Mantap, Kwarcab Grobogan Raih 3 Penghargaan Tingkat Jawa Tengah

Ketua Kwarcab Grobogan Icek Baskoro saat menerima penghargaan dari Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo di Banyumas, Kamis (24/8/2017). (MuriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom, Grobogan – Prestasi mengesankan berhasil diraih Kwarcab Grobogan pada tahun 2017 ini. Yakni, mendapat tiga predikat juara atau tergiat tingkat Jawa Tengah.

Ketiga penghargaan yang diterima masing-masing adalah juara III bidang Keuangan, Sarana dan Prasarana. Kemudian Juara I Pramuka Peduli Award. Dua prestasi ini merupakan penilaian kinerja Kwarcab Grobogan yang dilakukan pada tahun 2016 lalu.

Sedangkan satu prestasi lagi adalah Juara 1 Garuda Berprestasi Golongan Siaga Putri. Peraih prestasi ini adalah Sinta Riski Nursafira dari SDN 1 Nambuhan, Kecamatan Purwodadi.

Penghargaan untuk Kwarcab Grobogan diserahkan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo di Banyumas, Kamis (24/8/2017). Penyerahan penghargaan dirangkai dengan upacara puncak peringatan HUT ke-56 Pramuka tingkat Jawa Tengah.

Ketua Kwarcab Grobogan Icek Baskoro menyatakan, penghargaan yang diraih dinilai sangat membanggakan. Sebab, dalam beberapa tahun terakhir, Kwarcab Grobogan selalu bisa meraih penghargaan tingkat Jawa Tengah.

”Saya bangga dengan prestasi ini. Apa yang kita dapat adalah hasil kerja dan dukungan banyak pihak. Semoga prestasi yang kita dapat bisa terus meningkat pada tahun-tahun mendatang,” kata Icek.

Icek menyatakan, sesuai pesan dari Gubernur, pramuka merupakan sebuah pendidikan karakter. Dengan demikian, semua anggota Pramuka harus ikut ambil bagian dalam menangkal hal hal yang negative.

”Pramuka harus waspada dan menjadi tameng terhadap ujaran kebencian, dan penangkal radikalisme. Pramuka harus punya semangat yang luar biasa untuk ikut andil membangun negeri dan ikut serta mengatasi persoalan bangsa,” pesannya. 

Editor: Supriyadi

Anggota Pramuka Kwarcab Grobogan Berlebaran di Jalanan

Anggota pramuka peduli Kwarran Tawangharjo membantu kelancaran arus lalu lintas. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

Anggota pramuka peduli Kwarran Tawangharjo membantu kelancaran arus lalu lintas. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

 

MuriaNewsCom, Grobogan – Puluhan anggota pramuka Kwarcab Grobogan dipastikan tidak akan bisa berlebaran dengan keluarga. Bahkan, mereka ini harus merayakan lebaran dijalanan. Soalnya, puluhan pramuka ini memang sengaja dikerahkan untuk membantu pengamanan Lebaran.

“Sekitar 50 anggota pramuka peduli yang kita kerahkan untuk membantu pengamanan Lebaran. Mereka nanti akan kita tempatkan di sejumlah pos pelayanan dan pos pengamanan Lebaran yang ada di beberapa lokasi. Kegiatan pramuka peduli ini rutin kita lakukan tiap menjelang Lebaran,” kata Ketua Kwarcab Grobogan Icek Baskoro, usai melepas pramuka peduli yang akan bertugas dalam momen Lebaran, Sabtu (2/7/2016).

Menurut Icek, tugas yang diemban pada momen ini dinilai sangat berat. Sebab, para anggota pramuka terpaksa harus meninggalkan rumah karena menjalankan tugas.

“Semua anggota yang dapat tugas harap melakanakan dengan penuh semangat dan tanggung jawab,” pesan Icek.

Selain disebar di pos dalam kota, ada satu regu pramuka peduli yang membantu pengamanan arus mudik. Yakni, anggota pramuka dari Kwarran Tawangharjo.

“Ada 25 anggota pramuka peduli Kwarran Tawangharjo yang kita siapkan untuk membantu aparat dalam mengantur lalu lintas. Khususnya, di sekitar perempatan Tawangharjo yang saat lebaran cukup padat dan ramai kendaraan. Baik menuju Blora maupun ke Makam Ki Ageng Selo dan Ki Ageng Tarub,” ungkap Sekretaris Kwartir Ranting Tawangharjo Suyadi.

Selain mengerahkan anggota, sebuah posko simpatik juga didirikan pramuka peduli di perempatan Tawangharjo. Posko ini nantinya yang bisa digunakan untuk beristirahat dan memberikan informasi bagi para pemudik.

 

 

Gaya Bercanda Bupati Grobogan saat Ketemu Mantan Wabup

Bupati Sri Sumarni salam komando dengan mantan Wabup Grobogan Icek Baskoro yang juga Ketua Kwarcab Grobogan. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

Bupati Sri Sumarni salam komando dengan mantan Wabup Grobogan Icek Baskoro yang juga Ketua Kwarcab Grobogan. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

 

MuriaNewsCom, Grobogan – Pengurus Kwarcab Grobogan, Selasa (21/6/2016) melangsungkan audensi dengan Bupati Sri Sumarni selaku Ketua Mabicab. Kedatangan pengurus itu dipimpin langsung oleh Ketua Kwarcab Grobogan Icek Baskoro.

Acara audensi yang bertempat di ruang rapat bupati berlangsung dalam suasana santai dan menarik perhatian.  Sebab, audensi ini merupakan pertemuan resmi pertama antara Icek dan Sri Sumarni, pascaserah terima jabatan Bupati Grobogan bulan Maret lalu.

Sebelum pertemuan, keduanya terlihat berbincang santai. Bahkan, beberapa kali keduanya saling bercanda. Icek dan Sri bahkan sempat saling salam komando di depan lobi kantor bupati.

Menurut Icek, kedatangannya bersama pengurus lainnya adalah untuk bersilaturahmi dan menyampaikan berbagai kegiatan serta prestasi yang sudah didapatkan tahun lalu. Selain itu, beberapa agenda yang akan dilakukan dalam waktu dekat juga disampaikan pada bupati.

“Jadi, tujuan kita adalah untuk memantapkan koordinasi. Dalam waktu dekat, banyak agenda yang kita siapkan. Di antaranya, peringatan Hari Pramuka dan jambore nasional bulan Agustus,” kata mantan Wakil Bupati Grobogan itu.

Sementara itu, Sri Sumarni menyatakan bakal mendukung upaya yang dilakukan pengurus Kwarcab Grobogan. Sebab, pada prinsipnya, dia juga sudah sangat familiar dan tahu persis manfaat mengikuti kegiatan kepramukaan.

“Sejak SD sampai SMA saya selalu ikut setiap ada kegiatan pramuka. Khususnya, kalau ada kemah. Jadi, saya tentu akan kasih suport untuk kemajuan pramuka,” katanya.

Editor : Akrom Hazami

 

Puluhan Pembina Pramuka dari Binwil Semarang Saling Berbagi Ilmu di Grobogan

Icek Baskoro selaku Pembina Upacara menyematkan Tanda Peserta Karangpamitran kepada perwakilan. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

Icek Baskoro selaku Pembina Upacara menyematkan Tanda Peserta Karangpamitran kepada perwakilan. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

 

 

MuriaNewsCom, Grobogan – Puluhan Pembina dan Pelatih Pramuka se Binwil Semarang selama dua hari menggelar pertemuan di Grobogan. Pertemuan Pembina dan pelatih pramuka yang lebih dikenal dengan sebutan Karang Pamitran itu dilangsungkan di Aula SMPN 1 Purwodadi 28-29 Mei.

Jumlah peserta pertemuan ada 98 orang. Terdiri 81 pembina dan 17 pelatih yang berasal dari 6 Kwarcab se Binwil Semarang. Yakni, Demak, Kota Semarang, Kabupaten Semarang, Kendal, Kota Salatiga dan Grobogan selaku tuan rumah.

“Merupakan sebuah kebanggan bagi kami bisa dipercaya jadi tuan rumah kegiatan Karang Pamitran se-Binwil Semarang. Kami berharap, dari kegiatan ini bisa membawa dampak positif dan membuat para pengurus Kwarcab Grobogan maki bersemangat,” kata Ketua Kwarcab Grobogan Icek Baskoro.

Menurutnya, Karang Pamitran adalah pertemuan pembina pramuka untuk mempererat hubungan kekeluargaan dan persaudaraan serta meningkatkan pengetahuan pengalaman dan kepemimpinannya. Kegiatan tersebut juga merupakan salah satu usaha penyegaran, tukar pengalaman, penambahan pengetahuan dan ketrampilan.

Dalam kesempatan itu, Icek juga berpesan pada peserta agar dalam memilih pengurus hendaknya ada tiga hal yang perlu diperhatikan. Yakni, mereka yang mau, mampu dan punya dedikasi tinggi. Hal itu diperlukan agar organisasi yang dijalankan bisa mencapai kemajuan.

“Dalam memilih pengurus jangan asal tunjuk siapa yang mau saja. Tetapi, harus dilihat pula kemampuan dan dedikasi yang dimiliki,” ujarnya.

Editor : Akrom Hazami

 

 

Kwarcab Magelang Berguru ke Grobogan

 

 Ketua Kwarcab Kabupaten Magelang Suharno saat menyampaikan maksud kunjungannya ke Grobogan (MuriaNewsCom/Dani Agus)


Ketua Kwarcab Kabupaten Magelang Suharno saat menyampaikan maksud kunjungannya ke Grobogan (MuriaNewsCom/Dani Agus)

 

MuriaNewsCom, Grobogan – Pengurus Kwarcab Grobogan Jumat (27/5/2016) kedatangan tamu dari para pengurus Kwarcab Kabupaten Magelang. Sekitar 50 pengurus dari Magelang yang berkunjung ke Kantor Kwarcab Grobogan.

Rombongan dari Magelang diterima Ketua Kwarcab Grobogan Icek Baskoro beserta para pengurus lainnya. Hadir pula, Asisten II Dasuki yang juga menjabat sebagai anggota Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) Grobogan. Sementara rombongan dari Magelang dipimpin Ketua Kwarcab Suharno.

Kedatangan tamu dari Magelang, disambut pula oleh atraksi tarian Batik Grobogan. Selama 10 menit lima penari cilik dari Kwarcab Grobogan menyuguhkan tarian yang punya tujuan untuk mengenalkan potensi batik tersebut.

Dalam kesempatan itu, Dasuki mengaku bangga dengan adanya kunjungan yang dilakukan para pengurus Kwarcab Kabupaten Magelang tersebut. Diharapkan, dari kunjungan tersebut bisa mendapatkan manfaat yang positif dari kedua belah pihak.

“Saya ucapkan selamat datang ke Grobogan buat rekan-rekan dari pengurus Kwarcab Magelang. Semoga, dari kunjungan ini bisa membawa kebaikan buat kita semua,” katanya.

Menurutnya, kinerja Kwarcab Grobogan dalam beberapa tahun terakhir memang cukup banyak kemajuan. Salah satu kunci keberhasilan tersebut adalah adanya kemauan, kerja keras dan semangat kebersamaan dari para pengurus. Selain itu, berbagai inovasi dan pelatihan juga diberikan untuk meningkatkan kemampuan pengurus maupun anggota.

Sementara itu, Ketua Kwarcab Kabupaten Magelang Suharno menyatakan, sejauh ini, kinerja Kwarcab Grobogan dinilai cukup bagus dalam beberapa bidang kepramukaan. Terbukti, dengan raihan prestasi yang didapat Kwarcab Grobogan selama ini.

“Inilah yang menjadi salah satu alasan kami ingin belajar ke Grobogan, selain untuk bersilaturahmi. Kami ingin menimba ilmu dari sini untuk kita terapkan di Kabupaten Magelang,” kata pria kelahiran Grobogan yang saat ini juga menjabat Wakil Ketua DPRD Kabupaten Magelang tersebut.

Editor : Akrom Hazami

 

 

Mantap, Kwarcab Grobogan Sekarang Punya 44 Pramuka Garuda Baru

Ketua Kwarcab 11 15 Grobogan Icek Baskoro saat melantik anggota Pramuka Garuda di SMPN 1 Wirosari. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

Ketua Kwarcab 11 15 Grobogan Icek Baskoro saat melantik anggota Pramuka Garuda di SMPN 1 Wirosari. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

 

MuriaNewsCom, Grobogan – Para Pramuka Garuda diminta menjadi teladan dan motivator bagi teman sebayanya maupun lingkungannya. Hal itu disampaikan Ketua Kwarcab 11 15 Grobogan Icek Baskoro saat melantik anggota Pramuka Garuda di SMPN 1 Wirosari, Senin (23/5/2016).

Menurut Icek, Pramuka Garuda adalah tingkatan tertinggi dalam golongan kepramukaan. Untuk menyandang predikat tersebut, seorang pramuka harus menjalani serangkaian ujian yang cukup berat.

“Untuk bisa jadi Pramuka Garuda tidak hanya kemampuan di bidang kepramukaan saja yang dinilai. Tetapi ada penilaian materi lain, seperti kepribadian, kecakapan, lingkungan, jasmani dan rohani,” tegas mantan Wakil Bupati Grobogan itu.

Saat ini, Kwarcab Grobogan sudah memiliki 44 Pramuka Garuda baru. Terdiri dari 6 pramuka garuda golongan siaga, 34 golongan penggalang, dan 4 golongan penegak. Mereka ini dinyatakan lulus dalam seleksi Pramuka Garuda yang dilangsungkan pertengahan April 2016 lalu.

Icek meminta pada para anggota Pramuka Garuda diminta untuk mengamalkan ilmu yang didapat selama ini pada orang lain. Sebab, jika disimpan saja dalam teori maka ilmu tersebut tidak akan mendatangkan manfaat.

Humas Kwarcab Grobogan Hariyanto menambahkan, seorang peserta didik yang telah mencapai tingkatan terakhir dalam golongannya dan telah memenuhi persyaratan SKK Garuda, berhak mengajukan permohonan kepada kwartir melalui Pembina gudepnya untuk dapat mengikuti uji kelayakan untuk dapat naik ke tingkatan Garuda.

Diharapkan, pada tahun-tahun mendatang ada banyak lagi Pramuka Garuda baru di Grobogan.

Editor : Akrom Hazami

 

 

Kinerja Pengurus Kwarcab Grobogan Dinilai Tim Kwarda Jateng

pramuka e

Penyerahan kesan dan pesan Kak Toro Mardi Saputra selaku Ketua Tim Penilai kepada Kak Dasuki, SH Waka Kwarcab Grobogan Bidang Binawasa.  (MuriaNewsCom/Dani Agus)

 

MuriaNewsCom, Grobogan – Tim penilai lomba dari Kwarda 11 Jawa Tengah melakukan penilaian kinerja Kwarcab 11 15 Grobogan sepanjang tahun 2015 lalu. Rombongan tim penilai dari Kwarda Jateng ini diterima oleh Waka Kwarcab Grobogan Bidang Binawasa Dasuki didampingi sejumlah pengurus harian lainnya.

Menurut Dasuki, digelarnya lomba kwarcab itu tidak semata-mata mencari juara. Tetapi yang terpenting adalah untuk melakukan silaturahmi dan pembinaan terhadap masing-masing Kwarcab yang ada di wilayah Kwartir Daerah 11 Jawa Tengah.

Ditambahkan, dalam penilaian ini tim lomba kwartir dari Kwarda Jawa Tengah ingin melihat secara langsung proses administrasi dan dokumentasi kegiatan selama tahun 2015 pada beberapa bidang. Antara lain, bidang Bina Muda, Bina Wasa, Organisasi dan Hukum, Keuangan dan Sarana Prasarana, Bidang Abdimas dan Humas serta Dewan Kerja Cabang Grobogan.

“Melalui penilaian ini akan diketahui kelebihan dan kekurangan yang kita miliki. Dengan demikian, upaya perbaikan bisa segera kita lakukan demi kemajuan kinerja tahun mendatang,” cetus Dasuki, Senin (16/5/2016).

Dasuki menegaskan, kinerja dari Kwartir Cabang secara keseluruhan juga merupakan cerminan peran dari semua unsur kepramukaan yang ada. Seperti Satuan Karya, Dewan Kerja Ranting, Kwartir Ranting dan lainnya.

“Kegiatan ini adalah agenda rutin tahunan. Pada penilaian kinerja tahun 2013 dan 2014, bidang Abdimas Humas Kwarcab Grobogan berhasil meraih tergiat 3,” katanya.

Editor : Akrom Hazami

 

 

Sekolah “Ndeso” Borong Juara Pesta Siaga Kwarcab Grobogan

Ketua Kwarcab Grobogan Icek Baskoro saat menyerahkan tropi pada juara pesta siaga (MuriaNewsCom/Dani Agus)

Ketua Kwarcab Grobogan Icek Baskoro saat menyerahkan tropi pada juara pesta siaga (MuriaNewsCom/Dani Agus)

 

MuriaNewsCom, Grobogan – Sekolah-sekolah yang berada di wilayah kecamatan di luar Kota Purwodadi berhasil unjuk gigi dalam ajang Pesta Siaga Kwarcab Grobogan Minggu (13/3/2016) kemarin. Dimana, untuk juara I putra diraih MI Suniyah 1Desa Selo, Kecamatan Tawangharjo. Kemudian, peringkat II disabet SDN 1 Desa Kronggen, Kecamatan Brati, dan peringkat III didapat SDN 1 Desa Toko, Kecamatan Penawangan.

Dibagian putri, tropi kejuaraan juga diraih sekolah dari daerah pinggiran. Masing-masing, juara I adalah SDN 1Desa Nambuhan, Kecamatan Purwodadi, peringkat II diraih SDN 3 Desa Tanggungharjo, Kecamatan Grobogan. Sedangkan, SDN 1 Desa Ledokdawan, Kecamatan Geyer berhasil jadi peringkat III.
“Kemampuan para peserta, baik dari dalam kota maupun luar Kota Purwodadi memang merata. Kepada para pemenang, saya ucapkan selamat dan bagi yang belum berhasil supaya tetap semangat serta tidak kecil hati,” ungkap Ketua Kwarcab Grobogan Icek Baskoro.

Dijelaskan, dalam pesta siaga kali ini yang dilangsungkan di Halaman Setda Grobogan, ada 38 barung yang ikut ambil bagian. Masing-masing kecamatan mengirimkan dua barung, putra dan putri. Pesta siaga merupakan salah satu agenda tahunan pramuka yang digelar oleh Kwarcab Grobogan.
Icek menyatakan, untuk peserta juara I-III, putra dan putri nantinya akan mewakili Kwarcab Grobogan untuk berlaga ditingkat Binwil (eks-Karesidenan) Semarang. Pesta siaga tingkat binwil akan digelar di Salatiga pada 3 April 2016 mendatang.

Editor : Kholistiono

Anggota Pramuka, Ini Patut Kamu Perhatikan

Ketua Kwarcab Grobogan Icek Baskoro saat memberikan pengarahan sebelum membuka KMD di Kecamatan Geyer. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

Ketua Kwarcab Grobogan Icek Baskoro saat memberikan pengarahan sebelum membuka KMD di Kecamatan Geyer. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

 

GROBOGAN – Para Pembina pramuka diminta tidak hanya bisa mendidik saja. Tetapi, juga harus mau belajar dalam beberapa bidang. Hal itu perlu dilakukan seiring dengan tuntutan perkembangan zaman dan kemajuan teknologi.

“Menuntut ilmu tidak hanya dilakukan anak muda saja (pramuka). Tetapi, orang tua (pembina) juga harus mau menuntut ilmu yang nantinya bisa ditularkan lagi pada generasi muda,” kata Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) 11.15 Grobogan Icek Baskoro saat membuka Kursus Pembina Pramuka Mahir Tingkat Dasar (KMD) se-Kwartir Ranting (Kwarran) Geyer, Sabtu (26/12/2015).

Menurut Icek, pembina merupakan ujung tombak yang berhadapan langsung dengan peserta didik. Untuk itu pembina harus siap pakai baik materi maupun mental dalam membina anggota pramuka di setiap Gugus Depan (Gudep).

“Apabila para pembina Pramuka tidak siap, maka proses pendidikan karakter bangsa tidak akan tercapai. KMD dapat dipergunakan sebagai bekal dalam mendidik dan membina generasi muda baik di Gudep maupun di lingkungan masyarakat,” ujar Icek.

Icek menambahkan, melalui KMD Pembina dibekali dengan berbagai macam teori dan praktik kepramukaan. KMD merupakan salah satu upaya Gerakan Pramuka dalam melaksanakan revitalisasi sesuai dengan perkembangan era globalisasi dan pendidikan karakter bangsa.

“Sekarang pramuka merupakan ekstra wajib yang harus diikuti oleh semua siswa dan siswi dari SD hingga SMA. Untuk itu, para pembina Pramuka setidaknya harus memiliki ijazah KMD atau Kursus Mahir Lanjutan (KML),” terang Icek.

Sementara itu, Wakil Pimpinan KMD Lulun Surono menyatakan, kegiatan KMD yang berlangsung yang digelar di SDN 3 Ledokdawan, Geyer itu akan berlangsung selama lima hari. Yakni, mulai hari ini hingga 30 Desember mendatang. KMD yang diikuti sedikitnya 73 peserta tersebut juga bertujuan untuk mempersiapkan calon Pembina Pramuka yang memiliki watak dan karakter berbudi luhur dan siap mengabdi pada Negara.

“Semoga para peserta dapat mengimplementasikan ilmu yang didapat dalam KMD tahun 2015 ini. Dan ilmu yang diperoleh dapat diterapkan di pangkalan masing-masing,” imbuhnya. (DANI AGUS/AKROM HAZAMI)

Pengurus Pramuka Harus Punya Tiga Persyaratan Utama

Pelantikan pengurus Majelis Pembimbing Ranting (Mabiran) Kwarran Wirosari masa bhakti 2015-2020. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

Pelantikan pengurus Majelis Pembimbing Ranting (Mabiran) Kwarran Wirosari masa bhakti 2015-2020. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

 

GROBOGAN – Ketua Kwarcab 11 15 Grobogan Icek Baskoro menyatakan, dalam memilih pengurus hendaknya ada tiga hal yang perlu diperhatikan. Yakni, mereka yang mau, mampu dan punya dedikasi tinggi. Hal itu diperlukan agar organisasi yang dijalankan bisa mencapai kemajuan.

”Dalam memilih pengurus jangan asal tunjuk siapa yang mau saja. Tetapi, harus dilihat pula kemampuan dan dedikasi yang dimiliki,” ujar Icek saat melantik pengurus Majelis Pembimbing Ranting (Mabiran) Kwarran Wirosari masa bhakti 2015-2020, sore tadi.

Prosesi pelantikan ditandai dengan pengucapan janji Trisatya oleh pengurus Mabiran dan Kwarran yang dilantik dengan dipandu oleh Ketua Kwarcab. Kemudian, dilanjutkan dengan pengucapan ikrar dan penandatanganan berita acara pelantikan oleh Ketua Mabiran dan Ketua Kwarran Wirosari.

Dalam susunan kepengurusan tersebut, Camat Wirosari Suroto dipercaya menjabat sebagai Ketua Mabiran. Beberapa saat setelah dilantik jadi Ketua Mabiran, Suroto kemudian ganti melantik pengurus Kwarran Wirosari yang ketuanya dijabat oleh Sumartono.

Icek menyatakan, menjadi pengurus Gerakan Pramuka merupakan kerja pengabdian. Dimana untuk bisa mengabdi dengan baik harus dilandasi dengan sikap ikhlas. Ditambahkan, tantangan yang dihadapi pengurus Pramuka makin berat. Untuk itu, diperlukan pengurus yang tangkas dan cerdas agar bisa menyelesaikan semua tantangan dan rintangan. Dia berharap, adanya reorganisasi itu akan menambah kemajuan gerakan pramuka di Grobogan. (DANI AGUS/TITIS W)

Kwarcab Grobogan Raih Juara Pramuka Peduli Award

Ketua Pramuka Peduli Kwarcab Grobogan Lulun Surono didampingi anggota Abdimas Humas Agus Winarno berfoto dengan Pengurus Kwarda Jateng usai menerima trophy (MuriaNewsCom/Dani Agus)

Ketua Pramuka Peduli Kwarcab Grobogan Lulun Surono didampingi anggota Abdimas Humas Agus Winarno berfoto dengan Pengurus Kwarda Jateng usai menerima trophy (MuriaNewsCom/Dani Agus)

 

GROBOGAN – Prestasi kembali diraih Kwartir Cabang 11 15 Grobogan. Di mana, dalam ajang Pramuka Peduli Award tingkat Kwarda Jateng, Kwarcab Grobogan berhasil menggondol juara pertama. Selain itu, sebelumnya, Kwarcab Grobogan juga meraih prestasi juara III bidang Pengabdian Masyarakat dan Hubungan Masyarakat (Abdimas Humas).

”Prestasi pramuka peduli award ini merupakan hasil penilaian tahun 2014 yang dilangsungkan pada bulan Desember 2014 lalu. Hanya saja, pengumuman dan penyerahan trophy baru dilakukan pada saat Raimuna Daerah XI Kwartir Daerah 11 Jawa Tengah di Bumi Perkemahan Linggo Asri Kabupaten Pekalongan saat ini,” kataKetua Pramuka Peduli Kwarcab Grobogan Lulun Surono didampingi anggota Abdimas Humas Agus Winarno.

Menurutnya, kegiatan pramuka peduli award tersebut dibagi dalam dua kategori, kelompok dan perongan. Sejauh ini, Kwarcab Grobogan sudah dua kali ikut babak final pramuka peduli untuk kategori kelompok. Yakni, tahun 2013 yang meraih juara harapan I dan 2014 dengan prestasi juara I.

Dijelaskan, kegiatan kemah bakti pramuka peduli pertama di Kecamatan Toroh tahun 2014 yang diangkat untuk dilombakan. Dalam kegiatan tersebut, banyak kegiatan sosial yang dilakukan pramuka terhadap masyarakat sekitar. Antara lain, pengurugan jalan, pengecatan pagar makam, membuat papan petunjuk jalan, penghijauan tepi jalan. Kemudian, dilakukan pula kegiatan penyuluhan kamtibmas, sosialisasi desa ramah anak, KB, sosialisasi pemilu bersama KPU, dan pentas seni. (DANI AGUS/KHOLISTIONO)