Keramas Setiap Hari Berbahaya

Menghilangkan rambut yang bau akibat sengatan matahari dapat menggunakan parfum khusus rambut serta creambath. (MuriaNewsCom/Ayu Khazmi)

Menghilangkan rambut yang bau akibat sengatan matahari dapat menggunakan parfum khusus rambut serta creambath. (MuriaNewsCom/Ayu Khazmi)

 

KUDUS – Aktivitas di luar ruangan yang sering dilakukan, terutama bagi perempuan tentu membuat rambut terbakar dan pada akhirnya rambut menjadi bau apek. Apalagi untuk rambut panjang, bau terbakar akan semakin menyengat.

Untuk menghilangkan bau yang tidak sedap, biasanya seseorang akan membersihkan dengan keramas. Tentunya dengan aroma yang terkandung dalam shampoo akan menghilangkan bau tersebut.

Akan tetapi jika terlalu sering keramas juga tidak baik karena mengikis kelembaban rambut yang justru membuat kering. Yuni siswati, pemilik Yuni Salon di jalan Niti Semito Kudus mengatakan untuk mengurangi bau sengatan matahari tersebut bisa dengan menggunakan parfum.

“Sebenarnya sudah ada banyak parfum rambut yang beredar di pasaran. Namun belum banyak yang mengetahuinya, ” ujarnya pada MuriaNewsCom.

Untuk sehari-hari, penggunaan parfum ini lebih bisa diandalkan. Karena pada parfum hanya dikenakan pada bagian batang rambut. Atau dapat pula dengan melakukan creambath dengan aroma yang pekat sehingga bisa bertahan lebih lama. “Untuk creambath biasa pun aromanya bisa bertahan lama. Jika diganti dengan aroma yang lebih pekat juga dapat menghindari bau matahari pada rambut, ” imbuhnya. (AYU KHAZMI/AKROM HAZAMI)

Ini Cara Benar Pakai Kondisioner dan Sampo

duniasejutawarna.blogspot.com

duniasejutawarna.blogspot.com

 

KUDUS – Sampo dan kondisioner, keduanya merupakan faktor dasar dalam perawatan rambut. Jika dipakai, keduanya akan membuat rambut menjadi lebih sehat.

Meskipun sama-sama berfungsi untuk menyehatkan rambut, akan tetapi untuk penggunaannya sangat berbeda. Yuni Siswati pemilik salon Yuni Kudus mengatakan untuk sasaran penggunaan sampo dan kondisioner pada umumnya berbeda.

”Untuk sampo lebih untuk membersihkan kotoran di kulit kepala dan rambut. Sementara untuk kondisioner menutrisi pada bagian rambut saja,” ungkapnya pada MuriaNewsCom.

Sehingga ketika pengguna memakai sampo, lebih baik jika mengenai kulit kepala dan seluruh rambut agar kotoran dapat terangkat. Sementara untuk kondisioner cukup diratakan pada bagian rambut dari batang hingga ujung.

”Saat memakai keduanya tunggu beberapa saat akan bekerja maksimal di kepala dan rambut, baru dibilas dengan air bersih,” ujarnya. (AYU KHAZMI/TITIS W)

Ini bahaya Facial Foam Dengan Banyak Busa

Beberapa produk facial foal dari Larissa yang menawarkan ragam varian sesuai kondisi kulit wajah customer. (MuriaNewsCom/Ayu Khazmi)

Beberapa produk facial foal dari Larissa yang menawarkan ragam varian sesuai kondisi kulit wajah customer. (MuriaNewsCom/Ayu Khazmi)

 

KUDUS – Detergen penghasil busa pada facial foam memang banyak ditemukan. Namun yang tidak baik adalah jika jumlah detergen tersebut terlalu banyak.

”Biasanya orang akan puas dengan banyaknya busa yang dihasilkan, akan tetapi hal tersebut harus diwaspadai,” ujar Andriya Justitia, manager Larissa Aesthetic Center Kudus.

Dirinya menambahkan, efek adanya busa yang banyak akan membuat kulit menjadi kesat dan segar. Padahal kulit yang terlalu kesat pasca dicuci, merupakan akibat dari kelembaban kulit yang terkikis terlalu banyak.

”Sehingga efeknya nanti kulit akan sangat kering dan timbul guratan-guratan halus tanda awal keriput,” jelasnya.

Untuk itu gunakan facial foam yang memiliki sedikit detergen atau busa. Meski kondisi kulit tidak terlalu kesat, akan tetapi hal tersebut lebih baik untuk menjaga kesehatan kulit. (AYU KHAZMI/TITIS W)

Awas, Facial Foam Banyak Busa Buat Kulit Kering

Beberapa produk facial foal dari Larissa yang menawarkan ragam varian sesuai kondisi kulit wajah customer. (MuriaNewsCom/Ayu Khazmi)

Beberapa produk facial foal dari Larissa yang menawarkan ragam varian sesuai kondisi kulit wajah customer. (MuriaNewsCom/Ayu Khazmi)

 

KUDUS – Membersihkan wajah dengan facial foam sudah menjadi kebiasaan yang wajib dilakukan. Dengan facial foam, kotoran yang menempel pada wajah akan mudah terangkat sehingga kulit menjadi bersih. Namun karena banyaknya facial foam yang beredar dipasaran maka pembeliannya harus hati-hati.

Andriya Justitia, manager Larissa Aesthetic Center Kudus mengatakan setiap facial foam yang diproduksi memiliki kandungan bahan yang berbeda. ”Ada yang murni sesuai dengan ketentuan kesehatan, ada yang dicampur dengan bahan lain, seperti detergen,” ujarnya pada MuriaNewsCom.

Detergen pada facial foam tersebut yang membuat busa berlimpah saat digosokkan pada wajah. Banyak orang berasumsi, dengan banyaknya busa yang dihasilkan akan membuat wajah semakin bersih.

“Sebenarnya memang benar, bahwa busa tersebut juga bisa menghilangkan kotoran. Namun yang namanya detergen terlalu banyak justru akan merusak,” imbuhnya. (AYU KHAZMI/TITIS W)

Biar Alis Matamu Tak Menuai “Badai”, Ini Trik Memperlakukannya

CANTIK ALAMIKU

CANTIK ALAMIKU

 

KUDUS – Biar alis matamu tak menuai ‘badai’, yakni tidak membuat malu. Ini ada trik memperlakukannya. Ya, soal kurang percaya diri dengan bentuk dan alis yang tipis memang masih melanda sebagian orang? Sedikit memolesnya dengan pensil alis menjadi pilihan yang tepat untuk membuat alis menjadi lebih rapi dan menarik.

Namun meski terlihat mudah,ternyata membuat alis dengan bantuan pensil cukup sulit. Tidak hanya membuatnya nampak rapi dan bagus, tapi juga simetris antara alis sebelah kanan dan kiri.

Ada teknik mudah yang dapat dilakukan untuk membuat alis agar bagus dan simetris. “Hanya perlu memperhatikan garis hidung dan sudut bibir saat akan membuat alis,” ujar Renny Yuniati, pemilik Muntira Skincare Kudus.

Garis hidung digunakan untuk membuat titik permulaan alis sementara sudut bibir untuk membuat titik kenaikan dan penurunan alis.

“Sudut bibir ditarik garis lurus ke atas pada bagian alis untuk menentukan garis lengkung alis agar simetris antara kanan dan kiri,” ujarnya.

Pengambilan titik-titik tersebut dapat dibuat tipis terlebih dahulu agar sebelum dibuat tebal antara alis kanan dan kiri bisa sama. Sebab pada pemula, seringnya ketidaksimetrisan yang menjadi hal paling sulit saat menggunakan pensil alis. (AYU KHAZMI/AKROM HAZAMI)

Punya Kulit Wajah Berminyak, Kurangi Foundationnya Ya

facetofeet.com

facetofeet.com

 

KUDUS – Jenis kulit setiap orang tentunya berbeda-beda. Maka untuk mendapatkan wajah cantik dan sehat juga berbeda pula. Sebab perlu menyesuaikan produk makeup yang digunakan dengan jenis kulit.

Salah satu makeup yang sering digunakan di antaranya seperti foundation. Foundation atau alas bedak ini sering banyak dipakai karena fungsinya yang mampu memenuhi kebutuhan para wanita. ”Foundation ini berfungsi lebih kepada menutup noda-noda pada wajah, seperti bintik-bintik hitam, warna wajah tidak rata atau belang, serta bekas jerawat,” jelas Istifaizah, salah satu ahli kecantikan Wardah Kudus.

Seperti yang diketahui masalah tersebut memang banyak dialami oleh para wanita. Namun pemakaian foundation ini juga harus disesuaikan dengan jenis kulit. Pada dasarnya, foundation ini berbentuk cairan yang kental dengan tekstur padat. Dengan demikian, foundation sangat bagus untuk menutupi kekurangan diwajah.

Akan tetapi bagi pemilik wajah yang sangat berminyak perlu berhati-hati. ”Sebab foundation akan menutup pori lebih rapat, sehingga minyak yang diproduksi kulit akan sulit keluar,” ungkapnya.

Saat digunakan maka tampilan akan sempurna karena minyak dapat ditekan. Namun setelahnya, justru menimbulkan tumpukan kotoran akibat minyak yang tertimbun. Untuk itu bagi yang memiliki jenis kulit berminyak, untuk lebih sering membersihkan kulit wajah. ”Serta jangan terlalu lama memakainya agar minyak dapat keluar,” imbuhnya. (AYU KHAZMI/TITIS W)

Ini Syarat Penggunaan Vagina Ozonizer

Dr. Yooshy sedang melakukan treatment vagina ozonizer. (MuriaNewsCom/Ayu Khazmi)

Dr. Yooshy sedang melakukan treatment vagina ozonizer. (MuriaNewsCom/Ayu Khazmi)

 

KUDUS – Setelah ditemukannya penemuan baru dibidang kesehatan organ intim wanita, vagina ozonizer kini semakin banyak diminati. Sebab sebelumnya hanya ada beberapa treatment yang memang dikhususkan untuk kebersihan organ intim seperti ratus, dan spa V.

Akan tetapi teknologi terbaru ini lebih canggih karena menggunakan alat khusus dan langsung ditangani oleh dokter. ”Namun ada beberapa hal yang perlu diketahui sebelum menggunakan vagina ozonizer ini,” ujar Yooshy Kartika Sari, salah satu dokter estetika di Muntira Skincare Kudus.

Pada dasarnya Vagina Ozon ini memiliki fungsi untuk menyehatkan vagina yang sering terserah jamur dan bakteri yang dialami oleh sebagian besar wanita. Akan tetapi alat ini perlu dimasukkan kedalam lubang organ. Sehingga ada beberapa hal yang perlu diketahui.

Sebelum memilih treatment ini, para wanita harus :

1. Sudah menikah. Karena alat berupa selang akan dimasukkan kedalam organ. Sehingga sangat dikhawatirkan bagi wanita yang belum menikah akan ada bagian organ yang terganggu.

2. Lebih baik dilakukan setelah menstruasi dan setelah melahirkan. Hal tersebut sekaligus membersihkan organ dari darah kotor yang mungkin masih menempel yang menyebabkan timbulnya jamur atau bakteri.

3. Jangan dilakukan oleh wanita dalam kondisi hamil. Sebab ozon yang disemprotkan berupa gas yang dikhawatirkan akan mengganggu tumbuh kembang janin.

4. Jangan dilakukan terlalu sering. Minimal lakukan setiap 2 hingga 3 bulan sekali.

Yooshy menambahkan untuk hasil yang maksimal, sekali perawatan akan didahului oleh ratus. ”Jadi ratus ini untuk membuka perawatan sebelum ozonizer dengan membersihkan organ bagian luarnya, jadi hasilnya lebih maksimal,” ungkapnya. (AYU KHAZMI/TITIS W)

7 Masker Ini Praktis Dibuat Sendiri di Rumah untuk Atasi Berbagai Masalah Kulit

everydayinbox.com

everydayinbox.com

 

KUDUS – Merawat kulit wajah wajib dilakukan. Sebab wajah yang akan dilihat dan dinilai terlebih dahulu oleh orang lain. Dari wajah juga akan terpancar kepribadian dari seseorang.

Banyak hal yang dapat dilakukan untuk merawat kesehatan wajah dengan berbagai tipe kulit. ”Cara yang paling mudah adalah dengan memakai masker alami yang disediakan dari alam,” ujar Dwi Yhunianto wakil manager Larissa Aesthetic center Kudus. Masker alami ini memanfaatkan buah dan sayur yang mengandung banyak khasiat. Tentunya dua jenis makanan ini mudah ditemukan.

Berikut 7 masker alami yang dapat dibuat sendiri dirumah dengan buah dan sayur yang tersedia sehari-hari.

1. Masker Mentimun untuk Kulit Kering
Ketimun merupakan salah satu jenis buah/sayuran yang bagus bagi jenis kulit kering. Sebab mentimun mengandung banyak air dan bisa bisa mendinginkan kulit yang kering.

2. Lemon untuk Mencerahkan
Seperti yang diketahui, kandungan lemon sangat dipercaya mampu untuk mencerahkan kulit. Terlihat dari banyaknya kosmetik yang memanfaatkan lemon untuk wajah. Apalagi dengan bahan alami tentu akan lebih baik untuk kulit. Lemon juga mampu menghilangkan jerawat.

3. Masker Pisang
Ada beberapa vitamin pada pisang yang sangat bermanfaat untuk kecantikan. Di antaranya potasium, kalium, vitamin C, E, K dan antioksidan. Kandungan ini membuat kulit nampak cerah dan halus.

4. Masker Tomat untuk Kulit Berminyak
Tomat bisa dijadikan masker buah yang dapat mengatasi kulit berminyak. Biji tomat yang juga ikut ditempelkan ke kulit wajah akan memberikan efek scrub ketika dibasuh dengan air. Tomat ini juga akan bekerja efektif jika ditambahkan yoghurt.

5. Masker Anggur untuk Kulit Berjerawat
Buah anggur yang enak tersebut ternyata bisa dijadikan masker wajah. Kandungan yang terdapat dalam anggur dapat mengatasi kulit yang berjerawat.

6.Masker Pepaya untuk Kulit Bersinar
Masker pepaya merupakan masker yang dapat digunakan untuk membuat kulit tampak bersinar. Sebab buah ini secara umum, mampu membersihkan kotoran penyebab kulit kusam.

7. Masker Strawberry untuk Kulit Kusam
Bahan yang dibutuhkan untuk membuat masker strawberry yaitu buah strawberry dan air. hancurkan strawberry dengan menambahkan air dan mengaduknya. Setelah itu aplikasikan masker pada kulit wajah.

Membuat masker buah tidaklah sulit, apalagi buah-buahan yang dipakai mudah ditemukan. ”Cukup dengan menghancurkan dan mengaplikasikan langsung pada wajah antara 10-15 menit,” jelasnya. Lakukan secara rutin untuk hasil maksimal. (AYU KHAZMI/TITIS W)

Begini Cara Buktikan Kulitmu Bermasalah atau Tidak

Tampak wajah yang diperiksa menggunakan skin scanner di Kudus. (MuriaNewsCom/Ayu Khazmi)

Tampak wajah yang diperiksa menggunakan skin scanner di Kudus. (MuriaNewsCom/Ayu Khazmi)

 

KUDUS – Sering sekali seseorang hanya memperhatikan kulit terutama bagian wajah hanya dari penampakan sekilas dan dari luar saja. Padahal kulit memiliki banyak lapisan yang juga akan memengaruhi kesehatan kulit dan perawatannya. Untuk itu, seseorang perlu mengetahui kondisi kulit wajah secara mendetail.

“Jika hanya menggunakan mata telanjang mampu melihat kondisi kulit dari luar, tentunya kita membutuhkan alat untuk mendeteksi secara detail seperti dengan skin scanner,” ujar Yooshy Kartika Sari dokter estetika di Muntira Skincare Kudus.

Skin scanner merupakan alat yang mampu mendeteksi kondisi kulit hingga beberapa lapisan. Seperti jenis kulit, kadar minyak, kerutan samar, dan timbulnya gejala penyakit kulit yang belum nampak kepermukaan. “Jika sudah dideteksi sejak awal maka akan lebih mudah penanganannya. Serta dapat mencegahnya sebelum keluar, seperti jerawat dan noda hitam, ” jelasnya.

Alat ini juga mampu untuk mengetahui seberapa parah masalah kulit yang dialami agar memudahkan tindakan yang diambil.

Seorang pasien hanya perlu memasukkan setengah kepala bagian wajah ke dalam alat, dan alat akan langsung mendeteksinya dengan tiga penampakan. Yaitu gambar normal, uv, dan polarisation.

Gambar akan langsung terlihat dalam layar komputer berikut data dan keterangan kondisi kulit. Pasien juga melihat kondisi kulit secara langsung.

Menurut Yooshy, terkadang ada penanganan atau treatment yang kurang maksimal atau bahkan tidak ada pengaruhnya, bisa saja karena kondisi kulit tidak terdeteksi dengan baik. “Karena satu masalah kulit juga mempengaruhi masalahnya kulit lain, sehingga sebelum penanganan memang harus dicek dengan teliti terlebih dahulu, ” imbuhnya. (AYU KHAZMI/AKROM HAZAMI)

Biar Bedak Tak Rusak Wajahmu, Perhatikan Hal ini

foto IDNTIMES

foto IDNTIMES

 

KUDUS – Bedak bisa dikatakan menjadi modal penampilan wanita. Dengan menggunakan bedak, seorang wanita akan merasa lebih percaya diri dengan penampilannya. Sebab salah satu alat kosmetik ini tidak hanya membuat wajah tampak lebih segar tetapi juga mampu menutup masalah kulit pada wajah seperti halnya jerawat, flek hitam, dan sebagainya.

Kebutuhan bedak yang sangat penting membuatnya selalu digunakan dalam berbagai kondisi. Ada dua jenis bedak yang sering digunakan yaitu bedak tabur dan bedak padat. Namun sebelumnya, sudahkah menyesuaikan jenis bedak dengan kondisi kulit?

“Kedua bedak tersebut memiliki fungsi yang berbeda. Fungsi tersebut harus disesuaikan dengan jenis kulit terlebih dahulu,” ungkap Yooshy Kartika Sari, salah satu dokter estetika di Muntira Skincare Kudus.

Bedak tabur dikhususkan bagi seseorang yang memiliki jenis kulit berminyak. Dengan kondisi kulit memproduksi minyak berlebih maka bedak tabur dapat membantu untu menyamarkan kilap. Dengan tekstur bedak tabur yang lembut dan tidak memadat maka pori-pori tidak akan banyak tersumbat.

“Jika menggunakan bedak padat justru akan makin menutup pori-pori kulit wajah yang akan membuat minyak sulit keluar,” ungkapnya.

Sementara untuk jenis kulit kering minyak yang tertahan tersebut akan membuat penyumbatan sehingga menimbulkan maslah kulit seperti jerawat dan komedo. Cara pengaplikasiannya bisa dengan menggunakan puff yang ditepuk-tepukkan ke wajah atau bisa juga dengan menggunakan kuas.

Sementara untuk jenis kulit kering dapat menggunakan bedak padat seperti tipe two way cake. Karena dalam jenis bedak tersebut sudah terkandung foundation untuk melembabkan kulit yang kering. (AYU KHAZMI/AKROM HAZAMI)

Usai Perawatan, Sebaiknya Minum Banyak Air Putih

foto drjockers

foto drjockers

 

KUDUS – Dengan tubuh yang sehat, maka segala aktivitas berjalan lancar serta memancarkan kecantikan. Berbagai macam perawatan dilakukan. Mulai dari yang tradisional hingga yang menggunakan teknologi modern.

”Semua boleh saja dilakukan asal sudah terdaftar dan teruji. Sehingga tidak menimbulkan efek samping yang justru dapat merusak tubuh,” ujar Aliya salah satu dokter di Muntira Skincare Kudus.

Namun ada hal yang perlu dilakukan untuk menjaga kestabilan tubuh. Pasca melakukan berbagai jenis perawatan, seseorang diwajibkan untuk memperbanyak konsumsi air putih. Air putih secara tidak terduga memiliki peran vital terhadap keberlangsungan hidup manusia. Air sebagai zat pelarut sangat bermanfaat bagi tubuh. Air melarutkan berbagai jenis zat untuk mudah diangkut dan diedarkan. Tak terkecuali zat yang sudah tidak terpakai.

Pada saat perawatan, ada zat tambahan yang dimasukkan kedalam tubuh. ”Zat tersebut dapat berupa vitamin, serum atau zat kimia lain,” ungkapnya.

Sehingga untuk memaksimalkan kinerja zat tersebut diperlukan air yang cukup. Tidak hanya mengangkut zat berguna, air juga melarutkan zat yang tidak terpakai seperti sisa metabolisme atau penyakit. Sehingga air berfungsi untuk membawa zat tidak terpakai tersebut untuk dibuang.

”Zat yang tidak terpakai mengandung racun. Racun dalam tubuh dapat memiliki efek yang dapat menyebabkan kulit meradang, menyebabkan pori-pori tersumbat dan akhirnya menyebabkan jerawat,” imbuhnya.

Konsumsi air ini dapat meningkatkan proses pengeluaran racun melalui keringat secara lancar, yang akhirnya dapat membuat kulit halus dan cerah. Selain itu, minum air putih yang cukup dapat membantu melembabkan kulit, membuatnya terus segar, lembut, bercahaya dan halus. (AYU KHAZMI/TITIS W)

Serum, Treatment Tingkat Lanjut untuk Kesehatan dan Kecantikan Kulit

Salah satu customer di Larissa Aesthetic Center Kudus akan melakukan perawatan wajah rutin. (MuriaNewsCom/Ayu Khazmi)

Salah satu customer di Larissa Aesthetic Center Kudus akan melakukan perawatan wajah rutin. (MuriaNewsCom/Ayu Khazmi)

 

KUDUS – Dwi Yhunianto wakil manager Larissa Aesthetic Center Kudus mengatakan, serum adalah cairan yang mengandung formula zat aktif yang berguna untuk memperbaiki struktur kulit. ”Serum tersebut sudah sangat terkenal dibidang kecantikan dan kedokteran. Karena merupakan terobosan baru untuk kulit sehat dan cantik,” ujarnya.

Untuk kondisi kulit bermasalah, serum dapat membantu memperbaiki kondisi dengan kandungan zat-zat aktif didalamnya yang membantu mengatasi masalah kulit secara efektif dan cepat. Misalnya ulit kusam, flek hitam, keriput halus akibat proses penuaan dini dan masih banyak lagi.

Tentu saja jenis serum yang digunakan harus disesuaikan dengan masalah kulit yang dialami. Sebab, masing-masing jenis serum punya khasiat dan efektivitas yang berbeda terhadap masalah kulit. Serum dibedakan menjadi tiga jenis sesuai kandungan zat-zat aktifnya. Yaitu serum vitamin C, serum vitamin E, dan Kolagen.

Pada serum vitamin C berperan sebagai sintesa kolagen untuk memperlambat proses penuaan. Sehingga serum vitamin C bagus digunakan untuk mengatasi masalah kulit kusam, flek, problem kulit akibat proses penuaan dini serta kulit yang meradang. Serta untuk mencerahkan atau memutihkan kulit. ”Serum ini yang paling sering digunakan, karena kebanyakan memang bermasalah dengan penyakit-penyakit tersebut,” ujarnya.

Sementara serum vitamin E sebagai antioksidan mampu mencegah terbentuknya lipofuscin, suatu lemak yang teroksidasi pemicu proses penuaan dini. Selanin itu vitamin E juga berkhasiat sebagai pelembab kulit. Pemakaian serum vitamin E secara rutin, mempertahankan kelembaban alami kulit. Juga melindungi kulit dari paparan polusi lingkungan seperti asap rokok atau sinar matahari.

Dan serum kolagen merupakan komponen protein pembentuk struktur kulit, otot, dan pembuluh darah. Tubuh manusia mampu memproduksi kolagen sendiri, namun jumlahnya semakin berkurang seiring bertambahnya usia. Ketika kolagen berangsur-angsur berkurang, kekenyalan dan kekencangan kulit juga berkurang. Untuk itu, serum kolagen terkandang diperlukan untuk membantu menjaga kekencangan kulit.
Antok menambahkan, untuk penggunaan serum lebih baik setelah melakukan konsultasi dengan ahli kulit atau kecantikan. ”Karena serum termasuk treatment lanjutan yang perlu konsultasi lebih,” ungkapnya. (AYU KHAZMI/TITIS W)

Ini, Perbedaan Kulit Wanita dengan Pria

foto ilustrasi (www.sehatfresh.com)

foto ilustrasi (www.sehatfresh.com)

 

KUDUS – Merawat kulit harus rutin dilakukan setiap hari baik oleh wanita maupun pria. Sebelum merawatnya tentu seorang harus tahu terlebih dahulu mengenai kondisi kulit masing-masing. Agar tidak terjadi kesalahan serta ketidakcocokan antara kulit dan perawatan yang digunakan.

Pada dasarnya, kulit wanita dan pria sangat berbeda. Sehingga keduanya memiliki cara perawatan yang berbeda pula.

”Kulit pria dan wanita ternyata membutuhkan perawatan yang berbeda. Selain karena faktor jenis kulit, struktur dan karakteristiknya juga berbeda,” kata Dwiu Yhunianto Manager Larissa Aestethic Center Kudus.

Beberapa perbedaan mendasar di antaranya kulit pria memiliki pigmentasi yang mendalam, sehingga warna kulit lebih gelap. Serta memiliki kulit tebal dengan tingkat kolagen yang lebih tinggi, sehingga memperlambat proses penuaan. Pria juga memiliki lebih sedikit lemak di bawah kulit mereka.

Sementara wanita memiliki kulit yang lebih tipis yang membuat proses penuaan lebih cepat, selulit, kulit kering serta sejumlah masalah kulit lainnya. Perempuan juga memiliki kulit berminyak sampai saat menopause tiba. Selain itu, kulit wanita akan terlihat kering dan kasar.

”Yang paling utama, adalah pria memiliki kulit berminyak dibandingkan wanita, pria juga perlu menggunakan pembersih yang baik untuk mencegah jerawat, benjolan serta masalah lain. Akan tetapi jangan menggunakan produk milik wanita karena komposisinya berbeda,” jelasnya.

Sementara wanita memiliki kecenderungan kulit lebih kering, sehingga lebih mudah keriput. Untuk itu perawatannya harus benar-benar disesuaikan dengan kondisi kulit serta jenisnya. (AYU KHAZMI/TITIS W)

Krim Malam Idealnya Diaplikasikan Hanya Dua Jam

Foto Ilustrasi (metro.co)

Foto Ilustrasi (metro.co)

 

 

KUDUS – Menjaga kesehatan kulit wajah dapat dilakukan dengan berbagai cara. Seperti dengan menutrisi kulit menggunakan berbagai krim wajah dengan berbagai manfaat yang disesuaikan pada kebutuhan masing-masing.

Karena kondisi wajah yang berbeda saat pagi dan malam hari, maka kebutuhan nutrisinya pun berbeda. Saat pagi hari tentu kulit bekerja dengan lebih keras untuk menyangkal semua kotoran kulit. Sementara pada malam hari kulit cenderung istirahat, sebab tidak terlalu bekerja keras.

”Itu sebabnya seseorang selain membutuhkan krim pagi juga membutuhkan krim malam untuk merilekskan kulit yang telah lelah bekerja seharian,” ujar Dwi Yhunianto, wakil manajer Larissa Aesthetic center Kudus.

Berhubung keadaan kulit serta kondisi sekitar kulit yang berbeda, maka penggunaan krim malam ada aturan sendiri. Antok menambahkan, penggunaan krim malam tersebut dianjurkan hanya dalam jangka 2 jam.

”Biasanya krim malam, selain menutrisi juga mengandung pencerah kulit wajah. Untuk itu penggunaannya maksimal hanya boleh selama 2 jam,” jelasnya.

Sebab saat digunakan dalam jangka lama bahkan dipakai saat tidur justru akan merusak jaringan kulit, karena kandungan pencerah. Ditambah dengan kondisi kulit yang sudah lelah dan kinerja yang menurun dikarenakan aktivitas pagi akan membuatnya tidak bisa beristirahat.

Faktanya, seringkali saat menggunakan krim malam digunakan hingga menjelang pagi dengan alasan agar nutrisi krim meresap sempurna. ”Padahal justru itu tidak boleh, karena kulit akan menjadi kering dan keriput serta gangguan lainnya,” imbuhnya. (AYU KHAZMI/TITIS W)

Rutin Cuci Muka Membuat Kulit Lebih Sehat

play.google.com

play.google.com

KUDUS – Daerah wajah merupakan salah satu bagian tubuh yang paling banyak terkena kotoran dan terik matahari. Untuk menjaga kesehatan bagian muka, sangat perlu perhatian khusus. Cara paling mudah dan ampuh adalah dengan mencuci muka secara rutin.

Luci Pritawardhani salah seorang dokter di Klinik Kosmetik Medik Griya Cantik Esther Kudus mengatakan, mencuci muka merupakan hal paling dasar namun memiliki manfaat yang sangat besar. ”Mencuci muka dengan benar dan rutin sangat disarankan oleh pakar kulit dan kecantikan,” ujarnya pada MuriaNewsCom.

Biasanya dalam sehari, seseorang mencuci muka rata-rata satu sampai dua kali. Menurutnya, hal tersebut sudah cukup karena dalam waktu beberapa jam saja, kulit menjadi kotor akibat bersinggungan langung dengan udara yang telah terkontaminasi. ”Apalagi pada seseorang yang bekerja di luar ruangan, akan lebih berisiko besar memiliki masalah kulit saat tidak mencuci muka dengan teratur,” jelasnya.

Akan tetepi pada seseorang yang bekerja di dalam ruangan, terutama yang dilengkapi dnegan pendingin ruangan juga harus mencuci muka disela-sela pekerjaan. Sebab udara yang dikeluarkan oleh pendingin ruangan, membuat kulit wajah lembab dan lengket. Ditambah pula dengan make up yang menempel membuat muka menjadi lengket.

Akan ada beberapa penyakit kulit yang timbul pada keduanya yang sama-sama menimbulkan kelembaban berlebih pada wajah. Di antaranya jerawat, komedo, kulit kusam, keriput, kulit kering, dan berminyak. ”Meskipun terlihat sepele, jangan sampai meninggalkan rutinitas mencuci muka. Serta hindari terlalu  sering mencuci muka, yang akan mengikis kelembaban kulit,” tegasnya. (AYU KHAZMI/TITIS W)

 

 

Awas, Kebanyakan Keramas Justru Bikin Kulit Kepala dan Rambut Rusak

Ilustrasi Keramas. realita.co

Ilustrasi Keramas. realita.co

KUDUS – Rambut memang menjadi mahkota setiap orang. Tak hanya kaum hawa, kaum adam pun demikian. Praktis banyak yang melakukan perawatan untuk menjaga keindahannya.

Salah satunya dengan menggunakan shampo atau keramas. Akan tetapi, tahukah anda bahwa ternyata mencuci rambut setiap hari justru akan membuat kulit kepala dan rambut menjadi rusak.

Yuni Siswati, ahli perawatan rambut mengatakan sebenarnya fungsi shampo adalah untuk menghanyutkan minyak berlebih serta kotoran pada kulit kepala dan rambut.

” Jika seseorang keramas setiap hari, maka akan menghanyutkan minyak yang diproduksi oleh rambut, akibatnya kelenjar minyak justru akan memproduksi lebih banyak minyak sebagai pengganti,” ujarnya saat ditemui MuriaNewscom di Salon miliknya jalan Kyai Telingsing Kudus

Padahal minyak yang disekresikan kulit kepala tersebut berfungsi untuk melumasi kulit kepala agar tidak kering. Serta mencegah kotoran kotoran masuk kedalam kulit kepala yang tentunya akan merusak jaringan kulit. Imbasnya, kesehatan rambut juga akan terganggu.

Namun jika terlalu lama tidak dicuci, maka akan semakin banyak minyak yang keluar dan bercampur dengan kotoran. “Hal tersebut juga dapat mengakibatkan rambut berminyak dan dapat mengakibatkan ketombe serta kerontokan rambut,” jelasnya. (AYU KHAZMI/SUPRIYADI)

Hati-hati, Kulit Ari Bisa Rusak Karena Handuk Kasar

ilustrasi membersihkan muka dengan handuk

ilustrasi membersihkan muka dengan handuk

KUDUS – Mencucuci muka merupakan hal dasar yang dilakukan oleh hampir seluruh orang terutama wanita. Baik menggunakan sabun khusus maupun hanya dengan membasuhnya menggunakan air. Agar tidak membasahi pakaian, atau ingin buru-buru menggunakan makeup biasanya seseorang sering mengelap memakai kain atau tisu.

Kebiasaan mengeringkan muka tersebut, sebenarnya juga sangat baik untuk menghilangkan air yang kemungkinan masih membawa kotoran yang terangkat dari muka. Akan tetapi, tidak semua pengering dapat digunakan.

Dwi Yhunianto, Wakil Manajer Larissa Aesthetic Center Kudus mengatakan, banyak pasien yang datang dan mengeluhkan kulit muka mengelupas serta kasar. “Dan ditemukan kesalahan saat selesai mencuci muka, banyak yang menggunakan handuk kasar untuk membersihkan sisa air,” ujarnya.

Padahal kesalahan tersebut justru dapat merusak jaringan kulit luar atau kulit ari wajah. Kulit ari memiliki fungsi penting bagi kulit untuk menahan kotoran dari luar agar tidak masuk kejaringan kulit dibawahnya.

“Karena bergesekan dengan permukaan handuk yang cenderung kasar maka kulit ari makin lama akan terkelupas. Selain membuat kulit kering juga membuat kulit menjadi kasar,” paparnya.

Untuk itu dianjurkan mengusap muka dengan menggunakan kain yang halus dan tidak menghapusnya dengan cara digosok.

“Yang benar ketika menggunakan kain atau bahan lembut lain sebaiknya dengan cara ditepuk-tepuk dengan cara perlahan, “pungkasnya. (AYU KHAZMI/SUWOKO)