Wabup Subroto Dilantik Jadi Ka-Kwarcab Jepara 2016 – 2020

Subroto dilantik oleh Ketua Kwarda Jawa Tengah Slamet Budi Prayitno, Sabtu (30/1/2016) di pendapa Kabupaten Jepara. (MuriaNewsCom/Wahyu Khoiruz Zaman)

Subroto dilantik oleh Ketua Kwarda Jawa Tengah Slamet Budi Prayitno, Sabtu (30/1/2016) di pendapa Kabupaten Jepara. (MuriaNewsCom/Wahyu Khoiruz Zaman)

 

MuriaNewsCom, Jepara – Wakil Bupati Jepara Subroto kembali mendapatkan jabatan penting di Kabupaten Jepara. Setelah dilantik menjadi ketua dewan daerah lanjut usia, kali ini Subroto secara resmi menjabat sebagai Ka-Kwarcab Jepara untuk periode 2016-2020.

Subroto dilantik oleh Ketua Kwarda Jawa Tengah Slamet Budi Prayitno, Sabtu (30/1/2016) di pendapa Kabupaten Jepara. Dalam sambutan perdananya, Ketua Kwarcab Jepara terpilih Subroto mengatakan, ada beberapa catatan yang bisa dijadikan referensi tentang gerakan Pramuka, dimana organisasi Pramuka ini merupakan pergerakan yang mempunyai runtutan sejarah organisasai yang sangat penting.

”Eksistensi dan perannya sangat berjasa bagi negara kita. Pergerakan Pramuka di negara kita tidak sekedar pada tantangan atau organisasi kepanduan internasional. Namun gerakan ini sedikit banyak lahir dan bagian yang tidak terpisahkan pergerakan pada anak bangsa dalam merebut kemerdekaan sebelum dan sesudah tahun 1945,” ujar Subroto.

Dia juga mengemukakan, gerakan Pramuka pada era sekarang ini sesungguhnya dihadapkan pada konteks problem dan tantangan yang tidak kalah berat, dibanding dengan masa era kemerdekaan. Karena sekarang ini dihadapkan pada era peradaban modern yang makin terbuka, makin mengglobal dan makin kompetitif.

”Dengan demikian kita diharuskan oleh keadaan untuk tidak sekadar cukup dengan siap bersaing. Tetapi dituntut bisa memenangkan dalam persaingan,” katanya.

Dia menambahkan, dalam era keterbukaan dan globalisasi ini, tidak ada negara yang rela hanya sekadar menjadi penonton dan konsumen. Kedepan tantangan anggota Pramuka selalu lebih berat dan lebih kompleks. ”Karena kita dituntut tidak hanya sekedar organisasi yang aktivitasnya hanya berbasis kegiatan formal sebagai ekstra kurikuler dari sekolah, namun kita dituntut untuk bisa ikut berunding. Sehingga dapat memberikan kontribusi bagi negara ini,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua Kwarda Jawa Tengah Slamet Budi Prayitno mengatakan, kepengurusan Kepramukaan Kwarcab Jepara sudah sangat lengkap. Ada beberapa yang perlu disampaikan kepada kakak pelatih Pramuka, ketua gugus depan atau kepala sekolah untuk menyadari sistem pendidikan di Indonesia. Saat ini guru dan kepala sekolah mempunyai tugas administrasi yang sangat berat. Kemudian jam-jam pelajaran ini masih banyak memberikan ilmu pengetahuan yang bersifat informasi.
”Artinya kalau anak didik pandai dan pintar itu karena dia mampu mengingat, menghafal, dan akhirnya menjawab pertanyaan,” ungkapnya.

Editor : Titis Ayu Winarni

Ini Pesan Sekda Jepara Bagi Peserta Jelajah Juang Pahlawan

Ketua Kwarcab Jepara Suliyono ketika melepas kontingen di komplek Pendapa Kabupaten Jepara. (MuriaNewsCom/Wahyu KZ)

Ketua Kwarcab Jepara Suliyono ketika melepas kontingen di komplek Pendapa Kabupaten Jepara. (MuriaNewsCom/Wahyu KZ)

 

JEPARA – Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kabupaten Jepara mengikuti kegiatan Jelajah Rute Juang Pahlawan. Kegiatan dilaksanakan Kwartir Daerah 11 Jawa Tengah dan Kwarcab Jepara diikuti kontingen yang terdiri dari 22 peserta. Sekretaris Daerah (Sekda) Jepara, Sholih memiliki pesan kepada para peserta.

Kepada para peserta, Sholih berharap dapat mengedepankan ”Kedisiplinan” dalam kegiatan apapun, termasuk disiplin waktu. Meski dianggap hal yang remeh dan kecil, namun kedisiplinan waktu ini sangat menentukan sekali dalam keberhasilan kinerja maupun kegiatan.

”Mulailah kedisiplinan dari hal-hal yang kecil terdahulu, niscaya menjadi kebiasaan dan membawa ke jenjang kemajuan dan keberhasilan. Apalagi dalam kegiatan kepramukaan yang merupakan kawah candra dimuka atau pendadaran bagi generasi muda penerus cita-cita bangsa dan negara,” kata Sholih.

Menurutnya, gerakan Pramuka merupakan wadah pembinaan generasi muda untuk membentuk generasi cerdas dan berbudi pekerti mulia. Pamuka dalam pelaksanaannya juga merupakan wadah pendidikan di luar lingkungan sekolah dan keluarga yang tak terpisahkan dan merupakan bagian dari masyarakat. Pihaknya meminta para peserta memanfaatkan kesempatan tersebut dengan sebaik-baiknya.

Kegiatan jelajah rute juang pahlawan yang dilaksanakan Kwartir Daerah 11 Jawa Tengah ini berlangsung selama 4 hari, mulai tanggal 7 hingga 10 November 2015 di Kabupaten Banyumas. (WAHYU KZ/TITIS W)

Kwarcab Jepara Ikuti Jelajah Rute Juang Pahlawan

Ketua Kwarcab Jepara Suliyono ketika melepas kontingen di komplek Pendapa Kabupaten Jepara. (MuriaNewsCom/Wahyu KZ)

Ketua Kwarcab Jepara Suliyono ketika melepas kontingen di komplek Pendapa Kabupaten Jepara. (MuriaNewsCom/Wahyu KZ)

 

JEPARA – Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kabupaten Jepara melalui Dewan Kerja Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega kembali mengikuti kegiatan Jelajah Rute Juang Pahlawan. Kegiatan dilaksanakan Kwartir Daerah 11 Jawa Tengah ini berlangsung selama 4 hari, mulai tanggal 7 hingga 10 November 2015 di Kabupaten Banyumas. Kwarcab Jepara diikuti kontingen yang terdiri dari 22 peserta.

Muhammad Khoiril Anwar, selaku Pimpinan Kontingen mengatakan kegiatan ini bertujuan sebagai salah satu upaya memupuk rasa nasionalisme dan patriotisme. Terlebih, tanggal 10 November merupakan hari pahlawan nasional.

”Kwartir Cabang Jepara mengikuti Jelajah Rute Juang Pahlawan Tingkat Propinsi Jawa Tengah tahun 2015 dengan mengirimkan 1 regu dan 2 Bindamping. Total keseluruhan berjumlah 22 orang,” ujar Muhammad Khoiril Anwar.

Mereka terdiri dari Anggota Dewan Kerja Cabang Jepara, Anggota Unit Bantu Pertolongan Pramuka (UBALOKA) serta perutusan SMA/MA se-Kwartir Cabang Jepara. Para peserta adalah hasil seleksi anggota Pramuka Penegak dan Pandega utusan dari Satuan Karya, SMA,SMK,MA,MAK Negeri/Swasta se-Kabupaten Jepara. Dengan kualifikasi penjelajahan dan teknik survival.

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Jepara, Sholih mengatakan, gerakan Pramuka merupakan wadah pembinaan generasi muda untuk membentuk generasi yang cerdas dan berbudi pekerti mulia. Pamuka dalam pelaksanaannya juga merupakan wadah pendidikan di luar lingkungan sekolah dan keluarga yang tak terpisahkan dan merupakan bagian dari
masyarakat. Pihaknya meminta agar para peserta memanfaatkan kesempatan tersebut dengan sebaik-baiknya. (WAHYU KZ/TITIS W)

Jepara Berangkatkan 20 Peserta Raimuna di Pekalongan

 

Bupati Jepara Ahmad Marzuqi menyalami para peserta sebelum berangkat ke Pekalongan

Bupati Jepara Ahmad Marzuqi menyalami para peserta sebelum berangkat ke Pekalongan

 

JEPARA – Kwartir Cabang Jepara mengikuti Raimuna Daerah ke – XI tahun 2015 di Pekalongan. Kali ini, mereka mengirimkan 1 regu putra dan 1 regu putri.

Tiap regu terdiri dari 10 anggota dan total seluruh peserta adalah 20 orang. Terdiri dari putra 10 orang dan purti 10 orang ditambah 2 pembina pendamping. Para peserta adalah hasil seleksi anggota pramuka Penegak dan Pandega utusan dari Satuan Karya, SMA,SMK,MA,MAK Negeri/Swasta se Kabupaten Jepara.

M Khoiril Anwar, selaku Ketua Kontingen mengatakan bahwa tujuan utama kegiatan adalah sebagai upaya mewujudkan generasi muda Indonesia yang memiliki jiwa sosial, kepemimpinan, kebersamaan, dan semangat pengabdian kepada masyarakat.

Di pihak lain juga diharapkan dapat menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar dan selalu berperan serta dalam membangun masyarakat.

Ahmad Marzuqi, selaku Ka Mabicab berpesan kepada para peserta, agar dapat membawa diri dan menjaga diri dengan baik. Utamanya dalam menjaga stamina dan kesehatan agar dapat mengikuti semua kegiatan dengan maksimal.

“Sehingga kegiatan selama 5 hari ini benar-benar membawa manfaat yang besar. Lebih berbahagia lagi manakala dapat dan mampu menunjukkan prestasi yang membanggakan,” katanya. (WAHYU KZ/AKROM HAZAMI)

Kwarcab  Jepara Ikuti Kegiatan di Pekalongan

Bupati Jepara Ahmad Marzuqi memberikan uang saku secara simbolis kepada peserta pramuka. (MuriaNewsCom/Wahyu Kz)

Bupati Jepara Ahmad Marzuqi memberikan uang saku secara simbolis kepada peserta pramuka. (MuriaNewsCom/Wahyu Kz)

 

JEPARA – Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kabupaten Jepara melalui Dewan Kerja Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega mengikuti kegiatan Raimuna Daerah ke XI Tahun 2015.

Kegiatan berlangsung selama 5 hari, mulai tanggal 4 hingga 9 September 2015 dipusatkan di Kwartir Daerah II Jawa Tengah. Tepatnya di lokasi Bumi Perkemahan Linggo Asri, Kecamatan Kajen, Kabupaten Pekalongan.

Menjelang keberangkatannya, seluruh peserta dan pendamping dilepas langsung oleh Bupati Jepara selaku Ka Mabicab berasama segenap Forkopimda selaku anggota Mabicab serta, Ka Kawarcab dan pengurus  serta segenap peserta maupun orang tuanya di Halaman Setda Jepara.

Acara pelapasan ditandai dengan apel dan pemakian jaket seragam secara simbolis oleh Bupati didampingi Ka Kawarcab Jepara, Suliyono. Pada kesempatan tersebut Bupati Ahmad Marzuki juga menyerahkan uang saku kepeda para peserta, Kamis (03/09 2015).

Marzuqi,yang juga Ka Mabicab berpesan kepada para peserta, agar dapat membawa diri dan menjaga diri dengan baik. Utamanya dalam menjaga stamina dan kesehatan agar dapat mengikuti semua kegiatan dengan maksimal.

“Sehingga kegiatan selama 5 hari ini benar-benar membawa manfaat yang besar. Lebih berbahagia lagi manakala dapat dan mampu menunjukkan prestasi yang membanggakan,” katanya. (WAHYU KZ/AKROM HAZAMI)