Truk Angkut Siswa Pramuka Ditilang di Kudus

Polisi menilang truk yang mengangkut siswa di Jalan R Agil Kusumadya Kudus. (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

Polisi menilang truk yang mengangkut siswa di Jalan R Agil Kusumadya Kudus. (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

 

MuriaNewsCom, Kudus – Razia lalu lintas yang dilakukan oleh Polres Kudus dalam hal ini ialah Satuan Lalu Lintas yang berada di jalan R Agil Kusumadya pada Selasa (31/5/2016) memang telah menyasar ke barbagai kalangan.

Terbukti yakni adanya 2 truk pengangkut siswa berpakaian seragam pramuka lengkap telah ditilang oleh pihak kepolisian.

Kasat Lantas Polres Kudus AKP Aron Sebastian melalui KBO Satlantas Polres Kudus Iptu Anwar mengatakan, razia ini merupakan bentuk persiapan razia Pekat Candi yang bakal digelar pada 1 Juni hingga 14 Juni 2016 mendatang. “Termasuk dua truk pengangkut siswa siswi pemakai seragam pramuka ini juga kami razia,” ujarnya.

Dari pantauan MuriaNewsCom, kedua truk yang bernomor polisi K 1383 UF dan B 9809 JR tersebut diberhentikan pihak kepolisian lantaran melanggar aturan lalu lintas. “Kita memberhentikan ini lantaran truk terbuka itu bukan sebagai fasiltas pengangkut manusia. Sehingga kita tindak dengan surat tilang,” ujarnya.

Dia menilai, truk itu memang bukan untuk mengangkut manusia. Terlebih para pelajar ini yang akan melakukan kegiatan sekolah. Sehingga pihak kepolisian juga menindak dengan menilang sopir itu.

Salah satu sopir truk pengangkut murid Solih mengatakan, dirinya menyerahkan semua urusan kepolisian kepada pihak guru. Diketahui, kedua truk tersebut akan mengantarkan siswa siswi dari MTs Mifathul Huda, Brakas Dempet Demak ini ke daerah Colo untuk kegiatan pramuka. “Saya hanya mengantarkan saja, dan di saat pulang nanti juga akan saya jemput ke tempat kegiatan itu. Yakni daerah Colo,” bebernya.

Sementara itu, salah satu Guru MTs Miftahul Huda Brakas, Dempet Demak, Munawaroh (35) mengatakan, siswa siswi ini akan kemah ke daerah Colo untuk kegiatan pramuka. Selain itu, terkait tindakan tegas dari pihak kepolisian, dirinya mengutarakan bahwa akan menaati aturan yang ada. Sehingga perjalanan juga akan bisa lancar.

“Ditilang ya tidak apa apa, dan saya kira ini bisa menjadi pelajaran. Supaya di saat berangkat kemah ditahun mendatang bisa menggunakan mobil tertutup atau bus,” tuturnya.

Dari informasi yang dihimpun MuriaNewsCom, razia yang dilakukan juga untuk mengantisipasi adanya motor atau kendaraan tanpa surat lengkap (hasil curian) yang masuk ke wilayah Kudus.

Editor : Akrom Hazami