Market Otomotif di Pati Dinilai Kian Menggeliat

Nasmoco Pati yang berlokasi di Jalan Pati-Juwana Km 2,7 sudah membuka pelayanan bengkel. (MuriaNewsCom/Lismanto)

Nasmoco Pati yang berlokasi di Jalan Pati-Juwana Km 2,7 sudah membuka pelayanan bengkel. (MuriaNewsCom/Lismanto)

 

PATI – Pangsa pasar atau market share bidang otomotif di Kabupaten Pati dinilai semakin menggeliat. Hal itu yang menyebabkan Nasmoco sebagai main dealer Toyota di wilayah Jawa Tengah dan DIY berani untuk membuka cabang di Pati.

Nasmoco Pati sendiri dibuka sebetulnya bukan hanya untuk melayani pelanggan di Pati saja, tetapi juga daerah di sekitarnya seperti Rembang, Lasem, Blora, Cepu, termasuk Jepara dan Kudus.

“Daerah di wilayah tersebut dulunya setiap kali membeli mobil Toyota selalu ke Semarang. Dari pangsa pasar di wilayah Karesidenan Pati yang semakin menggeliat tersebut, menjadi salah satu alasan Nasmoco hadir di Pati,” ujar Branch Manager Nasmoco Pati Hanafi Saleh kepada MuriaNewsCom, Sabtu (23/1/2016).

Ia mengatakan, market share Toyota di Karesidenan Pati saat ini hanya 23 persen. Karena itu, Nasmoco hadir di Pati juga untuk menggenjot market share dengan target 29 persen pada 2016.

“Dengan target itu, setidaknya kami menargetkan penjualan Toyota di Nasmoco Pati mencapai 110 unit per bulan dari berbagai tipe. Tahun ini, kami targetkan penjualan mencapai di angka 1.300 unit,” imbuhnya.

Ia menambahkan, saat ini market share paling besar masih dipimpin Avanza dengan proporsi mencapai 40 persen. Sementara itu, All New Inova yang diklaim hampir tak punya kompetitor mencapai 90 persen pada segmen MPV.

“Belum lagi ada Agya dengan harga yang merakyat bisa dijadikan pilihan sebagai city car di wilayah Karesidenan Pati,” pungkasnya.

Editor : Kholistiono

Toyota Kijang Club Pati Larang Keras Anggotanya Ugal-ugalan

Toyota Kijang (e)

Anggota TKCI berfoto bersama di depan pintu masuk Kota Pati. (MuriaNewsCom/Lismanto)

 

PATI – Banyaknya pencinta mobil Toyota Kijang di Pati, sebuah klub bernama Toyota Kijang Club Indonesia (TKCI) Pati didirikan. Dan salah satu misi utama komunitas adalah sosialisasi antar anggota tentang safety riding.
Salah satu aturan yang harus dipatuhi anggota TKCI adalah soal safety riding. Anggota TKCI tidak diperbolehkan berkendara ugal-ugalan yang berpotensi mengancam keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya. ”Safety riding yang kami utamakan,” kata Arief Supriyadi, Ketua TKCI Pati kepada MuriaNewsCom.
Komunitas itu awalnya berdiri pada 14 Februari 2014. Namun, komunitas itu resmi sebagai sebuah klub yang memiliki anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD/ART) sejak Sabtu (16/1/2016). Komunitas itu diresmikan dengan berkumpulnya TKCI seluruh Jawa dan Bali.

”Minggu 17 Januari kemarin kami berkumpul bersama dan meresmikan komunitas. Sejak sekarang, kami sudah punya semacam klub resmi yang mewadahi pencinta mobil Toyota Kijang,” kata Arief.

Saat ini, TKCI di Pati diikuti sekitar 37 anggota. Klub ini membuka selebar-lebarnya bagi pemilik mobil Kijang yang ingin bergabung. ”Tidak ada syarat khusus. Intinya kita sesama pencinta mobil Kijang bisa berkumpul bersama,” tuturnya.

Salah satu kegiatan yang pernah dilakukan, antara lain menggelar touring bareng, jambore nasional seluruh pencinta mobil Kijang di Indonesia, bakti sosial di panti asuhan, dan bagi takjil.

”Salah satu yang paling unik dari TKCI, klub ini punya cabang paling banyak di Indonesia. Pati sendiri merupakan cabang ke 59 di seluruh Indonesia,” tambahnya. (LISMANTO/TITIS W)

Patut Ditiru! Forenshic Berikan Sanksi Anggotanya yang Arogan Kendarai Mobil

Anggota Forenshic berpose di depan mobil modif. (MuriaNewsCom/Lismanto)

Anggota Forenshic berpose di depan mobil modif. (MuriaNewsCom/Lismanto)

 

PATI – Tak benar jika klub mobil diidentikkan dengan berkendara ugal-ugalan dan arogan. Klub mobil Formasi Orang-orang Keren dan Asik (Forenshic), misalnya.

Klub mobil ini berkomitmen untuk tidak ugal-ugalan dan arogan dalam mengendari mobil. Bahkan, aturan itu tertuang dalam anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD/ART).

Dengan begitu, setiap anggota yang diketahui berkendara dengan arogan akan dikenakan sanksi yang tegas dari komunitas. Hal inilah yang mesti ditiru komunitas otomotif lainnya.

“Kalau ada yang ugal-ugalan di jalan raya dan berpotensi mengganggu ketertiban lalu lintas, bisa saja kami berikan sanksi yang tegas. Itu sudah ditegaskan dalam AD/ART yang dibuat komunitas,” kata Wakil Ketua Forenshic Boim saat dimintai keterangan MuriaNewsCom, Senin (4/1/2016).

Sampai saat ini, Forenshic diikuti kurang lebih 30 anggota yang berasal dari berbagai kalangan, mulai dari mahasiswa, pegusaha, pegawai negeri hingga polisi. “Dari yang paling muda 20 tahun hingga paling tua 45 tahun,” tukasnya. (LISMANTO/AKROM HAZAMI)

“Otomotif Yes, Ugal-ugalan No”

Sejumlah mobil dari anggota Forenshic diparkirkan. (MuriaNewsCom/Lismanto)

Sejumlah mobil dari anggota Forenshic diparkirkan. (MuriaNewsCom/Lismanto)

 

PATI – Sejumlah pencinta mobil di Pati yang membentuk wadah bernama “Formasi Orang-orang Keren dan Asik” atau disebut Forenshic mengajarkan kepada anggotanya untuk mencintai otomotif, bukan dengan cara berkendara ugal-ugalan.

“Komunitas ini dibentuk pada 2007 dengan mengumpulkan para pencinta otomotif mobil. Dari aktivitas nongkrong bareng, akhirnya komunitas ini dibentuk,” kata Boim, Wakil Ketua Forenshic kepada MuriaNewsCom, Senin (4/1/2015).

Dari sepuluh orang yang awalnya ikut mendirikan komunitas tersebut, sampai sekarang sudah mulai ada 30 anggota yang bergabung dalam Forenshic. Tak sekadar bicara otomotif, mereka acapkali menggelar bakti sosial.

“Kami memang menekankan untuk mencintai otomotif dengan cara yang baik, bukan berkendara dengan ugal-ugalan. Lebih dari itu, kami juga seringkali menggelar bakti sosial sebagai bentuk partisipasi kami di dunia sosial,” imbuhnya.

Dengan wadah itu, mereka berharap agar anggotanya bisa menyatu dengan masyarakat melalui wadah otomotif. Sebaliknya, sikap arogan dan ugal-ugalan dalam berkendara benar-benar dihindari klub pencinta mobil di Pati tersebut. (LISMANTO/AKROM HAZAMI)

Pemilik Kendaraan, Ini Info Penting Soal Lampu yang Dijamin Kamu Bakal Kesengsem

Penampakan kendaraan yang memakai Lampu HID Project. (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

Penampakan kendaraan yang memakai Lampu HID Project. (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

 

KUDUS – Bagi pencinta kendaraan, tentunya tidak akan ada habisnya untuk menata kendaraan kesayangan supaya lebih keren. Tidak hanya untuk motor saja, pencinta mobil juga bakal melakukan hal yang sama agar tunggangannya memiliki kesan keren.

Bagi para pencinta kendaraan, Anda patut mencoba lampu ini. Lampu jenis HID Project. Lampu tersebut jelas bakal membuat kendaraan Anda lebih keren lagi.

Dengan memiliki kendaraan seperti yang diinginkan, tentunya membuat pemilik lebih betah berlama lama dengan kendaraan kesayangan.

Yugawara Aji, pemilik kios otomotif di Jalan Kudus Jepara mengatakan, lampu HID project merupakan lampu yang banyak diburu. Bukan hanya karena bentuknya, melainkan juga dengan cahaya yang ditampilkan menjadi lebih terang.

“Banyak yang sudah datang kemari. Mereka meminta kendaraan mereka untuk dipasang dengan lampu HID Proj ini,” katanya kepada MuriaNewsCom.

Dalam satu paket lampu HID Project tersebut. Terdapat lampu utama yang terbuat dari lampu HID. Lampu tersebut sangat terang jika dibandingkan dengan lampu bohlam biasa, lampu helogen atau lampu LED sekaligus.

Keuntungan lain dengan lampu HID Project adalah rangkaian yang seperti Projector. Jadi cahaya yang dihasilkan lebih terang lagi, meski demikian Anda tidak usah khawatir bagi yang lawan arah, sebab dipastikan tidak akan silau.

Selain itu, dalam lampu tersebut juga terdapat rangkaian yang mempercantik kendaraan Anda, yakni berupa lampu Demon yang siaga di tengah, serta dua angle eyes yang melingkari Demon.

Pemasangan sendiri dilakukan oleh timnya,yang memakan waktu antara 3 sampai 4 jam.

“Untuk warna dapat sesuai selera. Ada Demon yang merah untuk kesan galak, hijau untuk adem, biru, ungu, kuning dan warna llainnya begitupun Dengan Angel eyes yang juga banyak warga yang dapat dipilih,” jelasnya.

Lampu tersebut, kata dia juga dapat dipasang untuk semua jenis kendaraan. Baik itu kendaraan roda dua hingga jenis mobil roda empat. (FAISOL HADI/AKROM HAZAMI)

Ini Lampu yang Buat Kendaraan Anda Tampil Lebih Sangar

Lampu (e)

Yuga Autolight

 

KUDUS – Bagi pecinta kendaraan, baik itu roda dua maupun roda empat tidak ada salahnya mencoba hal baru untuk diterapkan pada kendaraan Anda. Misalnya dengan mengganti lampu kendaraan dengan lampu Demon Eyes dan Angel Eyes.

Bukan hanya memberikan kesan kendaraan lebih sangar, melainkan juga membuat lebih percaya diri dalam menunggangi kendaraan yang Anda miliki.

Kedua jenis lampu tersebut dapat ditemukan di tempat aksesoris kendaraan. Seperti di Jalan Kudus-Jepara Km 03 Garung Kidul, Kecamatan Kaliwungu.

Yugawara Aji, satu dari pemilik toko modif lampu Yuga Autolight mengatakan. belakangan banyak peminat kendaraan yang merombak lampu kendaraan yang dimiliki. Baik dari motor dan mobil.
”Dengan lampu jenis itu, kendaraan dapat terlihat lebih galak. Selain itu juga, kendaraan yang lawan arah juga tidak silau karena jenis lampu yang ada garisnya dalam sinarnya yang dihasilkan,” katanya kepada MuriaNewsCom.

Mengenai warna, dalam Demon menghadirkan berbagai macam warna, seperti biru, merah dan warna lainnya. Meski demikian, ketika lampu didinginkan yang keluar tetap warna putih yang sangat terang.

Sedangkan untuk lampu Angel Eyes,  warna yang dihadirkan lebih banyak. Di antaranya putih, hijau, biru dan warna lainnya. Lampu Angel Eyes memiliki bentuk khas. Yakni seperti lingkaran yang melengkung seperti gelang. (FAISOL HADI/TITIS W)

Dual Airbags, Tambah Kenyamanan Pengendara

Prayit menunjukkan Datsun varian baru (MuriaNewsCom/Hana Ratri)

Prayit menunjukkan Datsun varian baru (MuriaNewsCom/Hana Ratri)

 

KUDUS – Datsun Go dan Go+ semakin memberikan kenyamanan berkendara bagi penggunanya. Bulan ini, Datsun mulai diberi tambahan fitur baru, yakni dual airbags.

Prayit, Marketing Datsun Jati Kudus mengatakan, tambahan fitur tersebut menjadikan peminat semakin berkembang pesat. Terutama di wilayah eks Karesidenan Pati.

“Tambahan fitur airbags bulan ini dikeluarkan Datsun. Baik Datsun Go maupun Datsun Go+,” ungkap Prayit, saat ditemui di even pameran Mal Kudus.

Mobil kelas city car ini dibanderol dengan mulai Rp 90 juta hingga Rp 120 jutaan. Tampilan luar mobil ini menampilkan kelincahan dan style dari mobil compact. Sementara bagian dalam mobil ini menggambarkan ruang yang cukup luas untuk menampung anggota keluarga dan barang mereka.

Sigit Bayu, Sales Head Datsun Jati Kudus mengatakan, peminat Datsun GO dengan varian baru ini mulai membludak. Pascadibukanya pameran di pusat perbelanjaan tersebut, pesanan mobil ini mulai dibanjiri pemesan.

”Di Mal Kudus ini merupakan jantung Kota Kudus dimana banyak sekali lalu lalang masyarakat, baik dari dalam maupun luar kota, sehingga kami optimis dengan banyaknya peminat yang akan memesan Datsun GO varian terbaru ini,” pungkas Bayu. (HANA RATRI/KHOLISTIONO)

Permintaan Body Paint and Repair Meningkat Drastis

Permintaan akan body paint and repair semakin meningkat akhir-akhir ini (MuriaNewsCom/Hana Ratri)

Permintaan akan body paint and repair semakin meningkat akhir-akhir ini (MuriaNewsCom/Hana Ratri)

 

KUDUS – Permintaan body paint and repair yang semakin meningkat, dinilai sangat positif. Di mana masing-masing pelanggan memiliki minatnya tersendiri.

Hal ini menunjukkan bahwa pelanggan atau pemilik kendaraan semakin selektif dalam memilih bengkel. ”Terutama bengkel yang aman untuk memperbaiki bodi kendaraannya,” kata MK Muna, workshop head body paint &repair Toyota Surya Indah Motor.

Menurutnya, perkembangan tersebut memang sangat bagus. Terutama karena banyak yang kemudian datang ke tempatnya, untuk membetulkan kendaraannya.

”Bengkel autorizherd dengan standar kualitas dan fasilitas dari Toyota Astra Mobil, banyak diserbu pelanggan. Semua yang melakukan pengecatan di tempat kami ada garansi kualitas selama enam bulan,” kata Muna.

Pada bulan Agustus lalu, pelanggan Body Paint & Repair mencapai 205 unit. Antrean yang banyak tidak menjadi masalah bagi bengkel yang berada di Jalan Kudus-Pati, Ngembalrejo, Kudus ini.

Muna mengatakan jika dirinya dan jajarannya tetap melayani sebaik-baiknya, demi terwujudnya customer satisfaction delight. ”Kami ingin wujudkan workshop expansion. Untuk itu kami akan berencana membangun 20-28 stall lagi untuk menampung 300-350 unit mobil. Rencana ini didukung oleh Toyota Astra Mobil dan manajemen Surya Indah Motor Kudus,” imbuhnya. (HANA RATRI/KHOLISTIONO)

Habiskan Stok, Innova Dipamerkan di ADA

Haris sales marketing Toyota Surya Indah Motor menunjukkan Innova yang dipamerkan di ADA Swalayan. (MuriaNewsCom/Hana Ratri)

Haris sales marketing Toyota Surya Indah Motor menunjukkan Innova yang dipamerkan di ADA Swalayan. (MuriaNewsCom/Hana Ratri)

 

KUDUS – Berkenaan peluncuran New Kijang Innova pada bulan mendatang, Toyota Surya Indah Motor pamerkan New Kijang Innova di pelataran Ada Kudus, Jalan Jepara-Kudus. Pameran tersebut ditujukan untuk menghabiskan stok sebelum varian terbarunya datang ke Kudus.

”Sudah tiga hari ini pameran ini diselenggarakan. Pelan-pelan mendapatkan respon masyarakat yang kebetulan sedang belanja di sini,” kata Muh. Abdul Haris atau yang akrab disapa Haris, sales marketing Toyota Surya Indah Motor.

New Kijang Innova merupakan mobil kelas MPV yang punya segmentasi kalangan menengah ke bawah. Terdiri empat varian yakni tipe J, E, G, dan V yang masing-masing tipe punya kelebihan yang sama. ”Anda tahu Pak Jokowi, presiden kita? Beliau juga pakai Innova ya karena nyaman. Kenyamanan penumpang inilah yang jadi kelebihan Innova,” kata Haris.

Dalam pameran ini, Surya Indah Motor memberikan harga bervariasi untuk New Kijang Innova ini. Mulai dari tipe terendah yakni tipe J dijual dengan Rp 221,4 juta. Sedangkan untuk tipe tertinggi dijual dengan harga Rp 348,5 juta.
New Kijang Innova menawarkan kelebihan lain yakni tipe manual maupun matik. Kemudian juga terdapat mesin diesel maupun bensin. Keduanya memberikan kesempatan bagi peminat diesel maupun bensin. ”Harapannya untuk pameran ini, semoga Innova semakin diminati masyarakat,” pungkas Haris. (HANA RATRI/TITIS W)

Siswa di Kudus Tiba-Tiba Belepotan Oli. Lho Ada Apa Ini?

Salah satu siswa SMK NU Maarif yang ikut lomba, Sahal Amri dan Kajur Otomotif Masrukin. (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

Salah satu siswa SMK NU Maarif yang ikut lomba, Sahal Amri dan Kajur Otomotif Masrukin. (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

 

KUDUS – Setelah meraih juara di bidang lomba auto mobil teknologi yang diselenggarakan oleh Dinas pendidikan Pemuda dan Olahraga Kudus di tingkat SMK se-Kabupaten Kudus, Sabtu (22/8/2015), saat ini SMK NU Maarif Kudus bersiap maju ke tingkat Provinsi, Sepetember mendatang.

Salah satu siswa SMK NU Maarif yang mewakili lomba tersebut Sahal Amri mengatakan, setiap siswa yang mewakili jurusan otomotif sekaligus mewakili sekolah, harus berjuang keras dalam perlombaan itu.

“Untuk mewakili lomba itu, memang setiap kepala jurusan akan menilai setiap siswa yang ada di sepuluh kelas jurusan otomotif. Penilaian dan seleksi tersebut dilakukan sejak dua bulan lalu dengan kreativitas otomotif, ketangkasan, kerapian bekerja, dan lainnya,” paparnya.

Kegiatan lomba yang diselenggarakan di SMK NU Maarif Kudus tersebut secera otomatis dijadikan ajang bergengsi di dunia pendidikan. Apalagi di Kudus ada tujuh SMK se-Kabupaten Kudus tersebut.

Kegiatan yang dinilai oleh dewan juri ialah pengecekan mesin, kelistrikan, rem, maupun pengecekan secara keseluruhan mobil tersebut.

Dia menuturkan, dalam lomba auto mobil tekhnologi tingkat Jawa Tengah diikuti oleh 36 SMK jurusan otomotif di Pekalongan pada 12 September-15 sepetember 2015. (EDY SUTRIYONO/AKROM HAZAMI)

SIM Kudus Pamerkan Dua Andalan Terbaru Kepada Pelanggan

BM SIM Kudus Petrus memperkenalkan Grand New Avanza kepada tamu undangan. (MuriaNewsCom/Iqbal Na’imy)

BM SIM Kudus Petrus memperkenalkan Grand New Avanza kepada tamu undangan. (MuriaNewsCom/Iqbal Na’imy)

 

KUDUS – Surya Indah Motor (SIM) Kudus akhirnya melepas kain yang menutup dua unit produk terbaru mereka, Grand New Avanza dan Grand New Veloz, Rabu (19/8/2015) malam. Pada acara yang dihadiri puluhan pelanggan setia Toyota dan konsumen yang penasaran dengan tampang anyar duo Toyota itu, SIM Kudus mengajak segenap hadirin untuk merayakannya melalui tema yang diusung ‘Celebrating Life’.

Selama kurun sepuluh tahun terakhir, Toyota Avanza menjadi mobil MPV terlaris dengan rekor penjualan mencapai angka satu juta. Dengan peluncuran Grand New Avanza dan juga Grand Bew Veloz, SIM Kudus berharap catatan mengagumkan itu bisa kembali berlanjut.

BM SIM Kudus Petrus berterima kasih kepada segenap pelanggan yang setia kepada produk Toyota, khususnya Avanza. ”Kami mengapresiasi kesetiaan pelanggam dengan memberikan servis terbaik, di antaranya sales, servis, sparepart, dan juga body repair serta layanan premium lainnya,” ujar Petrus dalam pidatonya.

Acara dilanjutkan dengan penjelasan mengenai produk, berikut detil tentang Grand New Avanza dan Grand New Veloz. Dengan demikian, diharapkan hadirian bisa mengerti tentang produk dan jatuh hati pada produk terbaru besutan Toyota itu.

Pada malam ini juga, SIM Kudus memberikan penawaran khusus beserta diskon bonus. Grand New Avanza dilepas dengan banderol mulai dari Rp 183,5 juta hingga Rp 215,8 juta. Sedangkan saudaranya Grand New Veloz dilepas di kisaran harga Rp 208,9 juta hingga Rp 219.9 juta. (IQBAL NA’IMY/TITIS W)

Zirang Daihatsu Kudus Kenalkan Great New Xenia

Ilustrasi Great New Xenia

Ilustrasi Great New Xenia

 

KUDUS – Tak perlu menunggu waktu lama bagi Zirang Daihatsu Kudus untuk melaunching wajah paling gres unit terlaris mereka, Xenia. Pada Sabtu (15/8/2015), diler yang berlokasi di Jalan AKBP R Agil Kusumadya Nomor 22 Kudus itu mengundang segenap keluarga setia Daihatsu untuk menghadiri launching Great New Xenia.
BM Zirang Daihatsu Kudus, Ahmad Syahid memaparkan keistimewaan andalan terbaru Daihatsu dalam rangka merebut hati pelanggan di area Kudus dan sekitarnya.

“Great New Xenia menggunakan teknologi mesin Dual VVT-i yang terdapat pada mesin anyar berkode 1NR, berkapasitas 1.3L. Sedangkan untuk pilihan mesin 1.0 L, masih mempertahankan mesin lawas,” ujar Ahmad.

Keunggulannya bukan hanya diklaim lebih irit dibanding mesin 1.3L lama tapi juga minim getaran, sehingga suara bising yang dihasilkan lebih rendah. Meski mesin lebih kalem, pada sekat antara ruang mesin dan kabin (firewall) dilapisi peredam lebih tebal. Hal ini menambah kesenyapan kabin. Selain itu saluran hisap juga didesain tidak berisik.

Daihatsu juga menambah sistem keamanan berkendara dengan disematkannya fitur dual SRS airbag, front seat belt with pretensioner & force limiter, new side impact beam, new window jam protection, rear parking sensor, serta immobilizer (tipe R, R Sporty), new corner sensor (tipe R Sporty, X Deluxe).

Soal kepuasan, Ahmad menjamin, Zirang Daihatsu Kudus akan mempertahankan tradisi 3S yang mereka berikan kepada pelanggan selama ini. “Tak luput juga layanan derek gratis selama jangka waktu tertentu. Dan jual kembali unit Daihatsu dengan harga yang relatif tinggi dibanding pasaran,” tutup Ahmad.
Pada kesempatan itu, Ahmad mempersilahkan tamu undangan untuk menjajal sensasi berkendara dengan Great New Xenia. (IQBAL NA’IMY/KHOLISTIONO)

Bengkel di Kudus Siap Ubah Tampilan Mobilmu yang Banci jadi Lebih Gagah

ubah tampilan mobil jadi gagah FOTO (e)

Suasana pemasangan body kit di Harapan Variasi Motor Kudus. (MuriaNewsCom/Hana Ratri)

KUDUS – Bosan dengan penampilan mobilmu yang banci alias biasa saja? Terkesan tampak manja dan kurang mewakili karaktermu?
Jangan khawatir. Ada solusi yang bisa dilakukan. Salah satu bengkel modifikasi di Kudus siap menyulap penampilan mobilmu jadi lebih gagah.

Yakni pemasangan Sporty Body Kit. Ini bentuk modifikasi bumper mobil untuk menunjang penampilan mobil supaya tampak lebih mewah.
Aksesoris ini sudah menjadi tren sejak tahun 2014. Dalam perkembangannya, aksesoris ini sudah ramai di pasaran Kudus hingga sekarang.

Edwin, dari Harapan Variasi Motor Kudus, mengatakan hingga saat ini peminatnya cukup banyak. Meliputi wilayah-wilayah yang ada di area Kudus dan sekitarnya. Sebagian lagi juga dilakukan kerjasama dengan para marketing diler ternama di Kudus.

“Sporty Body Kit ini dapat dipasang di mobil-mobil baru keluaran tahun 2008 ke atas. Peminat paling banyak yakni pemilik Toyota Fortuner, Honda Jazz, dan Honda Brio,” ungkap Edwin, saat ditemui di bengkelnya yang terletak di jalan Ngembal, Kudus.

Edwin mengatakan selain mengubah penampilan pada mobil, Sporty Body Kit ini mempunyai kelebihan. Bahan yang terbuat dari fiber ini hampir menyerupai bentuk pabrikan mobil aslinya. Satu paket Sporty Body Kit ini dibanderol dengan harga mulai Rp juta.

Satu paket tersebut terdiri dari bumper belakang, depan, samping kiri dan kanan. Pemasangan body kit ini tidak memakan waktu lama. Pemasangan paling cepat minimal selama dua jam.
“Dalam satu bulan bisa mencapai 10-15 unit mobil yang masuk ke bengkel untuk mengubah penampilan bumper mobil mereka,” tambahnya.

Edwin menjamin semua yang dikerjakan di bengkel aksesoris ini memiliki kualitas yang tidak kalah dari pabrik aslinya. Body Kit yang diambilnya dari Jakarta itu kini mulai disukai masyarakat eks Karesidenan Pati. Beberapa diler di wilayah ini juga melakukan kerjasama dengannya di antaranya Toyota, Dahaitsu, Mitsubishi, dan Nissan.

Sementara itu, Sigit Bayu, sales head Nissan-Datsun Jati Kudus membenarkan keunggulan dari Sporty Body Kit ini. Menurutnya, aksesoris ini menempel di bawah bodi mobil yang memberikan efek bagus yakni agar mobil tambah gagah. (HANA RATRI/AKROM HAZAMI)

Peningkatan Honda Vario Versus Beat Yakni 10:1

Tiap satu menit jalanan di Kudus didominasi pemakai Honda Vario. Hal tersebut membuktikan begitu banyaknya peminat motor matik keluaran pabrik Honda tersebut. (MURIANEWS/HANA RATRI)

KUDUS – Jika berhenti di pinggir di jalan raya kemudian melihat kendaraan matik berjalan setiap satu menitnya. Maka akan ada dua motor matik besutan Honda, yakni Beat dan Vario yang lewat di depan Anda. Namun, jika ditotal melalui perbandingan, maka perbandingannya 10:1 lebih banyak pemakai Vario daripada Beat. Seperti pantauan Murianews.com siang ini di sepanjang Jalan Bakti Kudus.

Lanjutkan membaca