Bahctiar Nasir Ajak Warga Muhammadiyah Grobogan Jihad Ekonomi, Begini Caranya

Anggota Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah Bahctiar Nasir menyampaikan ceramah dalam pengajian akbar Pemuda Muhammadiyah Grobogan, Minggu (26/2/2017). (MuriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom, Grobogan – Ustad Bachtiar Nasir mengajak warga Muhammadiyah Grobogan, untuk menggerakkan semangat jihad ekonomi. Hal itu disampaikan Bachtiar dalam pengajian akbar Pemuda Muhammadiyah Grobogan, Minggu (26/2/2017).

Menurut Bachtiar, untuk melakukan jihad ekonomi tersebut tidak perlu muluk-muluk. Bisa dimulai dengan membentuk kelompok kecil dengan mendirikan koperasi atau mengaktifkan lagi koperasi yang sudah dimiliki.

“Caranya bisa lewat koperasi. Aktifkan lagi koperasinya dan yang belum masuk anggota segera daftar,” kata anggota Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah itu.

Kemudian, warga juga diminta untuk ikut menghidupkan koperasi tersebut. Salah satu caranya dengan membeli kebutuhan yang diperlukan di koperasi atau unit usaha yang ada di dalamnya.

“Kalau belanja di koperasi harganya mungkin bisa mahalan sedikit, ya gak apa-apa. Sebab, sebagian keuntungan nanti digunakan untuk kepentingan bersama,” jelasnya.

Selain Bachtiar Nasir, ada satu pembicara lainnya yang hadir dalam pengajian dengan tema ‘Merajut Ukhuwah dan Ekonomi Umat untuk Indonesia yang Berkemajuan’ yang dilangsungkan di SMA Muhammadiyah Purwodadi tersebut. Yakni, Ketua Pengurus Wilayah Pemuda Muhhamadiyah Jawa Tengah Zainudin Ahpandi.

Editor : Ali Muntoha

Ketua PD Muhammadiyah Grobogan Minta Kapolres Sikat Peredaran Miras

 

Kapolres Grobogan AKBP Agusman Gurning saat bersilaturahmi dengan jajaran pengurus PD Muhammadiyah (MuriaNewsCom/Dani Agus)

Kapolres Grobogan AKBP Agusman Gurning saat bersilaturahmi dengan jajaran pengurus PD Muhammadiyah (MuriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom, Grobogan – Ketua PD Muhammadiyah Grobogan Jati Purnomo meminta agar pihak kepolisian terus melakukan operasi. Khususnya, terhadap peredaran miras dan penyakit masyarakat (pekat) lainnya.

Permintaan itu dilontarkan Jati saat menerima kunjungan Kapolres Grobogan AKBP Agusman Gurning berserta sejumlah perwira di Kantor PD Muhamadiyah Grobogan, Sabtu (30/7/2016).“Banyak dampak negatif dengan adanya miras ini. Maka dari itu, saya berharap agar operasi miras serta penyakit masyarakat lainnya lebih sering dilakukan,” kata Jati.

Dalam kesempatan itu, Jati juga mengapresiasi langkah kapolres dan jajarannya untuk selalu menjalin silaturahmi dengan tokoh agama dan ormas. Sebab, kondisi Grobogan yang selama ini relatif aman dan kondusif tidak lepas dari peran pemerintah daerah serta aparat keamanan dalam menjalin hubungan yang baik dengan berbagai pihak.

Sementara itu, Agusman Gurning mengatakan, kunjungan yang dilakukan itu merupakan salah satu upaya untuk menciptakan suasana kondusif di wilayah kerjanya. Menurutnya, melalui silaturahmi, kebersamaan dan hubungan jajaran Polres Grobogan dengan seluruh elemen masyarakat akan terjalin sinergitas dan kekompakan dalam upaya untuk menjaga kamtibmas lingkungan yang kondusif.”Silaturahmi ini sebagai upaya berbagi informasi yang terus kami jalin dengan semua elemen masyarakat. Termasuk dengan para ulama, tokoh agama dan tokoh masyarakat,” ungkapnya.

Agusman berharap, agar para ulama dan tokoh agama selalu memberikan dukungan pemahaman pada umat dan masyarakat melalui forum keagamaan. Khususnya, dalam mengantisipasi masuknya paham radikal dan gangguan kamtibmas lainnya.

 Editor : Kholistiono

Muhammadiyah Grobogan Siap Bantu Turunkan Angka Kematian Ibu dan Bayi

muhammadiyah e

Acara pelantikan pengurus PCM, PPCM, PCA dan PCNA se-Grobogan yang dilangsungkan di pendapa kabupaten. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

 

MuriaNewsCom, Grobogan – Tingginya angka kematian ibu dan bayi baru lahir di Grobogan ternyata mendapat perhatian serius dari pengurus PD Muhammadiyah Grobogan.

Hal itu terungkap dalam acara pelantikan pengurus PCM, PPCM, PCA dan PCNA se-Grobogan yang dilangsungkan di pendapa kabupaten, Sabtu (28/5/2016).

“Kami berkomitmen untuk membantu menyukseskan program Pemkab Grobogan. Salah satunya, membantu menurunkan angka kematian ibu melahirkan dan bayi baru lahir dan membantu supaya di Grobogan bisa bebas tubercoluse (TB),” ungkap Ketua PD Muhammadiyah Grobogan Jati Purnomo.

Asisten III Pemkab Grobogan Mokh Nursahid dalam kesempatan itu menyatakan, untuk memajukan Grobogan memang dibutuhkan pastisipasi dari banyak pihak. Termasuk dari kalangan ormas. Dengan dukungan banyak pihak maka upaya keberhasilan akan lebih mudah diwujudkan.

“Saat ini, muncul berbagai persoalan bangsa. Selain pemerintah, peran serta dari berbagai pihak sangat diperlukan untuk membantu menyelesaikan masalah ini. Salah satunya dari ormas Muhammadiyah ini,” katanya.

Ia berharap dengan dilantiknya pengurus baru ini bisa membuat berbagai upaya positif dan bermanfaat bagi banyak pihak. Ormas Muhammadiyah juga diharapkan bisa makin modern dalam mengembangkan organisasi dan membina umat.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Grobogan Johari Angkasa yang hadir pula dalam kesempatan itu menambahkan, masalah kematian ibu melahirkan dan bayi baru lahir memang masih cukup tinggi. Untuk mengatasi persoalan itu, pihaknya sudah melakukan berbagai program dan menggandeng sejumlah elemen masyarakat.

“Saya mengucapkan terima kasih atas program dari Muhammadiyah untuk membantu mengatasi masalah ini. Semoga dengan partisipasi dari banyak pihak bisa menekan angka kematian ibu melahirkan maupun bayi baru lahir,” katanya.

Editor : Akrom Hazami