4 Cabang Olahraga Bakal Gelar Pra-Porprov di Grobogan

Ketua KONI Grobogan Fatchur Rachman saat menggelar rapat persiapan Pra Porprov dengan pengurus cabor tinju. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom, Grobogan – Ajang Pra-Porprov untuk empat cabang olahraga (cabor) bakal dihelat di Grobogan. Hal itu disampaikan Ketua KONI Grobogan Fatchur Rachman pada wartawan, Jumat (11/8/2017).

Menurut Facthur, empat cabor tersebut adalah catur, tinju, balap motor dan bola voli. Pelaksanaannya akan dilangsungkan dalam kurun waktu Oktober dan November.

“Tanggal pastinya masih menunggu keputusan resmi. Yang pasti, pada Oktober dan November empat cabor akan melangsungkan Pra-Porprov di Grobogan,” jelasnya.

Terpilihnya Grobogan sebagai tuan rumah Pra-Porprov dinilai cukup membanggakan. Sebab, sejauh ini, belum pernah ada penyelenggaraan Pra Porprov di Grobogan. Terlebih, kali ini ada empat cabor sekaligus.

Terkait dengan rencana itu, Fatchur mengaku sudah menjalin koordinasi dengan pengurus empat cabor di level kabupaten. Tujuannya, untuk mulai mempersiapkan segala sesuatu supaya pelaksanaan Pra-Porprov nanti bisa sukses.

“Kepercayaan jadi tuan rumah Pra-Porprov ini berat tanggungjawabnya. Oleh sebab itu, jauh hari sudah kita harus persiapkan sebaik mungkin. Lebih-lebih ada empat cabor yang bakal melaksanakan Pra-Porprov di sini,” imbuhnya.

Selain dengan pengurus cabor, koordinasi dengan pihak lainnya juga akan dilakukan. Seperti dengan jajaran keamanan, dinas terkait serta pengusaha hotel. 

 

Editor : Akrom Hazami

 

Mantap! 12 Atlet Atletik Grobogan Lolos Porprov

Ketua Umum KONI Grobogan Fatchur Rachman (kaca mata hitam) saat memberikan suntikan moral pada atlet atletik dalam ajang Pra Porprov di Kendal akhir pekan lalu. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom, Grobogan – Keikutsertaan atlet atletik Grobogan dalam ajang pra Porprov di Kendal akhir pekan lalu membawa hasil yang menggembirakan. Dari 24 atlet yang dikirim, berhasil membawa pulang 12 medali. Terdiri dari 2 emas, 5 perak dan 5 perunggu. Para peraih medali sekaligus dinyatakan lolos untuk mengikuti ajang Porprov yang digelar tahun 2018 mendatang.

Ketua Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Grobogan Eko Priyono menyatakan, hasil yang dicapai anak asuhnya dinilai melebihi target yang dibebankan. Sebelumnya, jumlah atlet yang lolos Porprov hanya ditarget 10 orang saja.

“Prestasi ini di luar dugaan. Dari 24 ateit ada 12 yang lolos Porprov. Sayangnya, saya tidak bawa catatan nama-nama anak yang lolos dan meraih medali di Kendal,” katanya.

Menurut Eko, untuk bisa lolos dari pra Porprov dinilai tidak mudah. Sebab, semua atlet harus mencapai limit waktu maupun jarak yang sudah ditentukan.

Dijelaskan, atlet yang diberangkatkan terdiri dari 20 putra dan 4 putri. Mereka akan bertanding di beberapa nomor. Antara lain, lari jarak pendek, lari gawang, estafet, lempar lembing, tolak peluru, lompat jauh, dan lompat tinggi.

“Sebenarnya ada satu atlet putri lagi yang kita daftarkan, yakni Liviana Rizki. Tetapi, anaknya masih di pelatnas dan tidak bisa ikut pra Porprov,” imbuh Eko yang juga menjabat sebagai Kasi Pembinaan Olahraga Disporabudpar Grobogan itu.

Eko menambahkan, keberhasilan meloloskan 12 atlit juga tidak bisa dilepaskan dari dukungan yang diberikan Ketua Umum KONI Grobogan Fatchur Rachman bersama beberapa pengurus lain yang ikut hadir di Kendal saat Pra Porprov.

“Hadirnya Ketum KONI bikin anak-anak merasa bangga. Dampaknya, mereka bisa termotivasi untuk meraih prestasi,” katanya.

Editor : Akrom Hazami

 

Tunggu Surat Resmi, KONI Persiapkan Skuad Persiku Kudus 

persiku-kudus

MuriaNewsCom, Kudus – KONI Kudus hingga kini masih belum menerima surat resmi terkait liga yang akan diikuti oleh Persiku Kudus. Meski demikian, KONI tengah mempersiapkan tim, guna mengikuti kompetisi yang ada di depan nanti.

Ketua KONI Kudus M Ridwan mengatakan, pihaknya melakukan persiapan timnya. “Sampai sekarang masih menunggu surat resminya. Tapi  persiapan jelas kami lakukan dengan dimulai dari persiapan para pemain,” katanya di Kudus, Kamis (26/1/2017).

Menurutnya, kabar yang didapat nanti liga akan dikelompokkan menjadi dua kategor yaitu U 21 dan U23. Pihaknya juga tak tahu manakah yang akan diikuti oleh Persiku, apakah masuk U 21 ataukah malah U23. Tentang stok pemain, dikatakan semuanya sudah mumpuni.

Pengkaderan tingkat diklat sudah dimaksimalkan sehingga tinggal dipilih mana yang akan menjadi pemain Persiku, ataukah hanya cukup pada tingkat Diklat saja.”Diklat masih tetap jalan. Ditambah lagi nantinya bisa membuka seleksi jika memang dirasa pemain masih kurang. Kudus itu gudangnya para atlet, termasuk bola,” ujarnya.

Untuk pelatih, hingga kini masih belum ditentukan mana yang akan ditunjuk. Hanya besar kemungkinan pelatih sebelumnya yakni Hidayat akan ditunjuk lagi melatih Macan Muria di 2017 ini. “Performa bagus, bahkan bisa menjadi empat besar waktu di Liga Nusantara 2016 kemarin. Kami menyingkirkan ratusan tim yang ikut waktu itu,” jelasnya.

Tentang anggaran, dikatakan Ridwan, juga sudah dipersiapkan. Untuk Persiku yakni sekitar Rp 2,5 miliar. Anggaran itu sudah dialokasikan jika nantinya Persiku berlaga dalam liga di 2017. Jumlah anggaran itu berasal dari suntikan dana KONI Kudus Rp 7 miliar.

Editor : Akrom Hazami

 

KONI Kudus Terima Suntikan Dana Rp 7 Miliar

uang-1024x634

ILUSTRASI

MuriaNewsCom, Kudus – KONI Kudus mendapatkan suntikan dana senilai Rp 7 miliar dari pemkab setempat. Suntikan dana itu, berasal dari APBD murni, yang bakal digunakan untuk kebutuhan pembinaan di 2017.

Ketua KONI Kudus M Ridwan mengatakan, KONI sebelumnya mengusulkan bantuan dari APBD untuk KONI sejumlah Rp 15 miliar. Namun yang diberikan sejumlah Rp 7 miliar. “Kami masih belum ada pembahasan lebih lanjut tentang progam kami di 2017. Sebab pertemuan yang membahas belum ada. Jadi harus menunggu pembahasan,” katanya kepada MuriaNewsCom di Kudus, Rabu (11/1/2017).

Rencananya, pembahasan berupa rapat kerja KONI 2017 akan diselenggarakan pada pekan ini. Usai pembahasan, barulah KONI tahu apa saja kebutuhannya selama setahun ke depan. Secara garis besar KONI di 2017 bakal memiliki pengeluaran yang besar. Yakni terkait penyelenggaraan Pra Porprov.

Nantinya yang disiapkan sekitar 37 cabang olahraga. Semua akan dimaksimalkan agar Kudus bisa meraih prestasi lebih baik lagi. “Kami targetkan masuk tiga besar semua minimal. Karena Kudus sangat kaya atlet dan kaya prestasi. Saya yakin dengan demikian tak sulit untuk memasuki babak tiga besar,” ungkap dia.

Dicontohkan, sejumlah cabang olahraga yang diyakini dapat masuk tiga besar bahkan lebih ada banyak. Di antaranya, tarung derajat, tenis meja, voli, basket dan sederet cabang-cabang lainnya. Hanya, beberapa juga perlu dievakuasi akan regenerasi atlet seperti cabang paralayang.

“Latihan saja di sini susah, jadi dalam pembahasan nantinya bakalan di evaluasi lebih lanjut, apakah masih diadakan atau bagaimana,” ungkapnya.

Disinggung tentang kecukupan sumber biaya, dia menilai suntikan dana yang telah diterima masih kurang. Karenanya, KONI akan kembali mengajukan permohonan dana. Terutama untuk pengembangan atlet.

“Iya mungkin kebutuhan total sekitar Rp 15 miliar bahkan lebih. Sebab masih ada turnamen lokal seperti Kejurda, Bupati Cup dan pembinaan kepada klub-klub di Kudus yang juga banyak,” ujarnya.

Editor : Akrom Hazami

Biar Pelajar yang jadi Atlet Jepara Jos, Ini Inovasi KONI

KONI

 

MuriaNewsCom, Jepara – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jepara akan membuka kelas olahraga. Kelas tersebut dimaksudkan untuk pembinaan atlet, baik yang belum maupun yang sudah memiliki prestasi. Rencananya pembukaan kelas tersebut dimulai tahun 2017 mendatang.

Ketua KONI Jepara, Sutedjo mengatakan, pembukaan kelas olahraga didasari atas sering terputusnya pembinaan atlet yang masih berstatus pelajar. Padahal, Jepara memiliki segudang atlet berprestasi. Tahun ini saja, Jepara menyumbang 37 atlet untuk Jawa Tengah guna mengikuti PON Jawa Barat.

“Jumlah atlet tahun ini yang mewakili Jateng di PON Jabar lebih banyak dari PON 2012 yang hanya menyumbang 19 atlet. Ini menunjukkan banyak atlet Jepara yang memiliki prstasi,” terang Sutedjo, Senin (18/7/2016).

Menurutnya, tahun ini pihaknya sudah mempersiapkan pembukaan kelas olahraga tersebut yang akan diletakkan di SMA atau yang sederajat. Dianggarkan Rp 80 juta. Sebanyak Rp 50 juta untuk studi banding di sejumlah daerah yang sudah memiliki kelas olahraga. Sisanya untuk menyekolahkan guru yang ditunjuk ke SMA yang memiliki kelas olahraga.

“Tapi kami belum menunjuk sekolah mana. Sejauh ini kami baru melakukan kordinasi dan mengumpulkan sejumlah sekolah, baik negeri maupun swasta. Tanggapan sekolah sangat baik. Bahkan berebut,” paparnya.

Hal senada juga disampaikan Wakil Ketua KONI Jepara Adi Sucipto. Dia menambahkan, secara hukum pembuatan kelas olahraga legal. Sebab di antaranya tercantum dalam UU Nomor 3 tahun 2005 tentang system keolahragaan nasional, dan Permendiknas Nomor 34 tahun 2006 tentang pembinaan prestasi peserta didik yang memiliki potensi dan/atau bakat istimewa.

“Tujuannya untuk memberikan kesempatan lulusan SMP/MTs untuk mengembangkan bakat olahraga. Manfaatnya, memudahkan sekolah atau persatuan olahraga (cabang olahraga) dalam mencari atlet yang berbakat,” paparnya.

Secara teknis, dijelaskan, pelatihan kelas olahraga dilaksanakan di luar jam-jam pelajaran sekolah. Ketika para atlet melaksanakan training centre (TC) di luar kota, maka materi pelajaran dapat dilaksanakan di mana atlet tersebut melaksanakan TC. Sedangkan pengelolaan kelas olahraga terpisah dengan pengelolaan kegiatan sekolah. Demikian pula dengan anggarannya terpisah dengan anggaran sekolah.

Penganggaran kelas olahraga akan diajukan dalam APBD 2017 sebanyak Rp 146,4 juta. Itu di luar pengajuan anggaran KONI 2017 sebanyak Rp 4 miliar.

Editor : Akrom Hazami

 

Waka KONI Jateng: Hindari Prodeo, Koordinasi dengan Penegak Hukum

Pengurus KONI Grobogan yang baru mendapatkan ucapan selamat usai terpilih. Diharapkan mereka bisa melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

Pengurus KONI Grobogan yang baru mendapatkan ucapan selamat usai terpilih. Diharapkan mereka bisa melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

 

MuriaNewsCom, Grobogan – Banyaknya pengurus KONI di beberapa daerah yang harus berurusan dengan hukum, membuat Wakil Ketua Bidang Organisasi KONI Jateng Giri Dahono perlu menekankan para pengurus, agar menghindari jeratan hukum.

Hal itu disampaikannya saat menghadiri Musorkab KONI Grobogan. Di mana Giri meminta agar pengurus baru, khususnya ketua umum, agar berkoordinasi dengan penegak hukum. Yakni, terkait aturan naskah perjanjian hibah daerah (NPHD) keuangan buat KONI.

”Seperti kita ketahui, banyak rekan-rekan kita pengurus KONI di daerah yang saat ini berada di prodeo, lantaran terjerat masalah. Saya minta pengurus baru berkoordinasi dengan pemkab dan aparat penegak hukum, agar penggunaan dana KONI ini tidak ada kesalahan,” tegasnya.

Dalam kesempatan itu, Giri juga menyampaikan jika sejauh ini sudah beragam prestasi yang dicapai atlet Grobogan, dalam beberapa tahun terakhir. Dia menilai, potensi atlet beprestasi dari Grobogan itu juga menjadi aset berharga di level Jawa Tengah.

”Selama ini sudah banyak atlet dari Grobogan yang punya prestasi hebat hingga level nasional. Bahkan internasional. Seperti dari cabor karate, pencak silat, angkat besi, bola voli, dan masih ada yang lainnya. Beragam prestasi yang sudah diraih, harus terus ditingkatkan pengurus KONI Grobogan yang baru,” katanya.

Sementara itu, Sekda Grobogan menyatakan, salah satu tolak ukur keberhasilan pengurus KONI adalah dengan melihat deretan prestasi yang berhasil diraih. Namun, upaya meraih prestasi ini jangan sampai melupakan satu hal lagi yang tidak kalah pentingnya. Yakni, melakukan regenerasi atlet secepatnya.

”Masalah regenerasi ini seringkali diremehkan. Padahal, ini salah satu faktor penting dalam rangka meraih prestasi yang berkesinambungan. Sebab, tanpa regenerasi maka torehan prestasi akan mengalami kekosongan dalam kurun waktu tertentu. Masalah ini memang jadi salah satu fokus yang akan jadi pekerjaan rumah pengurus KONI periode berikutnya,” imbuhnya.

Editor: Merie

Hanya 45 Menit, Gendut Terpilih Jadi Ketua KONI

Dalam waktu singkat, Fatchur Rahman (kacamata) terpilih secara aklamasi sebagai ketua KONI Grobogan yang baru, menggantikan ketua lama Sutomo HP (kiri). (MuriaNewsCom/Dani Agus)

Dalam waktu singkat, Fatchur Rahman (kacamata) terpilih secara aklamasi sebagai ketua KONI Grobogan yang baru, menggantikan ketua lama Sutomo HP (kiri). (MuriaNewsCom/Dani Agus)

 

MuriaNewsCom, Grobogan – Pelaksanaan Musorkab KONI Grobogan yang dilangsungkan di Ruang Paripurna DPRD Grobogan, Sabtu (9/4//2016), mencatat rekor tersendiri.

Di mana pelaksanaan Musorkab itu merupakan paling cepat selesai, dibandingkan penyelenggaraan kegiatan serupa di daerah lainnya. Yakni hanya sekitar 45 menit saja, sudah bisa memilih ketua KONI yang baru.

”Ya, Musorkab KONI Grobogan ini memang pecahkan rekor. Setahu saya, pelaksanaan paling cepat sekitar 1 jam 30 menit. Tetapi Musorkab di sini hanya sekitar 45 menit saja sudah rampung dan berjalan lancar,” kata Wakil Ketua Bidang Organisasi KONI Jateng Giri Dahono, yang menghadiri Musorkab KONI Grobogan tersebut dari awal hingga kelar.

Dalam Musorkab yang dibuka Sekda Grobogan Sugiyanto tersebut, sosok Fatchur Rahman atau yang lebih akrab disapa Gendut itu, berhasil terpilih jadi ketua umum KONI Grobogan periode 2016-2020.

Dalam acara itu, para peserta secara aklamasi menyetujui Gendut jadi pucuk pimpinan, dari organisasi yang mengurusi olahraga itu. Dia menggantikan ketua sebelumnya yakni Sutomo HP.
Cepatnya pelaksaan Musorkab itu, di sisi lain disebabkan cuma ada calon tunggal ketua umum. Dalam proses penjaringan bakal calon yang dilakukan sebelumnya, hanya Gendut sajalah yang memenuhi persyaratan dukungan dari cabang olahraga.

”Terima kasih atas kepercayaan yang diberikan teman-teman dari cabang olahraga. Setelah dapat amanah ini, saya secepatnya akan segera bekerja keras untuk meningkatkan prestasi olahraga di Grobogan. Untuk itu saya butuh dukungan dan kerja sama dari semuanya, supaya bisa mengemban tugas dengan baik,” kata Gendut saat menyampaikan pidato usai terpilih jadi ketua umum KONI Grobogan.

Editor: Merie

KONI Grobogan Pilih Ketua Baru

Pengurus KONI Grobogan beberapa waktu lalu sudah mulai menggelar rapat untuk membahas pelaksanaan Musorkab. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

Pengurus KONI Grobogan beberapa waktu lalu sudah mulai menggelar rapat untuk membahas pelaksanaan Musorkab. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

 

MuriaNewsCom, Grobogan – Pengurus KONI Grobogan, Sabtu (9/4/2016) bakal melangsungkan kegiatan Musyawarah Olahraga Kabupaten (Musorkab) guna memilih ketua umum dan menyusun kepengurusan baru. Rencananya, kegiatan Musorkab akan dilangsungkan di Ruang Paripurna DPRD Grobogan.

“Agenda Musorkab ini sudah kita pastikan digelar Sabtu (9/4/2016) di ruang Paripurna DPRD Grobogan. Rencananya, Musorkab nanti bakal dibuka Bupati Grobogan Ibu Sri Sumarni,” kata Ketua Umum KONI Grobogan Sutomo HP.

Sutomo berharap agar dalam Musorkab nanti berhasil memilih sosok yang kompeten dan bisa memajukan olahraga di Grobogan. “Saya tidak maju lagi jadi calon dalam Musorkab nanti. Biar generasi muda yang mengambil alih peran,” cetus mantan Sekda Grobogan tersebut.

Dalam kesempatan itu, Sutomo menyatakan, salah satu tolok ukur keberhasilan pengurus KONI adalah dengan melihat deretan prestasi yang berhasil diraih. Namun, upaya meraih prestasi ini jangan sampai melupakan satu hal lagi yang tidak kalah pentingnya. Yakni, melakukan regenerasi atlet secepatnya.

Menurutnya, regenerasi itu perlu segera dilakukan mengingat dalam beberapa cabang olahraga sudah waktunya melakukan peremajaan atlet. Soalnya, atlet yang ada sekarang ini sudah hampir mendekati akhir usia emas sehingga sulit dipaksakan untuk terus berprestasi dalam setiap even kejuaraan.

“Masalah regenerasi ini seringkali diremehkan. Padahal, ini salah satu faktor penting dalam rangka meraih prestasi yang berkesinambungan. Sebab, tanpa regenerasi maka torehan prestasi akan mengalami kekosongan dalam kurun waktu tertentu. Masalah ini memang jadi salah satu fokus yang akan jadi PR pengurus KONI periode berikutnya,” sambungnya.

Editor : Akrom Hazami

Tidak Hanya Prestasi, KONI Juga Diminta Serius Melakukan Regenerasi Atlet

Plt Kepala Disporabudpar Grobogan Wiku Handoyo (batik merah) menyapa peserta Rapat Anggota KONI Grobogan Tahun Anggaran 2015. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

Plt Kepala Disporabudpar Grobogan Wiku Handoyo (batik merah) menyapa peserta Rapat Anggota KONI Grobogan Tahun Anggaran 2015. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

 

MuriaNewsCom, Grobogan – Salah satu tolak ukur keberhasilan pengurus KONI adalah dengan melihat deretan prestasi yang berhasil diraih. Namun, upaya meraih prestasi ini jangan sampai melupakan satu hal lagi yang tidak kalah pentingnya. Yakni, melakukan regenerasi atlet secepatnya.

Masalah regenerasi ini seringkali diremehkan. Padahal, ini salah satu faktor penting dalam rangka meraih prestasi yang berkesinambungan,” ungkap Plt Kepala Disporabudpar Grobogan Wiku Handoyo saat membuka Rapat Anggota KONI Grobogan Tahun Anggaran 2015 di Rumah Kedelai Grobogan, Sabtu (12/3/2016).

Selain pengurus KONI, acara tersebut juga dihadiri para pengurus cabang olah raga yang ada di Grobogan. Rapat ini sekaligus dilakukan sebagai persiapan untuk menggelar Muskab KONI yang dijadwalkan pada awal April mendatang.

Menurut Wiku, regenerasi itu perlu segera dilakukan mengingat dalam beberapa cabang olah raga sudah waktunya melakukan peremajaan atlet. Soalnya, atlet yang ada sekarang ini sudah hampir mendekati akhir usia emas sehingga sulit dipaksakan untuk terus berprestasi dalam setiap even kejuaraan.

Untuk melakukan regenerasi itu bisa dilakukan dengan beberapa langkah. Misalnya, memantau bibit potensial di sekolah atau ketika ada even kejuaraan tingkat pelajar.

”Selain itu, bisa juga dengan memperbanyak turnamen. Dengan adanya turnamen maka kemampuan atlet bakal lebih terasah dan terlihat,” katanya.

Sementara itu, Ketua Umum KONI Grobogan Sutomo HP menyatakan sependapat dengan pentingnya regenerasi atlet tersebut. Sebab, tanpa regenerasi maka torehan prestasi akan mengalami kekosongan dalam kurun waktu tertentu.

”Soal pentingnya regenerasi ini saya sangat sepakat. Ini, memang jadi salah satu fokus yang jadi PR pengurus KONI periode berikutnya,” ungkap mantan Sekda Grobogan itu.

Selain regenerasi, ada satu hal lagi yang perlu dapat perhatian serius. Yakni, target untuk mempertahankan posisi empat besar pada Porprov 2018 di Tegal.

Terkait dengan target itu, semua pengurus cabor diminta untuk segera mempersiapkan mulai sekarang. Seperti, program latihan, rencana uji coba hingga kebutuhan sarana dan prasarana penunjang lainnya.

”Target dalam Porprov 2018 nanti cukup berat. Untuk itu mumpung masih ada waktu cukup harus digunakan sebaik mungkin untuk melakukan persiapan,” katanya.

Editor : Titis Ayu Winarni

Yuk Ikutan Jalan Santai yang Digelar KONI Grobogan

Spanduk tempat fisih jalan sehat HUT KONI sudah terpasang di depan Kantor Setda Grobogan (MuriaNewsCom/Dani Agus)

Spanduk tempat fisih jalan sehat HUT KONI sudah terpasang di depan Kantor Setda Grobogan (MuriaNewsCom/Dani Agus)

 

GROBOGAN – Bagi Anda yang tidak punya agenda hari Minggu (20/12/2015) besok, tidak perlu bingung. Ikut saja acara jalan santai yang akan dilangsungkan mulai pukul 06.00 WIB dari depan Kantor Bupati Grobogan. Selain gratis, beragam hadiah menarik sudah disiapkan pihak panitia.

“Jalan santai besok rencananya akan dibuka Pak Bupati. Untuk tempat start dan finish di depan Kantor Bupati Grobogan. Sementara untuk tempat hiburan dan pengundian hadiah ada di halaman setda,” kata Ketua Panitia Eko Priyono.

Selain pegawai di lingkup Pemkab Grobogan, peserta jalan sehat juga berasal dari pengurus KONI dan cabang olah raga. Disamping itu, masyarakat juga boleh ikut serta dalam jalan sehat tersebut.

Ditambahkan, acara jalan sehat itu merupakan kegiatan penutup dalam rangka memperingati HUT KONI. Sebelumnya, sudah ada beberapa agenda yang dilakukan. Seperti lomba atletik, upacara, lomba voli antarkecamatan serta tenis eksebisi. (DANI AGUS/KHOLISTIONO)

Pengurus KONI Grobogan Persiapkan Musyawarah Olahraga Kabupaten

Pengurus KONI Grobogan sedang rapat pembahasan persiapan Musyawarah Olahraga Kabupaten, siang tadi Sabtu (17/10/2015). (MuriaNewsCom/Dani Agus)

Pengurus KONI Grobogan sedang rapat pembahasan persiapan Musyawarah Olahraga Kabupaten, siang tadi Sabtu (17/10/2015). (MuriaNewsCom/Dani Agus)

 

GROBOGAN – Pengurus harian KONI Grobogan siang tadi menggelar rapat untuk membahas berbagai agenda yang dilakukan dalam waktu dekat. Yang utama, adalah soal persiapan musyawarah olahraga kabupaten (Musorkab) untuk memilih kepengurusan yang baru.

”Pelaksanaan Musorkab ini kita agendakan setelah Pilkada yang berlangsung 9 Desember. Untuk sementara, waktunya kita tentukan pada 19 Desember. Dalam pelaksanaan Musorkab nanti sudah kita tunjuk Bapak I Nyoman Surahatta sebagai ketua pelaksana,” kata Ketua KONI Grobogan Sutomo HP dalam rapat tersebut.

Selain soal Musorkab, ada beberapa agenda lain yang dibahas. Yakni, menggelar kegiatan berkaitan dengan HUT KONI.

Berdasarkan surat dari KONI pusat, ada beberapa kegiatan yang disarankan untuk dilakukan. Antara lain, donor darah, ziarah taman makam pahlawan, anjangsana ke rumah atlet berprestasi, run day, fun bike, family golf, dan tasyakuran.

”Untuk memeriahkan HUT KONI itu, tidak banyak kegiatan yang kita lakukan. Soalnya, waktunya sudah berdekatan dengan momen Pilkada. Kemungkinan, kita menggelar acara jalan sehat pada awal November mendatang,” katanya. (DANI AGUS/TITIS W)