“Boleh Saja Mancing, Tapi Jangan Sampai Rusak Tanaman Kangkung”

Beberapa warga terlihat memancing ikan di area persawahan (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

Beberapa warga terlihat memancing ikan di area persawahan (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

 

MuriaNewsCom, Kudus – Surutnya banjir yang berada di wilayah Dukuh Karangturi, Desa Setrokalangan,Kecamatan Kaliwungu, menjadi keuntungan tersendiri bagi warga, khususnya bagi mereka yang mempunyai hobi memancing.

Dari pantauan MuriaNewsCom, banyak warga yang memancing di area persawahan yang ditumbuhi padi ataupun tanaman kangkung.

Sahid, salah satu warga yang memancing di tempat tersebut mengatakan, imbas dari banjir memang dimanfaatkan warga untuk memancing. Bukan hanya di sungai saja, namun, jika kondisi seperti ini, biasanya ikan juga banyak yang terdapat persawahan.

“Banyak juga ikannya kalau kondisi seperti ini. Yang penting, pemacing jangan sampai merusak tanaman padi atau kangkung di tumbuh di sawah. Kasihan petaninya,” ujarnya.

Kahono, warga setempat, juga menyampaikan, pemancing diharapkan memerhatikan tanaman yang tumbuh di sawah. Karena, ada tanaman kangkung dan juga padi yang terdapat di sawah tersebut.
“Kami warga sini juga tidak melarang orang dari luar dukuh atau luar desa untuk memancing di sini, asal tidak merusak tanaman yang di sawah,” ungkapnya.

Editor : Kholistiono

 

Baca juga : Banjir Surut, Karangturi Kudus Jadi Jujukan Pemancing Mania

Fishing Trip SEFC Berlangsung Seru

Anggota Komunitas Sukun Executive Fishing Club (SEFC) memperlihatkan hasil tangkapan mereka dalam fishing trip yang dilaksanakan pada Minggu (31/1/2016). (ISTIMEWA)

Anggota Komunitas Sukun Executive Fishing Club (SEFC) memperlihatkan hasil tangkapan mereka dalam fishing trip yang dilaksanakan pada Minggu (31/1/2016). (Istimewa)

 

MuriaNewsCom, Rembang – Agenda fishing trip yang digelar Sukun Executive Fishing Club (SEFC) di perairan Lasem, Sabtu (29/1/2016), berlangsung seru.

Meski cuaca kurang mendukung karena angin kencang, namun suasana perairan masih sangat mendukung.
Tepatnya spot Selender dan Gragalan yang menjadi lokasi fishing, menjadi tempat yang asyik dan seru untuk fishing hari itu.

Banyak tantangan yang harus dihadapi enam anggota SEFC, sejak mereka tiba di spot Selender pada pukul 05.30 WIB.
Pada pukul 08.00 WIB, arus sudah mulai kencang. Namun ombak dan angin masih bersahabat. Bahkan, sempat terjadi parade strike saat itu.

Sayangnya, ikan yang berhasil landed hanua 3 ekor tenggiri saja. Karena beberapa kali spoon harus putus terkena gigitan ikan tengiri.

Belum menyerah, anggota SEFC kemudian mencoba peruntungan lain. Yakni dengan pindah ke spot Gragalan.
Hanya saja, sekali lagi keberuntungan belum berpihak kepada mereka. Kondisi air yang keruh, tidak mendukung untuk casting. Namun, anggota sudah cukup puas dengan tangkapan hari itu.

Editor: Merie