HARI KARTINI : Kewalahan Rias, Siapkan 6 Pekerja

uplod jam 15.30 siapkan 6 pekerja (e)

Aktivitas rias di salah satu salon di Kecamatan Undaan, Kudus. (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

 

MuriaNewsCom, Kudus – Salah seorang pemilik salon Dona Undaan mengatakan, saat Hari Kartini dirinya dibantu pekerja dari tetangga sekitar untuk merias. Sebab perayaan itu, banyak siswa ingin dirias.

“Untuk pekerja, khusus Hari Kartini ini memerlukan tenaga tambahan. Yakni dari tetangga sekitar empat orang. Sedangkan di hari biasa hanya ditangani dua orang. Sebab merias seseorang juga memerlukan tenaga ekstra. Terlebih para pengguna jasa rias ini sudah mengantre mulai habis subuh atau pukul 05.00 WIB,” kata pemilik salon, Dona.

Untuk keempat tenaga tambahan tersebut bertugas sebagai pembantu mengenakan pakaian adat kepada anak-anak. Namun untuk rias wajah langsung ditangani oleh pemilik salon.

“Tenaga itu kita butuhkan sebagai bantuan memakaikan baju kebaya, pakaian adat atau juga memoles wajah anak-anak. Akan tetapi nanti hasilnya kita juga akan mengkrosceknya secara langsung,” tuturnya.

Di saat yang sama, jasa foto juga tidak ketinggalan ketiban rezeki nomplok di saat Hari Kartini tersebut. Seperti halnya juru foto dari Ngembal Kulon, Jati, Dani, misalnya. Dirinya bisa memotret sekitar 30 orang anak siswa.

“Saat Hari Kartini, saya memotret 30 orang. Biasanya saat hari biasa hanya lima-delapan anak. Yang kita tawarkan hanya ukuran 12 R yang berbiaya Rp 35 ribu. Sementara itu, untuk hasilnya bisa diambil 2 hari kemudian,” imbuhnya.

Editor : Akrom Hazami

Baca juga :
HARI KARTINI : Salon Rias Ketiban Rezeki Nomplok