TMMD Kodim 0733 Semarang, Mushola Al Ikhlas di Gunungpati Jadi Lebih Nyaman.

Personel TNI dan warga bahu membahu memperbaiki jalan dalam program TMMD di Kelurahan Kalisegoro, Gunungpati, Semarang. (Kodim 0733 Semarang)

Semarang – Jamaah mushola Al Ikhlas RT 01 RW ll Kalisegoro mengapresiasi upaya Kodim 0733 yang telah merehab tempat ibadah mereka.

“Setidaknya saat ini jamaah merasa nyaman lantaran mushola tersenut lebih nyaman dan adem,”ujar Sholikin warga setempat kamis (27/07).

Mushola Al Ikhlas merupakan salah satu target rehab dalam kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) di kelurahan kalisegoro, Kecamatan Gunungpati.

Pihaknya berharap agar jamaah mushola semakin banyak lantaran bangunam lebih luas. “Semoga dengan kondisi begini jamaah semakin khusyuk dan semakin banyak,” harap sholikin.

Kordinator lapangan TMMD Kodim 0733 Semarang Kapten Inf Suradi mengaku ikut berbangga dengan apresiasi warga yang mengaku puas dengan kinerja TNI dalam membangun kelurahan Kalisegoro.

“Syukurlah, warga senang dengan kinerja kami. Semoga ini bermanfaat buat Warga,”ujarnya. (NAP)

Maryati Senang, Sekarang Jalan Menuju ke Makam Semakin Dekat

Personel TNI dan warga bergotong-royong membangun jalan dalam program TMMD yang digelar Kodim 0733 Semarang. (Kodim 0733 Semarang)

SEMARANG – Pembuatan jalan tembus Makam di RT 1 RW II sepanjang 180 x 3 meter persegi yang merupakan program dari TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) membantu warga sekitar lebih dekat menuju makam umum tersebut. Jika sebelumnya warga harus memutar sedikit jauh, namun saat ini mereka tidak perlu capek untuk menuju makam.

“Mau kemakam si mbah jadi tidak memutar. kemarin ada bapak-baoak Tentara bangun jalur alternatif ke makam, jadi lumayan deket sekarang,” ungkap Maryati (37) warga sekitar, Rabu, (26/07).

Ia menceritakan dengan pembuatan jalan tembus ini warga sekitar sangat terbantu. Apalagi sebelumnya jalan menuju makan hanya ada satu akses. “Alhamudilillah membantu warga RT 1 yg mau ke makam,”imbuhnya.

Kordinator lapangan TMMD Kodim 0733 Semarang Kapten Inf Suradi menuturkan pembuatan jalur tembus menuju makam ini merupakan usulan dari warga sekitar ketika melakukan survei di RW II. “Kami dibantu warga diarahkan. kebetulan warga ingin TMMD juga diarahkan di makam ini dengan jalan tembus,” terang Suradi. (NAP)

Ada TMMD, Sunardi Tidak Lagi Mencuci Motor Setiap Hari

Personel TNI dan warga bahu membahu memperbaiki jalan dalam program TMMD di Kelurahan Kalisegoro, Gunungpati, Semarang. (Kodim 0733 Semarang)

SEMARANG – Kegiatan TNI Manunggal Masuk Desa (TMMD) Kodim 0733 Semarang baru saja menyelesaikan tugasnya di Kelurahan Kalisegoro Kecamatan Gunungpati. Salah satu yang menjadi obyek pembangunan di desa tersebut yakni di RT 1 RW I dengan pengaspalan jalan.

Sebelumnya jalan ini kondisinya jelek dan sering menjatuhkan warga lantaran licin serta kondisi yg tidak rata.

Sunardi (23) warga setempat saat ditemui Kamis (20/07) mengaku pernah mengganti velg kendaraannya lantaran jatuh di dekat rumahnya akibat lubang jalan pada malam hari.Selain itu dengan kondisi jalan yang belum diaspal, menyebabkan cepat kotornya kendaraan yg dimilikinya. Terlebih ketika musim hujan jalan cenderung licin dan berlumpur.

“Sekarang diaspal lumayan jarang nyuci motor. Kan kemarin ada pengaspalan jalan sama pak tentara. Jalannya mulus sekarang jarang nyuci motor,”ujarnya.

Hal senada juga disampaikan warga lainnya, Maimunah (45), yang mengapresiasi perhatian dari TNI yang memberikan jalan mulus bagi warga sekitar.”Terima kasih sudah di buat bagus jalannya. Naik motor jadi nyaman pas pulang kerja,” imbuhnya.

Kordinator lapangan TMMD Kodim 0733 Semarang Kapten Inf Suradi sebelumnya mengatakan tidak hanya pengaspalan jalan, namun dalam pelaksanaan TMMD, pembangunan akan menyentuh semua aspek yang pada intinya membantu masyarakat agar lebih sejahtera.

“Di sini (Kalisegoro) kita tidak hanya pengaspalan saja, tapi ada banyak kegiatan. Seperti Bedah rumah, membuka Jalan akses bagi warga, sampai rehab Mushola. Semoga warga berkenan atas pengabdian kami,” imbuhnya.(nap)

Kodim 0733 Semarang Ajak Warga Gunungpati Peduli Kesehatan

Petugas memeriksa kesehatan warga Kelurahan Kalisegoro Gunungpati di sela-sela pelaksanaan TMMD Reguler ke-99 Tahun 2017. (Kodim 0733 Semarang)

SEMARANG – Puluhan warga yang terdiri dari orang tua dan anak-anak di Kelurahan Kalisegoro, Kecamatan Gunungpati Kota Semarang antusias mengikuti penyuluhan kesehatan, yang merupakan program TMMD Reguler ke-99 tahun 2017, Sabtu (15/7/2017).

Penyuluhan tersebut, dilakukan untuk semakin meningkatkan kesadaran akan pentingnya kesehatan melalui gerakan hidup sehat. Dalam penyeluhan tersebut Kodim menggandeng Dinas Kesehatan Kota Semarang.

Masyarakat pun cukup antusias mendengarkan penyuluhan yang diberikan oleh petugas dari Dinas Kesehatan Kota Semarang.

Salah satu warga Suharni mengaku, selama ini warga memang belum begitu menyadari akan pentingnya kesehatan. Padahal kata dia menjaga pola hidup sehat sebenarnya tidaklah sulit. “Sebenarnya tidak sulit tapi karena mamang belum terbiasa saja,” katanya.

Pasiter Kodim 0733 BS Semarang Kapten Inf Suradi mengatakan, kesehatan sangat penting dan menjadi harta manusia yang paling berharga. Tidak ada kesehatan bisa dikatakan tidak ada kesempatan untuk menikmati kehidupan.

Pola Hidup sehat tidaklah sulit, karena bisa dilakukan di lingkungan sendiri, mulai dari menjaga kebersihan lingkungan dan menerapkan pola makan yang sehat.

“Oleh karena itu melalui penyuluhan ini diharapkan warga masyarakat semakin meningkatan kesadaran dan bisa menerapkan pola hidup sehar di lingkungan masing-masing,” katanya.

Menurut dia menjaga kesehatan adalah penting mengingat saat ini biaya pengobatan dan perawatan sangat mahal. Bahkan banyak orang yang terpaksa menjual seluruh harta miliknya demi menyembuhkan penyakit.

“Mulai melakukan pola hidup sehat dari sekarang akan menjadi investasi berharga bagi kesehatan kini dan nanti,” imbuhnya. (NAP)

Suparman Minta, Pavingisasi TMMD Tidak Tebang Pilih.

Personel TNI dan warga bahu membahu memperbaiki jalan dalam program TMMD di Kelurahan Kalisegoro, Gunungpati, Semarang. (Kodim 0733 Semarang)

SEMARANG – Pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Kodim 0733 Semarang dikalisegoro  mendapat apresiasi dari warga sekitar. Hal itu terlihat dari tingkat partisipasi masyakarat yang ikut dalam pembuatan pavingisasi pada Kamis (13/07) di RT 06 RW II kelurahan Kalisegoro.

Salah satu warga RT 3 RW II Anton Ubaidillah menyebutkan program pavingisasi yang dilakukan diakses pemukiman warga ini sangat membantu. Apalagi jika harus menunggu dari pemkot semarang akan lebih lama lagi. “Bagus sih sebenarnya program ini. Tapi jika boleh jangan hanya di RT 06 saja. kan yang perlu diperbaiki tidak hanya ditempat itu,” imbuhnya.

Menurut Dia, jika setiap jalan diperbaiki baik dengan pavingisasi maupun diaspal, maka warga akan terbantu meski bukan jalan umum yang diakses masyarakat luas namun semestinya pembangunan dapat dilakukan secara menyeluruh.

“Yang butuh perbaikan bukan satu RT saja. Masih banyak jalan yang perlu perhatian. Semoga saja tahun depan dapat terakomodir baik dari TMMD Kodim 0733 maupun dari pemkot,” imbuh Anton.

Mulato, Warga lainnya berujar, sangat mengapresiasi perbaikan jalan yang dilakukan TNI di desa Kalisegoro. apalagi saat ini sudah memasuki musim kemarau sangat tepat untuk pengerjaan jalannya. “Dulu waktu hujan pasti sering “mbletok” (tanah liat) jalannya. sehingga dengan jalan yang telah dipaving diharapkan tidak lagi seperti dulu. warga tidak was-was ketika lewat,”imbuhnya. (NAP)

TMMD, Kodim 0733 Semarang Kampanyekan Program KB

Salah seorang warga Kalisegoro Gunungpati mendapat sosiliasi Program Keluarga Berencana pada TMMD Reguler 99 TA 2017 yang digelar Kodim 0733 Semarang.
(Kodim 0733 Semarang)

SEMARANG – Masyarakat Kelurahan Kalisegoro, Gunungpati Semarang akhirnya menyadari betapa pentingnya program Keluarga Berencana bagi keluarga. Bukan saja untuk mengendalikan pertumbuhan penduduk, namun juga untuk menjaga kesehatan organ reproduksi serta meningkatkan kesejahteraan keluarga.

Sedikitnya ada 100 masyarakat Kalisegoro yang mengikuti Penyuluhan dan 35 orang mendapatkan Pelayanan Pemasangan Alat Kontrasepsi KB Gratis yang dilakukan Dinas Pengendalian Penduduk dan KB Kota Semarang. Penyuluhan digelar Kamis (13/7/2017) di Balaidesa Kalisegoro dalam rangkaian kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler 99 TA 2017.

Sumarni (32) salah satu peserta KB yang ikut memasang implant mengaku semakin mantab mengikuti KB setelah mendapatkan penyuluhan. “Sebenarnya sudah ingin KB pada tahun lalu, tapi kini semakin mantab karena anak sudah dua. Bayangan saya kalau tidak ikut KB dan nambah anak, nantinya akan semakin berat menanggung beaya kebutuhannya, seperti sekolah dan lainnya”, ungkap Sumarni.

Mayor Caj (K) Opik Hopiah SH, Pasipers Kodim 0733 BS Semarang yang mendampingi pelaksanaan Penyuluhan dan Pemasangan Alat Kontrasepsi KB mengatakan kesadaran masyarakat akan KB semakin tinggi. “Mereka sudah memahami manfaat KB bagi kesehatan maupun keluarga. Umumnya mereka perlu adanya pihak yang bisa mendorong agar lebih yakin dan mantap untuk sesegera mungkin ber-KB”, ujar Mayor Caj (K) Opik Hopiah SH.

Selanjutnya diluar momentum TMMD, Kodim 0733 BS Semarang yang memiliki 351 Bintara Pembina Desa (Babinsa) akan terus mendorong masyarakat agar sadar KB. “Para Babinsa yang juga dibekali kemampuan penyuluhan KB akan dioptimalkan di wilayah masing-masing dalam rangka mendorong kesadaran ber-KB”, ungkap Mayor Caj (K) Opik Hopiah mewakili Dandim 0733 BS Semarang. (nap)

TMMD Kodim 0733 Lakukan Pavingisasi di Kalisegoro Gunungpati.

Personel TNI dan warga bahu membahu memperbaiki jalan dalam program TMMD di Kelurahan Kalisegoro, Gunungpati, Semarang. (Kodim 0733 Semarang)

SEMARANG – Puluhan TNI dengan baju doreng, Kamis (13/07) bersama warga RT 06 RW II bergotong royong melakukan pavingisasi jalan warga sepanjang 200 M persegi dalam rangka TNI Manunggal Masuk Desa (TMMD) Kodim 0733 Semarang. Kegiatan pavingisasi ini merupakan salah satu dari program TMMD yang dilakukan di Kelurahan Kalisegoro, Kecamatan Gunungpati Semarang.

Kordinator lapangan TMMD Kodim 0733 Semarang Kapten Inf Suradi menjelaskan pavingisasi akses jalan warga ini lantaran mendapat masukan dari masyakat ketika melakukan survei. Diakuinya kendala akses jalan yang tidak layak dilalui sering dikeluhkan masyarakat sekitar. Rusaknya kondisi jalan mendapat perhatian dari tim TMMD. 

“Belum semua jalan warga mendapat sentuhan dari pemerintah, oleh karena itu kami hadir juga dalam rangka membantu Pemkot Semarang untuk memberikan pelayanan akses jalan yang memadahi. kami lihat juga masih banyak jalan yang tanah liat,” terangnya.

Suradi berharap agar kedepan pemkot dapat segera membenahi akses jalan yang belum terkondisi dengan baik. hal itu lantaran TMMD hanya berlangsung singkat 30 hari saja. “Sehingga sisanya kami berharap kepada pemkot Semarang,”imbuhnya. (nap)

 

TMMD di Kalisegoro Gunungpati, Kodim 0733 Semarang Terjunkan 150 Personel

Personel TNI dan warga bahu membahu memperbaiki jalan dalam program TMMD di Kelurahan Kalisegoro, Gunungpati, Semarang. (Kodim 0733 Semarang)

SEMARANG – Kodim 0733 BS Semarang menerjunkan sedikitnya 150 personel TNI untuk melaksanakan program TMMD Reguler ke 99 tahun 2017 di Kelurahan Kalisegoro, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang.

Koordinator Lapangan TMMD Kapten Inf Suradi mengatakan, personel yang diterjunkan terdiri dari, bebebagi kesatauan, diantaran Kodim, Arhanudse, Yonkav, Zeni, dan lainnya. “Total kita terjunkan 150 personel,” ujarnya, Rabu (5/7/2017) saat meninjau lokasi TMMD.

Dia menjelaskan, selain personel dari TNI juga dibantu masyarakat sekitar. Hal itu membuktikan kedekatan TNI dengan masyarakat.

Menurut Kapten Inf Suradi, seluruh personel diterjunkan untuk membantu masyarakat untuk melakukan berbabgai kegiatan mulai dari pembangunan fisik dan non fisik. “Sasaran kita adalah rumah tidak layak huni, pembangunan jalan dan jembatan, serta dibidang kesehatan,” ucapnya.

Ia menambahkan, selama berjalannya program TMMD beberapa program di bidang kesehatan yang akan dilakukan, diantaranya adalah pengobatan gratis, sampai penyuluhan di bidang kesehatan.

Sementara itu, untuk program fisik dilakukan program bedah rumah terhadap 20 rumah tidak layak huni milik warga kurang mampu. Selain itu juga ada pembangunan jalan dan jembatan, rehap tempat ibadah serta fasilitas umum.

Dandim mengatakan, program TMMD dalam bentuk pembangunan fisik menjadi bukti kedekatan TNI dangan masyarakat. “Pembangunan infrastruktur dan sarana dan prasarana daerah tertinggal, adalah salah satu tujuan  program TMMD,” terangnya. (NAP)