Warung Kopi di Pati Ini Ternyata Jadi Tempat Transaksi Prostitusi

Dua wanita pemandu karaoke di warung kopi Desa Margotuhu Kidul diamankan di Mapolsek Margoyoso untuk dimintai keterangan. (MuriaNewsCom/Lismanto)

Dua wanita pemandu karaoke di warung kopi Desa Margotuhu Kidul diamankan di Mapolsek Margoyoso untuk dimintai keterangan. (MuriaNewsCom/Lismanto)

MuriaNewsCom, Pati – Warung kopi kawasan pinggir jalan raya Desa Margotuhu Kidul, Kecamatan Margoyoso, Pati digunakan sebagai tempat untuk transaksi prostitusi. Hal itu diakui dua pemandu karaoke (PK) yang mangkal di tempat tersebut.

“Saya memandu karaoke di sini, karena ada fasilitas karaoke. Biasanya, ada pria yang datang dan meminta kencan. Di sini hanya ada sebagai tempat untuk membicarakan kesepakatan, biasanya Rp 300 ribu. Kalau sudah sepakat, kita pergi ke hotel yang berada di wilayah Tayu,” ujar wanita pemandu karaoke berinisial MSL (23).

Pengakuan MSL dan satu temannya lagi, AAF (23) tersebut terungkap saat keduanya dimintai keterangan petugas Polsek Margoyoso, usai dirazia pada Sabtu (10/12/2016) sore. Berbeda jika hanya menemani pengunjung yang tengah karaoke, pemandu hanya mendapatkan sekitar Rp 50 ribu.

Karena itu, mereka yang kencan dan dibawa pria hidung belang ke suatu hotel bisa mendapatkan penghasilan lebih. Bila ada tiga orang saja yang membawanya ke hotel setiap hari, dia mendapatkan penghasilan sekitar Rp 900 ribu. Penghasilan yang menggiurkan tersebut membuat para pemandu juga “nyambi” jadi wanita pekerja seks komersial (PSK).

“Saat itu, kami melakukan operasi dengan sasaran minuman keras. Di warung kopi milik Pujiono, ternyata menyediakan fasilitas karaoke dan minuman keras. Juga ada wanita pemandu karaoke yang ternyata setelah disidik mengaku melayani pria hidung belang. Namun, warung kopi sebatas digunakan sebagai tempat transaksi prostitusi, sebelum dibawa ke hotel,” kata Kapolsek Margoyoso AKP Sugino, Senin (12/12/2016).

Sebelumnya, jajaran Polsek Margoyoso sudah berulang kali melakukan razia penyakit masyarakat (pekat) di kawasan warung kopi di Desa Margotuhu Kidul. Namun, mereka tetap membandel dan masih menyediakan miras, kendati sudah beberapa kali terjaring razia. Ke depan, Polsek margoyoso akan terus melakukan razia hingga membuat pemilik warung jera.

Baca juga : Warung Kopi di Margotuhu Kidul Pati Jadi Tempat Karaoke, Polisi Ciduk 2 PK

Editor : Kholistiono