Kasus Kebakaran di Kudus Tinggi, Damkar Bakal Tambah Dua Armada

pemadam-kudus

Salah satu armada yang dimiliku UPT Pemadam Kebakaran Kudus. Rencananya, tahun depan bakal ada penambahan dua armada (MuriaNewsCom/Fasiol Hadi)

 

KUDUS – Tingginya kasus kebakaran yang terjadi di Kudus, membuat pemadam kebakaran harus bekerja keras menangani kasus ini. Ketika muncul tingginya kasus kebakaran, pemadam kebakaran menghadapi kendala, di antaranya, jumlah armada yang masih terbatas.

Kepala UPT Pemadam Kebakaran Kudus Bimo Aryo Tejo mengatakan, untuk mengatasi kendala tersebut, penambahan armada pemadam bakal dilakukan dalam waktu secepatnya. Setidaknya, tahun depan sudah terdapat tambahan armada untuk pelayanan kepada masyrakat

“Rencana akan ada penambahan dua armada pemadam kebakaran. Tahun depan, mudah-mudahan sudah dapat digunakan. Sehingga, upaya pemadaman api diharapkan bisa lebih cepat dan efisien,” katanya kepada MuriaNewsCom.

Menurutnya, jumlah mobil yang ada di pemadam kebakaran  saat ini sebanyak empat unit. Sedangkan jumlah petugas pemadam yang ada jumlahnya 20 petugas.

“Kalau pas ada kebakaran lebih dari satu, seperti Jumat lalu, kami agak kewalahan. Karena jumlah kendaraan yang terbatas,” jelasnya. (FAISOL HADI/KHOLISTIONO)

25 Hektare Lahan Tebu Ludes, Pemadam Kebakaran Pati Bergeming

Api yang berasal dari tengah tebu mulai menjalar ke bagian pinggir. Dalam kebakaran tersebut, Unit Pemadam Kebakaran Pati bergeming. (MuriaNewsCom/LISMANTO)

Api yang berasal dari tengah tebu mulai menjalar ke bagian pinggir. Dalam kebakaran tersebut, Unit Pemadam Kebakaran Pati bergeming. (MuriaNewsCom/LISMANTO)

PATI – Sedikitnya 25 hektare lahan kebun tebu di Desa Sukokulon, Kecamatan Margorejo ludes terbakar api, Senin (30/6/2015). Kendati demikian, tak ada satu unit mobil pemadam kebakaran yang datang. Lanjutkan membaca

Kerugian Kebakaran Tebu Sukokulon Capai Rp 250 Juta

Sejumlah warga menyaksikan kepulan asap yang membumbung tinggi di lahan tebu Desa Sukokulon, Kecamatan Margorejo, Selasa (30/6/2015). (MuriaNewsCom/LISMANTO)

Sejumlah warga menyaksikan kepulan asap yang membumbung tinggi di lahan tebu Desa Sukokulon, Kecamatan Margorejo, Selasa (30/6/2015). (MuriaNewsCom/LISMANTO)

PATI – Kerugian akibat kebakaran yang melanda 25 hektare lahan tebu di Desa Sukokulon, Kecamatan Margorejo mencapai Rp 250 juta. Hal ini disampaikan Sunoto, salah satu petani setempat yang lahannya dilalap api seluas 6 hektare. Lanjutkan membaca

25 Hektare Lahan Tebu Desa Sukokulon Habis Dilalap Api

Sejumlah warga melihat kebakaran yang menghabiskan 25 hektare lahan tebu di Desa Sukokulon, Kecamatan Margorejo, Selasa (30/6/2015). (MuriaNewsCom/LISMANTO)

Sejumlah warga melihat kebakaran yang menghabiskan 25 hektare lahan tebu di Desa Sukokulon, Kecamatan Margorejo, Selasa (30/6/2015). (MuriaNewsCom/LISMANTO)

PATI – Sebanyak 25 hektare lahan tebu di Desa Sukokulon, Kecamatan Margorejo, habis dilalap api. Sunoto, pemilik salah satu lahan tebu mengaku pasrah dengan kejadian tersebut.
“Sebanyak 6 hektare tebu saya habis kebakaran. Saya hanya pasrah. Saya tidak bisa berbuat apa-apa untuk mengatasi api yang berkobar sedemikian besar dan luas. Total, ada sekitar 25 hektare lahan yang terbakar,” ujar Sunoto saat dimintai keterangan MuriaNewsCom, Selasa (30/6/2015). Lanjutkan membaca