Ratusan Pedagang Pasar Wergu Kudus Mulai Tempati Lapaknya Hari Ini

Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Kudus Sudiharti . (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

MuriaNewsCom, Kudus – Ratusan pedagang Pasar Wergu Kudus, mulai menempati lapaknya di gedung pasar yang baru, Jumat (31/3/2017). Jumlahnya sekitar 300 orang.

Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Kudus Sudiharti mengatakan, sekitar 300 orang pedagang sebagian besar dari pasar Wergu yang lama. Jumlah itu masih bisa bertambah mengingat ada pedagang yang sedang menyiapkan diri untuk pindah.

“Data sementara yang masuk, sudah ada pedagang sekitar 300 orang. Jumlah tersebut masih bisa bertambah mengingat kami menyediakan lapak dalam jumlah banyak,” kata Sudiharti di tempat kerjanya, Jumat (31/3/2017).

Para pedagang tersebut kebanyakan berjualan sembako.  Pedagang lain yang bakalan dipindah ke Pasar Wergu yakni mereka yang biasa jualan di pasar Bitingan saat pagi hari. Mereka dipindah karena kebanyakan tak punya lapak. Sehingga mereka berjualan di tepi pasar. “Akibatnya jalan menjadi macet. Untuk itulah kami antisipasi hal tersebut. Kami pindah kesana agar lalu lintas tetap lancar,” ujarnya.

Mengenai pasar baru tersebut, kata dia, sudah ada pedagang yang menempati. Tapi ada beberapa pedagang yang masih menyiapkan dagangan mereka.

Editor : Akrom Hazami

Pasar Baru Wergu Kudus Akan Kembali Diperbaiki

ILUSTRASI

MuriaNewsCom, Kudus – Pascadisidak, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, Selasa (14/3/2017), Pasar Baru Wergu Kudus, dalam waktu dekat akan diperbaiki dan diselesaikan. Terlebih pada titik yang perlu dibenahi.

Diketahui, saat Ganjar sidak ditemukan beberapa tembok bangunan retak, lantai yang pecah, serta toilet yang kotor. Padahal sesuai rencana, pasar akan diresmikan akhir Maret 2017.

Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Kudus Sudiharti, mengatakan pihaknya sudah tahu tentang hasil sidak tersebut. Untuk itu pihaknya bakal meminta kepada kontraktor pelaksana agar segera memperbaiki kembali pasar Wergu tersebut.

“Secepatnya harus diselesaikan pembenahan. Lagipula ini juga masih dalam waktu perawatan pascaselesai pembangunannya,” kata Sudhiharti di Kudus, Rabu (15/3/2017).

Menurutnya, dalam menyelesaikan kembali pembenahan pasar Wergu, pihaknya meyakini hanya membutuhkan waktu yang singkat. Karena pihak dinas menyebut kalau dalam waktu dekat nanti sepenuhnya akan difungsikan bagi pedagang.

Rencananya, lanjut dia, Jumat pekan depan akan ditempati oleh seluruh pedagang untuk aktivitas jual beli. Sebab untuk pembangunan sudah diselesaikan dan sudah pula dilakukan pembenahan oleh rekanan.

Dengan adanya pasar baru nantinya, dia berharap kalau ekonomi kerakyatan bakal semakin meningkat. Sehingga, pedagang Kudus bisa semakin sejahtera.  “Sejumlah pedagang sudah siap menempatinya dan bahkan tak sabar. Jadi bisa segera dimanfaatkan oleh para pedagang di Kudus,” ucapnya.

Editor : Akrom Hazami

 

Pasar Wergu Kudus Disidak Gubernur

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo saat melakukan sidak di Pasar Wergu di Kabupaten Kudus, Selasa (14/3/2017). (ISTIMEWA)

MuriaNewsCom, Kudus – Gubernur Jateng Ganjar Pranowo melakukan sidak pasar baru Wergu Kudus, Selasa (14/3/2017). Ganjar masih menemukan beberapa bagian pasar yang perlu pembenahan sebelum nantinya diresmikan akhir Maret 2017. 

Kondisi lantai keramik yang sudah pecah di Pasar Wergu. (ISTIMEWA)

 

Proyek senilai Rp 25 miliar dari Bantuan Keuangan Pemprov Jateng, tersebut menyisakan masalah berupa tembok retak dan lantai keramik pecah. Kondisi demikian tampak menyebar di gedung pasar. “Kontraktor harus tanggung jawab ini. Harus perbaiki yang rusak-rusak ini. Sebenarnya pasarnya bagus tapi listriknya pating crantol (semrawut),” kata Ganjar.

Tembok yang sudah retak di Pasar Wergu Kudus. (ISTIMEWA)

 

Pantauan di lokasi, tembok yang retak ada di kios pasar nomor 23, 25, 28, 31,32,  35, 36, 119, 133, dan 135. Sedangkan lantai keramik pecah terlihat di beberapa bagian, baik bagian depan maupun belakang. Tidak berhenti di situ, toilet pasar juga kotor. Di toilet itu, saluran air dan keran juga belum terpasang. “Baunya pesing,” ungkap Ganjar.

Kondisi pasar masih sepi aktivitas. Belum semua pedagang memindahkan barang. Hanya sejumlah pedagang sedang menambahkan pintu dan dasaran. Dalam kesempatan itu, Ganjar menuturkan, tahun 2016 Pemprov memberi bantuan pada Pemkab Kudus untuk revitalisasi tiga pasar tradisional. Tiga pasar itu adalah Pasar Piji, Pasar Wergu, dan Pasar Jekulo. Untuk dua pasar yakni Pasar Piji, mendapat bantuan provinsi Rp 15 miliar dan Pasar Wergu Rp 14,2 miliar.

“Tadi saya juga ngecek Pasar Piji belum jadi, yang di Pasar Wergu katanya sudah jadi tapi menurut saya belum karena masih ada banyak PR untuk kontraktor,” katanya.

Ini kondisi toilet baru yang tak layak pakai di Pasar Wergu Kudus. (ISTIMEWA)

 

Ganjar mendesak kontraktor Pasar Wergu untuk bertanggung jawab atas kerusakan yang ada. Bahkan, seharusnya kontraktor memperbaiki sebelum aktivitas pasar resmi dimulai.

Tercatat, pasar di Kelurahan Wergu Wetan itu nantinya bisa menampung sekitar seribu orang pedagang. Pasar yang berdiri di area sekitar 22.000 meter persegi itu diproyeksikan jadi pasar induk atau grosir sayur dan beras.

Editor : Akrom Hazami