Jelang Lebaran, Pemkab Pati Gelar Pasar Murah

Dandim 0718/Pati Letkol Inf Andri Amijaya Kusuma mengecek beras jenis rajalele di stan pasar murah, Pasar Pragola, Senin (19/6/2017). (MuriaNewsCom/Lismanto)

MuriaNewsCom, Pati – Pasar murah yang menjual kebutuhan sembako dengan harga terjangkau mulai dibuka di Pasar Pragola Pati, Senin (19/6/2017). Rencananya, pasar murah digelar hingga Selasa (20/6/2017) besok.

Karena itu, warga Pati yang ingin berburu sembako dengan harga terjangkau untuk kebutuhan Lebaran diharapkan segera berburu ke Pasar Pragola. Pasalnya, stok sembako di pasar murah cukup terbatas.

Minyak goreng hanya 2.400 bungkus, gula pasir 2.500 kg, beras 8 ton, kecap 600 pcs, sirup 600 botol, mie 1.000 pcs dan gas elpiji sebanyak 1.000 tabung. Sembako-sembako itu bisa didapatkan di empat stan yang disediakan panitia.

Bupati Pati Haryanto mengatakan, keberadaan pasar murah menjadi upaya Pemkab Pati untuk mengantisipasi adanya kenaikan harga sembako menjelang Lebaran. Sebab, harga sembako dipastikan mengalami kenaikan cukup signifikan pada saat Lebaran.

“Kalau cuma pemantauan, saya kira kurang berdampak karena harga ditentukan nilai kulakan pedagang pasar. Kalau dari kulakan naik, otomatis harganya naik. Maka, pasar murah ini diharapkan menjadi solusi untuk menekan kenaikan harga sembako di pasaran,” kata Haryanto.

Adapun harga sembako di pasar murah Pasar Pragola, beras raja lele dihargai Rp 35.000 per 5 kg, gula pasir Rp 10.000 per kg, minyak goreng Rp 22.000 per 2 liter, sirup Rp 13.500 per botol, dan kecap ikan lele Rp 14.500 per 680 ml.

Sementara bawang putih dibanderol Rp 14.500 per setengah kilogram, daging kerbau Rp 80.000 per kg, dan gas elpiji Rp 15.000 per 3 kg. Pembukaan pasar murah dihadiri Forkopimda, termasuk Dandim 0718/Pati Letkol Inf Andri Amijaya Kusuma dan Kapolres Pati AKBP Maulana Hamdan.

Editor : Kholistiono

Pasar Murah di Alun-alun Kayen Pati Diserbu Warga

Persiapan Pasar Murah yang diadakan di Alun-alun Kecamatan Kayen, Pati, Rabu (8/6/2016). (MuriaNewsCom/Lismanto)

Persiapan Pasar Murah yang diadakan di Alun-alun Kecamatan Kayen, Pati, Rabu (8/6/2016). (MuriaNewsCom/Lismanto)

 

MuriaNewsCom, Pati – Pasar murah yang diselenggarakan Bulog Subdivre II Pati dan Kodim 0718/Pati di Alun-alun Kecamatan Kayen, Pati, Rabu (8/6/2016), ramai diserbu warga.

Dalam pasar murah tersebut, sejumlah sembako dijual dengan harga yang terjangkau, mulai dari beras, minyak goreng, gula pasir, bawang merah, dan bawang putih. Beras kualitas premium sebanyak 2,5 kg dijual dengan harga Rp 21 ribu, minyak goreng Rp 12 ribu per liter, gula pasir Rp 14 ribu per kg, bawang merah Rp 23 ribu per kg, dan bawang putih Rp 30 ribu per kg.

“Kami mendukung Bulog mengadakan program Pasar Murah. Sebab, kegiatan ini sejalan dengan program ketahanan pangan yang dicanangkan TNI. Dengan program ini, kami berharap harga sembako bisa stabil selama Ramadan hingga Lebaran,” ujar Komandan Kodim 0718/Pati Letkol Inf Andri Amijaya Kusuma.

Sementara itu, Kepala Bulog Subdivre II Pati Ahmad Kholisun mengatakan, program tersebut untuk menjawab kebutuhan masyarakat yang resah dengan kondisi harga sembako yang mulai naik pada Ramadan. Kenaikan harga tersebut berpotensi menyebabkan inflasi di Pati.

“Pasar murah bertujuan untuk menekan harga sembako di pasaran. Dengan begitu, masyarakat tidak perlu khawatir dengan kenaikan harga kebutuhan bahan pokok. Hal ini juga untuk menekan inflasi yang diprediksi mencapai puncaknya pada Lebaran,” imbuhnya.

Selain di Alun-alun Kayen, Pasar Murah rencananya akan dilakukan di sejumlah pasar tradisional yang ada di Pati. Pada Ramadan hari kedua, Selasa (7/6/2016), pasar murah sempat diadakan di Pasar Puri dan Rogowangsan.

Editor : Akrom Hazami