Ini Wujud Kepedulian KORPRI Jepara untuk Kesejahteraan Anggotanya

Pengurus KORPRI Kabupaten Jepara melakukan anjangsana dan memberikan bantuan kepada 10 anggota KORPRI dan DWP yang tengah sakit di RSUD RA. Kartini Jepara (MuriaNewsCom/Wahyu KZ)

Pengurus KORPRI Kabupaten Jepara melakukan anjangsana dan memberikan bantuan kepada 10 anggota KORPRI dan DWP yang tengah sakit di RSUD RA. Kartini Jepara (MuriaNewsCom/Wahyu KZ)

 

JEPARA – Anggota Korps Pegawai Negeri Republik Indonesia (KORPRI) Kabupaten Jepara dan Dharmawanita Persatuan (DWP) yang menderita sakit diberi bantuan oleh dewan pengurus KORPRI dan DWP. Bantuan tersebut dimaksudkan sebagai wujud solidaritas dan bentuk kepedulian keluarga besar KORPRI dan DWP Kabupaten Jepara kepada para anggota yang tertimpa musibah.

Hal itu disampaikan Ketua Dewan Pengurus KORPRI Kabupaten Jepara yang diwakili Asisten I Setda Jepara Ahmad Junaidi saat melakukan anjangsana kepada 10 anggota KORPRI dan DWP yang tengah sakit di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) RA. Kartini Kabupaten Jepara, Senin (30/11/2015).

“Selain sebagai wujud apresiasi, tali asih tersebut juga sebagai bentuk kepedulian dan wujud kebersamaan seluruh keluarga besar KORPRI Jepara,” ujar Ahmad Junaidi.

Lebih lanjut dia mengemukakan, sebanyak 10 anggota KORPRI yang mendapatkan tali asih tersebut masih dalam rangkaian HUT ke-44 KORPRI 2015 dan HUT ke-16 DWP Kabupaten Jepara. Pihaknya menjanjikan, ke depan untuk lebih menata organisasi, agar setiap anggota dapat mengemban tugas. Untukmeningkatkan solidaritas antaranggota,pihaknya juga memberi perlindungan dan bantuan hukum kepada anggota.

Sementara itu, Ketua DWP Kabupaten Jepara Ny. Susi Sholih mengemukakan, kegiatan sosial ini sudah menjadi agenda tahunan. Di tahun 2015 ini, pihaknya juga telah menyerahkan dana bantuan pendidikan kepada putra putri KORPRI yang berprestasi. (WAHYU KZ/KHOLISTIONO)

Weleh-weleh, Pemahaman dan Penghayatan Panca Prasetya KORPRI Sudah Luntur

f-korpri (2) (e)

Salah satu peserta lomba sedang mengucapkan Panca Prasetya KORPRI di hadapan juri (MuriaNewsCom/Wahyu KZ)

JEPARA – Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) Kabupaten Jepara menggelar Lomba Pengucapan Panca Prasetya KORPRI, Rabu (18/11/2015). Lomba diikuti puluhan pegawai negeri sipil (PNS) dan digelar di ruang rapat II Setda Jepara.

Haryanto, Kepala Seksi Bidang Sekolah Dasar dan Sekolah Dasar Luar Biasa pada Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Jepara selaku koordinator lomba menyampaikan, bahwa lomba tersebut digelar sebagai respon atas kekhawatiran terhadap semakin lunturnya pemahaman dan penghayatan terhadap Panca Prasetya KORPRI.

”Untuk selanjutnya dilaksanakan, dipedomani dalam kehidupan berbangsa dan bernegara serta kehidupan bermasyarakat,” ujar Haryanto dihadapan peserta lomba.

Menurut dia, dengan lomba ini, diharapkan setiap pegawai di lingkungan Kabupaten Jepara dapat mengamalkan Panca Prasetya tersebut. Sebab, sebagai abdi negara tentunya harus memiliki pedoman dalam kehidupan sehari-hari terutama dalam pekerjaan, agar dapat menjadi pegawai profesional, bersih, dan loyal kepada NKRI.

Hampir tiga jam lamanya lomba berlangsung, akhirnya dewan juri mengumumkan para pemenang Lomba Pengucapan Panca Prasetya KORPRI Tahun 2015. Juara pertama diraih Deshinta A.W dari BBPBAP, Juara kedua diraih oleh Meri Alfiani dari Kantor Ketahanan Pangan (KKP) Kabupaten Jepara dan juara ketiga diraih oleh Muh Arif dari Pakisaji. (WAHYU KZ/KHOLISTIONO)

KORPRI Jepara Gelar Lomba Pengucapan Panca Prasetya

f-korpri (1) (e)

Salah seorang PNS mengikuti lomba pengucapan Panca Prasetya KORPRI (MuriaNewsCom/Wahyu KZ)

JEPARA – Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) Kabupaten Jepara menggelar Lomba Pengucapan Panca Prasetya KORPRI. Lomba yang diadakan di Ruang Rapat II di Setda Kabupaten Jepara tersebut, diikuti sebanyak 49 aparatur di lingkungan Pemerintah Kabupaten Jepara, Rabu (18/11/2015). Selain itu, rencananya, juga ada Lomba Pengucapan UUD 1945 yang akan di selenggarakan Kamis (19/11/2015).

Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Jepara Khusairi selaku Ketua Panitia Lomba mengatakan, sebagai PNS, atau sekarang disebut Aparatur Sipil Negara (ASN) yang sekaligus anggota KORPRI harus hafal Panca Prasetya KORPRI.

”Bukan itu saja, seorang ASN harus memahami secara mendalam dari Panca Prasetya KORPRI. Bukan hanya sekedar menghafal, tetapi juga harus memahami dan mengimplementasikannya selaku abdi negara,” ujar Khusairi.

Menurutnya, lomba tersebut selain guna memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) KORPRI ke-44 dan HUT Dharmawanita Persatuan ke-16, namun juga untuk membangkitkan kembali semangat para ASN di tengah beban tugas dan pekerjaan.

”Sebagai abdi Negara, tentu saja harus benar-benar tahu tugas dan kewajibannya. Sehingga, mulai dari hal yang sederhana harus diperhatikan,” imbuhnya. (WAHYU KZ/KHOLISTIONO)