KH Anwar Zahid Ramaikan Peringatan Maulid Nabi

KH Anwar Zahid saat menjadi penceramah di Nganguk Wali, Kota, Kudus. (PR Sukun)

KH Anwar Zahid saat menjadi penceramah di Nganguk Wali, Kota, Kudus. (PR Sukun)

 

KUDUS – Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1437 H yang digelar bersama PR Sukun di Masjid Jami’ Nur, Nganguk Wali, semalam (29/12/2015) bersama KH Anwar Zahid mendapat antusias dari masyarakat Kudus dan sekitarnya.

Acara yang bertajuk Malam Cinta Rasul tersebut dihadiri ratusan orang yang memenuhi lokasi acara hingga ruas jalan Tanjung pun ditutup. Tampak hadir pada acara tersebut Kholid, Camat Kota Kudus.

Acara dibuka dengan penampilan Binta Athivata Tabriez, finalis Pildacil asal Kudus yang membawakan puisi religi. Pada kesempatan itu, KH Anwar Zahid mengajak para hadirin untuk selalu mengingat dan juga meneladani Nabi Muhammad SAW.

Di samping itu peringatan Maulid Nabi juga penting untuk menumbuhkan rasa cinta kita kepada Allah SWT.

“Agar kita mengenal Rasul, dari perjalanan hidupnya. Maka perlu mengadakan acara seperti ini. Kalau tidak diadakan acara seperti ini, kapan kita mulai mencintai Nabi. Pepatah menyebutkan, tak kenal maka tak sayang,” ujarnya.

Untuk mendapatkan rahmat dan maghfirah Allah, modalnya adalah ittiba’ kepada Nabi, serta menjalankan perintah Allah SWT dan Rasulullah meski tidak melihat secara langsung apa yang dilakukan oleh Rasulullah tapi tetap melakukan sesuai yang dilakukan oleh Rasulullah.
Karena percaya dari Alquran dan Hadits. Agar cintanya betul-betul menempel, harus didasari dengan rasa cinta kepada Nabi.

“Dengan cinta, yang jauh menjadi dekat, dengan cinta yang berat menjadi ringan, dengan cinta yang murah dan rendah menjadi tinggi,” tutup kiai kondang dari Bojonegoro, Jawa Timur, tersebut. (AKROM HAZAMI)

Video – Meriahnya Kirab Ampyang Maulid di Loram Kulon Kudus

Bupati Kudus Musthofa saat memberikan sambutan pada acara Ampyang Maulid (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

Bupati Kudus Musthofa saat memberikan sambutan pada acara Ampyang Maulid (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

 

KUDUS – Kirab Ampyang Maulid di Desa Loram Kulon,Kecamatan Jati Kudus, berlangsung sangat meriah. Kegiatan ini, menyedot antusias ribuan warga untuk menyaksikan kegiatan yang rutin dilaksanakan satu tahun sekali tersebut.

Kegiatan yang digelar untuk memperingati hari besar Islam Maulid Nabi tersebut, menampilkan beberapa keunikan serta kreasi dari peserta kirab.

Nasi kepel yang dibuat warga pada acara Ampyang Maulid (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

Nasi kepel yang dibuat warga pada acara Ampyang Maulid (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

 

Ketua Kegiatan Ampyang Maulid dan Loram Expo Anis Aminuddin mengatakan, kegiatan tersebut tidak hanya diikuti peserta dari Desa Loram Kulon dan Loram Wetan Saja, namun dari Desa Getaspejaten juga turut serta dalam kirab tersebut.

Kirab yang dimulai dari lapangan sepak bola Loram Wetan dan finish di Masjid Wali At-Taqwa Loram Kulon ini berlangsung seru. Beberapa visualisasi zaman kasunanan hingga zaman modern terlihat ditampilkan dalam kirab tersebut.

“Untuk setiap kelompok, membawa kreasi sendiri-sendiri, baik menghias ampyang yang bersisi hasil bumi, menampilkan produk UMKM dan lainnya,” ujarnya, Kamis (24/12/2015).

Dalam kesempatan ini, dirinya juga menyampaikan terima kasih kepada Pemkab Kudus yang mensupport acara, dengan mengalokasikan anggaran. (EDY SUTRIYONO/KHOLISTIONO)

 

Bupati Pati Minta Siswa Tidak Menyepelekan Pendidikan

Bupati Pati Haryanto bersama beberapa tamu undangan. (MuriaNewsCom/Kholistiono)

Bupati Pati Haryanto bersama beberapa tamu undangan. (MuriaNewsCom/Kholistiono)

 

PATI – Bupati Pati Haryanto menyampaikan, pendidikan merupakan hal yang sangat penting dalam kehidupan manusia. Karena, melalui pendidikan, beberapa hal dapat dicapai dan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat.

Untuk itu, bupati meminta agar siswa tidak menyepelekan pendidikan. “Di sekolah, kita dididik, diajarkan berbagai hal untuk bekal kehidupan. Baik dalam bidang akademik maupun non akademik. Dengan pendidikan pulalah, kita bisa menjadi bupati, pengusaha, PNS, dan lain sebagainya,” ujar bupati saat menghadiri MAN 2 Pati Bersholawat.

Dalam kesempatan itu, dirinya juga memberikan apresiasi terhadap kegiatan yang diselenggarakn sekolah. Karena menurutnya, kegiatan semacam ini mampu memberikan motivasi kepada siswa dan sekolah lain juga bisa meniru kegiatan semacam ini.

Bupati berharap, kegiatan semacam ini bukan hanya sekadar seremonial saja, namun dapat salah satu media untuk memberikan pembelajaran terhadap siswa dan masyarakat. “Dalam peringatan dua dasawarsa dan peringatan Maulid Nabi ini, kita berharap dapat mencontoh teladan Nabi Muhammad,” katanya. (KHOLISTIONO)

Tokoh Lintas Agama Hadiri MAN 2 Pati Bersholawat

Salah satu penampilan siswa MAN 2 Pati. (MuriaNewsCom/Kholistiono)

Salah satu penampilan siswa MAN 2 Pati. (MuriaNewsCom/Kholistiono)

 

PATI – Dalam rangka memperingati dua dasawarsa dan Maulid Nabi Muhammad, pagi ini MAN 2 Pati menggelar acara bertajuk “MAN 2 Pati Bersholawat”. Hadi dalam kesempatan ini, tokoh lintas agama, orangtua siswa dan keluarga besar MAN 2 Pati.

Kepala MAN 2 Pati Sutarmo mengatakan, kegiatan tersebut sebagai salah satu upaya untuk mengajarkan siswa mengenai plurarisme. Karena, melalui kegiatan ini, beberapa tokoh lintas agama juga diundang.

“Nilai plurarisme perlu kita tanamkan kepada siswa, karena jangan sampai bangsa Indonesia ini terpecah belah dengan adanya isu agama maupun ras. Karena, NKRI merupakan harga mati,” ujarnya kepada MuriaNewsCom.

Dirinya berharap, kegiatan ini mampu menumbuhkan semangat kerukunan antarumat beragama. Karena, dalam hidup bermasyarakat dibutuhkan kebersamaan.

Di samping itu, melalui kegiatan tersebut, dapat menanamkan sikap dan teladan Nabi Muhammad. “Sikap dan perkataan rasul merupakan teladan bagi umat, makanya, dengan kegiatan ini kita berharap mampu mengambil contoh tersebut. Kegiatan MAN 2 Pati Bersholawat ini juga merupakan yang pertama kali, dengan konsep yang beda,” katanya. (KHOLISTIONO)