Prajurit TNI Latih Siswa MTs Yataba Pati Bela Diri

Siswa MTs Yataba Pati diajarkan bela diri oleh Babinsa Koramil Dukuhseti. (MuriaNewsCom/Lismanto)

Siswa MTs Yataba Pati diajarkan bela diri oleh Babinsa Koramil Dukuhseti. (MuriaNewsCom/Lismanto)

MuriaNewsCom, Pati – Lebih dari 15 siswa MTs Yataba, Desa Alasdowo, Kecamatan Dukuhseti dilatih bela diri oleh prajurit TNI AD dari Koramil 10/Dukuhseti. Kegiatan itu bertujuan untuk melakukan pembinaan komunikasi sosial dalam bentuk latihan bela diri.

Kopka Jahari, Babinsa yang melatih siswa MTs Yataba mengatakan, ilmu bela diri saat ini berkembang menjadi salah satu cabang olahraga. Dengan skill bela diri, siswa bisa melindungi diri sendiri dari kemungkinan tindak kejahatan.

“Kami juga membekali siswa dengan wawasan bela negara. Indonesia merupakan negara yang sangat luas dan kaya akan sumber daya alam (SDA), adat istiadat, agama dan suku bangsa. Kekayaan itu mesti dimanfaatkan penduduknya untuk kemakmuran bersama. Butuh sikap bela negara untuk mempertahankan kekayaan bangsa,” ujar Kopka Jahari, Rabu (25/1/2017).

Saat ini, kata dia, banyak negara lain yang ingin merebut SDA yang dimiliki Indonesia, mulai dari emas, minyak bumi, nikel, rempah-rempah, bata bara, ikan, dan masih banyak lagi lainnya. Pada saat yang sama, para pemuda sekarang ini tidak merasa dijajah oleh negara lain dengan minuman keras dan narkoba.

Dia juga memberikan pemahaman kepada siswa bahwa Indonesia tengah diintai lima negara besar melalui peralatan elektronik dan media sosial. Negara tersebut disebut sudah menyusupkan warga negaranya untuk bekerja di Indonesia.

Di tengah kondisi tersebut, para siswa sebagai generasi bangsa diharapkan punya wawasan bela negara untuk membangkitkan NKRI dan menumpas penjajahan yang tidak tampak. Siswa MTs Yataba diharapkan memiliki kemampuan bela diri, termasuk wawasan kebangsaan untuk melanjutkan perjuangan para pahlawan bangsa.

Editor : Kholistiono

Rumah Warga Tegalombo Pati Roboh Termakan Usia, Prajurit TNI Ikut Bantu Bedah Rumah

Prajurit TNI bersama dengan masyarakat ikut mendirikan rumah Sutrimah, warga Desa Tegalombo, Dukuhseti yang roboh karena termakan usia. (MuriaNewsCom/Lismanto)

Prajurit TNI bersama dengan masyarakat ikut mendirikan rumah Sutrimah, warga Desa Tegalombo, Dukuhseti yang roboh karena termakan usia. (MuriaNewsCom/Lismanto)

MuriaNewsCom, Pati – Sejumlah prajurut TNI dari Koramil 10/Dukuhseti bersama dengan masyarakat ikut membantu membangun rumah Sutrimah (57), warga Dukuh Cengkihan RT 10 RW 2, Desa Tegalombo, Kecamatan Dukuhseti, Pati, Sabtu (15/10/2016).

Rumah Sutrimah diketahui tidak layak huni, sehingga dibongkar. Masyarakat yang dibantu anggota TNI kemudian membangun rumah Sutrimah menjadi layak huni. Dana pembangunan rumah diambil dari anggaran pemerintah desa dan gotong royong warga setempat.

“Rumah ibu Sutrimah roboh, karena termakan usia. Pemdes dan warga punya inisiatif untuk membantu membangun rumah untuk Sutrimah, seorang janda yang kurang mampu. Kami kemudian ikut bersama-sama warga, gotong royong membangun rumah ibu Sutrimah,” ujar Babinsa Tegalombo Kopka Jahari.

Sebanyak 25 orang warga dibantu delapan anggota TNI beramai-ramai merehap dan membangun rumah Sutrimah. Sutrimah berterima kasih dan mengucapkan syukur, karena sudah dibantu memperbaiki rumah sebagai tempat tinggal satu-satunya.

Sementara itu, Danramil Dukuhseti Kapten Kav Suyatno memberikan apresiasi kepada anggotanya yang berjibaku bersama dengan masyarakat membantu membangun rumah warga kurang mampu. Hal itu diakui sebagai upaya prajurit TNI untuk manunggal, menyatu dengan rakyat.

“Hanya bersama dengan rakyat, TNI menjadi kuat. Keikutsertaan prajurit TNI dalam mendirikan rumah menjadi bagian dari upaya kami untuk manunggal dengan rakyat. Apalagi, rumah ibu Sutrimah roboh karena termakan usia sehingga benar-benar perlu bantuan,” tandas Suyatno.

Editor : Kholistiono