Karnaval di Pati Mengular 2 Kilometer, Jalanan Macet Total


Suasana karnaval pembangunan di Jalan Kolonel Sunandar Pati, Selasa (29/8/2017). (MuriaNewsCom/Lismanto)

MuriaNewsCom, Pati – Karnaval pembangunan bertema “Noto Projo Mbangun Deso” yang dihelat di sepanjang jalan di kawasan Pati Kota, Selasa (29/2/2017) menyebabkan macet total. Hal itu disebabkan panjangnya karnaval yang mengular hingga hampir menyentuh 2 kilometer.

Pantauan MuriaNewsCom di kawasan Jalan Kolonel Sunandar Pati, kendaraan roda empat yang terlanjur terjebak jalur karnaval terpaksa berhenti hampir sejam. Pasalnya, ribuan warga yang membanjiri karnaval masuk hingga ke badan jalan.

Mereka membentuk barisan di sepanjang jalan, melambaikan tangan kepada peserta karnaval, hingga mengabadikannya menggunakan telepon seluler. Kegembiraan warga meluap di sepanjang jalur yang dilewati karnaval.

Dyah Cahaya Paramudita (17), pelajar asal Winong Kidul mengaku sengaja menunggu karnaval di kawasan Pasar Puri sejak pukul 14.00 WIB. Dia senang karnaval tiba di Jalan Kolonel Sunandar sekitar pukul 15.00 WIB, setelah mulai berjalan dari Alun-alun sekitar pukul 13.30 WIB. 

“Meriah sekali ya suasananya. Saya datang bersama rombongan teman-teman SMK Tunas Harapan. Ini sudah sangat meriah, karnavalnya nggak selesai-selesai saking panjangnya,” kata Dyah.

Baca jugaRibuan Warga Pati Padati Festival Pembangunan Noto Projo Mbangun Deso

Untuk menghabiskan rombongan karnaval di satu jalan, waktu yang dibutuhkan hampir dua jam. Sebab, ada sekitar 177 kontingen yang berpartisipasi dalam karnaval.

Mukharom, pengendara roda empat asal Wedarijaksa mengaku hampir dua jam terjebak di kawasan Jalan Kolonel Sunandar. Sebelumnya, dia mengaku sudah mengetahui bila jalur tersebut akan digunakan sebagai jalur karnaval.

Namun, dia berpikir tidak berpapasan dengan rombongan karnaval. Sayangnya, setelah sampai di depan Pasar Puri, rombongan datang dan dia terpaksa mematikan kendaraannya hingga rombongan karnaval selesai.

Editor : Akrom Hazami

 

Juara Karnaval Budaya Diumumkan Pada Pembukaan Kudus Expo

Peserta karnaval budaya HUT Kudus ke-466 (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

Peserta karnaval budaya HUT Kudus ke-466 (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

 

KUDUS – Pengumuman Juara lomba karnaval budaya HUT Kudus ke-466 yang diselenggarakan Sabtu malam lalu, hingga kini masih belum dapat diumumkan. Rencananya, pengumuman akan dilakukan pada pembukaan Kudus Expo yang diselenggarakan pada 16 Oktober besok.

Hal itu disampaikan Asisten II Setda Kudus Budi Rakhmat. Menurutnya pengumuman pemenang lomba karnaval budaya baru akan dilakukan pada pembukaan expo dalam rangka Hari Jadi Kudus ke 466.

“Insya Allah pengumuman akan dibacakan pada pembukaan expo. Rencananya akan diumumkan pada pada malam hari, waktu pembukaan acara,” katanya kepada MuriaNewsCom.

Dalam kegiatan karnaval budaya, terdapat jumlah peserta sekitar 30 kelompok. Untuk setiap kelompoknya terdiri dari 20 hingga 40 anggota. “Semuanya dinilai dan baru akan diumumkan pada pembukaan expo. Untuk expo sendiri, bakal berlangsung selama enam hari, yakni pada 16 hingga 21 Oktober. (FAISOL HADI/KHOLISTIONO)

Peserta Karnaval Budaya HUT Kudus Deg-degan Tunggu Pengumuman Juara

Peserta karnaval budaya HUT Kudus ke-466 (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

Peserta karnaval budaya HUT Kudus ke-466 (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

 

KUDUS – Para peserta karnaval budaya HUT Kudus ke-466, saat ini masih gelisah menunggu hasil pengumuman juara. Karena  hingga saat ini, juara karnaval budaya tersebut belum diumumkan.

Seperti halnya yang dialami SMP 2 Kudus. Pihak sekolah menanti adanya pengumuman lomba tersebut sedari mengikuti karnaval budaya yang berlangsung beberapa hari lalu.

“Kami masih menunggu hasil pengumumannya. Siapa saja yang bakal menang dalam kegiatan tersebut,” katanya saat ditemui MuriaNewsCom.

Menurutnya, pihaknya tidak mengetahui kapan pengumuman akan diberikan. Pihak sekolah hanya menunggu pengumuman dan mengikuti kegiatan tersebut dengan antusias.

“Mudah mudahan bisa menang, itu yang diharapkan. Namun, kalau tidak menang, ya tidak menjadi masalah,” jelasnya. (FAISOL HADI/KHOLISTIONO)

Peserta Karnaval Kudus Akan Buat Tema Gila-Gilaan

Beberapa pernak pernik yang disiapkan oleh tim kreatif untuk karnaval hari jadi kota Kudus mendatang. (MuriaNewsCom/Ayu Khazmi)

Beberapa pernak pernik yang disiapkan oleh tim kreatif untuk karnaval hari jadi kota Kudus mendatang. (MuriaNewsCom/Ayu Khazmi)

 

KUDUS – Demi memeriahkan acara hari jadi Kota Kudus, Sabtu (10/10) malam mendatang, para peserta berlomba untuk menampilkan yang terbaik. Hal tersebut dapat terlihat dari persiapan para peserta dan tim kreatif.

“Kami dan tim bersiap untuk menampilkan yang terbaik dengan konsep dan persiapan yang matang agar mampu tampil memuaskan, ” ujar Aris Yuni Astutik, salah satu tim kreatif peserta karnaval.

Aris mengaku telah menyiapkan beberapa kostum yang beratnya lebih dari 20 Kg untuk memukau masyarakat. Dengan bahan tradisional berupa kain batik, bambu, anyaman pandan dan serabut kelapa dirinya bersama tim yakin akan membuat masyarakat terkagum.

Dirinya menambahkan konsep yang diciptakan merupakan hasil kreativitas bersama tim dan peserta yang telah dirancang jauh hari. “Semoga kami dapat menampilkan yang terbaik besok dan memuaskan masyarakat yang hadir,” harapnya. (AYU KHAZMI/AKROM HAZAMI)

‘Tawon’ Menyengat Tiba-tiba Serang Alun-Alun Kudus

Siswa tampak memperlihatkan kostum lebah di Kudus. (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

Siswa tampak memperlihatkan kostum lebah di Kudus. (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

 

KUDUS – Bagi setiap warga Kudus diharap untuk berhati-hati saat melewati Alun alun, Sabtu (10/10), malam Minggu mendatang.

Sebab di lokasi alun-alun tersebut akan banyak tawon atau lebah yang sudah siap menyengat Anda.

Tapi jangan khawatir dengan lebah tersebut. Sebab hewan pemakan madu itu hanya sebuah aksi teatrikal yang nantinya akan disuguhkan saat Karnaval HUT ke-466 Kota Kudus.

Salah satu peserta karnaval HUT Kudus dari SMA 1 Kudus, Muhamad Hidayatullah mengatakan, dia akan memainkan aksi teatrikal, bunga dan lebah atau kupu kupu.
Aksi teatrikal yang akan diikuti oleh 40 personel tersebut saat ini sudah melakukan latihan gladi. Baik mulai latihan narasinya maupun gerakan dari lebah pemakan madu tersebut.

Aksi teatrikal itu bertujuan untuk mengingatkan warga agar memperhatikan lingkungan penghijauan.”Biar warga sadar untuk peduli flora dan fauna tersebut,” katanya.

Dia berharap warga bisa mengambil manfaat dari aksi pertunjukannya. Nantinya, setiap sekolah yang ambil bagian juga akan mempertunjukkan aksi yang tidak kalah hebat selama karnaval. (EDY SUTRIYONO/AKROM HAZAMI)

Hore, Hujan Hadiah di Karnaval Megawon

Peserta karnaval tampak menyelesaikan rutenya di Desa Megawon, Jati, Kudus. (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

Peserta karnaval tampak menyelesaikan rutenya di Desa Megawon, Jati, Kudus. (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

 

KUDUS – Selain berucap doa bersama untuk keselamatan desa di bulan Apit ini, pihak Desa Megawon, Kecamatan Jati, Kudus, juga menyelengarakan karnaval.Dalam karnaval tersebut akan dinilai dan diberikan hadiah menarik oleh panitia.

Salah satu Dewan Juri Karnaval Sukarno menjelaskan, kegiatan karnaval ini diikuti sebanyak 20 RT, dan 4 RW yang ada di Megawon. Namun untuk memberikan semangat bagi peserta karnaval, peserta tesebut akan dinilai dan diberikan hadiah.
Penilaian yang akan dinilai oleh dewan juri tesebut meliputi kreativitas, partisipatif peserta dan kerapian kelompok. Selain itu, dalam penilaian itu akan diambil beberapa kejuaran.Di antaranya ialah juara, peringkat 2, peringkat 3 untuk tingkat RT. Dan juara untuk tingkat RW,” katanya.

Untuk peserta atau kelompok yang mendapatkan juara tersebut,nantinya akan mendapatkan bingkisan menarik berupa perlengkapan kerja (alat kebutuhan kebersihan) RT.Oleh karenanya setiap kelompok diharapkan dapat mengatur barisan, menunjukan kreativitas mainan atau menunjukan semangatnya,” imbuhnya. (EDY SUTRIYONO/AKROM HAZAMI)

Peringatan HUT RI di Ngembalrejo Banjir Hadiah

Salah satu replika yang dibawa peserta pada karnaval HUT RI (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

Salah satu replika yang dibawa peserta pada karnaval HUT RI (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

 

KUDUS – Untuk memberikan apresiasi dan semangat para peserta yang berpartisipasi pada karnaval dalam rangka HUT Kemerdekaan RI ke-70 di Desa Ngembalrejo, Kudus, pihak panitia penyelenggara memberikan puluhan hadiah menarik.

Ketua Panitia Karnaval HUT RI Desa Ngembalrejo Rifan menjelaskan, untukmemberikan semangat bagi peserta karnaval, nantinya, pihaknya menyediakan beragam hadiah untuk peserta.

Dia menilai, dengan adanya pemberian hadiahitu,peserta karnaval yang didominasi anak-anak akan lebih semangat dan kegiatan juga semakin meriah.

“Untuk pemberian hadiah, nanti kita jadikan satu dalam acara malampuncak HUT RI pada 12 September. Pada kesempatan tersebut, nantinya di Desa Ngembalrejo juga akan ada hiburan rakyak berupa kesenian ketoprak,” katanya. (EDY SUTRIYONO/KHOLISTIONO)

Polisi Grobogan Pusing Akibat Jalan Macet. Begini Jurus Mereka Mengatasinya

Barisan karnaval tampak melintas di Grobogan. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

Barisan karnaval tampak melintas di Grobogan. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

 

GROBOGAN – Untuk mengamankan kegiatan karnaval, pihak Polres Grobogan menyiagakan 280 personel. Selain ditempatkan untuk memperlancar arus lalu lintas, petugas kepolisian juga ditugaskan untuk menyeterilkan arena karnaval.

“Dari satlantas kami siagakan 80 personel, sementara dari fungsi lain ada sekitar 200-an personel yang disiapkan. Mereka bertugas mengamankan dan melancarkan jalannya karnaval,” kata Kasat Lantas Polres Grobogan AKP Parno pada wartawan.

Sebagaimana diketahui, bagi warga dari luar daerah yang hari ini, Kamis (20/8/2015) akan melintasi Kota Purwodadi sebaiknya menghindari lewat jalur dalam kota. Sebab, hari ini akan ada kegiatan karnaval lagi yang rencananya akan dimulai pukul 13.00 WIB. Seperti biasanya, adanya karnaval menyebabkan berbagai ruas jalan menuju dalam kota macet karena dilalui peserta arak-arakan.

Camat Purwodadi Mat Suberi menyatakan, karnaval hari ini diikuti peserta dari kalangan SMA, dinas, instansi, dan masyarakat umum. Untuk karnaval nanti ada 45 kelompok dengan jumlah peserta mencapai 5.000 orang. (DANI AGUS/AKROM HAZAMI)

Awas, Grobogan Hari Ini Macet. Ini Penyebabnya

Barisan karnaval tampak melintas di Grobogan. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

Barisan karnaval tampak melintas di Grobogan. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

 

GROBOGAN – Bagi warga dari luar daerah yang hari ini, Kamis (20/8/2015) akan melintasi Kota Purwodadi sebaiknya menghindari lewat jalur dalam kota. Sebab, hari ini akan ada kegiatan karnaval lagi yang rencananya akan dimulai pukul 13.00 WIB. Seperti biasanya, adanya karnaval menyebabkan berbagai ruas jalan menuju dalam kota macet karena dilalui peserta arak-arakan.

Camat Purwodadi Mat Suberi menyatakan, karnaval hari ini diikuti peserta dari kalangan SMA, dinas, instansi, dan masyarakat umum. Untuk karnaval nanti ada 45 kelompok dengan jumlah peserta mencapai 5.000 orang.

“Karnaval 17-an tahun ini digelar dua kali, hari ini dan kemarin. Untuk hari kemarin diikuti peserta dari PAUD, TK, SD, dan SMP,” kata Suberi yang juga bertindak sebagai Ketua Panitia Karnaval 2015 itu. (DANI AGUS/AKROM HAZAMI)

Wabup Grobogan Jadi Fotografer Dadakan Pada Karnaval HUT RI di Grobogan

Wakil Bupati Grobogan Icek Baskoro saat memotret peserta karnaval (MuriaNewsCom/Dani Agus)

Wakil Bupati Grobogan Icek Baskoro saat memotret peserta karnaval (MuriaNewsCom/Dani Agus)

 

GROBOGAN – Pelaksanaan karnaval untuk kategori Paud, TK, SD dan SMP yang digelar hari ini menyedot animo warga. Terbukti, sepanjang jalan, ribuan orang antusias menyaksikan karnaval dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan RI ini. Bahkan, sebagian warga sudah berada di jalan yang dilalui peserta pawai sejak pukul 11.00 WIB.

“Kegiatan karnaval 17-an sudah jadi hiburan tersendiri bagi warga. Terlebih, tahun-tahun lalu tidak ada kegiatan seperti ini, karena momen Agustusan berdekatan dengan puasa dan lebaran,” ungkap Lisgianti, warga Jengglong Barat, Purwodadi.

Meski peserta sudah datang di Alun-alun Purwodadi sejak pukul 10.00 WIB namun pemberangkatan karnaval baru dimulai pukul 13.00 WIB. Bendera start yang dikibarkan Wakil Bupati Grobogan Icek Baskoro didampingi Kapolres Grobogan AKBP Indra Darmawan Iriyanto menjadi tanda dimulainya karnaval keliling kota.

Usai melepas peserta, Icek Baskoro dan para pejabat duduk di panggung kehormatan menyaksikan jalannya kegiatan. Icek terlihat beberapa kali sibuk memotret peserta yang melintas didepan panggung kehormatan.

Ketua Seksi Karnaval, Mat Suberi mengatakan, pelaksanaan karnaval tersebut diikuti 88 peserta dari PAUD, TK, SD, dan SMP se-Kecamatan Purwodadi. Hampir semua sekolah se-Kecamatan Purwodadi ikut ambil bagian dalam acara ini.

“Jumlah peserta keseluruhan mungkin diatas 5.000 orang. Besok siang, kembali ada karnaval untuk kategoro SMA, instansi, dan umum,” ungkap Camat Purwodadi itu. (DANI AGUS/KHOLISTIONO)

Ribuan Siswa Grobogan Pilih Ikut Karnaval Daripada di Sekolah

Kesiapan karnaval sedang dilakukan di Grobogan. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

GROBOGAN – Kegiatan karnaval dalam rangka menyemarakkan Hari Kemerdekaan akan digelar di Grobogan, Rabu (19/8) siang. Untuk karnaval hari ini dikhususkan buat siswa Paud, TK, SD, dan SMP. Sedangkan karnaval untuk SMA, instansi dan umum akan dilangsungkan Kamis (20/8) besok.

Untuk karnaval siang nanti akan diikuti 88 sekolah dengan jumlah peserta lebih dari 5.000 orang. Peserta karnaval akan diberangkatkan dari Alun-alun Purwodadi kemudian melakukan pawai berkeliling kota.

Dari pantauan, sejak pagi tadi sejumlah panitia karnaval sudah terlihat kesibukan di alun-alun Purwodadi. Sejumlah pedagang juga sudah ramai mencari tempat untuk berjualan. Selain itu, satu mobil tangki terlihat sibuk menyemprot alun-alun untuk mengurangi debu.

Kabag Humas Pemkab Grobogan Ayong Muctarom menyatakan, kegiatan karnaval merupakan rangkaian acara rutin yang dilakukan dalam rangka menyemarakkan HUT Kemerdekaan RI. Beberapa tahun lalu, kegiatan karnaval tidak bisa digelar karena momennya bersamaan bulan puasa dan Idul Fitri.

“Acara karnaval nanti akan dilepas keberangkatannya oleh Bupati mulai pukul 13.00 WIB. Para pimpinan FKPD dan para pimpinan SKPD nanti juga diundang untuk menyaksikan acara ini,” katanya. (DANI AGUS/AKROM HAZAMI)