Penyeberangan ke Karimunjawa Tetap Normal Selama Lomban

KMP Siginjai saat merapat di Pelabuhan Kartini Jepara. Kapal itu tetap melayani penyeberangan saat prosesi larungan, Minggu (2/7/2017) besok. (MuriaNewsCom/Padhang Pranoto)

MuriaNewsCom, Jepara – Layanan penyeberangan ke Karimunjawa, tetap berjalan normal selama prosesi Syawalan atau Lomban, yang akan digelar Minggu (2/7/2017) esok. Pelayaran KMC Express Bahari dan KMP Siginjai tetap pada jadwal, meskipun kedua kapal tersebut rencananya mengikuti lomban.

“KMC Express Bahari rencananya ikut larungan juga mengangkut ibu-ibu pejabat dari sini (Pelabuhan Kartini). Siginjai juga rencananya begitu, akan mengikuti prosesi dari Karimunjawa. Namun setelah itu, kedua kapal tersebut juga tetap pada jadwal mengangkut penumpang. Sekitar jam 10.00 pagi, berangkat lagi KMC ke sana (Karimunjawa),” kata Supomo, Kasi Pelabuhan Penyebrangan Kartini, Sabtu (1/7/2017).

Sementara itu, guna mengantisipasi kepadatan di pelabuhan, pihaknya akan mengosongkan area parkir pada sore ini. Hal itu akan dilakukan setelah KMP Siginjai merapat ke Pelabuhan Kartini. Kendaraan milik penyeberang rencananya akan dipindahkan sementara waktu di gedung milik Undip.

Sesuai jadwal keberangkatan kapal, yang diterima MuriaNewsCom, untuk KMC Express Bahari 2C memiliki tiga trip reguler, pada hari Minggu. Dimulai dari pukul 05.00 WIB dari Karimunjawa menuju Jepara. Lantas pukul 07.00 WIB akan mengikuti prosesi larungan dan kemudian pukul 10.00 berlayar seperti biasa. Sementara itu, KMP Siginjai dijadwalkan berangkat dari Karimunjawa pukul 07.00 WIB. 

Ia mengatakan, kepadatan penyeberangan ke Karimunjawa atau sebaliknya masih akan terjadi hingga Senin (3/7/2017).

Editor : Ali Muntoha

Tiket KMC Expres Bahari untuk Penyeberangan ke Karimunjawa Sudah Ludes, Diduga Diborong Oknum Calo

OLYMPUS DIGITAL CAMERA

KMC Expres Bahari yang melayani rute penyeberangan ke Karimunjawa (MuriaNewsCom/Wahyu Khoiruz Zaman)

 

MuriaNewsCom, Jepara – Seiring perkembangan dunia pariwisata di Karimunjawa, banyak masyarakat atau wisatawan baik lokal maupun mancanegara yang ingin berkunjung ke Karimunjawa. Sehingga, penjualan tiket menjadi laris manis, bahkan tak jarang yang sampai kehabisan.

Menjelang libur nasional dan bertepatan dengan akhir pekan pada 5-8 Mei nanti, misalnya, saat ini tiket untuk Kapal Motor Cepat (KMC) Express Bahari sudah habis terjual. Kapal cepat satu-satunya yang melayani trip ke Karimunjawa itu laris manis, padahal liburantersebut masih cukup lama.

Sontak, hal itu memunculkan tanda tanya besar bagi sebagian calon penumpang maupun biro perjalanan yang tak kebagian tiket. Sebagian diantara mereka menuding ada permainan calo yang dilakukan oleh oknum yang ingin memanfaatkan momen jelang liburan.

“Ya gimana kami tidak curiga, tiket untuk akhir pekan sudah habis. Ketika saya tanya ke petugas, tiketnya sudah habis dan diborong oleh orang sampai 150 tiket,” ujar salah seorang calon wisatawan, Rudi, kepada MuriaNewsCom, Rabu (20/4/2016).

Salah seorang calon wisatawan lainnya, yang enggan disebut namanya mengatakan, saat melakukan pembelian tiket pada Minggu 17 April 2016, operator Kapal Express Bahari, PT Sakti Inti Makmur, tidak langsung memberi tiket sesuai identitas calon penumpang. Namun, hanya memberikan blangko daftar penumpang. Tiket baru diambil sepekan jelang pemberangkatan dengan melampirkan indentitas calon penumpang.

“Karena jatah tiket penyeberangan sudah dibeli beberapa orang, pihak kapal tidak menjual tiket lagi. Berarti kalau mau nyeberang harus membeli pada yang sudah mendapat jatah tadi,” katanya.

Tak pelak, harga tiket kapal menjadi lebih mahal. Jika harga resminya Rp 150 ribu, lantaran membeli pada pihak lain, wisatawan harus membayar Rp 200 ribu untuk sekali penyeberangan.

“Beli langsung ke loket tiket sudah habis. Tapi ini saya dapat 5 tiket dari pihak lain. Harganya Rp 200 ribu, itu saja tiket berdiri tidak mendapat nomor kursi,” imbuhnya.

Editor : Kholistiono

KMC Expres Bahari yang Melayani Penyeberangan ke Karimunjawa Kini  Gunakan Armada Baru

 

KMC Express Bahari tipe 2C "nganggur" di Dermaga Kartini setelah ada Express Bahari tipe 9C (MuriaNewsCom/Wahyu Khoiruz Zaman)

KMC Express Bahari tipe 2C “nganggur” di Dermaga Kartini setelah ada Express Bahari tipe 9C (MuriaNewsCom/Wahyu Khoiruz Zaman)

 

MuriaNewsCom, Jepara – Kapal Motor Cepat (KMC) Expres Bahari yang selama ini melayani penyeberangan Jepara-Karimunjawa akhirnya diganti dengan yang lebih muda. Jika sebelumnya yang digunakan adalah Express Bahari tipe 2C, kini diganti dengan tipe 9C.

Manajer Cabang PT Pelayaran Sakti Inti Makmur Sugeng Riyadi menjelaskan, Express Bahari yang sebelumnya merupakan kapal yang sudah lama dan sudah tidak representatif. Apalagi, tahun pembuatannya di tahun 2007. Untuk itu saat ini, kapal tersebut sudah mulai diganti dengan kapal yang usianya lebih muda.

“Kalau Express Bahari yang tipe 9C ini pembuatannya tahun 2009. Sehingga kondisinya lebih bagus dari pada tipe 2C,” ujar Sugeng kepada MuriaNewsCom, Selasa (5/4/2016).

Menurutnya, ada beberapa perbedaan spesifikasi kapal antara Express Bahari yang lama dengan yang baru ini. Salah satunya adalah kapasitas penumpang yang jelas lebih banyak, serta kecepatan yang lebih tinggi.

“Kalau Express Bahari yang lama kecepatan untuk ke Karimunjawa membutuhkan waktu sekitar 2,5 jam. Sedangkan yang baru ini bisa hanya 1,5 jam saja,” katanya.

Dia menambahkan, Express Bahari yang baru, tiba di Dermaga Kartini pada Sabtu (2/4/2016) sore dan baru melayani penyeberangan ke Karimunjawa pagi tadi, dengan memuat sekitar 177 penumpang. Sedangkan Express Bahari lama masih bersandar di kawasan Dermaga Kartini. Nantinya, Express Bahari yang lama akan ditarik dari Dermaga Kartini ke Tanjung Pinang.

Editor : Kholistiono