Libur Lebaran, Bukit Pandang Disesaki Ribuan Wisatawan

Sejumlah pengunjung tengah berfoto selfie di kawasan puncak bukit pandang Pati dengan latar pegunungan Kendeng, Rabu (28/6/2017). (MuriaNewsCom/Lismanto)

MuriaNewsCom, Pati – Objek wisata Bukit Pandang Ki Santamulya yang terletak di Desa Durensawit, Kecamatan Kayen dikunjungi ribuan wisatawan dari berbagai kota pada musim libur Lebaran.

Mereka mulai memadati kawasan wisata bukit pandang sejak Senin (26/6/2017) dan diperkirakan masih ramai dikunjungi wisatawan hingga Minggu (2/7/2017) mendatang. Selama libur Lebaran, sebagian besar pengunjung dari wisatawan yang tengah mudik.

Tantri Tyas Oktaviani (21) adalah satu di antara pengunjung asal luar kota yang tengah mudik di Pati. Mahasiswi asal Tangerang ini mengetahui bukit pandang dari Instagram.

Dia bersama keempat temannya lantas mengunjungi bukit pandang untuk menghabiskan liburannya pada Jumat (30/6/2017), setelah sebelumnya mengunjungi Waduk Gunung Rowo di Desa Sitiluhur, Gembong. “Mudik di rumah simbah sambil berlibur di Pati aja,” kata Tyas.

Meski baru pertama kali mengunjungi bukit pandang, Tyas mengaku tidak kebingungan mencari rutenya. Pasalnya, dia mengandalkan aplikasi Google Map untuk sampai di lokasi yang jaraknya sekitar 3 km dari RSUD Kayen tersebut.

Sementara itu, Redita Apriliani (20), pengunjung asal Pati Kota mengaku terkesan dengan panorama keindahan yang ditawarkan bukit pandang. Spot menarik dengan view hamparan Pegunungan Kendeng dan daratan Kabupaten Pati menjadi daya tarik tersendiri bagi Dita.

Dia tidak menyangka bila objek wisata tersebut seramai saat ini. “Mikirnya biasa aja, nggak ramai. Tapi di luar dugaan, sampai-sampai macet juga tadi. Sampai kesulitan parkirnya,” ucap Dita.

Pengelola bukit pandang, Krisno mengatakan, pengunjung bukit pandang mencapai sekitar 7.500 orang setiap harinya selama libur Lebaran. Wisatawan mulai memasuki kawasan bukit pandang dari jam 09.00 WIB sampai 17.00 WIB.

Jumlah pengunjung tersebut tidak termasuk anak-anak, karena mereka tidak dikenakan tiket masuk. “Jumlah pengunjung dihitung berdasarkan tiket, sedangkan anak-anak gratis dari biaya tiket. Jumlah pengunjung termasuk anak-anak bisa lebih dari 7.500 orang setiap hari selama libur Lebaran,” tuturnya.

Untuk masuk di kawasan wisata bukit pandang, wisatawan dewasa dikenakan biaya Rp 3.000, sedangkan anak-anak gratis. Adapun biaya parkir sepeda motor Rp 2.000 dan mobil Rp 5.000.

Editor : Ali Muntoha

Wisata Bukit Kendeng Pati Dilengkapi Hammock Warna-warni

Sejumlah pengunjung tengah berfoto di hammock warna-warni, spot baru bukit pandang Ki Santa Mulya, Kayen, Pati. (MuriaNewsCom/Lismanto)

MuriaNewsCom, Pati – Satu lagi fasilitas yang ditambahkan di objek wisata perbukitan Gunung Kendeng Ki Santa Mulya, Desa Durensawit, Kayen, Pati. Yaitu hammock warna-warni yang cocok dijadikan ajang untuk selfie.

Empat hammock dengan warna berbeda disusun dari atas ke bawah, dikaitkan dua pohon jati. Beberapa hari setelah dipasang, fasilitas hammock ramai jadi rebutan pengunjung yang ingin mengabadikan gambar di atas hammock.

Pengelola destinasi Bukit Pandang Ki Santa Mulya, Krisno, mengungkapkan, penambahan fasilitas hammock warna-warna bermula dari gagasan pengunjung luar daerah. Dirasa cukup bagus, masukan dari pengunjung tersebut direalisasikan.

“Kita selalu terbuka dengan ide, gagasan, saran dan masukan. Kalau memang dirasa cocok, kami akan upayakan. Ini dalam rangka mengembangkan kawasan wisata bukit pandang, ternyata di sini ada semua fasilitas yang lagi digemari traveler muda,” ucap Krisno.

Fasilitas hammock warna-warni di kawasan objek wisata diakui menjadi satu-satunya dan pertama kali ada di Kabupaten Pati. Dia berharap, fasilitas yang lengkap membuat traveler asal Pati tidak perlu jauh-jauh berkunjung ke luar daerah, karena di Pati sendiri sudah ada.

“Awalnya, kami ingin membuat 15 hummock yang tersusun dari bawah ke atas. Namun, atas pertimbangan keselamatan, kami akhirnya memutuskan empat saja cukup. Nggak usah jauh-jauh ke luar daerah, di Pati saja sudah sangat lengkap,” tuturnya.

Tercatat, ada banyak spot yang ditawarkan pengelola bukit pandang. Mulai dari spot kupu-kupu raksasa, sarang burung Gogik, rumah pohon, spot Cinta, hammock, dan gazebo di atas bukit dengan panorama perbukitan Gunung Kendeng yang hijau menghampar begitu luas.

Jumi, salah satu pengunjung asal Jaken mengaku terkesan dengan destinasi wisata tersebut. Kendati masih sederhana, tetapi konsep pengembangan wisatanya disebut sangat bagus karena memadukan kelestarian alam dan spot wisata kekinian.

Terlebih, akses jalan menuju kawasan wisata sangat mudah dengan kondisi jalan yang bagus. “Saya panasaran dengan objek ini, karena tersebar viral di media sosial. Ini kedua kalinya saya berkunjung, ternyata ada penambahan fasilitas-fasilitas baru,” tandasnya.

Editor : Kholistiono