8/2016).

”Dalam proses rekrutmen Direktur PDAM ini kita menggandeng pihak ketiga dari kalangan perguruan tinggi. Tepatnya, dari UGM. Hal ini untuk menjamin proses rekrutmen dilakukan profesional dan transparan,” ujarnya.

Dalam bursa pendaftaran Calon Direktur PDAM tahap I, terdapat enam orang pelamar. Masing-masing, Orin Retnowati (Surakarta), Wirawan Wibowo (Grobogan), Myra Heltyani (Grobogan), dan Didik Supriyadi (Blora) yang berasal dari lingkungan eksternal. Kemudian, dua pelamar lagi dari internal atau pegawai PDAM, yakni Saemuri dan Dwi Raharjo.

Namun, enam pelamar yang ikut tes asesmen, semuanya dinyatakan tidak memenuhi kriteria dari hasil penilaian tim dari Fakultas Psikologi UGM yang melakukan asesmen terhadap pelamar calon direktur itu. Karena tidak ada satupun yang lolos maka harus dilakukan lagi rekrutmen calon Direktur PDAM tahap II.“Kita jadwalkan, akhir bulan Agustus ini kita mulai tahapan seleksi tahap II. Hanya saja, kapan waktunya belum bisa kita pastikan,” jelasnya.

Anang menyatakan, proses rekrutmen calon direktur PDAM itu tetap terbuka untuk umum. Artinya, selain dari kalangan internal PDAM, dari pihak luar juga punya kesempatan ikut seleksi.

Kemudian untuk persyaratan, sama seperti yang ditentukan dalam seleksi tahap I. Antara lain, pendidikan minimal S1. Kemudian, punya pengalaman mengelola perusahaan minimal 15 tahun bagi calon dari luar PDAM. Untuk calon dari dalam (internal) harus punya masa kerja minimal 10 tahun.

Kemudian, persyaratan usia ditentukan maksimal 50 tahun untuk calon dari luar. Sedangkan calon dari internal PDAM batasan usianya 55 tahun.

Disinggung apakah enam pelamar sebelumnya masih bisa ikut seleksi lagi, Anang belum bisa memberikan kepastian. Sebab, soal ini masih akan dibahas lebih lanjut Bupati Grobogan serta tim penguji.

Editor : Kholistiono

 

Mau Tau Seperti Apa Kondisi PDAM Grobogan ? Begini Keadaan Sebenarnya

Ketua Komisi B DPRD Grobogan Budi Susilo saat melangsungkan rapat dengan pimpinan PDAM  (MuriaNewsCom/Dani Agus)

Ketua Komisi B DPRD Grobogan Budi Susilo saat melangsungkan rapat dengan pimpinan PDAM (MuriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom, Grobogan – Jajaran manajemen PDAM Grobogan diminta untuk bekerja sangat serius agar perusahaan milik pemerintah daerah itu bisa tetap eksis. Hal itu disampaikan Ketua Komisi B DPRD Grobogan Budi Susilo saat melangsungkan rapat dengan pimpinan PDAM serta Kabag Perekonomian Anang Armunanto selaku dewan pengawas, Rabu (27/7/2016).

“Selama ini masih banyak keluhan yang disampaikan masyarakat terkait pelayanan PDAM. Seperti, pasokan air tidak bisa lancar secara kontinyu dan belum bagusnya kualitas air,” tegasnya.

Plt Direktur PDAM Grobogan Sudarsono mengungkapkan, penyebab utama belum bisa melakukan pelayanan maksimal adalah terbatasnya kapasitas instalasi pengolahan air (IPA) yang dimiliki. IPA yang ada, belum bisa mencukupi kebutuhan air pada para pelanggan, khususnya di kawasan kota.

Dijelaskan, saat ini pihaknya punya 31.576 pelanggan. Dari jumlah ini, ada 28.454 pelanggan yang aktif dan sebanyak 17.000 berada di kawasan kota. Dengan IPA yang ada hanya bisa memasok air sebesar 150 liter/detik. Pasokan air sebanyak ini dirasakan masih belum mencukupi kebutuhan. Idealnya, pasokan air bisa berkisar 200 liter/detik agar kebutuhan pelanggan bisa terpenuhi.

“Melihat kondisi ini maka upaya yang harus kita lakukan adalah menambah IPA baru. Selama belum ada penamabahan IPA maka untuk sementara permintaan sambungan baru tidak akan kita layani dulu,” cetusnya.

Dalam kesempatan itu, anggota komisi B Sumarli sempat pula menyinggung soal ketidaksanggupan PDAM dalam membayar THR karyawan secara penuh sebelum Lebaran lalu.“Informasi yang saya terima, karyawan PDAM hanya dapat THR sebesar 25 persen saja. Kenapa ini bisa terjadi?,” cetusnya.

Menanggapi pertanyaan ini, Sudarsono menegaskan, hal itu dilakukan berdasarkan kemampuan yang dimiliki perusahaan dan semua karyawan sebelumnya sudah dijelaskan serta bisa menerima kebijakan tersebut.

Menurut Sudarsono, dari pendataan terbaru menggunakan aplikasi, saat ini masih ada tunggakan pembayaran pelanggan yang nilainya mencapai Rp 1,9 miliar. Sebelumnya, pihaknya sudah melakukan upaya untuk menurunkan besarnya tunggakan tersebut. Namun, pada kenyataannya belum semua tunggakan bisa tertagih. “Kami berencana untuk menghapuskan denda pada penunggak ini. Dengan penghapusan denda kita harapkan mereka bersedia membayar tunggakan,” katanya.

Ditambahkan, saat ini, pendapatan yang diterima hampir seimbang dengan beban pengeluaran. Rata-rata pendapatan perbulan Rp 1,8 miliar. “Pengeluaran kita juga berkisar Rp 1,8 miliar per bulan. Yakni, untuk gaji 339 karyawan yang mencapai Rp 950 juta. Kemudian, buat beli bahan kimia, BBM, operasional umum, pemeliharaan dan lainnya,” jelasnya.

Editor : Kholistiono

 

Jadwal Seleksi Calon Direktur PDAM Grobogan Tahap II Masih Belum Jelas

Dalam waktu dekat, akan diberlakukan lagi proses seleksi untuk memilih sosok yang tepat untuk memimpin PDAM Grobogan (MuriaNewsCom/Dani Agus)

Dalam waktu dekat, akan diberlakukan lagi proses seleksi untuk memilih sosok yang tepat untuk memimpin PDAM Grobogan (MuriaNewsCom/Dani Agus)

 

MuriaNewsCom, Grobogan – Rencana seleksi tahap II buat Calon Direktur Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Grobogan sampai saat ini belum ada kejelasan. Sebab, tim seleksi akan melakukan evaluasi terlebih dahulu dari proses rekrutmen yang dilakukan dalam tahap I lalu. Hal itu disampaikan Kabag Perekonomian Pemkab Grobogan Anang Armunanto pada wartawan, Senin (11/7/2016).

Menurut Anang, dari hasil penilaian tim dari Fakultas Psikologi UGM yang melakukan asesmen terhadap pelamar calon direktur lalu dinyatakan, bahwa dari enam pelamar yang ikut tes, semuanya dinyatakan tidak memenuhi kriteria. Dengan kondisi ini maka sudah bisa dipastikan bakal ada lagi proses rekrutmen Calon Direktur PDAM tahap II.

“Proses rektrumen yang kemarin akan kita evaluasi dulu, karena semua pelamar dinyakatan tidak lolos seleksi. Mengenai seleksi berikutnya, pasti akan kita lakukan. Hanya saja, kapan waktunya belum bisa kita pastikan,” jelasnya.

Dalam bursa pendaftaran Calon Direktur PDAM lalu, terdapat enam orang pelamar. Masing-masing, Orin Retnowati (Surakarta), Wirawan Wibowo (Grobogan), Myra Heltyani (Grobogan), dan Didik Supriyadi (Blora) yang berasal dari lingkungan eksternal. Kemudian, dua pelamar lagi dari internal atau pegawai PDAM Grobogan, yakni Saemuri dan Dwi Raharjo.

Anang menyatakan, proses rekrutmen calon direktur PDAM itu tetap terbuka untuk umum. Artinya, selain dari kalangan internal PDAM, dari pihak luar juga punya kesempatan ikut seleksi.Salah satu persyaratan yang ditentukan adalah pendidikan minimal S1. Kemudian, punya pengalaman mengelola perusahaan minimal 15 tahun bagi calon dari luar PDAM. Untuk calon dari dalam (internal) harus punya masa kerja minimal 10 tahun.Kemudian, persyaratan usia ditentukan maksimal 50 tahun untuk calon dari luar. Sedangkan calon dari internal PDAM batasan usianya 55 tahun.

 

Editor : Kholistiono

Pendaftaran Ditutup, Hanya 6 Orang yang Berminat jadi Direktur PDAM Grobogan

PDAM

 

MuriaNewsCom, Grobogan – Tahapan pendaftaran calon Direktur PDAM Grobogan, resmi ditutup hari ini, Sabtu (11/6/2016). Hingga batas akhir penutupan, total hanya ada enam orang yang memasukkan berkas lamaran. Keenam orang ini, dua di antaranya merupakan calon dari internal PDAM dan empat lainnya dari lingkup eksternal.

Dari data yang ada di sekretariatan tim seleksi calon Direktur PDAM diketahui, ada tiga pelamar yang memasukkan berkas pada hari terakhir. Yakni, Orin Retnowati (Surakarta), Wirawan Wibowo (Grobogan), dan pegawai PDAM Grobogan Saemuri.

Sedangkan tiga pelamar lainnya sudah memasukkan berkas beberapa hari sebelumnya. Masing-masing, Myra Heltyani (Grobogan), Didik Supriyadi (Blora) dan pegawai PDAM Grobogan Dwi Raharjo.

Satu nama lainnya yang ramai disebut bakal ikut mendaftar seleksi ternyata tidak terlihat memasukkan berkas sampai detik akhir pendaftaran. Yakni, Sudarsono yang saat ini menjabat jadi Plt Direktur PDAM Grobogan.

“Hari ini, tahapan pendaftaran resmi kita tutup. Jumlah pelamar keseluruhan ada enam orang,”  jelas Kabag Perekonomian Pemkab Grobogan Anang Armunanto pada wartawan.

Lebih lanjut dijelaskan, tahapan pendaftaran, dimulai 28 Mei sampai 11 Juni. Selanjutnya, dari pendaftar yang masuk akan dilakukan seleksi administrasi pada 13-15 Juni. Hasil seleksi administrasi diumumkan 20 Juni.

Setelah itu, dilakukan uji kepantasan yang dijadwalkan pada 22-23 Juni. Sedangkan, pengumuman hasil uji kepantasan dilangsungkan 30 Juni.
Anang menyatakan, proses rekrutmen ini terbuka untuk umum. Artinya, selain dari kalangan internal PDAM, dari pihak luar juga punya kesempatan ikut seleksi.

Lebih lanjut diuraikan, salah satu persyaratan yang ditentukan adalah pendidikan minimal S1. Kemudian, punya pengalaman mengelola perusahaan minimal 15 tahun bagi calon dari luar PDAM. Untuk calon dari dalam (internal) harus punya masa kerja minimal 10 tahun.
Kemudian, persyaratan usia ditentukan maksimal 50 tahun untuk calon dari luar. Sedangkan calon dari internal PDAM batasan usianya 55 tahun.
“Dalam proses rekrutmen nanti kita akan menggandeng pihak ketiga. Yakni, dari kalangan perguruan tinggi. Hal ini untuk menjamin proses rekrutmen dilakukan profesional dan transparan,” katanya.

Editor : Akrom Hazami

 

Ini Lho Jadwal Seleksi Calon Direktur PDAM Grobogan

pdam e

Kabag Perekonomian Pemkab Grobogan Anang Armunanto (MuriaNewsCom/Dani Agus)

 

MuriaNewsCom, Grobogan – Proses rekrutmen jabatan Direktur PDAM Purwa Tirta Dharma Grobogan akhirnya bakal segera dimulai. Rencananya, mulai Sabtu (28/5/2016) lusa, tahapan seleksi akan dimulai.  Yakni, dengan melaksanakan pengumuman terkait seleksi calon Direktur PDAM tersebut.

“Tahapan pengumuman akan kami lakukan Sabtu lusa. Pengumuman ini akan kita pasang melalui website resmi Pemkab Grobogan, papan pengumuman setda Grobogan dan kantor PDAM,” ungkap Kabag Perekonomian Pemkab Grobogan Anang Armunanto pada wartawan.

Untuk tahapan pendaftaran, akan dimulai 28 Mei sampai 11 Juni. Dari pendaftar yang masuk akan dilakukan seleksi administrasi pada 13-15 Juni dan hasilnya diumumkan 20 Juni.

Usai seleksi administrasi akan langsung dilakukan uji kepantasan yang dijadwalkan pada 22-23 Juni. Sedangkan, pengumuman hasil uji kepantasan dilangsungkan 30 Juni.

“Proses rekrutmen nanti akan terbuka untuk umum. Artinya, selain dari kalangan internal PDAM, dari pihak luar juga punya kesempatan,” kata Anang.

Dikatakan, posisi direktur PDAM definitif saat ini memang kosong setelah pejabat sebelumnya, yakni Ady Setyawan habis masa kerjanya pertengahan September 2015 lalu. Pucuk pimpinan PDAM saat ini untuk sementara diemban Sudarsono yang menjabat jadi Plt direktur hingga Maret kemarin dan diperpanjang satu periode lagi.

Lebih lanjut diuraikan, salah satu persyaratan yang ditentukan adalah pendidikan minimal S1. Kemudian, punya pengalaman mengelola perusahaan minimal 15 tahun bagi calon dari luar PDAM. Untuk calon dari dalam (internal) harus punya masa kerja minimal 10 tahun.

Kemudian, persyaratan usia ditentukan maksimal 50 tahun untuk calon dari luar. Sedangkan calon dari internal PDAM batasan usianya 55 tahun.

“Dalam proses rekrutmen nanti kita akan menggandeng pihak ketiga. Yakni, dari kalangan perguruan tinggi. Hal ini untuk menjamin proses rekrutmen dilakukan profesional dan transparan,” katanya.

Editor : Akrom Hazami

 

 

Kejaksaan dan Inspektorat Diminta Usut Dugaan Penyimpangan di PDAM Grobogan

Rahmatullah menyerahkan seekor ayam jago pada Kasi Intelijen Kejaksaan Negeri Purwodadi Sri Wisnu Respati yang menemui mereka di depan kantor kejaksaan. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

Rahmatullah menyerahkan seekor ayam jago pada Kasi Intelijen Kejaksaan Negeri Purwodadi Sri Wisnu Respati yang menemui mereka di depan kantor kejaksaan. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

 

MuriaNewsCom, Grobogan – Selain memperingati Hari Peringatan Air Sedunia, aksi yang dilakukan puluhan orang yang mengatasnamakan Aliansi Rakyat Peduli Air (ARPI) ternyata juga ada misi lain. Yakni, mereka meminta agar pihak Kejaksaan Negeri Purwodadi segera melakukan pemeriksaan pada para pelaku yang diduga terlibat penyimpangan dalam tubuh PDAM dan menetapkan tersangkanya. Kemudian, pihak inspektorat diminta melakukan audit pada PDAM secara jujur dan transparan.

”Kami minta agar instansi terkait ini menindaklanjuti persoalan yang mencuat di PDAM. Kami juga menyatakan perang kepada pejabat-pejabat yang korup di Grobogan,” tegas Koordinator ARPI Rahmatullah dalam pernyataan sikapnya.

Dalam aksinya, Rahmatullah sempat menyerahkan seekor ayam jago pada Kasi Intelijen Kejaksaan Negeri Purwodadi Sri Wisnu Respati yang menemui mereka di depan kantor kejaksaan. Rahmatullah juga menyerahkan pakaian dalam wanita pada Sekretaris Inspektorat Grobogan Supardi yang menemui para peserta aksi di depan kantornya.

Saat berada di depan Kantor Inspektorat sempat pula ada aksi pembakaran poster yang sebelumnya dipakai untuk menggelar aksi. Selama melakukan aksinya, ada puluhan petugas kepolisian yang bersiaga melakukan pengamanan.

Rahmatullah menyatakan, pada tahun 2013 dan 2014 Pemkab Grobogan telah melakukan penyertaan modal pada PDAM senilai Rp 11 miliar. Tujuannya untuk meningkatkan cakupan pelayanan air minum yang diprioritaskan pada masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) tanpa dipungut biaya.

Namun, dalam perjalanannya banyak masyarakat tidak mendapatkan manfaat melalui program MBR ini. Dimana, ada banyak pelanggan MBR yang tidak mendapatkan distribusi air. Kemudian, ada juga indikasi munculnya pungutan biaya berkisar Rp 150-Rp 250 ribu.

Sementara itu, Sekretaris Inspektorat Grobogan Supardi menyatakan, pihaknya dalam waktu dekat sudah menjadwalkan audit di PDAM Grobogan. ”Bulan depan kita akan lakukan audit. Jadwalnya, mulai 4-10 April,” katanya.

Sedangkan, Kasi Intelijen Kajari Purwodadi Sri Wisnu Respati menegaskan, laporan terkait dugaan penyimpangan PDAM sudah dilayangkan beberapa waktu lalu. Sejauh ini, pihaknya menindaklanjuti laporan dengan mengumpulkan data dan meminta keterangan dari berbagai pihak terkait. ”Hasil tindaklanjut ini sudah kita sampaikan pula ke Inspektorat Grobogan. Ini sesuai dengan UU No 30 tahun 2014 dan Inpres No 1 tahun 2016,” katanya.

Editor : Titis Ayu Winarni

Di-Twitter, Gubernur Diwaduli Pungli PDAM Grobogan

Bukti pungli PDAM Grobogan yang dikirimkan melalui akun media sosial Twitter

Bukti pungli PDAM Grobogan yang dikirimkan melalui akun media sosial Twitter

 

MuriaNewsCom, Grobogan – Program penyaluran air bersih bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) yang dilaksanakan PDAM Grobogan, dipersoalkan warga. Karena program MBR itu diduga terjadi pungutan liar (pungli) terhadap warga yang mendapatkan program tersebut.

Gubernur Ganjar Pranowo diwaduli salah seorang warga terkait dugaan pungli di PDAM Grobogan sebesar Rp 150.000. Hal itu disampaikan melalui media sosial Twitter, Senin (14/3/2016).

Pemilik akun nDoro Sugi ‏@sugiyantondoro yang dikutip MuriaNewsCom berkicau. “Pak @ganjarpranowo  ini lho pungli MBR yang harusnya gratis, sampe saat ini air juga tidak mengalir,” katanya.

Pemilik akun itu juga mengirikam foto bukti adanya praktik pungli. Tujuannya agar Ganjar bisa lebih paham soal apa yang disampaikan. Serta berharap Ganjar bisa melakukan tindakan.

Ganjar sontak membalas keluhan warga. “Apa itu? @PdamGrobogan @PemkabGrobogan.” Gubernur memang membuka akses seluas-luasnya kepada masyarakat untuk melaporkan ketidakberesan yang terjadi di daerah melalui akun Twitter-nya.

Editor : Akrom Hazami