Ini Daftar Hiburan di Pati Pada Malam Tahun Baru 2017

Panggung hiburan dangdut di pojok Alun-alun Pati, Sabtu (31/12/2016), sudah dipersiapkan untuk pentas malam ini sekitar pukul 20.00 WIB. (MuriaNewsCom/Lismanto)

Panggung hiburan dangdut di pojok Alun-alun Pati, Sabtu (31/12/2016), sudah dipersiapkan untuk pentas malam ini sekitar pukul 20.00 WIB. (MuriaNewsCom/Lismanto)

MuriaNewsCom, Pati – Sedikitnya ada 17 hiburan di berbagai daerah di Kabupaten Pati yang dihelat untuk merayakan malam tahun baru 2017. Dari jumlah tersebut, sebagian besar hiburan merupakan dangdut yang sudah lama digemari warga Pati.

Dari informasi yang dihimpun, hiburan dangdut Manhattan dengan bintang tamu Nita Talia akan digelar di Alun-alun Pati dengan disertai pesta kembang api pukul 00.00-00.30 WIB. Ada pula kesenian budaya ketoprak di Perempatan Jago, Jalan Pemuda, Pati. Kedua kegiatan tersebut diadakan oleh Pemkab Pati.

Musik band Seven Minor dari Yogyakarta dan pesta kembang api juga akan menyemarakkan The Safin Hotel di Jalan Diponegoro Nomor 229 Pati. Di sebelah barat Hotel Safin, Festival Kuliner Pati Tempo Doeloe yang menyajikan ragam jajanan klasik akan dimeriahkan dengan lima mercon bumbung dan terompet antik dari janur kuning.

Di Desa Dengkek, Kecamatan Pati, pemuda menggelar pagelaran musik dangdut OM Giopatra. Di depan Balai Desa Trangkil, pemuda mengadakan band musik lokal, sedangkan dangdut Gorama diadakan di halaman rumah Sholekan, Desa Bogotanjung, Kecamatan Gabus.

Secara berturut-turut, selanjutnya adalah dangdut OM Sadewa di Desa Bulumulyo, Batangan, dangdut Verista Musik di lapangan bola voli Desa Kedungsari, Tayu, dangdut Ryu Star di Desa Ngablak, Cluwak, OM Bintang Remaja di halaman Kecamatan Tlogowungu, dangdut New Vaganza di Desa Sendangrejo, Tayu, OM Leonata di lapangan sepak bola Desa Tamansari, Jaken, dangdut OM Genta di Desa Mojoluhur, Jaken, dangdut Romansa di Desa Manjang, Jaken, serta kesenian ketoprak budaya Bhati Kuncoro di Desa Ngurenrejo, Wedarijaksa.

Kapolres Pati AKPB Ari Wibowo mengimbau kepada seluruh masyarakat Pati yang merayakan Tahun Baru untuk selalu mengutamakan kondusivitas, keamanan, dan ketertiban. Dia juga mengimbau kepada pemuda untuk menghindari tawuran selama menghadiri berbagai hiburan yang diadakan di berbagai daerah.

Editor : Kholistiono

Malam Ini, Mercon Bumbung dan Terompet Janur Bakal Ramaikan Festival Kuliner Tempo Doeloe di Pati

Kepala Bidang Pariwisata Disbudparpora Enny Susilowati (berbaju merah muda) membuka acara Festival Kuliner Pati Tempo Doeloe, Kamis (29/12/2016). Panitia akan menyalakan mercon bumbung dan terompet janur, Sabtu (31/12/2016) malam pukul 23.59 WIB. (MuriaNewsCom)

Kepala Bidang Pariwisata Disbudparpora Enny Susilowati (berbaju merah muda) membuka acara Festival Kuliner Pati Tempo Doeloe, Kamis (29/12/2016). Panitia akan menyalakan mercon bumbung dan terompet janur, Sabtu (31/12/2016) malam pukul 23.59 WIB. (MuriaNewsCom), 

MuriaNewsCom, Pati – Panitia Festival Kuliner Pati Tempo Doeloe akan memeriahkan pergantian tahun di Pati dengan menyalakan mercon bumbung dan terompet janur di Omah Kuno, Jalan Diponegoro Nomor 115, Pati, Sabtu (31/12/2016) malam, pukul 23.59 WIB.

Mercon bumbung merupakan mainan anak-anak Nusantara era 1965-an yang masih eksis hingga sekitar tahun 1998. Mercon bumbung dibuat dari bambu dengan bahan bakar minyak tanah, menimbulkan efek ledakan seperti meriam pada saat dinyalakan dengan api.

Sementara itu, terompet janur pada masa dulu dimanfaatkan sebagai hiburan anak-anak ketika Lebaran Ketupat tiba. Kedua mainan tradisional tersebut dihadirkan sebagai pengganti alat modern saat pergantian tahun baru tiba, yakni terompet dan kembang api.

Ketua Panitia Festival Kuliner Tempo Doeloe, Alman Eko Darmo mengatakan, petasan dan kembang api pada zaman dulu hanya bisa dibeli oleh orang-orang berduit. Rakyat kecil lantas menghibur diri dengan mercon bumbung, termasuk terompet yang terbuat dari janur atau daun kelapa muda.

“Ini bagian dari refleksi, mengingatkan kembali dengan kekayaan Nusantara masa lalu yang bersahabat dengan alam. Semua mainan anak-anak juga selalu melibatkan alam. Kita rindu itu semua. Karenanya, kita hadirkan pada festival kuliner tempo dulu,” ucap Alman, Sabtu (31/12/2016).

Sebelum malam pergantian tahun, pengunjung bisa berburu puluhan jenis kuliner tempo dulu, mulai pukul 15.00 WIB. Ada getuk, tiwul, sego tewel, sego jagung, botok yuyu, iwak peyek kali, sayur lompong, lerut, uwi, ganyong atau lodro, gerontol, jagung bakar, gulali, siwalan, sego menir, rangin, sagon, lopis, gulo kacang, kue moho, pleret, jamu, legen, permen tape ketan, wedang coro, cemuai, gempol, dan masih banyak makanan kuno lainnya.

Editor : Kholistiono