Dua Kloter Asal Jepara Diberangkatkan Lebih Awal 

Salah satu jemaah haji asal Jepara terpaksa dibopong karena keterbatasan. (MuriaNewsCom/Padhang Pranoto)

MuriaNewsCom, Jepara – Dua kelompok jemaah haji yang tergabung dalam kloter 93 dan 94 diberangkatkan ke Embarkasi Donohudan, Kamis (24/8/2017) siang. Total ada 457 orang yang diberangkatkan ke pemondokan haji, sebelum diberangkatkan ke Tanah Suci. 

Adapun kloter selanjutnya yang berangkat adalah 95 yang berjumlah 292 orang, akan diberangkatkan pada Jumat dini hari. 

Kasubag Tata Usaha Kantor Kemenag Jepara Lutfiyah mengatakan, dua kloter yakni 94 dan 95 diberangkatkan lebih awal dari jadwal. Rencana awal, dua kelompok terbang itu akan diberangkatkan pada Jumat pagi pada pukul 02.00 dan 06.00.

“Hal itu karena permintaan dari maskapai penerbangan. Mengingat jumlah keberangkatan kini semakin longgar. Selain itu, jemaah dari Jepara digabungkan dengan jemaah dari daerah lain atau sapu jagad,” katanya. 

Ia mengatakan, tergabung dalam kloter sapu jagad jemaah haji asal Jepara akan diberangkatkan dengan kloter lain. Termasuk di antaranya mereka yang sebelumnya sakit dan sebagainya. 

“Jemaah haji asal Jepara akan diberangkatkan dengan mereka yang mungkin masih belum berangkat karena sakit dan sebagainya,” imbuh Lutfiyah. 

Pantauan MuriaNewsCom, beberapa jemaah yang tergabung dalam kloter 94 ada yang mengalami keterbatasan gerak. Lutfiyah mengatakan hal itu tak memengaruhi kegiatan jamaah karena dibantu oleh kursi roda. 

Sementara itu Totok petugas dari Dinkes Jepara mengatakan, pihaknya telah melakukan screening kesehatan sebelum pemberangkatan. Pihaknya mengatakan hal tersebut tidak lantas mengugurkan kesempatan mereka untuk dapat berhaji. 

“Selain di Jepara, pemeriksaan kesehatan juga akan dilakukan di Donohudan. Namun secara garis besar hal itu tidak berpengaruh karena disana mereka menggunakan kursi roda,” jelasnya. 

Adapun, jumlah jemaah haji asal Jepara yang diberangkatkan berhaji tahun ini ada 1.104 orang.

Editor: Supriyadi