Dian Kristiandi Tepis Anggapan Pencalonan Marzuqi untuk Memuluskan Jalan Menuju Kursi Bupati Jepara

Wakil Bupati  Jepara Andi Kristiandi. (MuriaNewsCom)

MuriaNewsCom, Jepara – Mendaftarnya Bupati Jepara Ahmad Marzuqi sebagai calon wakil Gubernur Jawa Tengah dari PDI Perjuangan ternyata membuat banyak rumor di kalangan masyarakat. Yang paling santer, pencalonan tersebut dikait-kaitkan dengan wakil bupati Dian Kristiandi.

Politisi PDIP itu dinilai menjadi otak politik supaya ia bisa naik pangkat sebagai bupati. Hanya saja, anggapan tersebut langsung ditepis oleh mantan Ketua DPRD Jepara itu.

“Itu sudah menjadi rahasia umum, namun saya tegaskan hal itu tidak benar,” katanya, Selasa (22/8/2017).

Hingga kini, lanjutnya, pihaknya bahkan masih melakoni tugas sebagai wakil bupati. Ia bahkan selalu mengedepankan komunikasi dan selalu bekerjasama sebelum bergerak.

”Jadi tidak pernah bergerak sendiri-sendiri. Kalau ada perkembangan suatu proyek atau kebijakan saya laporkan ke Bupati,” tegas dia.

Baca Juga : Marzuqi Sempat Galau Sebelum Ambil Formulir Cawagub dari PDIP

Akan tetapi, pria yang juga menjabat sebagai Ketua DPD PDIP Jepara ini sempat kaget saat mendengar keputusan partner kerjanya nyalon sebagai Cawagub Jawa Tengah. Ia mengaku tak diberitahu ataupun dimintai pertimbangan sebelumnya.

“Saya dengar malah dari orang lain, bahwa Pak Bupati nyalon. Maka saya telpon Pak Marzuqi lalu saya bilang, halo pak wagub. Hanya itu saja,” kata Dian berseloroh.

Sebelumnya, Kamis (10/8/2017) lalu, Marzuqi mengembalikan formulir pendaftaran bakal Calon Wakil Gubernur (Cawagub) Jawa Tengah ke Kantor DPD PDI Perjuangan Jateng, di Panti Marhaen Kota Semarang.

Dalam pengembalian formulir dan berkas-berkas pendaftaran tersebut, Marzuqi ditemani tokoh dari DPC PDIP Jepara, PPP, Fatayat NU, Muslimat, Wanita PPP, KNPI dan sanggar seni budaya, serta alim ulama berikut tokoh masyarakat.

Wakil Bupati Dian Kristiandi juga ikut mendampingi. Total ada sekitar 850 orang yang mendampingi dengan menumpang 17 bus.

Editor: Supriyadi

Marzuqi Sempat Galau Sebelum Ambil Formulir Cawagub dari PDIP

Bupati Jepara Ahmad Marziqi (kiri) saat menjelaskan terkait pencalonanannya sebagai Cawagub Jateng dari PDIP. (MuriaNewsCom/Padhang Pranoto)

MuriaNewsCom, Jepara – Bupati Jepara Ahmad Marzuqi mengaku sempat galau ketika mendapatkan tawaran untuk ikut mencalonkan diri sebagai Bakal Calon Wakil Gubernur  dari jalur PDIP. Selain bukan kader partai banteng bermoncong putih, ia juga mengaku baru saja bangkit untuk menata kembali Kabupaten Jepara.

“Ibarat orang bangun tidur saya itu belum bisa enggel-enggel (mendongakan leher). Ibarat bayi saya belum bisa apa-apa, namun kok saya sudah mendapatkan tawaran untuk ikut penjaringan calon Wakil Gubernur Jawa Tengah melalui PDIP dari seorang pimpinan partai tersebut,” katanya, Selasa (22/8/2017).

Mendapatkan tawaran itu, ia langsung berkomunikasi dengan atasannya di DPW PPP. Mendengar hal itu, Marzuqi justru didorong agar mengikuti pertarungan memperebutkan kursi Wakil Gubernur Jateng.

Baca Juga : Baru Kembali Terpilih jadi Bupati Jepara, Marzuqi Kini Incar Posisi Wakil Gubernur

Mendengar hal itu, Marzuqi mengaku mantap melangkah kemudian mengambil formulir pencalonan di Semarang. 

“Berdasarkan PKPU 9/2016, pejabat yang mencalonkan sebagai calon gubernur atau wakil tidak harus mundur,” imbuh Marzuqi.

Baca Juga: Ini Alasan Marzuqi Idamkan Kursi Wakil Gubernur Jateng

Seperti diketahui, Kamis (10/8/2017) lalu, Marzuqi mengembalikan formulir pendaftaran bakal Calon Wakil Gubernur (Cawagub) Jawa Tengah ke Kantor DPD PDI Perjuangan Jateng, di Panti Marhaen Kota Semarang.

Dalam pengembalian formulir dan berkas-berkas pendaftaran tersebut, Marzuqi ditemani tokoh dari DPC PDIP Jepara, PPP, Fatayat NU, Muslimat, Wanita PPP, KNPI dan sanggar seni budaya, serta alim ulama berikut tokoh masyarakat.

Wakil Bupati Dian Kristiandi juga ikut mendampingi. Total ada sekitar 850 orang yang mendampingi dengan menumpang 17 bus.

Editor: Supriyadi

Pencoblosan Pilkada Jepara Usai, Bagaimana Hubungan Marzuqi dengan Subroto?

Ahmad Marzuqi (kiri) dan Subroto dalam sebuah kesempatan beberapa waktu lalu. (MuriaNewsCom)

MuriaNewsCom, Jepara – Pemungutan suara untuk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Jepara 2017 sudah usai dua hari lalu. Dari hasil hitung cepat yang dilakukan KPU, Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Jepara nomor urut 2 Ahmad Marzuqi-Dian Kristiandi unggul atas lawannya, dengan mendapatkan perolehan suara 319. 837 atau 51.25 persen. Sementara Paslon nomor urut 1 Subroto-Nur Yahman mendapatkan 304.256 suara atau 48.75 persen.

Untuk diketahui, dua kandidat yang maju sebagai calon bupati, merupakan petahana. Marzuqi, saat ini masih menjabat sebagai Bupati Jepara, sedangkan Subroto, saat ini menjabat Wakil Bupati Jepara. Keduanya, bersaing di Pilkada 2017 ini.

Meski pencoblosan telah selesai dan hasil sementara sudah diketahui, namun, ternyata kedua calon bupati ini, hingga kini ternyata masih belum ada komunikasi. Keduanya juga tak ada rencana mengadakan pertemuan khusus, usai pelaksanaan pesta demokrasi ini.

Ahmad Marzuqi mengakui, sejak hari pemungutan suara hingga Jumat (17/2/2017) ini, belum ada berkomunikasi dengan rivalnya Subroto. Terakhir kali ia melakukan komunikasi beberapa hari lalu sebelum hari pencoblosan, dan itu pun melalui pesan singkat.

Ini Hasil Sementara Hitung Cepat KPU untuk Pilkada Jepara

“Ketika itu Pak Subroto menghubungi saya melalui telepon, tapi tidak sempat saya angkat, karena sedang sibuk. Ketika itu, saya sedang ziarah kubur. Kemudian saya balik telepon, tapi juga tak diangkat oleh Pak Subroto. Jadi akhirnya hanya lewat pesan singkat, saling minta maaflah,” kata Marzuqi.

Ketika masuk kantor, nantinya, dirinya juga tak ada agenda untuk melakukan pertemuan secara khusus dengan Subroto. “Kita ketemu hari Senin nanti, ketika masuk kantor. Ya biasa sajalah, tak ada agenda khusus,” imbuhnya.

Marzuqi Minta Pendukungnya Kawal Perolehan Suara Pilkada Jepara

Terpisah, Subroto juga menyampaikan, jika sejauh ini dirinya belum berkomunikasi dengan Marzuqi. “Komunikasi dengan Pak Marzuqi, terakhir sebelum pilkada berlangsung. Saya sampaikan bahwa kompetisi merupakan satu hal yang wajar,” katanya.  

Senada dengan Marzuqi, dirinya juga tak merencanakan pertemuan khusus. Kemungkinan untuk betemu saat di kantor secara bersama-sama menjalankan tugas. ”Kita nanti ketemunya di kantor saja, Senin (20/2/2017). Nanti senin kan apel. Saya biasa-biasa saja, karena pilkada bukan segalanya,” katanya.

Sementara itu, terkait dengan adanya gugatan atau tidak mengenai hasil pilkada, pihaknya belum bisa memberi keterangan secara gamblang. Ia ingin memantau terlebih dahulu. Ia mengakui adanya kejanggalan pada proses pilakda kemarin, namun, belum bisa menyebut satu persatu.

”Ya kita lihat saja nanti. Soalnya yang mengerjakan tim. Kalau saya kan hanya kontestan. Kalaupun saya menggungat, itupun untuk kepentingan rakyat, bukan kepentingan saya,” pungkasnya.

Editor : Kholistiono

Aktif sebagai Bupati Jepara Lagi, Ini yang Dilakukan Marzuqi di Hari Pertama Kerja

Bupati Jepara Ahmad Marzuqi terlihat ikut memancing bersama warga di sela kunjungannya ke Desa Gedangan yang terkena dampak banjir. (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

MuriaNewsCom, Jepara – Setelah cuti kampanye, hari ini Ahmad Marzuqi kembali menjalankan tugasnya sebagai Bupati Jepara. Pada hari pertama kerja, Marzuqi langsung turun ke lapangan untuk mengunjungi warga korban banjir dan abrasi.

Kunjungan terhadap korban banjir dilakukan Marzuqi di Desa Gedangan, Kecamatan Welahan, Jepara, yang beberapa hari lalu terdampak banjir. Pada kesempatan tersebut, dirinya bersama rombongan melewati beberapa orang yang sedang memancing. Marzuqi pun kemudian menyempatkan diri untuk ikut memancing bersama warga.

Ketika mengunjungi korban banjir Desa Gedangan dan dan abrasi di Ujungbatu, Bupati Jepara Ahmad Marzuqi juga terlihat didampingi pejabat Dinas Kesehatan, BPBD, PMI, dan SKPD terkait.

Sementara itu, saat ditanya mengenai aktivitas di hari tenang ini, ia mengutarakan, bahwa kegiatannya hanya bersifat normatif saja. “Kembali kerja, ngantor. Ya normatif sajalah. Ziarah ke makam pahlawan, ke makam ulama atau auliya dan lainnya,” ungkapnya, Senin (13/2/2017).

Editor : Kholistiono

Marzuqi Serukan Warga Pilih Pemimpin yang Asli Jepara

Ahmad Marzuqi saat berorasi di hadapan ribuan pendukung dan simpatisan pada kampanye terbuka di Lapangan Ngabul, Kecamatan Tahunan, Jepara (10/2/2017). (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

MuriaNewsCom, Jepara – Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Jepara nomor urut 2 Ahmad Marzuqi-Dian Kristian (Madani) menggelar kampanye terbuka di Lapangan Ngabul, Kecamatan Tahunan, Jepara, Jumat (10/2/2017) siang.

Tampak ribuan pendukung dan simpatisan Ahmad Marzuqi-Dian Kristiandi memadati arena kampanye. Sebelumnya, pasangan ini diarak ribuan simpatisan yang dimulai dari Bangsri dengan menggunakan kendaraan roda empat maupun roda dua.

Meski kondisi Lapangan Ngabul kondisinya becek karena hujan, namun, ribuan simpatisan nampak bersemangat mengikuti kampanye terbuka. Mereka meneriakkan yel-yel untuk mendukung pasangan calon.

Dalam orasinya Ahmad Marzuqi berharap, agar warga cerdas dalam memiliki pemimpin. “Saya, istri, Pak Kristiandi dan keluarganya sama-sama orang Jepara. Sekolah di Jepara, besar di Jepara, dan juga putra daerah asli. Maka warga Jepara kami harap bisa memilih pemimpin yang asli Jepara,” kata Marzuqi.

Selain itu, dirinya menyatakan, jika ada orang luar Jepara berambisi menjadi bupati di Jepara, maka hal itu menurutnya ada sesuatu yang tersembunyi. “Bila ada orang luar yang berambisi menjadi bupati di Jepara, maka orang tersebut ada maunya,” ungkapnya.

Akan tetapi ia tak menjelaskan secara pasti apa yang di maksud tersebut. Namun, pihaknya hanya berharap warga Jepara bisa memilih pemimpin dari asli Jepara. Selain itu, ia juga mengimbau kepada pendukungnya supaya tidak tergiur dengan iming-iming paslon lain.

“Di hari tenang mendatang, pastinya akan banyak sekali amplop tersebar. Maka pendukung Madani harus bisa kompak dan tidak tergiur dengan rayuan atau iming-iming dari pihak lainnya,” ucapnya.

Editor : Kholistiono