Sampah Sisa Karnaval di Jepara Bikin Kotor Alun-alun

Tampak salah satu titik di Alun-alun Jepara yang dipenuhi sampah sisa karnaval. (MuriaNewsCom/Padhang Pranoto)

MuriaNewsCom, Jepara – Karnaval HUT RI Ke 72 di Jepara memang meriah, tapi setelah even rampung sampah sisa dari penonton, selalu bertebaran. Meskipun langsung dibersihkan oleh petugas, namun hal itu mengindikasikan masih rendahnya kesadaran warga akan kebersihan. 

“Pasti sehabis acara ada sampah yang bertebaran. Padahal di sudut-sudut alun-alun sudah disediakan tempat sampah. Namun kenyataannya, sampah lebih banyak berserakan di jalan, dibanding dibuang di tempat yang telah disediakan,” ucap Ahmad Suyudi, petugas kebersihan dari Dinas Lingkungan Hidup Jepara, Selasa (15/8/2017).

Ia mengatakan, hal itu karena rendahnya kesadaran masyarakat membuang sampah pada tempatnya. Hal itu diindikasikan dengan banyaknya sampah umum yang berserakan setelah acara. 

Dalam dua hari pelaksanaan karnaval, sampah yang dikumpulkan diangkut dengan tiga truk pengangkut sampah. Sementara itu, jumlah petugas yang diturunkan mencapai puluhan orang. 

Hal itu dibenarkan oleh mandor pemungutan sampah Mulyono, ia mengatakan di Alun-alun Jepara ada sekitar 40 tong sampah. Namun fasilitas itu ternyata kurang dimanfaatkan oleh warga. 

“Sebenarnya fasilitas itu (tempat sampah) cukup untuk menampung sampah masyarakat. Namun kesadarannya akan kebersihan masih rendah, akhirnya kami dari dinas yang harus turun tangan,” ujarnya. 

Seorang warga Alvin mengakui hal itu. Menurutnya, kesadaran  masyarakat membuang sampah di tempatnya memang masih rendah. “Ya memang kesadarannya masih kurang. Buktinya masih banyak sampah bertebaran sehabis acara seperti ini. Saya sendiri punya usul, jika memang saat punya sampah tapi tak didekat tempat sampah, ya sebaiknya bawa dulu sampai menemukan tong sampah,” ungkapnya. 

Editor : Akrom Hazami

Ingatkan Perjuangan Pahlawan Lewat Karnaval di Jepara

Peserta Karnaval Kebangsaan tampil dengan tema Tangkal Radikalisme dengan Bahasa Bunga di Jepara. (MuriaNewsCom/Padhang Pranoto)

MuriaNewsCom, Jepara – Karnaval peringatan HUT RI ke 72 kembali digelar, Selasa (15/8/2017). Setelah sehari sebelumnya diikuti anak-anak TK dan Paud, kini pesertanya adalah pelajar tingkat SMP,SMA dan perwakilan dari organisasi perangkat daerah (OPD) yang ada di lingkungan Pemkab Jepara. 

Diikuti 43 kelompok, karnaval itu menempuh jarak sepanjang 2,5 kilometer. Dimulai dari Alun-alun Jepara, Jalan Veteran, Jalan dr Soetomo, lanjut ke Jalan Ki Mangun Sarkoro, Jala nMH Thamrin memutari Jalan Brigjend Katamso dan berakhir kembali di alun-alun. 

Tidak hanya karnaval biasa, namun acara itu juga melombakan kreasi dari para peserta sesuai dengan tema yang dicanangkan panitia. Hal itu dikatakan oleh Kasi Kesenian Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Jepara Joko. Ia mengatakan, tiap kelompok diikuti maksimal 300 orang. 

“Temanya mengangkat potensi yang ada di tiap daerah, sama dengan tahun-tahun yang lalu, namun pesertanya yang jauh lebih banyak dan meriah,” katanya. 

Ia mengungkapkan, melalui kegiatan ini pihaknya ingin agar para peserta dan masyarakat Jepara pada umumnya mengingat perjuangan para pahlawan. Di samping itu, pihaknya ingin agar dengan kreativitas yang dimiliki oleh para peserta dapat menjadi modal mengisi alam kemerdekaan. 

Editor : Akrom Hazami

 

Eloknya Bunga Kedamaian dari SMAN I Jepara


Peserta Karnaval Kebangsaan tampil dengan tema Tangkal Radikalisme dengan Bahasa Bunga di Jepara. (MuriaNewsCom/Padhang Pranoto)

MuriaNewsCom, Jepara – Berbagai penampilan disajikan peserta Karnaval Kebangsaan dalam memperingati HUT ke 72 RI di Jepara. Satu di antaranya performance dari SMAN I Jepara yang menampilkan parade bunga-bunga cantik. 

Mengambil tema “Tangkal Radikalisme dengan Bahasa Bunga” pelajar dari SMA favorit di Jepara itu, membawa busana dan aksesoris berbentuk bunga. Adapula seorang siswi yang menaiki mahkota bunga raksasa, dan menebarkan senyum ramah kepada penonton. 

Di belakangnya nampak dayang-dayang berpayung bunga yang menari koreografi diiringi tembang hits milik Luis Fonsi bersama Daddy Yankee, ‘Despacito’. Di panggung kehormatan, mereka sedikit memamerkan tarian mereka kepada Wakil Bupati Andi Kristiandi. 

“Melalui tema tersebut, kami ingin memberikan pesan kepada warga Jepara. Bahwa radikalisme yang berkembang, hendaknya tidak diselesaikan dengan kekerasan tapi dengan kedamaian. Kami menyimbolkan kedamaian itu dengan bunga,” ujar Agus Riyadi, Wakasek Kesiswaan sekolah tersebut. 

Adapun karnaval tersebut diikuti 43 kelompok karnaval. Mereka terdiri dari 12 kelompok SMP, 7 kelompok SMA/SMK serta 24 kelompok OPD dan Umum.

Editor : Akrom Hazami