Jatah Listrik untuk Warga Miskin Hanya 100 KK

Listrik

 

MuriaNewsCom, Kudus – Masih ada 7 ribu kepala keluarga (KK) di Kudus yang ternyata belum menikmati aliran listrik dari PLN. Padahal, jatah bantuan dari Pemkab Kudus sangat terbatas.

Kepala Bidang (Kabid) Energi Sumber Daya Mineral pada Dinas Bina Marga Pengairan Energei Sumber Daya Mineral (BMPESDM) Kudus Suhartati mengatakan, sebagai upaya untuk menangani persoalan tersebut, para kepala keluarga diusulkan untuk mendapatkan bantuan jaringan listrik masuk desa (lindes).

Program lindes sendiri, dikelola oleh Dinas ESDM Provinsi. Hanya saja, setiap tahunnya, Kudus mendapatkan alokasi jatah untuk itu. Meski jumlahnya sangat sedikit.

”Tahun (2016, red) ini, Kudus kebagian jatah listrik untuk warga miskin hanya untuk 100 KK. Ini tentu sangat jauh dari jumlah KK yang belum teraliri listrik, yang jumlahnya mencapai 7 ribu KK,” katanya.

Di sisi lain, Wakil Ketua Komisi C DPRD Kudus Edi Kurniawan mengaku cukup prihatin atas masih banyaknya kepala keluarga yang belum mendapatkan aliran listrik.

Seharusnya, menurut Edi, Pemkab Kudus bisa melakukan langkah kongkret agar warga tersebut juga bisa mendapatkan akses listrik. ”Tentunya ini sangat ironis sekali. Di tengah upaya untuk membuat Kudus semakin sejahtera, justru ada warga yang masih belum mendapatkan aliran listrik,” tandasnya.

Edi mengatakan, harusnya dinas terkait bisa segera mengajukan program pengadaan infrastruktur berupa aliran listrik. Pasalnya, pengadaan jaringan tersebut adalah hal penting, karena sangat berpengaruh pada pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa.

Listrik menurutnya, telah menjadi kebutuhan dasar masyarakat dalam melakukan berbagai aktifitas baik di bidang kesehatan, pendidikan maupun ekonomi. ”Sekarang ini era-nya sudah era listrik. Kalau desa-desa ini tidak teraliri listrik, bagaimana desa-desa ini bisa berkembang dan maju,” imbuhnya.

Editor: Merie