Usai Kontes, Sepeda Motor Kece Ini Ditegur Polisi Magelang 

Polisi menegur pemilik sepeda motor modifikasi di Desa Kalegen, Polsek Bandongan, Kota Magelang. (polresmagelangkota.com)

MuriaNewsCom, Magelang – Polres Magelang terus melakukan penertiban ke seluruh sudut kota setempat. Termasuk juga, mereka melakukannya hingga pedesaan. Tak heran jika polisi kerap menemukan pelanggaran di desa.

Salah satunya adalah, ditemukannya kendaraan sepeda motor modifikasi. Namun, modifikasi yang dilakukan tidak mengindahkan aturan lalu lintas. Dalam hal ini, adalah kelengkapan bagian kendaraan yang diabaikan.

Brigadir Nawa Luki, Bhabinkamtibmas Desa Kalegen Polsek Bandongan Resor Magelang Kota memberikan imbauan dan pesan kamtibmas saat patroli sambang di Dudun Kalegen. Pihaknya menemukan kendaraan tersebut dan menegur pemiliknya.

Madi, warga Kalegen yang asyik mengendarai sepeda motor warna ungu dihentikan polisi. Dalam bincang singkatnya, Brigadir Nawa memberi imbauan kepada Madi untuk melengkapi bagian dari sepeda motornya yang kurang. Seperti halnya, kaca spion dan ban sepeda motor. Seban ban sepeda motor tak standar malah rawan mengancam pengendara.

“Lek Di, minta tolong nanti apa besok, kalau pas senggang, motornya dipasangi spion dan ban juga diganti yang standar demi keselamatan,” kata Nawa dikutip dari web resmi polres setempat.

Dengan senyum malu-malu, Mardi, menyanggupinya. Dalam waktu dekat,dia siap melengkapi kendaraannya biar nyaman dipakai, dan tak mengancam keselamatannya berlalu lintas.

“Iya pak Nawa, mohon maaf, kemarin itu motor saya ikutkan kontes jadi belum saya pasangi kelengkapannya,” kata Mardi dengan senyum malunya.

Editor : Akrom Hazami

Stok Darah di Kota Magelang Saat Ini Tersisa Segini

Foto Ilustrasi. Petugas menunjukkan stok darah di kantor PMI. (MuriaNewsCom)

MuriaNewsCom, Magelang – PMI Kota Magelang menyatakan saat ini stok darah di tempatnya tersisa 104 kantong. PMI terus melakukan pelayanan kegiatan donor darah di sejumlah tempat di Kota Magelang.

Staf Pencari dan Pelestari Donor Darah Sukarela PMI Kota Magelang Akadika Agus Kuncoro mengatakan stok darah di PMI Kota Magelang 104 kantong. “Dengan kegiatan sosial donor darah ini, tentu menambah stok darah di PMI Kota Magelang,” ujarnya di kesempatan donor darah di Komando Distrik Militer 0705/Magelang, Kamis (24/8/2017) dikutip dari Antara.

Komando Distrik Militer 0705/Magelang saat ini menyelenggarakan kegiatan sosial berupa donor darah melibatkan personel dari berbagai satuan di Kota Magelang. Hal itu dilakukan guna mendukung PMI setempat dalam pelayanan kebutuhan darah kepada masyarakat.

Komandan Kodim 0705/Magelang Letkol Inf Hendra Purwanasari setelah mengikuti donor darah mengatakan kegiatan dengan melibatkan ratusan personel TNI dan PNS tersebut dalam rangkaian HUT Ke-72 TNI di daerah setempat.

Ia mengemukakan tentang manfaat donor darah untuk membantu orang lain. Setelah diperiksa dan diuji keamanan dan kelayakannya oleh petugas PMI, katanya, kemudian darah tersebut digunakan untuk pasien yang membutuhkan. “Dengan donor seperti ini, kita membantu orang lain, menyelamatkan nyawa mereka,” ujarnya.

Selain membantu sesama yang membutuhkan darah, donor darah juga bermanfaat bagi kesehatan pendonornya. Bagi pendonor, ujarnya, aliran darah dalam tubuhnya menjadi lebih lancar. Donor darah juga mencegah penyumbatan arteri dan meningkatkan produksi sel darah merah si pendonor.

 

Editor : Akrom Hazami

Satlantas Polres Magelang Kota Kenakan Baju Adat Nusantara saat Kerja

Petugas Polres Magelang Kota mengenakan baju adat saat memberikan pelayanan kepada masyarakat. (Tribratanewsmagelangkota)

MuriaNewsCom, Kota Magelang – Gemerlap warna warni pakaian adat nusantara menghiasi semua loket pelayanan samsat, BPKB, dan SIM di Satlantas Polres Magelang Kota, Rabu (16/8/2017). Hal tersebut dilakukan untuk memperingati HUT ke 72 RI.

Kapolres Magelang Kota AKBP Hari Purnomo melalui Kasat Lantas AKP Marwanto menjelasakan bahwa pihaknya sengaja membuat pemandangan yang berbeda di setiap lini loket pelayanan, untuk memperingati HUT Kemerdekaan RI ke 72.

“Kami berikan penghormatan kepada bangsa besar dari Sabang hingga Merauke ini dengan berpakaian adat nusantara,” ucapnya dikutip tribratanewsmagelangkota.

Dengan berpakaian adat bercorak nusantara, maka pihaknya akan selalu ingat bahwa keberagaman bangsa indonesia tersusun serta terbentuk rapi dari berbagai etnis budaya yang berbeda baik pakaian, warna kulit dan bahasa.

Meski dalam perbedaaan namun keberagaman tersebut dapat tersatukan dengan Bhineka Tunggal Ika dari Pancasila, dan Polres Magelang Kota. “Melalui pelayanan Sat Lantas hari ini menggambarkan dengan jelas bahwa tetap indonesia, tetap pancasila dan tetap merah putih,” tegasnya.

Menurutnya,  tidak ada perbedaaan dalam layanan, senyum salam dan sapa tetap menjadi prioritas. “Semoga hari ini memberikan nuansa segar, adem, ayem serta menentramkan hati masyarakat yang datang ke kantor samsat, bpkb dan sim di Polres Magelang Kota yang promoter ini,” pungkasnya.

 

Editor : Akrom Hazami