Ini Tips Bermake Up Sederhana untuk Ke Kantor

 

Anisah Elyana tengah melakukan profesinya sebagai make up artist di salah satu stasiun televisi swasta beberapa waktu lalu. (ISTIMEWA)

Anisah Elyana tengah melakukan profesinya sebagai make up artist di salah satu stasiun televisi swasta beberapa waktu lalu. (ISTIMEWA)

 

MuriaNewsCom, Kudus – Bagi wanita, ber-make up sudah menjadi kebutuhan sehari-hari. Namun bagi wanita karir apalagi yang sudah berumah tangga dan memiliki buah hati pasti tidak ingin repot dengan make up yang tebal. Berikut MuriaNewsCom memberikan tips ber-make up sederhana sesuai tren make up tahun 2016.

Anisah Elyana salah satu make up artist berpengalaman di Jakarta menuturkan, untuk tampilan tren make up 2016 lebih bernuansa flawless skin yang berarti lebih natural. Walaupun ber-make up, tetapi tetap kelihatan soft dan segar.

”Kalau bentuk dan tatanan alis masih yang tebal tapi warnanya hitam,” katanya.

Anisa yang sejak akhir 2010 berkecimpung di dunia make up artis tersebut menjelaskan, langkah awal menggunakan make up yang pertama yaitu membersihkan wajah sambil dipijat perlahan dengan menggunakan susu pembersih. Kemudian, bersihkan dan angkat susu pembersih dengan menggunakan penyegar. Lalu gunakan pondation secara tipis pada wajah.

”Langkah tersebut memang sedikit detail, tapi wajib dilakukan setiap akan ber-make up. Selain memastikan wajah bersih, dan membuat make up menempel dengan sempurna,” paparnya.

Ia melanjutkan, setelah menggunakan pondation kemudian berikan bedak tabur. Selanjutnya, berikan bedak padat supaya nampak halus. Baru kemudian aplikasikan eye liner, maskara, dan lipstik dengan warna yang sesuai dengan warna kulit wajah.

Editor : Titis Ayu

Ini Jurus Ampuh Cerahkan Wajah Kusam dalam Waktu 6 Bulan

foto: creampemutih

foto: creampemutih

 

Pertanyaan:

Dear Dr Hesty, Larissa Aesthetic Center Kudus, saya Utami (27 tahun), karyawati di Kudus yang memiliki kulit wajah yang kusam dan berminyak. Bagaimana tips mencerahkan kulit wajah saya itu? Apakah bisa dengan menggunakan masker pepaya buatan sendiri? kira-kira nampak perubahan wajah cerahnya setelah berapa lama? Dan bagaimana perawatan yang alami dan tepat? Mohon tips dan saranya dari dokter, terima kasih.

 

Jawaban:

Terima kasih, untuk mencerahkan wajah dengan kulit yang kusam, berminyak maupun kering, yaitu dengan perawatan secara alami lebih tepat dengan menggunakan masker bengkoang. Masker bengkoang lebih baik dibandingkan masker pepaya.

Dengan pemakaian rutin, sepekan sekali, maka hasil akan nampak dalam waktu kurang lebih enam bulan. Untuk lebih dalam lagi silahkan datang ke gerai Larissa Kudus, untuk konsultasi langsung. Terima Kasih.

(Dr. Hesty, Larissa Aesthetic Center Kudus)

Ini Cara Atasi Rambut Berminyak dan Lepek Bagi Hijabers

istimewa

istimewa

 

Pertanyaan:

Salam sejahtera Dr Hesty, Larissa Kudus, saya Ayu (27 tahun). Saya berhijab sepanjang hari. Ketika cuaca panas membuat berkeringat dan rambut cepat sekali lepek. Sering juga dalam cuaca yang stabil, setelah dua hari usai keramas rambut pasti berminyak. Lantas bagaimana cara mengatasinya? Perawatan rambut apa yang cocok bagi saya? Terima kasih.

 

Jawaban:

Salam kenal ibu Ayu, sebaiknya jilbab atau kerudung yang dikenakan sehari-hari berbahan yang mampu menyerap keringat, misalnya katun.

Untuk perawatan rambut lepek dan berminyak di Larissa tersedia bermacam-macam perawatan rambut. Mulai dari hairspa classic sampai dengan fruit hairspa. Hairspa lemon honey sangat cocok untuk rambut oily dan lepek. Sebaiknya perawatan ini dilakukan rutin dua pekan sekali. dan juga memakai produk yang tepat, yaitu rangkaian shampo teatree.

Untuk lebih dalam lagi silahkan datang ke gerai Larissa Kudus, untuk konsultasi dengan dokternya. Terima Kasih. (Dr. Hesty, Larissa Kudus)

Medical Hair Spa, untuk Perawatan Sekaligus Pengobatan Rambut

(Larissa Aesthetic Center)

(Larissa Aesthetic Center)

 

KUDUS – Merawat rambut sudah menjadi bagian yang tidak terpisahkan bagi kebanyakan orang. Tidak hanya oleh kaum wanita, laki-laki juga sangat memerhatikan bagian rambut. Akan tetapi jangan hanya merawat saja. Mencegah dan mengobati rambut juga sangat penting meski rambut dalam kondisi sehat. Untuk itu, jika ada perawatan dan pengobatan dalam satu tahap, mengapa tidak?

“Karena kesehatan juga sangat penting, maka tidak hanya perawatannya saja yang diutamakan, akan tetapi menjaga serta mengobati rambut juga,” ujar Andriyana Justitia, Manager Larissa Aesthetic Center Kudus.

Hal tersebut bisa dilakukan bersamaan dengan menggunakan bahan-bahan alami yang mengandung kedua manfaat tersebut. Bagi wanita karir,tentu saja sekali perawatan ini akan sangat membantu.

Ada produk rambut yang bisa digunakan sendiri seperti produk berbahan tea tree, colagen dan gingseng yang menyehatkan sekaligus merawat. Terdapat pula medical hair spa yang bisa dipilih dengan penanganan ahli rambut. Berikut bahan-bahan yang dapat digunakan :

  1. strawberry-yoghurt untuk melembabkan dan menyuburkan rambut
  2. lemon-honey untuk rambut berminyak agar sehat
  3. avocado-green tea untuk melembabkan dan menyuburkan rambut
  4. dark chocolate untuk melembabkan
  5. jasmine-aloe vera mencegah kerontokan
  6. coconut-cinnamon mengkilaukan rambut

Pilihan perawatan medical hair spa tersebut dapat ditentukan menurut kondisi rambut dan kulit kepala masing-masing. (AYU KHAZMI/KHOLISTIONO)

Pilih Kosmetik? Jangan Asal Tiru Iklan dengan Model Orang Luar

(www.gayahidupku.com)

(www.gayahidupku.com)

 

KUDUS – Banjirnya iklan kecantikan yang memasarkan berbagai produk kosmetik membuat kebanyakan orang menjadi tergiur. Apalagi bagi para wanita yang memang sudah menjadi naluri untuk bisa tampil cantik, sesuai dengan yang diharapkan.

Hal tersebut dimanfaatkan berbagai perusahaan kosmetik untuk mempromosikan produknya. Namun wanita yan cerdas tentu saja tidak akan mudah tergiur dengan iklan yang ditawarkan. Renni Yuniati, pemilik klinik kecantikan Muntira Skincare Kudus mengatakan pemasaran produk dengan menggunakan model orang luar atau non Indonesia harus benar-benar diteliti.

”Sebab pada dasarnya kita sebagai wanita Indonesia memiliki tipe kulit yang sangat berbeda dengan orang luar yang dijadikan model tersebut,” ujarnya pada MuriaNewsCom.

Dirinya juga menambahkan, dengan produk kosmetik yang dimiliki oleh pihak asing juga belum tentu sesuai dengan tipe kulit. Jadi Menurut Renny untuk penggunaan produk luar perlu dicari sumber dan percobaan.

”Karena kebanyakan orang banyak yang tidak cocok dengan produk tersebut, karena kontennya berbeda dengan kebutuhan kulit Indonesia,” pungkasnya. (AYU KHAZMI/TITIS W)

Ini bahaya Facial Foam Dengan Banyak Busa

Beberapa produk facial foal dari Larissa yang menawarkan ragam varian sesuai kondisi kulit wajah customer. (MuriaNewsCom/Ayu Khazmi)

Beberapa produk facial foal dari Larissa yang menawarkan ragam varian sesuai kondisi kulit wajah customer. (MuriaNewsCom/Ayu Khazmi)

 

KUDUS – Detergen penghasil busa pada facial foam memang banyak ditemukan. Namun yang tidak baik adalah jika jumlah detergen tersebut terlalu banyak.

”Biasanya orang akan puas dengan banyaknya busa yang dihasilkan, akan tetapi hal tersebut harus diwaspadai,” ujar Andriya Justitia, manager Larissa Aesthetic Center Kudus.

Dirinya menambahkan, efek adanya busa yang banyak akan membuat kulit menjadi kesat dan segar. Padahal kulit yang terlalu kesat pasca dicuci, merupakan akibat dari kelembaban kulit yang terkikis terlalu banyak.

”Sehingga efeknya nanti kulit akan sangat kering dan timbul guratan-guratan halus tanda awal keriput,” jelasnya.

Untuk itu gunakan facial foam yang memiliki sedikit detergen atau busa. Meski kondisi kulit tidak terlalu kesat, akan tetapi hal tersebut lebih baik untuk menjaga kesehatan kulit. (AYU KHAZMI/TITIS W)

Awas, Facial Foam Banyak Busa Buat Kulit Kering

Beberapa produk facial foal dari Larissa yang menawarkan ragam varian sesuai kondisi kulit wajah customer. (MuriaNewsCom/Ayu Khazmi)

Beberapa produk facial foal dari Larissa yang menawarkan ragam varian sesuai kondisi kulit wajah customer. (MuriaNewsCom/Ayu Khazmi)

 

KUDUS – Membersihkan wajah dengan facial foam sudah menjadi kebiasaan yang wajib dilakukan. Dengan facial foam, kotoran yang menempel pada wajah akan mudah terangkat sehingga kulit menjadi bersih. Namun karena banyaknya facial foam yang beredar dipasaran maka pembeliannya harus hati-hati.

Andriya Justitia, manager Larissa Aesthetic Center Kudus mengatakan setiap facial foam yang diproduksi memiliki kandungan bahan yang berbeda. ”Ada yang murni sesuai dengan ketentuan kesehatan, ada yang dicampur dengan bahan lain, seperti detergen,” ujarnya pada MuriaNewsCom.

Detergen pada facial foam tersebut yang membuat busa berlimpah saat digosokkan pada wajah. Banyak orang berasumsi, dengan banyaknya busa yang dihasilkan akan membuat wajah semakin bersih.

“Sebenarnya memang benar, bahwa busa tersebut juga bisa menghilangkan kotoran. Namun yang namanya detergen terlalu banyak justru akan merusak,” imbuhnya. (AYU KHAZMI/TITIS W)

Biar Alis Matamu Tak Menuai “Badai”, Ini Trik Memperlakukannya

CANTIK ALAMIKU

CANTIK ALAMIKU

 

KUDUS – Biar alis matamu tak menuai ‘badai’, yakni tidak membuat malu. Ini ada trik memperlakukannya. Ya, soal kurang percaya diri dengan bentuk dan alis yang tipis memang masih melanda sebagian orang? Sedikit memolesnya dengan pensil alis menjadi pilihan yang tepat untuk membuat alis menjadi lebih rapi dan menarik.

Namun meski terlihat mudah,ternyata membuat alis dengan bantuan pensil cukup sulit. Tidak hanya membuatnya nampak rapi dan bagus, tapi juga simetris antara alis sebelah kanan dan kiri.

Ada teknik mudah yang dapat dilakukan untuk membuat alis agar bagus dan simetris. “Hanya perlu memperhatikan garis hidung dan sudut bibir saat akan membuat alis,” ujar Renny Yuniati, pemilik Muntira Skincare Kudus.

Garis hidung digunakan untuk membuat titik permulaan alis sementara sudut bibir untuk membuat titik kenaikan dan penurunan alis.

“Sudut bibir ditarik garis lurus ke atas pada bagian alis untuk menentukan garis lengkung alis agar simetris antara kanan dan kiri,” ujarnya.

Pengambilan titik-titik tersebut dapat dibuat tipis terlebih dahulu agar sebelum dibuat tebal antara alis kanan dan kiri bisa sama. Sebab pada pemula, seringnya ketidaksimetrisan yang menjadi hal paling sulit saat menggunakan pensil alis. (AYU KHAZMI/AKROM HAZAMI)

Konsumsi Kacang-kacangan, Perkuat Sel Kulit

waluwah.com

waluwah.com

 

KUDUS – Penurunan bahkan disfungsi sel sudah terbiasa terjadi pada seseorang yang lanjut usia. Hal tersebut karena terjadi secara alamiah dan makin bertambah karena pola makan dan rutinitas yang tidak sehat.

Keluhan utama yang sering muncul dari wanita yang telah dewasa adalah munculnya flek hitam pada kulit wajah. Untuk mencegahnya maka diperlukan tambahan protein nabati. ”Protein tertinggi dapat diperoleh dari kacang-kacangan,” kata Yooshy Kartika Sari salah satu dokter Kulit di Muntira Skincare Kudus.

Fungsi utama protein adalah untuk memperbaiki sel, yang karena sifatnya sebagai zat pembangun. Beberapa kacang-kacangan yang dapat digunakan dan mudah ditemukan, kacang kedelai, kacang hijau, kacang merah dan yang lainnya.

”Tentunya juga diimbangi dengan konsumsi banyak air putih dan menghindari matahari terik agar kulit lebih sehat,” imbuhnya. (AYU KHAZMI/TITIS W)

Pakai Krim untuk Wajah? Ini yang Harus Diwaspadai

Pakar kecantikan dan kesehatan kulit dr Reny Yuniati Muntira Skincare Kudus foto bersama dengan Dharma Wanita Kudus saat usai acara membahas kesehatan kulit. (MuriaNewsCom/Ayu Khazmi)

Pakar kecantikan dan kesehatan kulit dr Reny Yuniati Muntira Skincare Kudus foto bersama dengan Dharma Wanita Kudus saat usai acara membahas kesehatan kulit. (MuriaNewsCom/Ayu Khazmi)

 

KUDUS – Penggunaan krim untuk kecantikan dan kesehatan sudah menjadi hal yang wajib, khususnya bagi kaum hawa. Namun karena banyaknya kosmetik yang beredar justru membahayakan kulit, mendasari hal tersebut Dharma Wanita Kudus berinisiatif membuat acara kesehatan dan kecantikan kulit.

Pakar kecantikan dan kesehatan kulit dr Reny Yuniati dari Muntira Skincare Kudus, mengatakan banyak krim beredar di pasaran, yang pada kenyataannya bukan menyehatkan justru malah makin merusak kulit. ”Karena kebutuhan kosmetik memang sangat diperlukan, sehingga banyak yang memproduksi kosmetik hanya untuk keuntungan semata. Padahal tidak memiliki khasiat apapun,” ujarnya.

Krim tanpa BPOM kebanyakan akan memberikan efek di depan. Namun untuk seterusnya justru akan merusak kulit karena memiliki efek samping. Bahkan menyebabkan ketergantungan yang parah.

Menurutnya, kejelian dalam memilih kosmetik sangat diperlukan agar tidak membahayakan kulit bahkan tubuh. Cara paling tepat untuk menghindari krim yang berbahaya adalah dengan melihat kode BPOM.

”Kode ini perlu dicocokkan dengan daftar resmi dari BPOM. Untuk mengetahuinya dapat melakukan penelusuran lewat internet,” ungkapnya.

Sebab pada beberapa produk yang tercantum BPOM tidak menjamin kode tersebut resmi. Atau dapat pula dengan membeli produk yang memang sudah terkenal khasiatnya. (AYU KHAZMI/TITIS W)

Sadar Kesehatan Kulit, Dharma Wanita Kudus Undang Pakar Kecantikan

Dr Reny Yuniati dari Muntira Skincare Kudus sedang menjelaskan pada Dharma Wanita Kudus cara mengecek kosmetik lewat kode seri BPOM yang tertera di kemasan kosmetik. (MuriaNewsCom/Ayu Khazmi)

Dr Reny Yuniati dari Muntira Skincare Kudus sedang menjelaskan pada Dharma Wanita Kudus cara mengecek kosmetik lewat kode seri BPOM yang tertera di kemasan kosmetik. (MuriaNewsCom/Ayu Khazmi)

 

KUDUS – Masalah kulit memang menjadi masalah serius karena semakin banyaknya penyakit yang ditemukan. Sebagai bagian dari anggota tubuh terluar yang berfungsi melindungi organ di dalamnya, membuat kulit banyak mengalami masalah.

Hal tersebut disampaikan oleh Sri Maryanti,  pengurus Dharma wanita Kudus. ”Untuk para Ibu-ibu pasti kebanyakan menggunakan berbagai krim malam untuk menyehatkan kulit. Apalagi dengan kondisi tubuh yang menua, begitu pula untuk kulit sehingga perlu pengetahuan yang lebih untuk dapat merawatnya,” ujarnya pada MuriaNewsCom.

Dalam kegiatan tersebut diisi langsung oleh pakar kecantikan dan kesehatan kulit dr Reny Yuniati Muntira Skincare Kudus. Acara yang berlangsung di Gedung Dharma Wanita Kudus tersebut, dihadiri oleh perwakilan dari anggota unsur pelaksana Dharma Wanita Kudus ditingkat kecamatan dan dinas.

Para peserta yang hadir diajarkan bagaimana cara merawat kulit yang baik dan lebih teliti terhadap permasalahan yang sering dialami kulit. (AYU KHAZMI/TITIS W)

Iritasi Kulit Karena Alergi Kosmetik? Ini Beberapa Tandanya

www.pinterest.com

www.pinterest.com

 

KUDUS – Dalam penggunaan kosmetik, tidak semua seseorang cocok menggunakannya. Karena jenis kulit setiap orang berbeda, tentunya tidak semua cocok dengan produk yang dipakai.

”Dan reaksi penolakan, biasanya dalam bentuk alergi, di area kulit yang terkena produk tersebut,” ujar Yooshy Kartika Sari salah satu dokter estetika di Muntira Skincare Kudus.

Alergi yang ditimbulkan oleh ketidak cocokan kosmetik bisa bermacam-macam. Menurut Yooshy, yang paling terlihat jika kulit mengalami alergi adalah timbulnya kemerahan, rasa panas, dan gatal serta timbul bentol. Bahkan dalam kondisi parah menyebabkan kulit mengeluarkan cairan. Untuk itu, sebelum membeli usahakan untuk mencobanya terlebih dahulu.

”Untuk produk kosmetik di pasaran biasanya diberi tester. Manfaatkanlah tester tersebut,” ungkapnya.

Namun saat mencoba tester, jangan langsung mengambil keputusan ditempat. Sebab pada beberapa kulit baru dapat merespon alergi dalam waktu yang lama. ”Tunggu hingga maksimal 30 jam atau satu hari sebelum memutuskan untuk menggunakannya,” imbuhnya.

Bahkan untuk produk alamipun dapat berpotensi membuat kulit alergi. Karena bahan alami juga merupakan suatu zat yang mungkin saja tidak cocok dengan kulit. Meskipun tingkat kecocokannya rendah.

Selain kosmetik, penggunaan produk lain juga dapat diketahui cocok atau tidaknya setelah kurang lebih 1 hari. (AYU KHAZMI/TITIS W)

Ini Cara Biar Orang Lain Tak Bosan Lihat Wajahmu

Kegiatan merawat wajah tampak dilakukan di Kudus. (MuriaNewsCom/Ayu Khazmi)

Kegiatan merawat wajah tampak dilakukan di Kudus. (MuriaNewsCom/Ayu Khazmi)

 

KUDUS – Memiliki jenis kulit yang berminyak terkadang membuat si pemilik kulit harus ekstra hati-hati. Sebab pada jenis ini, kulit sangat rentan dengan berbagai masalah karena kelebihan ekskresi berupa minyak.

Minyak yang membasahi kulit, terutama wajah akan membuat kotoran semakin lekat menempel. Bagi yang tidak telaten dan malas merawat, hati-hati dengan jerawat yang tiba-tiba muncul.

Sudah ada banyak cara yang tersedia untuk menghilangkan jerawat. Asal mau menjaga kebersihan kulit, dan meninggalkan makanan yang menjadi pemicu jerawat akan meminimalisasi timbulnya benjolan tersebut. Lalu bagaimana dengan bekasnya yang terlanjur melekat di wajah?

“Nah bekasnya ini yang sulit dihilangkan dibandingkan dengan jerawatnya. Namun kini sudah ada banyak treatment aman yang dapat dipilih, ” ujar Yooshy Kartika Sari salah satu dokter estetika di Muntira Skincare Kudus.
Beberapa treatment ini bisa dicoba mulai dari yang paling sederhana terlebih dahulu. Di antaranya :

  1. Facial
    Facial merupakan perawatan kulit wajah yang paling mendasar dan paling banyak dilakukan. Treatment ini bertujuan untuk meningkatkan sirkulasi darah dan metabolisme sel, antioksidan, mengikis sel-sel kulit mati, merangsang pembentukan sel baru, dan membantu proses penyerapan oksigen ke dalam kulit. Sehingga dapat sekaligus memudarkan bekas jerawat.
  2. Chemical peeling
    Teknik peremajaan kulit ini dilakukan dengan cara pengelupasan lapisan permukaan kulit hingga ke lapisan tertentu. Dalam penggunaannya, peeling ini dibantu cairan khusus yang dioleskan ke seluruh permukaan kulit wajah. Dengan teknik perawatan ini kulit dapat menjadikan kulit cerah bercahaya, bebas kusam, tekstur kulit menjadi halus, memudarkan bekas jerawat dan flek, serta mengencangkan kulit
  3. Dermaroller
    Dermaroller ini adalah treatment tingkat lanjut menggunakan serum dan jarum halus berukuran sangat kecil yang dirolling di atas permukaan kulit dengan tekanan tertentu. Perawatan ini dapat mengencangkan kulit, mengecilkan pori-pori, mengurangi keritan, stretch mark, dan juga memperbaiki penampilan kulit yang tidak rata akibat bekas. Meskipun menggunakan jarum, akan tetapi karena ukurannya yang kecil maka pasien tidak akan merasakan sakit.
  4. Mikrodermabrasi
    Teknik mikrodermabrasi ini juga treatment lanjutan dengan cara pengelupasan kulit menggunakan serbuk kristal alumunium dioksida steril untuk menghaluskan permukaan kulit, mengangkat sel-sel kulit mati, merangsang regenerasi kulit baru, serta merangsang pembentukan kolagen. Sehingga kulit baru akan terbentuk dan menutup bekas jerawat.
  5. Mesoterapi
    Mesoterapi merupakan terapi dengan cara memasukan vitamin atau obat ke dalam kulit. Ada berbagai manfaat yang didapatkan seperti memutihkan dan mecerahkan kulit, menghilangkan jerawat atau flek, menghancurkan lemak, dan lainnya.

“Kelima terapi ini dapat dipilih setelah dikonsultasikan dengan dokter. Sebab jenis, kondisi kulit dan tingkat parah tidaknya bekas jerawat memiliki pilihan treatment yang berbeda-beda, ” imbuhnya.
Jadi pastikan terlebih dahulu kebutuhan treatment dengan ahlinya sebelum melakukan treatment. (AYU KHAZMI/AKROM HAZAMI)

Begini Cara Buktikan Kulitmu Bermasalah atau Tidak

Tampak wajah yang diperiksa menggunakan skin scanner di Kudus. (MuriaNewsCom/Ayu Khazmi)

Tampak wajah yang diperiksa menggunakan skin scanner di Kudus. (MuriaNewsCom/Ayu Khazmi)

 

KUDUS – Sering sekali seseorang hanya memperhatikan kulit terutama bagian wajah hanya dari penampakan sekilas dan dari luar saja. Padahal kulit memiliki banyak lapisan yang juga akan memengaruhi kesehatan kulit dan perawatannya. Untuk itu, seseorang perlu mengetahui kondisi kulit wajah secara mendetail.

“Jika hanya menggunakan mata telanjang mampu melihat kondisi kulit dari luar, tentunya kita membutuhkan alat untuk mendeteksi secara detail seperti dengan skin scanner,” ujar Yooshy Kartika Sari dokter estetika di Muntira Skincare Kudus.

Skin scanner merupakan alat yang mampu mendeteksi kondisi kulit hingga beberapa lapisan. Seperti jenis kulit, kadar minyak, kerutan samar, dan timbulnya gejala penyakit kulit yang belum nampak kepermukaan. “Jika sudah dideteksi sejak awal maka akan lebih mudah penanganannya. Serta dapat mencegahnya sebelum keluar, seperti jerawat dan noda hitam, ” jelasnya.

Alat ini juga mampu untuk mengetahui seberapa parah masalah kulit yang dialami agar memudahkan tindakan yang diambil.

Seorang pasien hanya perlu memasukkan setengah kepala bagian wajah ke dalam alat, dan alat akan langsung mendeteksinya dengan tiga penampakan. Yaitu gambar normal, uv, dan polarisation.

Gambar akan langsung terlihat dalam layar komputer berikut data dan keterangan kondisi kulit. Pasien juga melihat kondisi kulit secara langsung.

Menurut Yooshy, terkadang ada penanganan atau treatment yang kurang maksimal atau bahkan tidak ada pengaruhnya, bisa saja karena kondisi kulit tidak terdeteksi dengan baik. “Karena satu masalah kulit juga mempengaruhi masalahnya kulit lain, sehingga sebelum penanganan memang harus dicek dengan teliti terlebih dahulu, ” imbuhnya. (AYU KHAZMI/AKROM HAZAMI)

Hasil Maskara Lebih Bagus dengan Teknik Zigzag

www.sociolla.com

www.sociolla.com

 

KUDUS – Bagian mata menjadi hal yang sangat diperhatikan saat memoles wajah. Bagian ini sangat penting karena memiliki daya tarik lebih. Memoles make up pada bagian mata ini sangat penting untuk menunjang penampilan.

Untuk bagian mata, salah satunya dapat dipoles dengan menggunakan maskara. Make up berbentuk cairan yang diaplikasikan dengan sikat kecil ke bagian bulu mata. Akan tetapi tidak semua wanita dapat memakainya dengan rapi. Apalagi untuk wanita yang tidak suka menggunakan make up sehari-hari.

Istifaizah, salah satu ahli kecantikan di Wardah Kudus mengatakan penggunaan maskara tersebut menurutnya butuh ketelatenan. ”Pada dasarnya tidak akan terlalu terlihat jika terjadi kesalahan saat menggunakannya. Namun hasilnya tidak terlihat bagus jika tidak rapi menerapkannya,” jelasnya.

Saat maskara yang digunakan tidak rapi, lanjutnya, maka maskara yang menempel tidak akan sempurna dan bertahan lama. Agar tidak menggumpal, wajib menggerakkan maskara sedikit zig-zag dan pastikan hanya dalam sekali oles.

Dirinya juga menambahkan, bentuk sikat juga memengaruhi hasil akhir selain jenis bulu mata setiap individu juga berpengaruh. Sikat bentuk melengkung ditujukan untuk membuat bulu mata lebih lentik, sedangkan sikat yang lurus paling baik untuk memanjangkan dan menambah volume.

Untuk bulu mata yang pendek, sebaiknya pilih tekstur maskara yang sedikit cair agar saat pengaplikasian lebih mudah diratakan. Sementara yang panjang bisa menggunakan yang agak kental. (AYU KHAZMI/TITIS W)

Ibu Hamil, Hati-hati dengan Peralatan Listrik

ilustrasi ibu hamil (sehatnesia)

ilustrasi ibu hamil (sehatnesia)

 

KUDUS – Sudah menjadi naluri seorang wanita untuk tampil cantik setiap saat. Baik di dalam maupun di luar rumah. Usia tidak menjadikan batasan untuk tampil tetap sehat dan cantik. Tidak terkecuali oleh para ibu hamil.
Banyak cara yang dapat dilakuakan untuk menjaga kesehatan dan kecantikan diri. Akan tetapi, bagi para ibu yang sedang hamil, ada beberapa hal yang perlu dihindari.

Fitri Windi Yanti salah satu terapis di klinik Muntira Skin Care mengatakan, untuk konsumsi obat-obatan tentu tidak diperbolehkan selain mendapatkan izin dari dokter. Selain obat, treatment juga tidak dianjurkan bagi wanita hamil. “Meski treatment tidak bersinggungan langsung dengan organ dalam janin, tapi lebih baik dihindari, ” ujarnya.

Treatment yang dimaksud adalah yang dalam penggunaannya menggunakan alat berenergi listrik. Misalkan untuk menghilangkan jerawat, melasma, flek hitam, warna kulit tidak merata, kusam, serta masalah kulit lain yang sering dialami.

Menurutnya, aliran listrik tersebut dapat dimungkinkan memengaruhi perkembangan janin. “Ditakutkan aliran listrik akan menghambat perkembangan janin atau mengganggu kinerja fungsi tubuh janin maupun ibunya. Sebab saat hamil, kondisi ibu menjadi rentan,” jelasnya.

Meskipun tidak semua mengalami hal tersebut, namun untuk mengurangi risiko lebih baik menghindarinya. Beberapa treatment yang menggunakan listrik diantaranya mikrodermabrasi, radio frekuensi, dan perawatan lain yang sedang digandrungi saat ini. (AYU KHAZMI/KHOLISTIONO)