Hindari Avanza, Sebuah Truk di Grobogan Terguling

Sebuah truk di Grobogan mengalami kecelakaan terguling, karena berupaya menghindari mobil Avanza, Selasa (13/12/2016)

Sebuah truk di Grobogan mengalami kecelakaan terguling, karena berupaya menghindari mobil Avanza, Selasa (13/12/2016)

MuriaNewsCom,Grobogan – Peristiwa kecelakaan terjadi Selasa (13/12/2016) sekitar pukul 18.00 WIB, di jalan raya Kemiri-Gubug. Sebuah truk tanpa muatan terguling akibat menghindari sebuah kendaraan yang melaju dari arah berlawanan.

Informasi yang didapat menyebutkan, saat itu truk dengan Nopol K 1506 KH melaju dari arah timur menuju Gubug dengan kecepatan sedang. Sesampai di lokasi kejadian, ada kendaraan sejenis avanza yang melaju kencang dengan posisi melewati garis tengah jalan.

Melihat kondisi ini, sopir truk bernama Wanto (29), warga Desa Mlilir, Kecamatan Gubug berupaya menepi untuk menghindari petaka. Nahas, usahanya ini justru membuat kendaraan yang dikemudikan terperosok keluar bahu jalan dan akhirnya terguling.

Tidak lama berselang, warga sekitar berdatangan ke lokasi. Sopir truk kemudian bisa dievakuasi. 
Setelah dikeluarkan dari kendaraan kondisi sopir diketahui tidak mengalami luka serius. Namun, hanya lecet-lecet saja di beberapa bagian tubuh.

Kapolsek Gubug AKP Dedy Setya menyatakan, dalam peristiwa itu tidak ada korban jiwa. Sopir kendaraan hanya luka ringan saja. “Sopirnya luka ringan saja. Kendaraan yang terguling sudah bisa dievakuasi dengan ditarik truk lain serta dibantu warga sekitar. Kecelakaan disebabkan sopir truk berupaya menghindari kendaraan dari arah berlawanan yang tidak terus melaju ke arah timur setelah truk terguling,” katanya.

Editor : Kholistiono

Bus Garuda Mas Terguling di Areal Sawah di Purwodadi

Bus Garuda Mas jurusan Blora-Jakarta mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Purwodadi-Semarang, Sabtu (10/12/2016). (MuriaNewsCom/Dani Agus)

Bus Garuda Mas jurusan Blora-Jakarta mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Purwodadi-Semarang, Sabtu (10/12/2016). (MuriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom,Grobogan – Peristiwa kecelakaan lalu lintas terjadi Sabtu (10/12/2016) di Jalan Purwodadi-Semarang, Desa Pulorejo, Kecamatan Purwodadi. Kecelakan tunggal yang terjadi sekitar pukul 05.00 WIB ini melibatkan sebuah bus PO Garuda Mas jurusan Blora-Jakarta.

Akibat peristiwa ini, sopir bus yang diketahui bernama Moeka Sarwiya (53), warga Cirebon harus menjalani rawat inap karena mengalami luka cukup parah di bagian kepala. Beberapa penumpang lainnya hanya mengalami luka ringan.

“Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Para penumpang termasuk kondektur hanya mengalami luka ringan dan rawat jalan saja. Korban yang dirawat inap sementara hanya sopir bus,” kata Kasat Lantas Polres Grobogan AKP Panji Gede Prabawa.

Informasi yang didapat menyebutkan, kecelakaan berawal ketika bus bernopol E 7593 KB yang tinggal mengangkut belasan penumpang tersebut berjalan dari arah barat (Semarang) dengan kecepatan sedang. Sesampai di tempat kejadian, ada sebuah bus lainnya dari belakang yang memberi kode untuk mendahului.

Melihat ada bus lain yang hendak menyalip, sopir bus Moeka Sarwiya kemudian membanting stir ke kiri untuk memberi jalan kendaraan di belakangnya. Namun, kemungkinan, sopir bus terlalu tajam mengambil jalur kiri sehingga roda depan bagian kiri keluar dari bahu jalan.

Kondisi bahu jalan yang sempit dan curam menyebabkan sopir bus kesulitan untuk mengendalikan kendaraan. Hingga akhirnya, bus tersebut terguling dan terbalik diareal sawah dengan posisi roda berada di atas.

Tidak lama setelah kejadian, warga sekitar langsung berdatangan untuk memberikan pertolongan dan membantu penumpang keluar dari kendaraan. Beberapa penumpang yang terlihat mengalami luka langsung dinaikkan angkot menuju ke RS Yakkum Purwodadi. Sementara penumpang lainnya yang tidak mengalami cedera langsung diangkut Bus Garuda Mas lainnya.

“Bus ini tujuan akhirnya ke Blora melewati Purwodadi. Sebagian besar penumpang merupakan warga Blora. Kecelakaan tunggal ini disebabkan karena kurang hati-hatinya pengemudi bus dan faktor bahu jalan yang sempit dan curam,” imbuh Panji.

Editor : Kholistiono

Hindari Tabrakan, Sebuah Mobil Boks Terguling di Jalur Purwodadi-Semarang

Sebuah mobil boks yang terguling karena berupaya menghindari tabrakan di Jalan Raya Purwodadi-Semarang, Jumat (2/12/2016). (MuriaNewsCom/Dani Agus)

Sebuah mobil boks yang terguling karena berupaya menghindari tabrakan di Jalan Raya Purwodadi-Semarang, Jumat (2/12/2016). (MuriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom,Grobogan – Peristiwa kecelakaan tunggal terjadi di ruas Jalan Raya Purwodadi-Semarang, tepatnya masuk wilayah Desa Jatilor, Kecamatan Godong, Kabupaten Grobogan. Kecelakaan yang terjadi sekitar pukul 11.30 WIB mengakibatkan sebuah mobil boks Nopol H 1309 RW rusak parah.

Informasi yang dihimpun di lapangan menyebutkan, saat itu kendaraan boks warna putih melaju dengan kecepatan sedang dari arah timur (Purwodadi). Sesampai di lokasi, mobil tersebut tiba-tiba terlihat turun dari bahu jalan yang kondisinya agak curam hingga akhirnya terguling.

Melihat peristiwa itu, sejumlah warga sekitar langsung berlarian menuju tempat kejadian. Beberapa warga, kemudian berusaha mengeluarkan sopir kendaraan yang terguling tersebut. “Mobil boks ini posisinya terguling ke kiri, letak pintu sopir ada di atas. Beberapa orang kemudian naik dari bagian depan untuk membuka pintu. Setelah pintu terbuka, sopir kendaraan bisa kita keluarkan,” kata kuncoro, warga setempat.

Dalam mobil tersebut hanya ada satu orang saja, yakni sopir tersebut. Saat dievakuasi, sopir dalam kondisi sehat dan tidak ada luka di tubuhnya.

Sementara itu, sopir boks bernama Arga, warga Semarang menyatakan, meski mengalami musibah, namun dirinya tidak mendapat luka-luka. “Saya baik-baik saja, tidak ada luka. Cuma tadi sempat kesulitan keluar kendaraan hingga akhirnya ditolong banyak orang,” katanya pada wartawan.

Menurutnya, kecelakaan itu bermula saat ia hendak menghindari tabrakan dengan sebuah mobil dari arah berlawanan. Saat itu, mobil jenis Kijang melaju terlalu ke tengah. “Melihat situasi itu, saya coba minggir biar tidak tabrakan. Tak tahunya, kendaraan saya malah terperosok dan ngguling,” jelasnya.

Editor : Kholistiono

Braaakk! Warung Nasi Goreng di Grobogan Diseruduk Pikap, 1 Orang Tewas

Ilustrasi

Ilustrasi

MuriaNewsCom,Grobogan – Tri Haryanto, penjual nasi goreng di pinggir Jalan Raya Purwodadi-Semarang, Rabu (30/11/2016) dini hari sempat dibuat shock. Gara-garanya, warung miliknya yang ada di depan Kantor UPTD Dinas Pendidikan Kecamatan Gubug tiba-tiba diseruduk sebuah mobil pikap bermuatan cabe.

Akibat peristiwa ini, warung tenda berkuran 3 x 4 meter tersebut hancur berantakan. Tidak hanya itu, kejadian tersebut juga menimbulkan satu korban jiwa. Korban jiwa diketahui bernama Budiono (51), warga Jetiskapuan, Jati, Kudus. Saat kejadian, korban yang berprofesi sebagai sopir truk itu sedang berada di warung nasi goreng tersebut.

“Saat itu, korban sebenarnya sudah selesai makan dan sudah pegang dompet. Ketika akan ambil uang, ada kendaraan yang nabrak warung. Saya saat itu ada di belakang gerobak posisinya dan tidak sempat kena kendaraan yang akhirnya terguling setelah nabrak warung,” ujar pemilik warung berusia 26 tahun yang tinggal di Desa Latak, Kecamatan Godong tersebut.

Tidak lama setelah kejadian, warga sekitar berhamburan ke lokasi untuk menolong korban yang mengalami luka parah. Selanjutnya, korban dilarikan ke RSU PKU Muhammadiyah Gubug, namun nyawanya tidak tertolong.

Dari keterangan beberap saksi, kecelakaan itu bermula saat kendaraan pikap dengan Nopol K 1772 JP melaju kencang dari arah barat (Semarang). Sesampai di dekat lokasi tiba-tiba kendaraan terlihat oleng ke kiri.

Lantaran kondisi jalan cukup licin akibat hujan yang masih mengguyur, sopir pikap tidak bisa mengendalikan laju kendaraan. Hingga akhirnya, menabrak warung nasi goreng dan akhirnya terguling. Tergulingnya kendaraan juga mengakibatkan muatan cabai berhamburan.

Sementara itu, Kasat Lantas Polres Grobogan AKP Panji Gede Prabawa menyatakan, sopir pikap yang menabrak warung langsung melarikan diri setelah terjadinya kecelakaan. Saat ini, pihaknya masih mencari keberadaan sopir pikap tersebut.

“Identitas sopir atas nama Purwanto (35), warga Tumpang, Pati. Masih kita cari sopirnya. Mengenai penyebab kecelakaan kita masih lakukan pemeriksaan di lapangan,” katanya pada wartawan.

Editor : Kholistiono

Bagi Pengendara yang Melintasi Kota Purwodadi, Hati-hati Ketika Masuk Jalur Ini

Sebuah truk tangki menerjang pulau jalan yang membelah ruas Jalan Gajah Mada Purwodadi jadi dua lajur, beberapa waktu lalu. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

Sebuah truk tangki menerjang pulau jalan yang membelah ruas Jalan Gajah Mada Purwodadi jadi dua lajur, beberapa waktu lalu. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom,Grobogan-Sejumlah pihak meminta instansi terkait segera memasang rambu peringatan di ruas Jalan Gajah Mada Purwodadi. Tepatnya, di depan Kantor Dinas Kesehatan Grobogan.

Hal itu diperlukan mengingat ruas jalan tersebut rawan kecelakaan. Selain rambu, penerangan jalan juga perlu ditambah demi menghindari adanya kecelakaan lalu lintas. “Situasi di sini gelap dan tidak ada rambu peringatan. Makanya, ruas ini sangat rawan kecelakaan,” ujar Winoto, warga setempat.

Menurut warga, dalam satu bulan terakhir, di titik jalan tersebut sudah beberapa kali terjadi kecelakaan lalu lintas yang melibatkan kendaraan besar dan roda empat.

Kronologi yang menyebabkan kecelakaan tersebut juga hampir sama. Yakni, kendaraan dari arah barat menuju Bundaran Simpang Lima menabrak pulau jalan.

Dari pengamatan di lapangan, ruas Jalan Gajah Mada sepanjang hampir 2 Km itu kondisinya tidak sama. Mulai dari Bundaran Tugu Tani ke arah timur, kondisi jalan tidak ada pemisahnya, hingga menjelang masuk depan Kantor Dinas Kesehatan.

Mulai depan kantor ini, kondisi jalannya terbelah jadi dua lajur yang dipisahkan pulau jalan. Bagi pengendara yang jarang lewat situ, kebanyakan tidak tahu kalau ada pulau jalan mulai depan Kantor Dinas Kesehatan tersebut.

Akibatnya, sudah seringkali ada kendaraan dari arah barat yang melaju lurus hingga akhirnya menabrak pulau jalan itu. Terlebih, saat melaju pada malam hari karena tidak ada rambu peringatan berubahnya kondisi jalan dan gelapnya di tempat tersebut.

“Beberapa minggu lalu, saya hampir menabrak pulau jalan di situ. Saat itu, saya mau menyalip sebuah mobil ternyata di depan ada pulau jalan. Untungnya, waktu itu saya melaju pelan dan masih bisa banting stir ke kiri sehingga tidak menabrak pulau jalan dari beton itu. Sebenarnya, saya sudah sering lewat situ tetapi kadang lupa kalau separuh ruas Jalan Gajah Mada itu ada pulau jalannya,” kata Sugeng Riyadi, warga Toroh yang sekarang tinggal di Demak.

Sementara itu, Kepala Dishubkominfo Grobogan Agung Sutanto ketika dimintai komentarnya menyatakan, sebenarnya, pihaknya sudah memasangi rambu.Yakni, berupa tiang lampu kedap-kedip yang jadi tanda supaya pengendara berhati-hati.

Namun, rambu tersebut roboh ditabrak bus antarkota antarprovinsi (AKAP) sekitar satu bulan lalu. Pihak otobus menjanjikan untuk mengganti rambu yang rusak. Tetapi sampai saat ini belum direalisasikan.

“Kami sudah minta komitmen pihak bus agar segera mengganti rambu tersebut. Sebab, keberadaan rambu ini memang penting sekali bagi pengendara. Kami berharap, pengendara yang lewat daerah situ agar berhati-hati,” kata Agung melalui Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan Rambu Susanto Adi Wibowo.

Editor : Kholistiono

FOTO : Sepeda Motor Matic Tertimpa Truk Bermuatan Telur

Kondisi mobil truk yang terbalik akibat menghindari pemotor yang jatuh. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

Kondisi mobil truk yang terbalik akibat menghindari pemotor yang jatuh. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom,Grobogan – Peristiwa kecelakaan lalu lintas yang melibatkan becak, sepeda motor dan truk terjadi di Jalan Diponegoro, tepatnya di depan SMKN 1 Purwodadi, Jumat (11/11/2016) sekitar pukul 10.00 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Informasi yang dihimpun di lapangan menyebutkan, kecelakaan itu bermula ketika pengendara motor matic menyenggol sebuah becak. Akibat senggolan ini, pengendara yang bernama Endang, warga Kecamatan Toroh tersebut tidak bisa menguasai laju kendaraan sehingga terpental dan jatuh di tengah jalan.

Dalam waktu bersamaan, dari belakangnya melaju sebuah truk nopol AG 8831 UH.Melihat ada pengendara motor yang tergeletak di jalan, sopir truk berusaha menghindar agar tidak melindas orang tersebut. Selanjutnya, sopir berusaha banting stir ke kanan.

Namun, upaya untuk menghindari musibah menyebabkan roda truk bagian depan menghantam beton pembatas yang ada di tengah jalan raya. Kondisi ini menjadikan truk terpental hingga terguling.

Saat terguling bagian belakang truk menimpa sepeda motor yang sebelumnya terjatuh karena menabrak becak. Akibat kejadian ini, sepeda motor mengalami rusak parah karena tertimpa truk.

Berikut ini foto-foto kondisi sepeda motor maupun truk yang mengalami kecelakaan :

Kondisi sepeda motor matic tergencet oleh truk yang bermuatan telu. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

Kondisi sepeda motor matic tergencet oleh truk yang bermuatan telu. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

 

Sepeda motor berhasil dievakuasi dari gencetan truk yang terguling. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

Sepeda motor berhasil dievakuasi dari gencetan truk yang terguling. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

 

Telur sebanyak lima ton yang dimuat oleh truk dan mengalami kecelakaan di Jalan Diponegoro Purwodadi. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

Telur sebanyak lima ton yang dimuat oleh truk dan mengalami kecelakaan di Jalan Diponegoro Purwodadi. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

Editor : Kholistiono

Hindari Pemotor Jatuh, Truk Bermuatan Telur 5 Ton Terguling di Jalan Diponegoro Purwodadi

Truk bermuatan telur sebanyak 5 ton terguling di Jalan Diponegoro Purwodadi, akibat menghindari pemotor yang jatuh, Jumat (11/11/2016). (MuriaNewsCom/Dani Agus)

Truk bermuatan telur sebanyak 5 ton terguling di Jalan Diponegoro Purwodadi, akibat menghindari pemotor yang jatuh, Jumat (11/11/2016). (MuriaNewsCom/Dani Agus)

 

 MuriaNewsCom,Grobogan – Peristiwa kecelakaan lalu lintas yang melibatkan becak, sepeda motor dan truk terjadi di Jalan Diponegoro, tepatnya di depan SMKN 1 Purwodadi. Meski tidak ada korban jiwa namun kecelakaan yang terjadi sekitar pukul 10.00 WIB itu menyebabkan kemacetan sekitar satu jam.

Kemacetan ini terjadi lantaran truk terguling menutup jalan di sisi barat atau jalur menuju arah kota. Selain itu, muatan truk berupa telur sebanyak 5 ton yang tumpah di jalan juga mengganggu arus kendaraan.

Informasi yang dihimpun di lapangan menyebutkan, kecelakaan itu bermula ketika pengendara motor matic menyenggol sebuah becak. Akibat senggolan ini, pengendara yang bernama Endang, warga Kecamatan Toroh tersebut tidak bisa menguasai laju kendaraan sehingga terpental dan jatuh di tengah jalan.

Dalam waktu bersamaan, dari belakangnya melaju sebuah truk nopol AG 8831 UH.Melihat ada pengendara motor yang tergeletak di jalan, sopir truk berusaha menghindar agar tidak melindas orang tersebut. Selanjutnya, sopir berusaha banting stir ke kanan.

Namun, upaya untuk menghindari musibah menyebabkan roda truk bagian depan menghantam beton pembatas yang ada di tengah jalan raya. Kondisi ini menjadikan truk terpental hingga terguling.

Saat terguling bagian belakang truk menimpa sepeda motor yang sebelumnya terjatuh karena menabrak becak. Akibat kejadian ini, sepeda motor mengalami rusak parah karena tertimpa truk.

“Dalam pikiran saya hanya berusaha tidak melindas orang yang jatuh dari motor tadi. Makanya, saya langsung banting stir sekuatnya karena jarak sudah dekat sekali,” kata Sumari, sopir truk bemuatan telur yang berasal dari Kediri.

Menurut Sumari, saat itu dia rencananya akan mengirimkan telur dari Kediri menuju Jakarta. Sengaja memilih lewat Purwodadi karena jarak tempuhnya dinilai lebih dekat.“Rencana saya mau ke Jakarta hari ini. Namun, baru setengah perjalanan dapat musibah. Telur yang saya bawa tadi sekitar 5 ton,” katanya.

Sementara itu, Kanit Laka Polres Grobogan Ipda Sunarto menyatakan, dalam musibah ini tidak ada korban jiwa. Untuk pengendara motor hanya mengalami luka ringan tetapi tetap dibawa ke rumah sakit untuk memastikan kondisinya.

“Penyebab awal kecelakaan ada sepeda motor tadi yang jatuh akibat menyenggol becak. Saat ini, kita fokus mengevakuasi truk agar lalu lintas tidak macet,” katanya di lokasi kejadian. Nanti akan kita tangani lebih lanjut,” katanya di lokasi kejadian.

Editor : Kholistiono

Gagal Nyalip, Mikrobus di Grobogan Gasak Mobil Agya dan Hantam Rumah Warga

Kondisi mobil Agya yang penyok karena bertabrakan dengan microbus (kiri). Sedangkan untuk foto bagian kanan terlihat kondisi mikrobus yang menabrak tiang listrik. Kecelakaan ini terjadi Desa Sambirejo, Sabtu (17/09/2016). (MuriaNewsCom/Dani Agus)

Kondisi mobil Agya yang penyok karena bertabrakan dengan microbus (kiri). Sedangkan untuk foto bagian kanan terlihat kondisi mikrobus yang menabrak tiang listrik. Kecelakaan ini terjadi Desa Sambirejo, Sabtu (17/09/2016). (MuriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom, Grobogan – Peristiwa kecelakaan lalu lintas terjadi di jalan raya Purwodadi-Blora, tepatnya di Desa Sambirejo, Kecamatan Wirosari, Sabtu (17/09/2016).

Tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan yang terjadi sekitar pukul 09.00 WIB tersebut. Meski demikian, ada dua orang, yakni dua pengemudi kendaraan yang harus dilarikan ke rumah sakit karena mengalami luka.Peristiwa kecelakaan tersebut melibatkan dua kendaraan. Yakni, mikrobus Dewi Gita dan sebuah mobil sedan Agya.

Informasi yang didapat menyebutkan, kecelakan tersebut bermula saat mikrobus Nopol K 1466 BF melaju kencang dari arah barat (Purwodadi). Sesampai di lokasi kejadian, bus tersebut bermaksud mendahului kendaraan yang ada didepannya.

Namun, saat menyalip, sopir mikrobus tidak menyadari jika dari arah berlawanan tengah melaju kendaraan sedan yang dikemudikan Agus Supriyanto, warga Blora. Karena jaraknya sudah dekat, mikrobus akhirnya menabrak mobil sedan warna putih tersebut.

Meski sudah menabrak kendaraan, mikrobus warna kuning ini masih tetap melaju hingga menabrak tiang listrik di pinggir jalan. Mikrobus ini akhirnya baru bisa berhenti setelah menabrak rumah milik Karsono, warga setempat.

“Mikrobus tadi jalannya cukup kencang. Meski sudah nabrak mobil dan tiang listrik, busnya masih jalan terus. Baru setelah masuk pekarangan dan kena rumah warga, kendaraan itu bisa berhenti. Mungkin, setelah terjadi tabrakan, rem bus blong,” kata Budi Handoko, warga yang sempat menyaksikan kecelakaan tersebut.

Sejumlah warga dan pengguna jalan yang melintas segera melakukan pertolongan pada korban kecelakaan. Terutama, pengemudi sedan Agya dan sopir mikrobus yang terlihat mengalami luka. Sedangkan belasan penumpang mikro bus semuanya selamat dan akhirnya dioper ke kendaraan lainnya.

Sementara itu, meski rumahnya sempat ditabrak mikrobus, beruntung penguninya selamat. Sebab, saat kejadian, Karsono kebetulan sedang berada di kebun belakang rumahnya.

Namun, akibat peristiwa ini, rumahnya di bagian pojok depan mengalami kerusakan. Kecelakaan lalu lintas ini juga mengakibatkan aliran listrik di wilayah tersebut padam karena ada tiang yang hampir roboh lantaran tertabrak mikro bustersebut.

Editor : Kholistiono