Difasilitasi Pemkab Kudus, Pelaku Usaha Konveksi Terbantu dalam Pasarkan Produk

Eni Zunita, pemilik Jasmine Bordir saat mengikuti salah satu pameran produk unggulan yang diselenggarakan Dinas Perdagangan Kudus. Pelaku usaha konveksi terbantu dengan fasilitas yang diberikan Pemkab Kudus. (Foto : Dinas Perdagangan Kudus)

MuriaNewsCom, Kudus – Para pelaku usaha konveksi merasa sangat terbantu dengan program-program yang dijalankan Pemkab Kudus. Salah satunya, program mengikutsertakan pelaku usaha dalam berbagai pameran yang dijalankan Dinas Perdagangan Kudus.

Pameran yang diikuti juga beragam segmen dan pasarnya. Mulai dari pameran dalam skala lokal maupun nasional.

Pemilik Jasmine Bordir Eni Zunita mengatakan, dirinya beberapa kali mengikuti pemeran nasional yang diagendakan Dinas Perdagangan Kudus.

”Kami berterima kasih. Diikutkan dalam sebuah pameran sudah sangat membantu kami dalam memasarkan produk. Pasar kami yang awalnya di level lokal, secara otomatis semakin berkembang ke pasar yang lebih luas,” kata Eni Zunita.

Pihaknya berharap, di tahun-tahun mendatang program tersebut tetap dijalankan dan semakin banyak pelaku usaha konveksi yang dilibatkan. Dengan demikian, akan semakin mudah mengangkat konveksi Kudus ke level nasional atau bahkan internasional.

Dia mencontohkan, even Ramadan Runway yang baru saja berakhir penyelenggaraanya di Jakarta, merupakan momentum tepat untuk mempromosikan bordir Kudus. Sebab, even tersebut memiliki gengsi tersendiri. Banyak desainer-desainer papan atas Tanah Air ambil bagian di dalamnya.

”Kami tentu akan bangga, saat bordir Kudus dilirik para desainer untuk dikembangkan menjadi produk yang lebih berkualitas. Dan, dengan mengikuti pameran-pameran seperti (Ramadan Runway 2018) ini menjadi salah satu upaya strategis untuk mewujudkannya,” terang pengusaha bordir asal Desa Karangmalang ini.

Pada ajang Ramadan Runway 2018 kemarin, produk konveksi bordir yang dipamerkan Pemkab Kudus sukses menarik perhatian pengunjung. Acara yang berlangsung di Mall Kota Kasablanka Jakarta, pada 1 Juni hingga 2 Juli ini berhasil menumbuhkan gairah pelaku usaha untuk semakin kreatif dalam proses produksi.

Hal ini terlihat dari jumlah pengunjung yang singgah di stan Dinas Perdagangan Kudus. Mereka tidak hanya melihat-lihat produk yang dipamerkan. Tidak sedikit dari pengunjung yang membeli bordir produksi Kudus.

Banyak yang bertanya mengenai produk bordir dari Kudus. Mereka ada yang langsung membeli. Namun ada yang sekadar bertanya. Bahkan ada juga yang menanyakan destinasi wisata di Kudus.

Terpisah, Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Kudus Sudiharti mengatakan, Ramadan Runway merupakan even tahunan yang salah satunya bertujuan  untuk memperkenalkan busana lokal.

”Di even ini, kami juga memiliki ikatan kerja sama dengan dengan Rudy Chandra yang merupakan Ketua APPMI DKI Jakarta,” ucap Sudiharti.

Selain arena bazar produk busana, Ramadan Runway 2018 ini juga dimeriahkan sederet desainer papan atas Tanah Air. Sebut saja Ivan Gunawan, Rani Hatta, Nita Seno Adji, Harry Ibrahim, Rudy Chandra, dan Okky Setiana Dewi. Mereka menampilkan koleksi terbaiknya yang bertema Ramadan.

”Kami yakin, dengan mengikuti even-even seperti ini, maka produk-produk lokal Kudus semakin dikenal dan ini juga tentu saja memberikan efek positif dalam peningkatan usahanya. Hal ini juga sesuai dengan apa yang dicita-citakan Bapak Bupati Musthofa untuk menjadikan warga Kudus semakin sejahtera,” ucapnya. (nap)

Editor : Ali Muntoha