Usai Juara, Persiku Mulai Lakukan Persiapan Hadapi Linus Tingkat Nasional

persiku twit

Suasana pertandingan final Linus Jateng, Persiku melawan Persikaba di Stadion Kridosono Blora, Minggu. (Twitter)

MuriaNewsCom, Kudus – Persiku Kudus berhasil menjadi juara di Liga Nusantara (Linus) Jateng. Setelah sebelumnya, Persiku mengalahkan Persikaba Blora 1-0, Minggu (28/6/2016).

Kini Persiku menyiapkan diri melanjutkan kompetisi Linus ke tingkat nasional. Karenanya, mereka tak mau terlalu lama hanyut dalam euforia kemenangan.

Asisten Pelatih Persiku Widhoro, mengatakan kemenangan membuat Persiku maju di pertandingan yang lebih seru lagi. Dalam skala nasional, Persiku akan melaju di Linus mewakili Jateng. “Perkiraan November akan melakukan pertandingan di Liga Nusantara lagi, untuk itu kami sedang mempersilakan segalanya,” katanya saat dihubungi MuriaNewsCom.

Langkah berikutnya yang akan dilakukan, Widhoro masih belum diperincikan. Yang jelas, kesolidan tim tetap akan dijaga. Soal kekuatan Persiku nanti, pihaknya belum dapat berbicara banyak. “Manajemen juga belum memutuskan Persiku mendatang. Jadi tunggu komunikasi lebih lengkapnya dengan manajemen dan pelatih,” ungkapnya.

Selain komunikasi dengan pihak manajemen, komunikasi dengan Asprov juga diagendakan. Hal itu juga sebagai tindak lanjut persiapan pertandingan Persiku di linus skala nasional.

Editor : Akrom Hazami

Baca juga : Persiku Juarai Liga Nusantara Jateng

As Wedang Kudus Seleksi Pemain Sebelum Berlaga di Linus 2016

asw

 

MuriaNewsCom, Kudus – Klub futsal Kudus, As Wedang, menyiapkan diri menghadapi Liga Nusantara (Linus) 2016. Di antaranya adalah menyiapkan pemainnya.

Mereka sedianya akan melakukan penyeleksian pemain dalam waktu dekat. Berikut daftar pemain yang akan diseleksi.

Pemain yang diseleksi

  1. Muhammad Ubaidilah asal Abiyasa FC untuk posisi penjaga gawang
  2. Apriliano asal klub Muji Jaya FC, posisi penjaga gawang
  3. M Faiz Fikriya asal klub Abiyasa FC, penjaga gawang
  4. Rahman Ramadan, Arofah FC, penjaga gawang
  5. Giyansyah Agung P, Joker FC, penjaga gawang
  6. Hanif Mauriza, Tehnik UMK, penjaga gawang
  7. Tio Rizky F, penjaga gawang
  8. Muhammad Iyas asal Arofah FC
  9. Bisri Mustofa asal klub Muji Jaya FC
  10. Nalul Mustofa Ilma asal klub Abiyasa FC
  11. Valen Diky Andreas asal Abiyasa FC
  12. Frengky Forganta asal Pandawa FC
  13. Fahmi Saputra, Arsenal FC
  14. M Iqbal, Buffalo FC
  15. Adi Kurniawan, Buffalo FC
  16. Ahmad Fahroninsyah, Sahabat PG
  17. Khisnul Khitam, Gleg ½
  18. Oky, Putera Gebog
  19. Apin, Buffalo FC
  20. Sapri (SMA 1 Bae), Diklat
  21. Gembel, TBS
  22. Muhammad Iqbal Al Ghusat
  23. Anang Krisdayanto
  24. Fahrul Ulin Nuha
  25. Muhammad Iftah F
  26. Wahyu Hadiwinarno
  27. Putra Dinanti Pratama
  28. Fido Halifudin, Tehnik UMK
  29. Sigih Setiawan, Asal Kemon

Para pemain itu nantinya akan diseleksi oleh klub. Bahkan tenaga  pelatih dan penyeleksian pemain, klub juga mendapatkan bantuan dari Komunitas Jawa Tengah.

Capture 1

Capture 2

Editor : Akrom Hazami

Baca juga : As Wedang Akan Wakili Kudus di Liga Nusantara Futsal 2016 

 

Persiku Habiskan Dana Rp 600 Juta di Babak Penyisihan Grup

Pemain Persiku (kiri) berusaha membayangi pemain Persipa dalam laga lanjuta Liga Nusantara. (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

Pemain Persiku (kiri) berusaha membayangi pemain Persipa dalam laga lanjuta Liga Nusantara. (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

 

MuriaNewsCom, Kudus- Tim sepak bola kebanggan wong Kudus, Persiku telah menelan biaya yang tidak sedikit selama babak penyisihan Grup B Liga Nusantara Zona Jateng. Tak tanggung-tanggung dana senilai Rp 600 juta , sudah dihabiskan untuk persiapan laga hingga membayar pemain.

Ketua Pengcab PSSI Kudus Sutrisno mengatakan, dana tersebut merupakan operasional tim selama masa pembentukan hingga berakhirnya babak penyisihan grup.

”Habisnya sekitar Rp 600 juta. Itu pun hanya sampai penyisihan Grup B. Belum termasuk persiapan memasuki Babak 6 Besar Zona Jateng,” katanya

Ia mengatakan, selama babak penyisihan, Persiku melakukan pertandingan sebanyak enam  kali. Dari total pertandingan tersebut, Persiku menggelar tiga kali laga kandang dan tiga kali laga tandang.

”Untuk waktunya kurang dari dua bulan. Dalam babak penyisihan tersebut, di antaranya melawan Persipa (Pati), Persekap (Kab Pekalongan) dan Persiharjo Unsa-Asmi (Sukoharjo),” sebutnya.

Jumlah biaya yang dikeluarkan bukanlah angka yang sedikit. Hanya, Sutrisno belum menyebut secara rinci untuk pos apa saja dana tersebut dikeluarkan, meskipun dana tersebut memang berasal dari anggaran Pengcab PSSI Kudus.

Yang pasti, lanjutnya, anggaran yang harus dikeluarkan untuk Persiku, dipastikan bakal bertambah besar. Ini mengingat Macan Muria kini lolos ke babak enam besar. Untuk itu, Sutrisno mengaku berencana kembali mengajukan permohonan tambahan anggaran dari APBD Perubahan.

”Untuk putaran selanjutnya, tentu butuh dana lagi. Kami berharap bisa mendapatkan tambahan dana dari APBD Perubahan. Kalau tidak ya terpaksa kami harus nyari dana talangan dulu,” ujarnya

Sebagai tim amatir, Persiku memang berhak mendapat kucuran dana sepenuhnya dari APBD. Melalui Pengcab PSSI, seluruh operasional Persiku dibiayai APBD dengan anggaran hibah KONI.

Terlebih, pengelolaan macan muria kini langsung ditangani KONI dan Disdikpora Kudus. Termasuk dengan pembiayaan dan sebagainya.

Editor: Supriyadi

Persipa Tahan Imbang Persekap Pekalongan

Pemain Persipa Pati mencoba membobol pertahanan gawang Persekap. (MuriaNewsCom/Lismanto)

Pemain Persipa Pati mencoba membobol pertahanan gawang Persekap. (MuriaNewsCom/Lismanto)

MuriaNewsCom, Pati – Para pemain Persipa Pati berhasil menggagalkan kemenangan Persekap Pekalongan dengan skor akhir 2-2 dalam Liga Nusantara Zona Jawa Tengah di Stadion Joyokusumo Pati, Rabu (25/5/2016).

Padahal, Persipa bermain hanya dengan sepuluh pemain setelah MS Aqil mendapatkan dua kartu kuning yang pada akhirnya wasit mengeluarkan kartu merah pada menit ke-34. Tak pelak, Persipa dibombardir pada babak kedua hingga kecolongan dua gol.

Persipa sendiri, sebelum salah satu pemain dikenakan kartu merah, bisa tampil optimal. Oktavian Nur Kholiq pun mampu mencetak gol di babak pertama pada menit ke-10.

Persipa sempat unggul 1-0 pada babak pertama. Kehilangan satu pemain membuat para pemain Persipa tampil kurang optimal, hingga dibobol dua gol pada babak kedua.

“Kami akui, pertandingan kali ini banyak kekurangan. Permainan semakin kurang optimal, setelah kami kehilangan satu pemain karena kena kartu merah. Namun begitu, kami bangga bisa menahan imbang Persekap meski hanya dengan sepuluh pemain,” kata Ketua Harian Persipa Sismoyo.

Sementara itu, Pelatih Persekap, Bagus Pramono mengaku permainan para pemain Persekap sudah sangat optimal. Hanya, puncak permainan Persekap yang optimal baru dilakukan pada pertandingan terakhir.

“Hasil pertandingan tadi sudah cukup adil. Persipa punya peluang, begitu juga Persekap. Kita sudah berusaha menang untuk memanfaatkan jumlah Persipa yang kurang satu pemain. Namun, pemain kita terkena pelanggaran di kotak penalti pada menit ke-90 hingga kebobolan,” pungkasnya.

Editor : Akrom Hazami

Persiku Perkasa Taklukkan Persiharjo Unsa Asmi

Jpeg

Hidayat, Pelatih Persiku. (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

MuriaNewsCom – Persiku akhirnya mampu memperbesar skor lawan Persiharjo Unsa Asmi di Stadion Wergu Kudus, Rabu (25/5/2016) sore. Skornya 2-0.

Suara gemuruh sorak sorai mewarnai tribun penonton begitu peluit berakhirnya pertandingan ditiup. Tambahan skor tersebut dicetak oleh pemain nomor punggung 20 atas nama Sholikul lewat sundulan yang diumpan oleh Medi dari tendangan bebas luar kotak penalti.

Pelatih Persiku Hidayat mengatakan,dirinya sangat bersyukur sebab meraka bisa bermain dengan lepas.”Mereka kerja keras hingga bisa menciptakan dua gol tanpa balas,” katanya.

Skor tersebut juga tidak lepas dari stamina pemain yang baik dan fit. Sehingga permainan berjalan lepas, rileks dan berakhir sempurna.

Sementara itu, pelatih Persiharjo Unsa Asmi Titan Wulung Suryata mengatakan, permaian anak asuhnya sudah baik. Namun sayangnya Persiharjo kebobolan dulu di babak pertama. “Akibatnya konsentrasi pemain kami jadi buyar, dan demam panggung,” kata Titan.

Editor : Akrom Hazami

Babak I, Persiku Unggul Tipis Atas Persiharjo

Pertandingan Persiku melawan Persiharjo di Stadion Wergu Kudus. (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

Pertandingan Persiku melawan Persiharjo di Stadion Wergu Kudus. (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

 

MuriaNewsCom, Kudus – Pertandingan lanjutan Liga Nusantara antara Persiku dan Persiharjo Unsa Asmi Sukoharjo pada Rabu (25/5/2016) di Stadion Wergu cukup seru.

Pada babak pertama ini, pertandingan  mulai menit pertama, hingga menit akhir babak pertama, kedua tim saling jual beli serangan.

Hasilnya, Persiku berhasil membobol gawang Persiharjo di menit 26 yang dicetak oleh Doni yang bernomor punggung 9.

Dari pantauan MuriaNewsCom, setelah Doni mencetak gol, suasana tribun penonton langsung ramai dan gemuruh. Tampak senyum puas terlihat di wajah penggawa Persiku.

Editor : Akrom Hazami

 

 

Persipa Sukses Curi 1 Poin dari Persiharjo Unsa-Asmi

Pemain Persipa mencoba untuk membobol pertahanan Persiharjo Unsa-Asmi di Stadion Joyokusumo Pati. (MuriaNewsCom/Lismanto)

Pemain Persipa mencoba untuk membobol pertahanan Persiharjo Unsa-Asmi di Stadion Joyokusumo Pati. (MuriaNewsCom/Lismanto)

 

MuriaNewsCom, Pati – Persipa Pati berhasil tampil gemilang setelah bermain imbang 2-2 di kandang Persiharjo Unsa-Asmi di Stadion Merdeka Jombor Sukoharjo, Rabu (18/5/2016).

Kendati bisa bermain optimal, tetapi para penggawa Laskar Saridin dipaksa bekerja keras. Melalui tendangan Haryanto, Persipa sebetulnya berhasil mencetak gol pada babak pertama. Sayangnya, gol itu dianulir karena dianggap offside. Akibatnya, Persipa ketinggalan 1-0 pada babak pertama.

Aksi balas dendam dilancarkan para pemain Persipa pada babak kedua. Terbukti, Haryanto yang dikawal Laskar Saridin berhasil membombardir pertahanan lawan dengan mencetak dua gol.

Namun, pemain Persiharjo Unsa-Asmi tak mau kalah. Satu gol yang dicetak pada babak pertama ditambah satu gol lagi, sehingga hasil akhir pertandingan 2-2. Dengan demikian, Persipa berhasil mengumpulkan 11 poin dan masih memimpin puncak klasemen grup B Liga Nusantara Zona Jawa Tengah.

“Kami bangga dengan permainan anak-anak. Meski di kandang lawan yang penuh dengan tekanan, tetapi perjuangannya sangat luar biasa. Mestinya kita unggul 3-2, tapi satu gol dianulir pada babak pertama karena dianggap offside,” kata Margono, pelatih Persipa.

Saat ini, Persipa Pati memimpin puncak klasemen sementara Grup B dengan mengantongi 11 poin, Persiku Kudus mengantongi 7 poin setelah dibekuk Persekap 2-0, Persiharjo Unsa-Asmi Sukoharjo mengantongi 7 poin setelah seri melawan Persipa, dan Persekap Pekalongan mendapatkan 3 poin.

Editor: Supriyadi

Persipa Berambisi Menangi Laga Lawan Persiharjo Unsa-Asmi

Pemain Persipa mencoba untuk membobol pertahanan gawang Persiharjo Unsa-Asmi di Stadion Joyokusumo beberapa waktu lalu. (MuriaNewsCom/Lismanto)

Pemain Persipa mencoba untuk membobol pertahanan gawang Persiharjo Unsa-Asmi di Stadion Joyokusumo beberapa waktu lalu. (MuriaNewsCom/Lismanto)

 

MuriaNewsCom, Pati – Persipa Pati berambisi memenangi laga melawan Persiharjo Unsa-Asmi yang akan berlangsung di Stadion Merdeka Jombor Sukoharjo, Rabu (18/5/2016). Sejumlah persiapan matang dilakukan untuk mengumpulkan 13 poin agar tetap berada di puncak klasemen Grup B Liga Nusantara Zona Jawa Tengah.

“Kita bertandang di kandang lawan. Persiapan dan latihan sudah kita lakukan. Semua pemain dalam kondisi fit, kecuali Waskito Sujarwoko pemain belakang yang sempat mengalami cedera pada bagian paha saat melawan Persiku,” ujar Pelatih Persipa, Margono kepada MuriaNewsCom.

Kendati begitu, Sujarwoko sendiri mengaku siap bertanding melawan Persiharjo Unsa-Asmi. Karena itu, pihaknya tetap akan menurunkan Sujarwoko yang selama ini menjadi pemain pilar di bagian belakang.

“Kalau memang ada kendala saat bertanding, nanti kita siapkan Sukarmanto. Semua pemain siap untuk mencuri poin penuh dan mengumpulkan 13 poin. Itu sudah menjadi ambisi kita sebelum berangkat ke Sukoharjo,” tutur Margono.

Saat ini, ada satu pemain baru yang siap membombardir benteng pertahanan lawan. Dia adalah Awal Ramadan, asal Kota Balikpapan yang memegang posisi sebagai gelandang serang. Sementara itu, Satyo “Dodok” Husodo digeser ke belakang menjadi gelandang pertahanan.

Satu pemain baru lagi yang siap menjaga gawang, yakni Aldila Ray Redondo. “Satu pemain anyar kita tempatkan sebagai gelandang serang dan satu kiper baru kita siapkan sebagai kiper pelapis Okta Wahyu Agus,” pungkasnya.

Editor: Supriyadi

Hadapi Persekap, Persiku Jangan Sampai Telat Panas

Pemain Persiku (kiri) berusaha membayangi pemain Persipa dalam laga lanjuta Liga Nusantara. (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

Pemain Persiku (kiri) berusaha membayangi pemain Persipa dalam laga lanjuta Liga Nusantara. (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

 

MuriaNewsCom, Kudus – Pelatih Persiku Kudus Hidayat meminta para penggawa Macan Muria bisa mengeluarkan semua yang dimiliki saat melawat ke kandang Pesekap Pekalongan di Stadion Widya Manggala Krida pukul 15.30 WIB, sore nanti.

Ini lantaran, dalam pertandingan-pertandingan sebelumnya, Persiku nampak terlambat panas. Akibatnya kemenangan tidak bisa diraih karena permainan kurang bergairah.

Sepertihalnya saat melawan Persipa Pati Minggu lalu di Stadion Wergu Kudus. Persiku tidak mampu mencetak angka hingga pertandingan selesai. Hal itu lebih disebabkan terlambat panasnya para pemain.

”Pengalaman lawan pati harus diambil, jadi kalau dulu lebih panas pada babak kedua, dalam pertandingan nanti harus sudah panas pada babak pertama,” katanya kepada MuriaNewsCom

Sama halnya lawan Persipa, striker andalan Persiku Joko Purnomo juga dipastikan turun. Dalam pertandingan nanti, Joko diyakini akan lebih sangar lantaran sudah beradaptasi dengan pemain lainnya.

”Kalau pertandingan sebelumnya kurang, mungkin karena baru datang dan sudah dimainkan penuh. Jadi kurang paham kondisi pemain lainnya,” imbuhnya.

Dia berharap para pemain dapat menunjukkan kemampuan dengan baik. Komunikasi dan emosi pemain juga sudah diperbaiki sehingga dalam bertanding akan dalam kondisi prima.

”Kami bertanding di kandang lawan, jadi persiapan juga harus lebih banyak lagi,” imbuhnya.

Editor: Supriyadi

Persikaba Diminta Tak Entengkan Persak Kebumen

Pemain Persikaba saat menggelar latihan di stadion Kridosono. (MuriaNewsCom)

Pemain Persikaba saat menggelar latihan di stadion Kridosono. (MuriaNewsCom)

 

MuriaNewsCom, Blora – Pertandingan antara Persikaba melawan Persak Kebumen, Rabu (18/5/2016), di Stadion Kridosono bakal jadi tontonan menarik pencinta sepak bola di Blora.

Selain bakal bertanding dengan kekuatan penuh, Persak Kediri sebelumnya berhasil dilibas Persikaba 2-1 di hadapan pendukungnya sendiri. Kemenangan tersebut menjadi modal yang sangat berharga bagi Andri Mulyono Jati dan kawan-kawan.

Berkaca dari hasil putaran pertama tersebut, pihak Persikaba berharap bisa mendapat poin penuh pada pertandingan Rabu mendatang. Apalagi, dalam pertandingan nanti, pasti dipenuhi publik Blora pecinta Persikaba, Saminista.

Meski begitu, baik pengurus, manajemen dan tim pelatih sekali lagi mengingatkan para pemain untuk tidak menganggap enteng lawan. Hasil imbang 0-0 saat menjamu PSD Demak di pertandingan putaran pertama cukuplah menjadi pengalaman sekaligus pelajaran berharga bagi Persikaba untuk tidak kembali memandang sebelah mata tim lawan.

”Ini sepak bola. Segala kemungkinan bisa saja terjadi. Jangan sekali-sekali meremehkan lawan. Para pemain Blora harus tampil dengan semangat tinggi,” tegas Ketua Umum Persikaba Agus Puryanto (15/5/2016).

Ia mengatakan, pada pertandingan nanti, Persikaba bakal tampil dengan kekuatan penuh. Striker M Harun Nur Rosyid yang absen di pertandingan lawan Demak, Minggu (15/5/2016), lantaran cedera, diperkirakan bisa kembali merumput. Begitu juga  La Umbu yang dilarang tampil karena akumulasi kartu kuning ketika Blora menahan imbang tuan rumah PSD Demak 0-0, dipastikan kembali tampil.

”Menjamu Persak, kami tampil dengan kekuatan penuh. Cedera yang dialami Rosyid, Insya Allah sudah sembuh,” kata Agus Puryanto.

Sementara, pemain Persak saat away ke Blora, juga dalam kondisi penuh kepercayaan diri. Tim yang diarsiteki Pelatih Ahmad Baedari ini baru saja mengandaskan PSIP Pemalang, 3-1, di Stadion Candradimuka Kebumen, Minggu (15/5/2016).

Kemenangan tersebut menjadi penyemangat bagi pemain tim berjuluk Laskar Joko Sangkrip ini untuk meladeni permainan Persikaba. Mereka tentu ingin membalas kekalahannya di kandang sendiri sekaligus mempermalukan Persikaba di hadapan publik Blora. Pertandingan pun dipastikan bakal berlangsung seru.

Editor Supriyadi

Persikaba Siap Curi Poin Penuh Hadapi Demak

Laga pertandingan Persikaba Lawan PSD Demak pada Linus Jateng 2016 putaran pertama. (MuriaNewsCom/Rifqi Gozali)

Laga pertandingan Persikaba Lawan PSD Demak pada Linus Jateng 2016 putaran pertama. (MuriaNewsCom/Rifqi Gozali)

 

MuriaNewsCom, Blora – Persikaba bakal melakoni laga tandang melawan PSD Demak di Stadion Undip Tembalang Semarang, Minggu (15/5/2016). Ini lantaran, stadion Pancasila Demak yang seharusnya sebagai homebase PSD Demak dinilai tidak layak untuk menggelar pertandingan.

Agus Puryanto, Ketua Umum Persikaba mengakui, Persikaba memang mendapat keuntungan atas hal itu. Apalagi, dengan berpindahnya tempat, ia yakin suporter PSD akan jauh lebih sedikit dibanding saat bertanding di Stadion Pancasila.

”Karena itu, kami menargetkan akan meraih poin penuh. Kalau meleset, minimamal bisa mencuri poin hasil imbang lawan PSD Demak,” ujar Agus Puryanto, Jumat (13/5/2016).

Sebelumnya, kedua kesebelasan sudah pernah bertanding di laga putaran pertama Linus Jateng Grup C di Stadion Kridosono Blora, Minggu (1/5/2016). Dalam pertandingan tersebut, PSD mampu menahan imbang Persikaba, 0-0.

Pelatih kedua kesebelasan pun dipastikan sudah memahami gaya permainan tim lawan. Hanya saja usai menghadapi PSD Demak di pertandingan putaran pertama itu, Persikaba melakukan pembenahan.

Andri Mulyono Jati dan kawan-kawan diminta tidak lagi menganggap enteng tim lawan. Kepercayaan diri yang terlalu berlebihan menjadi bumerang bagi Persikaba saat menjamu Demak. ”Kala itu, pemain bermain asal-asalan karena menganggap enteng Demak,” ujar Pelatih Persikaba, Nanang Kushardiyanto.

Meski sudah memahami gaya permainan tim Demak, namun pelatih asal Sidoarjo itu tetap tidak mau jumawa. Dia menargetkan timnya bisa bermain imbang lawan Demak. ”Kita realistis sajalah. Kami bawa 18 hingga 21 pemain dan menggunakan pola permainan 4-4-2,” pungkasnya.

Editor: Supriyadi

Putaran Kedua, Persikaba Siapkan Dua Amunisi Baru

Pemain Persikaba berusaha mempertahankan bola dari pemain PSD Demak di putaran pertama Liga Nusantara lalu. (MuriaNewsCom)

Pemain Persikaba berusaha mempertahankan bola dari pemain PSD Demak di putaran pertama Liga Nusantara lalu. (MuriaNewsCom)

 

MuriaNewsCom, Blora – Laga putaran kedua Liga Nusantara (Linus) Jateng 2016 dipastikan bakal semakin panas. Pasalnya, beberapa tim sudah menambah amunisi untuk mewujudkan mimpi menjadi juara.

Salah satunya adalah Persikab. Laskar Arya Penangsang tersebut bahkan sudah merekrut dua pemain baru untuk bermain di laga perdana putaran kedua Liga Nusantara, Jumat (15/5/2016). Keduanya adalah M Arif (Bojonegoro) dan Wisnu (Garut) yang bakal mengisi pos yang ditinggalkan Jaya Hartono yang hengkang memperkuat kesebelasan Persebo Musi Raya (ISC-B).

Pelatih Persikaba Nanang Kushardiyanto mengatakan, skill individu striker Wisnu dan gelandang sayap M Arif dinilai cukup bagus. Terbukti, Wisnu menyumbang dua gol dan M Arif satu gol ketika tim berjuluk Laskar Arya Penangsang berujicoba lawan tim Banjarejo, Kamis (12/5/2016) di Stadion Kridosono. Pertandingan berakhir  6-0 untuk kemenangan Persikaba.

Dalam laga putaran kedua, Persikaba akan bertandang melawan PSD Demak, Minggu (15/5/2016), di Satdion Undip Tembalang Semarang.

”Persiapan menjelang tanding lawan PSD Demak, kami rasa sudah cukup. Dalam latihan yang kami gelar, para pemain sudah memahami strategi apa yang akan diterapkan dalam pertandingan nanti,” kata Pelatih Persikaba Nanang Kushardiyanto.

Mantan pelatih Persipur Purwodadi itu, menginginkan agar Persikaba mampu meraih prestasi di Linus Jateng. Apalagi menurutnya, seiring telah dicabutnya pembekuan kepengurusan PSSI oleh Menteri Pemuda dan Olahraga, masa depan kompetisi Linus bakal semakin jelas dari tingkat provinsi hingga nasional. Dirinya pun menghendaki Persikaba tampil fight di Linus Jateng.

”Kami menginginkan Persikaba berangkat ke Semarang hari Sabtu supaya pemain punya waktu yang cukup untuk beristirahat sebelum bertanding lawan Demak,” katanya.

Hanya saja keinginan tersebut kemungkinan besar tidak akan terealisasi. Menurut Ketua Umum Persikaba Agus Puryanto, Andri Mulyono Jati dan kawan-kawan akan berangkat ke Semarang hari Minggu (15/5) sekitar pukul enam pagi.

”Anggaran kita terbatas. Insya Allah kondisi fisik pemain tetap terjaga meski berangkat pagi dan sorenya sudah harus bertanding,” ujarnya.

Editor: Supriyadi

Hadapi PON Jateng, Persikaba Turunkan Pemain Cadangan

Persikaba Melawan PSD Demak pada laga terakhir putaran pertama Linus Jateng 2016 Group C di Satdion Kridosono. (MuraiNewsCom/Rifqi Gozali)

Persikaba Melawan PSD Demak pada laga terakhir putaran pertama Linus Jateng 2016 Group C di Satdion Kridosono. (MuraiNewsCom/Rifqi Gozali)

 

MuriaNewsComBlora – Persikaba Blora akan menurunkan pemain cadangannya pada laga persahabatan melawan kesebelasan PON Jateng di Stadion Kridosono pada Rabu (4/5/2016), hari ini.

Pelatih Persikaba Nanang Kushardiyanto mengaku, tak mau menanggung risiko cederanya pemain inti saat lawan PON Jateng. Sebab, perjalanan Persikaba di Linus Jateng masih panjang. Jika ada salah satu pemain inti yang cedera, Persikaba akan kesulitan mencari pengganti.

Apalagi tim kebanggaan warga Blora ini menghendaki meraih poin sempurna di tiga kali pertandingan berikutnya di babak penyisihan Linus Jateng. “Karena itu kami tidak akan memainkan semua pemain inti ketika lawan PON Jateng. Bisa bergantian dengan pemain cadangan,” ujarnya.

Meski telah didaftar masuk dalam skuad Laskar Arya Penangsang, namun para pemain itu belum pernah dimainkan di tiga pertandingan yang sudah dijalani Persikaba di Liga Nusantara (Linus) Jateng Grup C. Laga lawan tim PON Jateng inipun menjadi pembuktian kualitas pemain lapis kedua tersebut.

Hal senada dikemukakan pula Ketua Umum Persikaba Agus Puryanto. Dia menyatakan, meski berstatus sebagai pemain cadangan, namun sejatinya kualitas pemain pelapis itu tidak kalah dengan pemain inti.

“Hanya mereka butuh jam terbang. Bertanding lawan PON Jateng inilah bisa menjadi pengalaman berharga bagi mereka untuk menambah jam terbang,” katanya.

Terdapat sejumlah nama yang tahun lalu pernah pula memperkuat Persikaba di Linus Jateng. Bahkan nama mereka kerap masuk dalam starting line up pilihan pelatih Persikaba kala itu Edy Paryono dan M Yusuf. Para pemain itu diantaranya Agil Pramono, Apri Sanjaya, Dwi Susilo dan Gandi Supriyanto.

Tak hanya itu, kiper kawakan Persikaba Tulus Sapmoko yang kini menjadi kiper cadangan menjadi tembok kokoh pertahanan Blora. Selain mereka, pemain pelapis yang dimiliki Persikaba saat ini diantaranya Suranto, Zolafuddin dan Samsudin. Mereka semua adalah pemain lokal Blora.

“Meski hanya pertandingan ekshibisi dan tak ada penghitungan poin, namun kami menginginkan Persikaba bisa memenangkan pertandingan, apalagi ini laga di kandang sendiri,” tandas Agus Puryanto.

Keinginan meraih kemenangan, bisa jadi bakal mampu direalisasikan para pemain Blora. Karena, grafis penampilan tim tamu tengah menurun. Usai berlaga di kualifikasi PON bulan Maret di Stadion Arcamanik Bandung dan dinyatakan lolos PON, kesebelasan asuhan Pelatih Anjar Jambore Widodo itu ditinggalkan sejumlah pemain intinya yang memperkuat sejumlah kesebelasan ISC.

Di dua kali laga ekshibisi melawan tim Linus Jateng, Soni Setiawan dkk selalu kalah. Bertanding lawan tuan rumah Persik Kendal, Rabu (27/4/2016), kesebelasan PON Jateng takluk 2-0. Adapun ketika tampil di Stadion Wergu Wetan menghadapi tuan rumah Persiku Kudus, Minggu (1/5/2016), tim PON kalah 1-0.

Pertandingan lawan Persikaba merupakan laga ketiga dari enam partai yang akan dijalani PON Jateng menghadapi kesebelasan peserta Linus asal Jateng.

Editor: Supriyadi

 

Lawan Persipa Pati, Persiku Matangkan Komunikasi Antarpemain

Pemain Persiku berlatih di Stadion Wergu Kudus. (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

Pemain Persiku berlatih di Stadion Wergu Kudus. (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

 

MuriaNewsCom, Kudus – Pertandingan Persiku dalam laga lanjutan Liga Nusantara 2016 akan kembali digelar pada Rabu (4/5/2016). Untuk persiapan pertandingan tersebut, tidak ada persiapan khusus, kecuali komunikasi pemain.

Pelatih Persiku Kudus Hidayat mengatakan, Persiku memang masih keteteran pada hal komunikasi. Untuk itu, pada latihan persiapan pertandingan akan lebih ditekan pada komunikasi pemain.

”Ini merupakan evaluasi bagi pemain, jadi latihan besok akan ada tambahan untuk komunikasi antarpemain,” katanya kepada MuriaNewsCom

Meski begitu, persiapan latihan komunikasi hanya dilakukan sekali saja, yakni Selasa (3/5/2016) besok. Sebab Rabu lusa Persiku harus siap meladeni Persipa Pati.

Meski hanya sekali, Hidayat yakin hal tersebut sudah lebih dari cukup untuk menghadapi lawan. Hal itu karena para pemain sudah beristirahat cukup lama dibanding lawan.

”Tapi di lini belakang, sangat dibutuhkan komunikasi yang pas. Salah sedikit saja bakal gawat,” ujarnya

Dia menambahkan, persiapan Persiku dalam berlatih hanya dilakukan tiga kali. Yakni pada Jumat, Sabtu dan selasa besok. Sedangkan selebihnya, para pemain diminta lebih menjaga kesehatan agar tetap fit saat bertanding nanti.

”Kalau target kami ya menang, melihat selama ini kami belum dikalahkan. Meski Persiku juga sama, namun kami yakin lebih unggul,” jelasnya.

Editor: Supriyadi

 

Laskar Arya Penangsang Gagal Curi Poin di Kandang

persikaba (e)

Pertandingan laga terakhir putaran pertama Liga Nusantara 2016 Jateng Group C Persikaba lawan PSD Demak. (MuriaNewsCom/Rifqi Gozali)

 

MuriaNewsCom, Blora – Di hadapan pendukungnya, Persikaba Blora ditahan imbang PSD Demak pada laga terakhir putaran pertama Liga Nusantara (Linus)  Jateng 2016 Grup C. Pertandingan yang berlangsung di Stadion Kridosono Blora pada Minggu (1/5/2016), kedua tim sama kuat.

Pertandingan yang dipimpin wasit Siswandi (Surakarta) ini, Persikaba berulang kali memperoleh peluang mencetak gol.  Rapatnya barisan pertahanan tim kesayangan Bodemania, turut memberi andil lemahnya penyelesaian akhir kesebelasan berjuluk Laskar Arya Penangsang.

Peluang mencetak gol bagi Blora lebih banyak diperoleh melalui tendangan keras dari luar kotak penalti. Di menit ke-20, striker Sukirno Bagong memaksakan diri menendang dengan kaki kiri meski posisinya kurang menguntungkan. Bola itupun melambung di atas mistar gawang PSD yang dijaga  Ahmad Faiz.

Dari luar kotak penalti, Persikaba kembali mendapat peluang emas. Hanya bola yang ditendang La Umbu itu membentur mistar gawang di menit ke-30. Tak hanya barisan striker, peluang emas mencetak gol diperoleh pula pemain belakang Persikaba melalui sundulan kepala memanfaatkan tendangan bebas maupun sepak pojok. Sundulan Lucky Nur Hakim berhasil diselamatkan tiang gawang PSD di menit ke-79.
Adapun sundulan Kapten Andri Mulyono Jati memanfaatkan tendangan pojok Sukirno Bagong dengan mudah ditangkap kiper PSD Demak. Striker Blora M Harun Nur Rosyid yang lepas dari jebakan offside juga tak mampu mencetak gol di menit ke-85. Penyerang yang telah mengoleksi empat gol bagi Blora itu lebih memilih mengontrol bola lebih dulu. Akibatnya dia kalah cepat dengan kiper Demak.
“Ada kesan pemain kami meremehkan lawan. Bermain asal-asalan, asal tendang saja. Sehingga tak satupun peluang bisa dimaksimalkan dengan baik,’’ ujar Pelatih Persikaba Nanang Kushardiyanto dengan nada kesal.

Persikaba telah tiga kali bertanding di Grup C Linus Jateng. Di laga perdana menjamu PSIP Pemalang, Minggu (24/4), Persikaba menang 3-0. Dan di pertandingan kedua yang berlangsung di Stadion Candradimuka Kebumen, Rabu (27/4), Persikaba menundukan tuan rumah Persak Kebumen 2-1.
Sedangkan bagi PSD Demak, hasil imbang di kandang Blora ini seakan menasbihkan tim berjuluk Laskar Kaligojo itu sebagai kesebelasan spesialisasi seri. Bagaimana tidak. Tiga kali pertandingan yang dijalani PSD, semuanya berakhir imbang. Saat menjamu Persak di Stadion Undip Tembalang, skor 0-0. Adapun ketika ke kandang PSIP Pemalang, hasilnya juga seri dengan skor akhir 1-1.

“Sebenarnya kami tidak berfpikir seperti itu (selalu imbang, red). Justru kami ingin PSD bisa meraih poin penuh di setiap pertandingan terutama di kandang sendiri,’’ kata Pelatih PSD Demak Sudirman.

Di laga lawan Blora, pemain Demak merapatkan barisan pertahanan di 15 menit awal babak pertama. Setelah itu M Taufik dan kawan-kawan berani tampil head to head. Beberapa kali pemain PSD sempat menusuk jantung pertahanan Blora. Namun beberapa kali pula bola hasil tendangan itu melambung di atas mistar gawang.
Dengan hasil imbang 0-0 ini Persikaba masih kokoh berada di puncak klasemen sementara Grup C dengan nilai 7. Sedangkan PSIP Pemalang berada di peringkat kedua dengan nilai empat setelah di pertandingan kemarin mampu mengalahkan tim tamu Persak Kebumen 4-1. Adapun PSD Demak di posisi ketiga dengan poin tiga dan Persak di rangking bawah dengan nilai satu.

Editor : Akrom Hazami

Ini Klasemen Linus B Jateng Pascakemenangan Persipa

Persipa saat bertanding melawan Persiharjo Unsa-Asmi (MuriaNewsCom/Lismanto)

Persipa saat bertanding melawan Persiharjo Unsa-Asmi (MuriaNewsCom/Lismanto)

 

MuriaNewsCom, Pati  – Hasil pertandingan Liga Nusantara (Linus) Jateng Grup B, Sabtu (30/4/2016) tak banyak mengubah posisi klasemen di papan atas.

Kondisi itu tak terlepas dari takluknya Persiharjo Unsa-Asmi di luar dugaan dari Persipa. Mereka menghuni  klasemen tiga grup B. Persekap tetap menghuni posisi buncit.

Persipa menambah poinnya menjadi enam. Setelah mereka memenangkan dua pertandingan. Sebelumnya mereka mengalahkan Persekap.

klasemen Linus jateng group B

 

Editor : Akrom Hazami

 

Jadwal Liga Nusantara Berubah, Kondisi Pemain Persipa Dikhawatirkan

Aksi Laskar Saridin Persipa dalam sebuah pertandingan pada Liga Nusantara tahun lalu. (MuriaNews/Lismanto)

Aksi Laskar Saridin Persipa dalam sebuah pertandingan pada Liga Nusantara tahun lalu. (MuriaNews/Lismanto)

MuriaNewsCom, Pati – Perubahan jadwal pertandingan Liga Nusantara di Stadion Joyokusumo Pati karena terkendala perizinan dari pihak kepolisian, dikhawatirkan memengaruhi kondisi pemain. Sebab, perubahan jadwal diprediksi tidak terjadi sekali saja.

Perubahan jadwal yang dimaksud antara lain pertandingan Persipa kontra Persiharjo Unsa-Asmi Sukoharjo, yang mundur dari Rabu (27/4/2016) menjadi Sabtu (30/4/2016).

Ditambah lagi pertandingan Persipa kontra Persiku Kudus yang juga terancam mundur dari jadwal semula, yakni Rabu (4/5/2016).

”Kami khawatir, konsentrasi dan kondisi pemain terganggu bila jadwal yang ditetapkan panitia ternyata mundur berkali-kali. Bila jadwal mundur sekali, mungkin tak jadi masalah. Kalau lebih dari satu kali, khawatirnya memengaruhi kondisi pemain,” keluh Manajer Persipa Awi, Kamis (28/4/2016).

Kendati begitu, Pelatih Persipa Margono mengaku tidak ada persoalan dengan jadwal pertandingan yang berubah. Hanya saja, pihaknya butuh kerja ekstra untuk menyesuaikan jadwal pertandingan supaya para pemain tidak pesimistis.

Terlebih, Satyo ”Dodok” Husodo dan para Laskar Saridin lainnya, saat ini tengah berapi-api menghadapi Persiharjo dan Persiku, setelah berhasil membabat habis Persekap Pekalongan. Bila jadwal acapkali berubah, Laskar Saridin dikhawatirkan tak bersemangat lagi.

Editor: Merie

Tunda Putus Kontrak Pemain, Persiku Tunggu Hingga Akhir Bulan

Para pemain Persiku berlatih di Stadion Wergu Kudus. (MURIANEWS / IQBAL NA’IMY)

KUDUS – Meskipun kompetisi benar-benar sudah dihentikan PSSI Jateng, namun manajemen Persiku belum sepenuhnya ingin memutus kontrak para pemainnya. Klub berjuluk Macan Muria tersebut memilih menunggu sampai akhir bulan Mei ini.

Lanjutkan membaca

Bahas Kelanjutan Liga, Persiku akan Hadiri Manager Meeting di PSSI Jateng

Para pemain Persiku berlatih di Stadion Wergu Kudus, beberapa waktu lalu. Manajemen akhirnya meliburkan pemain untuk sementara waktu. (MURIA NEWS / IQBAL NA’IMY)

KUDUS – Kelanjutan kompetisi Liga Nusantara 2015 masih digodok PSSI Jateng. Menurut rencana, Kamis (7/5/2015) besok, PSSI Jateng akan mengggelar manager meeting bagi seluruh klub Liga Nusantara di wilayah Jateng.

Lanjutkan membaca