Jangan Coba-coba Curang Listrik, Petugas Bakal Bertindak Tegas

Ilustrasi

Ilustrasi

 

KUDUS – Dua warga yang curang menggunakan listrik melebihi daya, bakal ditindak secara aturan oleh PLN. Bahkan, pencabutan penggunaan listrik dan disegel dapat dilakukan petugas.

Hal itu ungkapkan Manager PLN Kudus Kota Agus Suwarsono. Menurutnya mulai hari ini petugas sudah mendata dan bersiap dalam memberikan punishment kepada warga yang curang tersebut.

”Kami punya aturan yang berlaku untuk itu. Jadi ada tahapan yang dilakukan untuk membukan hukuman kepada pelaku curang tersebut,” katanya saat ditemui MuriaNewsCom.

Menurutnya, hal pertama yang dilakukan adalah menagih biaya listrik yang telah digunakan warga. Mengenai nominalnya terdapat tim sendiri yang menghitung dengan rumus yang sudah ditetapkan.

Selanjutnya, pemilik juga bakal diproses untuk hanya menggunakan listrik sesuai daya yang ada. Jika kemudian masih melakukan hal yang serupa, tindakan tegas bahkan proses hukum juga dapat dilakukan.

”Kami meminta maaf kepada pelanggan PLN, namun kami tegaskan kejadian byar pet bukan karena minimarket, melainkan karena warga juga,” jelasnya. (FAISOL HADI/TITIS W)

PLN : Byar Pet Kedungdowo Kesalahan Warga

Ilustrasi

Ilustrasi

 

KUDUS – Kejadian sering byar pet di Desa Kedungdowo, Kecamatan Kaliwungu, disikapi santai oleh PLN. Bahkan, menurut pihak PLN, kejadian sering padamnya listrik disebabkan dari kesalahan warga.

Hal itu diungkapkan manajer PLN Kudus Kota Agus Suwarsono saat ditemui MuriaNewsCom. Menurutnya dari hasil tindakan yang dilakukan, terdapat warga yang menggunakan listrik tidak sesuai dengan daya yang seharusnya dimiliki. Akibatnya listrik menjadi sering padam karena kelebihan beban.

”Kejadian sering padam bukan karena adanya Minimarket di kawasan tersebut. Melainkan ada warga yang dayanya hanya 450, namun menggunakan sampai 2 ribuan lebih daya,” katanya.

Menurutnya, daya yang digunakan jelas melebihi jatah yang dimiliki. Pemilik melakukan hal tersebut dengan mengutak atik alat listik yang dimilikinya sendiri. Bukan hanya satu saja, melainkan ada dua warga yang melakukan hal semacam itu. Warga tersebut menggunakan listrik yang hanya berdaya 450 untuk las dan kebutuhan lainnya.

”Mungkin kalau siang hari tidak begitu berpengaruh, sebab masyarakat menggunakan listrik juga dalam jumlah yang sedikit. Namun lain jika pada malam hari, lebih banyak yang menggunakan listrik,” imbuhnya.

Mengenai pemasangan listrik di minimarket, menurutnya tidak ada masalah. Sebab sewaktu melakukan juga sudah dikaji beban daya listrik yang ada di sana. ”Kami sudah pasang travo listrik portable di sana, untuk mencukupi kebutuhan warga sementara sambil menunggu pemasangan travo permanen,” jelasnya. (FAISOL HADI/TITIS W)

Listrik Sering Byar Pet, Warga Kaliwungu Menduga Minimarket Penyebabnya

Ilustrasi

Ilustrasi

 

KUDUS – Kejadian listrik padam sering menimpa Desa Kedungdowo, Kaliwungu. Bahkan, lebih seringnya listrik byar pet, membuat warga geram lantaran listrik menjadi kebutuhan penting warga.

Seperti halnya diungkapkan Dian, warga setempat yang berdampak hal tersebut. Menurutnya, listrik di sana pada pekan lalu sampai padam hingga belasan kali.
”Sampai belasan kali padamnya. Memang sudah ada petugas dari PLN yang membenahi waktu itu, namun ketika petugas pergi, tidak lama kemudian kembali padam listriknya,” katanya kepada MuriaNewsCom.

Para warga juga meresahkan hal tersebut. Menurutnya, padamnya listik disebabkan di daerah kini banyak didirikan minimarket. Akibatnya listik tidak kuat sehingga terjadilah pemadaman yang sering disana.

”Khususnya pada malam hari, listrik jadi sering padam. Meski kini sudah tidak karena sudah diperbaiki, namun kami khawatir akan terjadi lagi,” jelasnya. (FAISOL HADI/TITIS W)

Sembarangan Pasang Instalasi Listrik? Risiko Kebakaran Mengancam

Instalasi listrik yang terdapat di salah satu pasar di Kudus (MuriaNewsCom/FAISOL HADI)

Instalasi listrik yang terdapat di salah satu pasar di Kudus (MuriaNewsCom/FAISOL HADI)

 

KUDUS – Banyaknya kasus kebakaran di beberapa lokasi fasilitas umum yang disebabkan dari jaringan listrik atau instalasi, perlu disikapi dengan serius. Sebab, jika tidak ditata dengan serius, dapat menyebabkan kebakaran yang merugikan banyak hal.

Hal itu dikatakan ketua KMKB Kudus Sururi Mujib. Menurutnya, Pemkab Kudus harus menata instalasi listrik agar tidak terjadi hal yang merugikan masyarakat. Hal itu juga untuk melindungi aset.

”Seperti halnya di pasar, instalasinya harus benar-benar dicek. Agar nantinya tidak ada yang dirugikan, apalagi sampai terjadi kebakaran,” katanya kepada MuriaNewsCom.

Menurutnya, selain menata ulang jaringan yang berantakan, Pemkab juga harus menata dan mengecek secara berkala mengenai jaringan instalasi listrik. Hal itu, dapat mengurangi risiko adanya gangguan.

Katanya, penambahan alat pemadam juga harusnya disediakan di setiap pasar dan diletakkan di lokasi strategis. Hal itu dapat membantu jika nantinya terjadi hal yang tidak diinginkan. (FAISOL HADI/KHOLISTIONO)

Perindo Minta Maaf Atas Insiden Robohnya Bendera Partai yang Menimpa Kabel Listrik

Kantor Partai Perindo. Atas insiden bendera partai yang menyebabkan listrik mati di wilayah Kecamatan Undaan, pihak Partai Perindo meminta maaf (MURIANEWS/EDY SUTRIYONO)

KUDUS – Perwakilan dari Partai Perindo meminta maaf atas insiden robohnya bendera partai yang dipasang di dekat tiang listrik, yang menyebabkan padamnya listrik di wilayah Kecamatan Undaan tadi malam.

Lanjutkan membaca