5000 Nampan Nasi Barokah Disajikan untuk Pengajian Maulidan Nanti Malam di Undaan

Jpeg

Ribuan nampan untuk tempat nasi barokah disiapkan panitia dari jemaah ABG Undaan untuk pengajian nanti malam. (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

 

MuriaNewsCom, Kudus – Sekitar 5000 nampan nasi barokah akan tersaji pada pengajian Maulid Nabi Muhammad SAW di gedung Kanzus Shalawat Jemaah Angudi Barokahe Gusti (ABG) Cabang Kudus. Ribuan nasi tersebut diperuntukkan untuk pengunjung pengajian nanti malam, Minggu (31/1/2016) tepatnya Desa Undaan Lor, Kecamatan Undaan.

Salah satu panitia pengajian Maulid Nabi Muhammad SAW jemaah Angudi Barok Gusti (ABG) Cabang Kudus Zainul mengatakan, untuk nasi barokah panitia sediakan sekitar 5000 nampan. ”5000 nampan itu, terdiri dari beras sekitar 3,5 ton, 50 ekor kambing, dan 2 ekor kerbau. Itu semua dari donatur,” katanya.

Pengajian yang dihadiri Habib Muhammad Luthfi Bin Yahya dari Pekalongan ini, pada tahun lalu dikunjungi ribuan jemaah baik dari Kudus maupun luar kota. ”Pengunjung itu dari mana saja. Akan tetapi pihak panitia membagikan undangan resmi sekitar 300 undangan. Baik itu untuk Pemkab, Kejaksaan, Polres, Kodim dan tokoh masyarakat. Namun untuk pengunjung lainnya itu jumlahnya ribuan,” tuturnya.

Disaat yang sama, panitia lainnya Masudi mengutarakan, untuk pembagian nasi barokah itu tentunya disaat puncak acara, yaitu nanti Minggu (31/1/2016) malam . Tepatnya setelah di doakan oleh Habib Luthfi.

Editor : Titis Ayu Winarni

Nasi Barokah Ramaikan Maulid Nabi di Kutuk Undaan

Warga akan membagikan nasi barokah di Kutuk, Undaan, Kudus. (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

Warga akan membagikan nasi barokah di Kutuk, Undaan, Kudus. (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

 

KUDUS – Nasi barokah menjadi salah satu ciri khusus penyambutan perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW di Desa Kutuk, Kecamatan Undaan, Kudus, Senin (28/12/2015).

Sajian konsumsi tersebut berasal dari sumbangan masyarakat sekitar. Khususnya bagi jamaah Masjid Jami Baitur Rohim Desa Kutuk.

Ketua panitia perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW, Kutuk, Suprayekno mengatakan, perayaan hari besar Islam Maulid Nabi

Muhammad SAW serta peringatan hari jadi Jam’iyyah Rebana Nurul Musthofa, dengan menyuguhkan sajian lele goreng ini sudah kali ke 6.

“Untuk jumlah nasi barokah dari kalangan masjid tersebut ada sekitar 300 nampan. Selain itu, setiap nampannya terdapat 4 ekor lele goreng,” katanya.

Dari informasi yang dihimpun MuriaNewsCom dilapangan, sajian nasi barokah yang lauk pauknya lele goreng tersebut dimaksudkan untuk meningkatkan ukhuwah islamiyah antarsesama. (EDY SUTRIYONO/AKROM HAZAMI)