Tiga Acara Digelar Sekaligus di Stadion Krida Bhakti Purwodadi, Begini Suasananya

Dandim 0717 Purwodadi Letkol Jan Piter Gurning membaca orasi bersama Bupati Sri Sumarni dan para pimpinan FKPD lainnya. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

Dandim 0717 Purwodadi Letkol Jan Piter Gurning membaca orasi bersama Bupati Sri Sumarni dan para pimpinan FKPD lainnya. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom,Grobogan – Suasana Stadion Krida Bhakti Purwodadi terlihat meriah, Rabu (30/11/2016). Ribuan orang dari berbagai kalangan dan elemen masyarakat tampak hadir di lokasi yang biasanya digunakan tim Persipur untuk menggelar pertandingan kandang tersebut.

Banyaknya orang yang hadir itu untuk mengikuti kegiatan Gerakan Nusantara Bersatu yang pelaksanaannya dibarengkan dengan dua agenda lainnya. Yakni, upacara peringatan HUT ke-45 KORPRI dan HUT ke-71 PGRI. 

Dari pantauan di lapangan, massa yang hadir tidak hanya dari kalangan pegawai dan guru saja. Tetapi hadir pula, pimpinan parpol, ormas, organisasi kepemudaan, tokoh agama, tokoh masyarakat, budayawan, seniman, mahasiswa dan pelajar. Mereka berbaur dengan para pejabat dan pimpinan FKPD setempat.

Bupati Grobogan Sri Sumarni bertindak selaku inspektur upacara (Irup) dalam kegiatan tersebut. Dalam sambutannya Sri Sumarni mengatakan, kegiatan yang dilakukan kali ini dirasakan sangat spesial. Sebab, ada tiga kegiatan yang dirakai dalam satu apel sekaligus.  

“Barangkali hanya di Kabupaten Grobogan yang melaksanakan tiga acara besar secara bersamaan. Dari kegiatan inilah kita bisa merasakan sesungguhnya sebuah makna kebersamaan,” jelasnya.

Usai pelaksanaan apel, Sri Sumarni didampingi para pimpinan FKPD Grobogan sempat menyampaikan orasi bersama di atas mimbar. Dalam orasinya, para pucuk pimpinan ini menegaskan bahwa Indonesia adalah milikku, milikmu, dan milik kita bersama. Sehingga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) adalah harga mati.

Usai orasi, ada acara tambahan acara yang disuguhkan. Yakni, pembacaan puisi oleh guru dan pelajar, formasi pancasila dari anggota paskibraka Grobogan, peenampilan kesenian daerah, dan marching band.

Editor : Kholistiono

Taruna Akmil Pangkasi Pohon di Jalan Protokol Kota Purwodadi Jadi Perhatian Pengguna Jalan

Puluhan taruna Akmil yang melangsungkan Praja Bakti di Grobogan ikut dalam kegiatan pemangkasan pohon peneduh di Jalan R Suprapto Purwodadi. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

Puluhan taruna Akmil yang melangsungkan Praja Bakti di Grobogan ikut dalam kegiatan pemangkasan pohon peneduh di Jalan R Suprapto Purwodadi. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

 

MuriaNewsCom, Grobogan – Kegiatan pemangkasan pohon penghijauan di pinggir jalan protokol Kota Purwodadi, Rabu (2/3/2016) sempat jadi pusat perhatian para pengguna jalan. Hal ini, terkait adanya puluhan taruna Akademi Militer (Akmil) yang ikut terlibat dalam aksi pemangkasan tersebut. Aksi yang dilakukan para taruna ini merupakan salah satu kegiatan yang dilakukan dalam latihan Praja Bakti di Grobogan.

”Wah keren, ada taruna Akmil yang ikut potong-potong pohon. Saya dari tadi ikut melihat aksi para taruna ini, mumpung pas lewat sini,” kata Santi, salah seorang pengendara yang saat itu kebetulan sedang melintas di Jalan R Suprapto, Purwodadi.

Selain memangkas dahan, para taruna terlihat juga ikut menyapu dan merapikan ranting pohon yang berserakan di pinggir jalan. Salah satu taruna bahkan ada yang ikut naik crane untuk memangkas dahan pohon diketinggian.

Asisten II Pemkab Grobogan Dasuki, menyatakan dalam praja bakti, ada banyak kegiatan yang dilakukan para taruna. Yaitu bakti sosial, penyuluhan, dan pengenalan Akmil pada siswa sekolah. Dalam kegiatan ini, para taruna dilibatkan dengan kegiatan yang selama ini sudah rutin dilakukan oleh berbagai SKPD.

Dijelaskan, jumlah taruna yang mengikuti kegiatan praja bakti di Grobogan sejak 29 Februari sampai 5 Maret mendatang sebanyak 459 orang. Terdiri dari 230 orang taruna tingkat II dan 229 orang taruna tingkat III. Kegiatan praja bakti di Grobogan ditempatkan di 19 desa yang ada di empat kecamatan. Masing-masing, Kecamatan Purwodadi 5 desa, Kecamatan Toroh 6 desa, Kecamatan Penawangan 3 desa dan Kecamatan Godong 5 desa.

Editor : Titis Ayu Winarni

Seharian, Belasan Taruna Akmil Bersihkan Lingkungan Masjid Agung Purwodadi

 Sejumlah taruna Akmil yang sedang mengikuti praja bakti ikut membersihkan kawasan Masjid Agung Purwodadi. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

Sejumlah taruna Akmil yang sedang mengikuti praja bakti ikut membersihkan kawasan Masjid Agung Purwodadi. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

 

MuriaNewsCom, Grobogan – Pemandangan berbeda terlihat di kawasan Masjid Agung Baitul Makmur Purwodadi, Selasa (1/3/2016). Dimana, ada belasan orang berseragam tentara yang sedang bersih-bersih di lingkungan masjid di sebelah barat Alun-alun Purwodadi tersebut.

”Sejak pagi tadi, memang ada banyak tentara yang ikut membersihkan lingkungan masjid,” ungkap Fahri, salah seorang PKL yang biasa berjualan di dekat masjid itu.

Selain membersihkan halaman, kegiatan bersih-bersih yang dilakukan bersama marbot masjid itu juga dilakukan di bagian dalam. Sejumlah taruna, ada yang sibuk menyapu dan mengepel lantai. Beberapa orang taruna lainnya terlihat tengah mengecat dinding masjid.

Acara bakti sosial itu merupakan rangkaian kegiatan praja bakti yang dilakukan taruna Akmil di Grobogan mulai 29 Februari kemarin sampai 5 Maret mendatang.

Wakil Gubernur Akmil Brigjen Dudung Abdul Rahman saat pembukaan praja bakti, menyatakan, latihan praja bakti dilakukan untuk menanamkan kemanunggalan TNI dengan rakyat. Melalui kegiatan ini, para taruna bisa melihat gambaran langsung kondisi masyarakat.

”Banyak sekali manfaat yang akan didapat para taruna melalui kegiatan praja bakti. Kegiatan ini merupakan salah satu upaya pembinaan bidang teritorial dalam menjaga keutuhan NKRI,” jelasnya.

Dalam praja bakti, ada banyak kegiatan yang dilakukan para taruna. Seperti bakti sosial, penyuluhan, dan pengenalan Akmil pada siswa sekolah. Jumlah taruna yang mengikuti kegiatan praja bakti di Grobogan sebanyak 459 orang. Terdiri dari 230 orang taruna tingkat II dan 229 orang taruna tingkat III.

Kegiatan praja bakti di Grobogan ditempatkan di 19 desa yang ada di empat kecamatan. Masing-masing, Kecamatan Purwodadi 5 desa, Kecamatan Toroh 6 desa, Kecamatan Penawangan 3 desa dan Kecamatan Godong 5 desa.

Editor : Titis Ayu Winarni

Peduli Ledakan Penduduk, Kodim Grobogan Bikin Program KB Gratis

Pasiter Kapten Arh Busono melihat proses pemasangan KB yang dilakukan tim dokter (MuriaNewsCom/Dani Agus)

Pasiter Kapten Arh Busono melihat proses pemasangan KB yang dilakukan tim dokter (MuriaNewsCom/Dani Agus)

 

GROBOGAN – Makin meningkatnya jumlah penduduk di Indonesia ternyata mendapat perhatian cukup serius dari jajaran Kodim 0717/Purwodadi. Hal ini terkait dengan adanya program KB dan pengobatan gratis buat warga Kecamatan Purwodadi dan sekitarnya yang dilangsungkan Senin (28/12/2015).

Dalam kegiatan itu, ada 42 orang yang ikut program KB dan 60 orang mengikuti pengobatan gratis. Kegiatan yang digelar dalam rangka Hari Juang Kartika ke-70 ini dilakukan jajaran Kodim 0717/Purwodadi bekerjasama dengan Klinik Any Medika dan BP3AKB Grobogan.

Dandim 0717/Purwodadi Letkol Jan Piter Gurning mengatakan, kegiatan tersebut dilakukan sebagai salah satu wujud kepedulian TNI terhadap ledakan jumlah penduduk yang dirasa makin tidak terkendali. Dengan ledakan jumlah tersebut, Kabupaten Grobogan juga ikut merasakan, dimana, beberapa wilayah muncul kepadatan penduduk.

”Menyeimbangkan jumlah penduduk juga menjadi salah satu tugas teritorial TNI.
Jumlah penduduk yang terlalu besar bisa jadi salah satu kendala dalam upaya menyejahterakan masyarakat dan pembangunan daerah,” kata dandim melalui Pasiter Kapten Arh Busono.

Menurutnya, rangkaian kegiatan Hari Juang Kartika dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia mulai 8 Desember lalu. Beberapa waktu sebelumnya, pihaknya sudah melakukan serangkaian kegiatan lainnya. Seperti, penghijauan, donor darah, pengobatan gratis dan kegiatan bakti sosial. (DANI AGUS/KHOLISTIONO)

Sanksi Sudah Menunggu Anggota TNI yang Tidak Netral Dalam Pilkada

Danrem 073/Makutarama Kolonel Kav Prantara Santosa saat tiba di Makodim 0717/Purwodadi (MuriaNewsCom/Dani Agus)

Danrem 073/Makutarama Kolonel Kav Prantara Santosa saat tiba di Makodim 0717/Purwodadi (MuriaNewsCom/Dani Agus)

 

GROBOGAN – Komandan Korem (Danrem) 073/Makutarama Kolonel Kav Prantara Santosa mengingatkan semua anggota TNI agar bersikap netral dalam pelaksanaan Pilkada.

Hal itu dilontarkan Danrem saat melangsungkan kunjungan ke Makodim 0717/ Purwodadi untuk memberikan pengarahan sekaligus memperkenalkan diri.

”Anggota harus bersikap netral. Tugas mereka hanya mengamankan jalannya Pilkada serentak nanti. Kalau ada anggota yang tidak netral, pasti akan ada sanksi berat,” tegasnya.

Sejumlah pejabat hadir menyambut kunjungan Danrem. Antara lain, Wakil Bupati Grobogan Icek Baskoro, Kapolres Grobogan AKBP Indra Darmawan Iriyanto dan pimpinan SKPD lainnya serta sejumlah pejabat.

Sementara itu, Dandim 0717/Purwodadi Letkol Arh Jan Piter Parningotan Gurning menambahkan, dalam pengamanan Pilkada nanti, pihaknya mengerahkan 130 anggota. Mereka nantinya akan membantu petugas pengamanan dari Polres Grobogan.
“Anggota nanti ada yang membantu pengamanan di tempat pemungutan suara, Kantor KPU Grobogan maupun tempat-tempat rawan terjadinya gesekan. Kami minta semua pasukan fokus melakukan pengamanan,” jelasnya. (DANI AGUS/KHOLISTIONO)

Ditarget Sandang Sabuk Hitam Yongmoodo, Angota Kodim Purwodadi Intensifkan Latihan

Anggota Kodim 0717/Purwodadi saat melakukan latihan (MuriaNewsCom/Dani Agus)

Anggota Kodim 0717/Purwodadi saat melakukan latihan (MuriaNewsCom/Dani Agus)

GROBOGAN – Anggota TNI yang dinas di Kodim 0717/Purwodadi ditarget bisa menyandang sabuk hitam ilmu beladiri yongmoodo pada akhir tahun nanti. Agar bisa mencapai target tersebut, para anggota harus menjalani latihan rutin tiga kali seminggu. Tiap hari Senin, Rabu, dan Jumat pagi. Lanjutkan membaca