Gerobak Tua Rembang Jadi Wadah Berbagi Informasi Perawatan Mobil Klasik

Para anggota Gerobak Tua Rembang sedang memarkir mobil klasik mereka. (MuriaNewsCom/Ahmad Wakid)

Para anggota Gerobak Tua Rembang sedang memarkir mobil klasik mereka. (MuriaNewsCom/Ahmad Wakid)

 

MuriaNewsCom, Rembang – Memiliki mobil antik dan klasik tentu harus memiliki pengetahuan dan keterampilan tersendiri dalam perawatannya. Salah satu komunitas di Rembang yang menjadi ajang untuk tukar informasi seputar perawatan mobil klasik adalah Komunitas Gerobak Tua Rembang (GTR).

Komunitas ini diketuai oleh Jadmiko (52) warga Lasem, Rembang. Sedangkan anggotanya yakni, Aditya (26) warga Mondoteko, Fian (35) warga Lasem, Didik (25) warga Kaliori, dan Hendra (27) warga Tawangsari Rembang.

Hendra mengungkapkan, sejauh ini anggota Gerobak Tua Rembang menjalin komunikasi yang baik dengan komunitas pecinta mobil klasik di kota lain, bahkan sering touring bersama. Meski begitu, pihaknya juga membuka kesempatan untuk para pecinta mobil klasik di Rembang yang ingin bergabung.

Meskipun mobil para anggota Gerobak Tua Rembang itu Corolla, namun mereka tetap menerima pecinta mobil klasik dengan berbagai merek, tidak hanya terbatas mobil Corolla.

”Kami sedang mencari anggota baru biar lebih banyak pecinta mobil klasik yang bergabung dengan Gerobak Tua Rembang. Kalau ada mobil klasik maksimal tahun ’80an tanpa melihat merek mobil itu, asal di wilayah Rembang, silahkan bergabung untuk menjalin silaturahmi dan kebersamaan,” tandas Hendra.

Komunitas yang juga tergabung dalam Indonesia Corolla Classic (ICC) ternyata masih terbilang berumur muda. Pasalnya Gerobak Tua Rembang baru diresmikan pada bulan April tahun 2015 kemarin. ”Belum ada satu tahun, baru diresmikan April kemarin,” kata Hendra kepada MuriaNewsCom beberapa waktu lalu.

Meskipun sejauh ini, Gerobak Tua Rembang baru sebatas sebagai ajang silaturahmi dan sharing pengetahuan tentang perawatan mobil klasik. Namun, mereka berencana untuk mengadakan bakti sosial berupa santunan ke anak yatim pada saat anniversary pada April mendatang.

Selain berkumpul dan transfer pengetahuan terkait perawatan mobil klasik, kata Hendra, para anggota Gerobak Tua Rembang juga sering touring. ”Untuk touring, prinsip kami mengedepankan kenyamanan pengguna jalan yang lain. Jadi kami ingin menghilangkan stigma negatif di masyarakat terkait komunitas pecinta mobil, yang kadang dianggap ugal-ugalan ketika touring,” tambahnya.

Editor : Titis Ayu