Kecelakaan Maut di Kebumen, 7 Tewas

Bangkai kendaraan usai tabrakan di Kebumen. (Polres Kebumen)

MuriaNewsCom, Kebumen – Tujuh nyawa melayang menyusul kecelakaan antara mobil Avanza dengan Bus Puji Kurnia di ruas jalan Kebumen – Banyumas tepatnya km 16 termasuk Dukuh Alang-alang Amba, Desa Sidomulyo, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Kebumen, Minggu malam (27/8/2017) sekitar pukul 21.45 WIB.

Kapolres Kebumen, AKBP Titi Hastuti melalui Kasat Lantas Polres Kebumen, AKP Suryo Wibowo, menjelaskan identitas para korban, Senin dini hari (28/8/2017). Dia menyampaikan korban di mobil Avanza hitam dengan nopol T-1316-SL merupakan warga Kabupaten Demak.

Korban adalah Herly Yk Wibowo (24), warga Desa Kendal Doyong RT 08 RW 02 Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Demak merupakan pengemudi Avanza. Adapun enam korban lain, Kosim Abdullah, Untung Raharjo, Ato Suseno, Kenzi, Eni, Sularno. “Semuanya meninggal dunia,” kata Suryo.

Kejadian berawal saat mobil Avanza yang dikemudikan Herly melaju dari arah barat ke timur dengan kecepatan tinggi. Sesampai di lokasi, mobil naas itu mendahului truk diesel masuk lajur kanan dan berusaha kembali ke lajur kiri.

Saat berusaha banting setir ke kiri, Avanza lepas kendali dan masuk ke lajur kanan sebelum akhirnya bertabrakan dengan Bus Kurnia Nomor polisi B-1853-YZ yang melaju dari arah timur ke barat. “Adapun sopir sus, diketahui bernama Suroso (49), warga Desa Wirun RT 02 Rw 05 Kecamatan Kutoarjo Kabupaten Purworejo,” terangnya.

Mobil Avanza berhasil dievakuasi oleh Jajaran Sat Lantas Polres Kebumen sekitar pukul 23.30 WIB dan dibawa ke Pos Lantas Karanganyar. Sementara, para penumpang bus yang selamat ditempatkan di RM Jakarta yang berada tak jauh dari lokasi menunggu bus pengganti.

Editor : Akrom Hazami

Semburan Gas Muncul di Jalur Rel KA di Prembun Kebumen

Tampak semburan lumpur yang muncul akibat pengeboran kekuatan tanah di dekat rel kereta api di Prembun, Kabupaten Kebumen. (Sorot.co)

MuriaNewsCom, Purwokerto – PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasi 5 Purwokerto mendapatkan informasi terjadi semburan lumpur campur gas di dekat jalur rel kereta api (KA) Desa Kabekelan, RT 06 RW 02, Kecamatan Prembun, Kabupaten Kebumen, Kamis (24/8/2017).

Informasi yang dihimpun warga, semburan lumpur tersebut terjadi di lubang bekas pengeboran atau sondir tanah sedalam 8 meter, Kamis pagi pukul 08.00 WIB. Pengeboran dilakukan oleh PT Yasa Pola Remaja selaku pelaksana proyek jalur rel ganda Kroya-Kutoarjo.

Hingga kini, semburan lumpur masih terus terjadi meskipun kekuatannya tidak terlalu besar. Pihak terkait telah mendatangi lokasi dengan memasang garis yang mengelilingi lubang tersebut dani tulisan untuk warga dilarang mendekat.

Manajer Humas PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasi 5 Purwokerto Ixfan Hendriwintoko mengatakan pihaknya masih menunggu laporan perkembangan semburan gas tersebut dari petugas di lapangan.

“Informasi yang kami terima dari Manajer Aset, lokasi semburan gas bukan pada jalur pipa BBM (Bahan Bakar Minyak) milik Pertamina,” katanya dikutip dari Antarajateng.com.

Dalam hal ini, kata dia, jalur pipa BBM milik Pertamina berada di sebelah utara jalur rel dengan jarak 12 meter dari as rel. Sementara lokasi semburan berada di sebelah sebelah selatan jalur rel dan berjarak 5 meter dari as rel kereta api.

Berdasarkan informasi masyarakat setempat, lanjut dia, lokasi tersebut memang sering mengeluarkan semburan gas. Kendati demikian, dia mengatakan pihaknya masih menunggu hasil pemeriksaan yang dilakukan institusi terkait di lokasi semburan.

“Yang pasti itu (titik semburan) bukan di jalur pipa Pertamina. Untuk sementara, jalur rel tersebut masih aman dilalui kereta api dan petugas kami di lapangan terus memantau perkembangan yang terjadi,” ungkapnya.

Editor : Akrom Hazami