PLN Jamin Pasokan Listrik untuk Sektor Industri di Jepara Aman

Fasilitas Pembangkit Listrik Tenaga Uap Tanjung Jati B Unit 1-4 yang sedang beroperasi. (MuriaNewsCom/Padhang Pranoto)

MuriaNewsCom, Jepara – Banyak industri yang kini menempatkan pabriknya di Jepara. Tercatat setidaknya ada delapan perusahaan yang berproduksi di Bumi Kartini. Namun pertanyaannya, bagaimana dengan pasokan listrik yang digunakan? 

Kepala Satuan Komunikasi Korporat PT PLN I Made Suprateka menegaskan, saat ini pasokan listrik yang dihasilkan sudah sangat berlebih. Jadi ia mengatakan kepada investor agar tak khawatir.

“Ekpansi pabrik di Jepara aman (dari sektor ketersediaan pasokan listrik),” katanya, disela Ground Breaking perluasan Tanjung Jati B (Jawa-4) berkapasitas 2×1000 MW, di Desa Tubanan Kecamatan Kembang, Kamis (31/8/2017). 

Dirinya menyebut sudah banyak sektor industri yang melakukan akad jual beli energi listrik dengan pihak PLN. Untuk sektor industri sendiri, ia menyebut ada insentif tersendiri.

“Banyak justru harga tarif listrik industri itu lebih kecil daripada rumah tangga, itu untuk insentif industri supaya lebih bersaing harganya harapannya seperti itu,” tuturnya. 

Lebih lanjut ia mengatakan, dengan perluasan PLTU Tanjung Jati B listrik yang dihasilkan tidak hanya bisa dinikmati untuk warga Jepara. Setelah rampung, pasokan listrik yang dihasilkan fasilitas tersebut bisa dinikmati masyarakat se Jawa dan Bali. 

Perlu diketahui, saat ini di Jepara saat ini setidaknya terdapat delapan industri besar di antaranya PT Kanindo Makmur Jaya PT Bomin Permata Abadi,PT Hwa Seung Indonesia, PT Parkland World Indonesia, PT Jiale Indonesia, PT Samwon Busana Indonesia, PT Semarang Autocom Manufacturing Indonesia dan PT Doohwan Design Indonesia.  

Adapun saat ini PT PLN Pembangkitan Tanjung Jati B telah memiliki fasilitas pembangkit bertenaga batubara (unit 1-4) dengan daya yang dihasilkan sebesar 2.600 MW.

Editor: Supriyadi