TMMD di Kalisegoro, TNI dan Warga Bangun Jembatan Baru

Personel TNI dan warga bahu membahu memperbaiki jalan dalam program TMMD di Kelurahan Kalisegoro, Gunungpati, Semarang. (Kodim 0733 Semarang)

SEMARANG – Jembatan jalan baru di RT 01 RW II Kelurahan Kalisegoro Kecamatan Gunungpati Semarang yang dibangun melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler Ke-99 TA 2017 Wilayah Kodim 0733 BS Semarang,  kini dirasa sangat membantu warga masyarakat Kalisegoro.

Jembatan sepanjang 5 meter dengan panjang 2 meter ini kini telah berfungsi dan dapat dilintasi masyarakat, terutama mereka yang melintas dengan sepeda motor.

Prawoto, salah seorang warga mengatakan sebelum ada jembatan tersebut warga masyarakat dari Dukuh Kenteng menuju Sedayu harus berjalan melingkar menembus semak belukar dan nyeberang sungai berbatu. Namun setelah jembatan tersebut jadi  warga bisa bernafas lega.

“Yang paling terbantu adalah anak-anak sekolah. Mereka sekarang bisa langsung melintasi jembatan tersebut”, ujar Prawoto, Senin (31/7/2017).

Pembuatan jembatan baru tersebut menurut Pasiter Kodim 0733 BS Semarang, Kapten Inf Suradi selaku Koordinator Lapangan TMMD Reguler Ke-99, adalah hasil over prestasi. Artinya sebelumnya tidak ada dalam rencana sasaran. Namun karena adanya partisipasi lembaga desa dan masyarakat, pembangunan jembatan itu dilaksanakan karena kebutuhan.

“Jadi semua itu didanai dari swasembada masyarakat, prajurit kami dibantu masyarakat tinggal membangunkan jembatan tersebut”,  ungkap Kapten Inf Suradi. (NAP)

 

Sunani Kaget Rumahnya Jadi Mewah Setelah Dibangun Kodim 0733 Semarang

Sunani (kiri) berbincang dengan personel TNI Kodim 0733 BS Semarang usai rumahnya direhab dalam program TMMD Reguler Ke-99 TA 2017.
(Kodim 0733 Semarang)

SEMARANG – Sunani (67) warga Kalisegoro RT 01 RW I tak menyangka rumahnya yang sebelumnya reyot dan tak layak huni, pada Rabu (2/8/2017) sudah berubah menjadi megah setelah direhab dalam Program TNI Manunggal Membangun Desa Reguler Ke-99 TA 2017.

Kodim 0733 BS Semarang selaku pelaksana TMMD Reguler di wilayah Kota Semarang pada kegiatan ini berhasil merehab 20 Rumah Tak Layak Huni (RTLH) warga Kalisegoro. 

Pasiter Kodim 0733 BS Semarang mewakili Dandim 0733 BS Semarang Letkol Inf M Taufiq Zega mengatakan bahwa rehab RTLH termasuk over prestasi. Pasalnya yang sebelumnya bangunan rumah dindingnya setengah bata dan setengah kayu, namun pada pelaksanaannya justru dibuat dinding bata semua.

Selain itu lantainya pun tidak plesteran semen, melainkan pasangan keramik. “Pada masing-masing rumah juga kita buatkan teras dari baja ringan”, ungkap Kapten Inf Suradi.

Sunani yang menerima penyerahan rumah bercat hijau tersebut mengaku kaget dan bahagia, karena rumahnya justru dibuat dengan dinding tembok. padahal sebelumnya merupakan pasangan papan dan sudah banyak yang rapuh.

“Kula nggih sagetipun matur sembah nuwun dateng bapak-bapak tentara. Mugi-mugi Gusti Allah ingkang paring piwales (Saya bisanya bilang terima kasih kepada bapak tentara, semoga Allah yang membalas)”, ungkap Sunani.

 

Kodim 0733 BS Semarang Datang, Rumah Warga Gunungpati Tak Lagi Berlumpur

Personel TNI dari Kodim 0733 BS Semarang menyapa warga yang melintas di ruas jalan yang dibangun melalui program TMMD Reguler Ke-99 TA 2017. (Kodim 0733 BS Semarang)

SEMARANG – 190 pekerja terdiri dari 130 prajurit TNI AD Kodim 0733 BS Semarang serta satuan yang ada di Semarang, dibantu 10 anggota Polri, 10 aparatur Pemkot Semarang dan selebihnya masyarakat Kelurahan Kalisegoro Kecamatan Gunungpati Semarang, Sabtu (29/7/2017) menyelesaikan pembangunan jalan aspal sepanjang 200 meter dengan lebar 3 meter di desa tersebut.

Jalan aspal yang dibangun melalui Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler Ke-99 TA 2017 ini disambut suka cita warga. “Sudah lama warga menginginkan jalan aspal di desa ini, karena bila hujan jalan pasti berubah menjadi lumpur. Dampaknya pasti lantai rumah penduduk jadi kotor. tapi setelah diaspal, kini jalan terlihat halur, rata dan bersih. Anak-anak pun juga bebas bermain dan berlarian di jalan beraspal tersebut”, ujar Gunadi, warga RT 04 RW I Kelurahan Kalisegoro.

Kaur Bhakti Kodim 0733 BS Semarang Kapten Inf Suryanto yang dilokasi memimpin pembangunan sasaran pengaspalan mengungkapkan pengaspalan telah dilakukan dengan volume 436M2. “Hasilnya kini sudah bisa dinikmati warga. Bahkan anak-anak pun banyak yang memanfaatkan untuk bermain dijalan aspal baru”, ungkap kapten Inf Suryanto. (nap)

Kodim Semarang Ajak Masyarakat Hidupkan Pos Kamling

Personel TNI dan warga bahu membahu memperbaiki jalan dalam program TMMD di Kelurahan Kalisegoro, Gunungpati, Semarang. (Kodim 0733 Semarang)

SEMARANG – Keberadaan Pos Kamling menjadi salah satu elemen penting dalam menjaga keamanan wilayah. Namun sayang keberadaan pos kamling saat ini sudah banyak yang tidak dimanfaatkan secara optimal untuk menjaga keamanan lingkungan. 

Melalui program TMMD Reguler ke 99 tahun 2017 Kodim 0733 BS Semarang mengajak masyarakat untuk kembali mengaktifkan pos kamling sebagai Poso penjagaan keamanan lingkungan.

Tidak hanya mengajak warga kembali mengaktifkan pos kamling dalam program TMMD tersebut Kodim juga melakukan rehab sejumlah pos kamling. Salah satunya pos kamling dukuh Sekayu RT 04 RW I Kelurahan Kalisegoro, Kecamatan Gunungpati Kota Semarang. 

“Keberadaan pos kamling sangat penting, untuk menjaga keamanan lingkungan mengingat kejahatan bisa terjadi kapan saja dan dimana saja,” kata Koordinator Lapangan TMMD Kapten Inf Suradi, Kamis (27/7/2017) saat meninjau proses rehat pos kamling. 

Salah seorang warga Urip mengakui, sebenarnya warga setiap malam sudah melakukan penjagaan kampung melalui piket ronda. Hanya saja karena kondisi pos kamling yang mengalami kerusakan ronda dilakukan di tempat lain. “Nanti rencananya pos kamling yang sudah diperbaiki akan kembali dihidupkan supaya kampung lebih aman dari kejahatan. Selain untuk pos kamling nanti juga bisa digunakan untjk kegiatan warga yang lain,” ucapnya. (NAP)

TMMD Kodim 0733 BS Semarang, Bangun Jalan dan Tingkatkan Kesehatan Warga

Warga Kalisegoro, Gunungpati mendapatkan pengobatan gratis yang merupakan bagian dari kegiatan TMMD Ke-99 Tahun 2017 yang dilaksanakan Kodim 0733 Semarang. (Kodim 0733 Semarang)

SEMARANG – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler Ke-99 TA 2017 yang digelar Kodim 0733 BS Semarang di kelurahan Kalisegoro Gunungpati Semarang, Rabu (19/7/2017) digelar Pengobatan Gratis yang melibatkan dokter dan petugas Puskesmas Kecamatan Gunungpati.
Warga se-Kecamatan Gunungpati pun memanfaatkan kegiatan ini dengan pemeriksaan kesehatan serta pengobatan gratis.

Darminto, warga Kalisegoro mendapat pengobatan setelah diperiksa tenaga medis dan kedapatan batuk radang. Bapak berusia hampir 70 tahun ini termasuk perokok berat. Karenanya dokter menyarankan untuk berhenti merokok untuk memperingan radang tenggorokannya.
Sementara Darmini (57) mengalami gatal-gatal di seluruh tangan dan badannya. Oleh dokter juga diberikan obat-obatan berupa penghilang gatal dan vitamin.

Pengobatan gratis disambut antusias oleh masyarakat Kalisegoro. Pasalnya dengan adanya Pengobatan Gratis Program TMMD ini warga merasa terbantu mengatasi dan menangani penyakitnya.”Kami senang ada kegiatan seperti. Terima kasih Pak TNI,” ucapnya.

Mayor Inf Harton, Danramil Semarang Tengah sebagai perwira pendamping kegiatan membenarkan antusiasme warga. Banyak warga yang menghendaki pemeriksaan dan pengobatan gratis diperpanjang. “Namun karena program TMMD ada batas waktunya, maka dijalankan sesuai program,” jelas dia. (NAP)

Outbond Kebangsaan TMMD, Kodim 0733 BS Semarang Ajarkan Anak-anak Cinta Tanah Air

Anak-anak di Kelurahan Kalisegoro, Gunungpati, Semarang mengikuti acara outbond di sela-sela TMMD yang digelar Kodim 0733 Semarang.
(Kodim 0733 Semarang)

SEMARANG – Puluhan anak-anak di Kelurahan Kalisegoro, Gunungpati Semarang, Minggu (16/7/2017) bersuka cita dalam kegiatan Outbond Kebangsaan yang digelar dalam rangkaian kegiatan TNI Manunggal Membangun desa (TMMD) Reguler Ke-99 TA 2017 di wilayah Kodim 0733 BS Semarang, yakni Kalisegoro Gunungpati.

Dandim 0733 BS Semarang Letkol Inf M Taufiq Zega melalui Kaur Bhakti Kapten Inf Suryanto mengatakan bahwa dalam kegiatan outbound tersebut terselip pendidikan mental dan spiritual membentuk generasi yang memiliki kepekaan sosial, kebersamaman dan setia kawan.

“Anak-anak kita ajak bermain dengan materi-materi permainan tim. Kerjasama antar personal dan kelompok kami tenamkan, sehingga mereka mengerti makna persatuan dan kesatuan. Intinya mereka bisa merasakan Berat Sama Dipikul, Ringan sama Dijinjing”, ungkap Kapten Inf Suryanto.

Dandim berharap dengan outbound tersebut anak-anak jiwanya tertanam semangat kebersamaan dan setia kawan yang menjadi dasar dari semangat bela negara dan cinta tanah air. (nap)

Isi Khotbah Jumat, Anggota TNI Ini Tekankan Bela Negara Bagian dari Iman

Kaur Komsos Kodim 0733 BS Semarang Kapten Inf Bahrodin saat mengisi kotbah di Mushola Al Fatah Kalisegoro, Kecamatan Gunungpati, Semarang. (Kodim 0733 Semarang)

SEMARANG – Ustad Kapten Inf Bahrodin saat bertindak sebagai khotib salat Jumat di Mushola Al Fatah Kalisegoro Kecamatan Gunungpati Semarang, Jumat (14/7/2017) menegaskan bahwa Islam juga mengatur hal bela negara sebagai bagian dari iman. Oleh karena itu kemerdekaan bangsa Indonesia, juga tak lepas dari semangat bela negara rakyat semua.
Khotbah Jumat yang disampaikan oleh Kaur Komsos Kodim 0733 BS Semarang ini digelar juga dalam rangka Komsos rangkaian Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler Ke-99 TA 2017 di wilayah Kodim 0733 BS Semarang.
Di hadapan jamaahnya, Ustad Bahrodin juga menyampaikan pentingnya semangat kebersamaan didalam menjalin persatuan dan kesatuan yang menjadi dasar bela negara. “Bela negara dilakukan dalam rangka melindungi segenap bangsa Indonesia yang terdiri dari berbagai macam perbedaan namun terbingkai satu dalam Bhineka Tunggal Ika yang texrdapat dalam Lambang Negara Garuda Pancasila,” ujarnya.
Oleh karena itu semangat toleransi juga perlu dikedepankan dalam koridor kebangsaan demi menjaga keutuhan NKRI. (NAP)

TMMD Fokus Infrastruktur dan Kesehatan Masyarakat

Personel TNI dan warga bahu membahu memperbaiki jalan dalam program TMMD di Kelurahan Kalisegoro, Gunungpati, Semarang. (Kodim 0733 Semarang)

SEMARANG – Tentara Manunggal Masuk Desa (TMMD) yang dilakasanakan Kodim 0733/ BS Semarang di Kelurahan Kalisegoro, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang fokus pada pembangunan fisik dan kesehatan masyarakat.

Oleh karena itu, selama TMMD berlangsung yakni mulai Selasa (4/7) sampai Rabu (2/8), TNI akan melakukan berbagai kegiatan.

Komandan Kodim 0733 BS Semarang Kolonel Inf Zaenul Bahar mengatakan, program TMMD TNI ini, sejalan dengan cita-cita pemerintah, membangun desa dan menata kota. Utamanya pembangunan infrastruktur pedesaan yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat,” katanya saat pembukaan TMMD Reguler ke 99 tahun 2017 di Kelurahan Kalisegoro Kecamatan Gunungpati, Selasa (4/7).

Ia menjelaskan, beberapa program di bidang kesehatan yang akan dilakukan, diantaranya adalah pengobatan gratis, sampai penyuluhan di bidang kesehatan.

Sementara itu, untuk program fisik dilakukan program bedah rumah terhadap 20 rumah tidak layak huni milik warga kurang mampu. Selain itu juga ada pembangunan jalan dan jembatan, rehap tempat ibadah serta fasilitas umum.

Dandim mengatakan, program TMMD dalam bentuk pembangunan fisik menjadi bukti kedekatan TNI dangan masyarakat. “Pembangunan infrastruktur dan sarana dan prasarana daerah tertinggal, adalah salah satu tujuan  program TMMD,” terangnya. (NAP)