Katanya Mei Ini Pasar Kliwon Bakal Punya Parkir Megah Senilai Rp 22 M

Plt Kepala Disdagsar Kudus Sudiharti. (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

Plt Kepala Disdagsar Kudus Sudiharti. (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

 

MuriaNewsCom, Kudus – Penataan parkir di Pasar Kliwon Kudus, bakal dilaksanakan bulan Mei depan. Bukan hanya parkir yang megah saja yang akan dibangun di sana.

Tetapi pada Mei nanti, Pasar Kliwon juga bakal dibangunkan sebuah lift, yang akan mendukung aktivitas di pasar grosir terbesar di wilayah eks Karesidenan Pati itu.

Plt Kepala Dinas Perdagangan dan Pengelolaan Pasar (Disdagsar) Kudus Sudiharti, Pemkab Kudus sudah menyediakan anggaran sebesar Rp 22 miliar, untuk kebutuhan pembangunan pasar.
”Sudah disiapkan Rp 22 miliar untuk pembangunan parkirnya, sekaligus dengan lift. Nilainya memang lebih kecil dari usulan kami semula, yang Rp 32 miliar,” katanya kepada MuriaNewsCom, Jumat (29/4/2016).

Meski mendapatkan Rp 22 miliar, bangunan megah parkir dan lift akan tetap dilaksanakan. Rencananya, bangunan parkir akan berupa bangunan tiga setengah lantai.

”Jadi tiap lantai setengah-setengah. Masuk ke kanan setengah, kemudian belok ke kiri naik setengah lagi, dan seterusnya,” ujarnya.

Sedangkan pembangunan lift dilakukan, dikarenakan untuk memudahkan aktivitas pedagang. Sehingga dari areal parkir akan bisa langsung menuju ke lantai yang diinginkan di pasar tersebut.
Dia mengatakan, rencananya lahan yang digunakan gedung parkir adalah di sebelah barat pasar.

Sehingga akses jalan tidak akan terganggu, lantaran jalan barat pasar tetap dapat dilalui dengan diberikan terowongan.

Sudiharti menambahkan, lahan yang akan dibangun gedung parkir sekitar 60×25 meter. Gedung tersebut rencananya menampung kurang lebih 200 mobil.

Editor: Merie

Ternyata Pemkab Belum Siapkan Solusi untuk PKL Pasar Kliwon

Sejumlah PKL yang berjualan di Pasar Kliwon Kudus. Mereka khawatir tergusur dan kehilangan pelanggan karena pembangunan parkir mewah di pasar tersebut. (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

Sejumlah PKL yang berjualan di Pasar Kliwon Kudus. Mereka khawatir tergusur dan kehilangan pelanggan karena pembangunan parkir mewah di pasar tersebut. (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

 

KUDUS – Ketakutan para PKL di Pasar Kliwon akan tergusur, nampaknya bakal terjadi. Sebab pihak pemkab juga belum menyiapkan rencana tempat, untuk menampung keberadaan PKL itu.

Hal itu diungkapkan Plt Kepala Dinas Dagsar Sudiharti. Menurutnya, tentang para PKL masih dalam proses pembahasan, apakah masih tetap berjualan atau bagaimana.

”Iya nanti dijalani lagi bagaimana kedepannya. Apakah para PKL masih tetap bertahan disana atau bagaimana, yang pasti harus ada solusinya,” katanya kepada MuriaNewsCom.

Dia memiliki gambaran untuk menempatkan para PKL ke lantai 2. Hanya itu juga baru sebatas wacana saja, tentunya dengan mempertimbangkan lokasi dibagian lantai 2 Pasar Kliwon. Alternatif lain adalah dengan cara memindahkan pedagang. Cara tersebut merupakan hal terakhir yang dapat dilakukan agar semuanya tetap berjalan.

”Parkir nanti juga sampai pada jalan barat pasar. Jadi kalau parkir sudah jadi jalannya akan menjadi terowongan,” imbuhnya. (FAISOL HADI/TITIS W)

Parkir Megah Pasar Kliwon Kudus Ancam Gusur PKL

Sejumlah PKL yang berjualan di Pasar Kliwon Kudus. Mereka khawatir tergusur dan kehilangan pelanggan karena pembangunan parkir mewah di pasar tersebut. (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

Sejumlah PKL yang berjualan di Pasar Kliwon Kudus. Mereka khawatir tergusur dan kehilangan pelanggan karena pembangunan parkir mewah di pasar tersebut. (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

 

KUDUS – Rencana pembangunan tempat parkir Pasar Kliwon, bakal menjadi hal yang buruk bagi para pedagang kaki lima (PKL) setempat. Pembangunan yang direncanakan di sebelah barat pasar itu, bakal berdampak pada PKL yang biasa berdagang di sana. Bahkan, bahaya terbesar adalah dengan tergusurnya para PKL.

Seperti halnya Suparlan, PKL Pasar Kliwon yang menjual es buah. Sejumlah pedagang sudah mendengar kalau bakal ada pembangunan parkir yang megah di sana. Namun kabar tentang keberadaan PKL juga masih belum jelas.

”Kami nanti belum tahu bagaimana jualan nanti. Kalau nanti jadi gedung, maka otomatis juga memakan lokasi jualan saya,” keluhnya kepada MuriaNewsCom.

Selain itu, kalaupun dipindah sudah tidak ada lagi lokasi jualan bagi PKL di pasar nomor satu di Kudus itu. Sebagai pedagang yang sudah berjualan selama 20 tahun, pihaknya tidak mau jika sampai kehilangan pelanggan.

Pembangunan lokasi parkir nantinya, memang menggunakan lahan yang digunakan untuk berjualan. Bahkan, pemerintah juga akan memakan jalan yang terdapat di bagian barat Pasar Kliwon.

Hal itu jelas membuat pedagang khawatir. Sebab meski nantinya pedagang tetap berjualan, namun selama pembangunan juga pasti tergusur.

Pedagang lain, Budiono, pedagang mie ayam di lokasi Pasar Kliwon mengaku pasrah dengan rencana pemkab dalam membangun lahan parkir. ”Saya hanya pedagang kecil, bagaimana bisa berbuat, selain ikut aturan dari pemerintah,” katanya.

Pihaknya berpikir positif, pemkab juga memikirkan nasib mereka. Sehingga jika nanti dibangunkan lokasi parkir yang mewah, maka pemkab juga diyakini memikirkan solusi tempat berjualan untuk PKL. (FAISOL HADI/TITIS W)