Aksi Bunuh Tersadis, hingga Jatuhnya Korban Jiwa saat Bencana Angin di Blora

Warga berkerumun di lokasi pembunuhan mayat terbakar di Kabupaten Blora. (MuriaNewsCom)

Warga berkerumun di lokasi pembunuhan mayat terbakar di Kabupaten Blora. (MuriaNewsCom)

MuriaNewsCom, Blora – Sejumlah peristiwa yang bikin heboh Kabupaten Blora mewarnai sepanjang 2016.  Berikut beberapa peristiwa menghebohkan yang berhasil dirangkum MuriaNewsCom selama kurun 2016.

1. Aksi pembunuhan tersadis, mayat perempuan dibakar

Tepatnya pada 10 Juli 2016 terkuak. Yakni ditemukannya mayat di di punden area persawahan, Dukuh Ketanggi, Desa Sendangrejo, Kecamatan Ngawen. Mayat berjenis kelamin perempuan itu dibakar oleh pembunuhnya.

Identitas mayat itu ternyata Ninik Susilo, perempuan warga Desa Kedungrejo Kecamatan Tunjungan, Blora. Korban dibunuh oleh Sumijan (39) alias Jan Sapi, warga Dukuh Bedegan, Desa Bangklean, Kecamatan Jati, Blora. Polisi mengungkapkan, motif pembunuhan Ninik Susilo karena ingin menutupi hubungan asmara antara pelaku dan korban. Sebab tersangka juga sudah memiliki keluarga.

kaleidoskop-mayat-dibakar

Warga dan polisi berada di lokasi pembunuhan mayat yang dibakar di Kabupaten Blora, beberapa bulan lalu. (MuriaNewsCom)

 

Tersangka dikenai pasal berlapis khususnya pasal 340 KUHP, subsider pasal 338, pasal 355 dan pasal 365 dengan ancaman hukuman kurungan di atas 15 tahun. Saat ini pelaku diamankan di Mapolres Blora bersama barang bukti milik korban. Di antaranya satu unit Honda Revo tahun 2013 bernopol k-4281-WN antas nama Ninik Susilo yang merupakan korban pembunuhan, Helm warna merah muda, dan satu buah ponsel.

Selain barang milik pribadi korban, barang bukti yang ditemukan di tempat kejadian juga diamankan. Di antaranya satu buah batu gunung warna kuning dengan ukuran helm orang dewasa, sisa abu jerami dan sisa kayu terbakar. Satu pasang sandal jepit warna kombinasi, serta daun kering terdapat bercak darah.

Baca juga : 54 Adegan Pembunuhan Sadis Ninik Susilo Direkonstruksi 

 
2. Bencana alam puting beliung yang tewaskan warga

Bencana angin puting beliung melanda Desa Bogowanti, Kecamatan Ngawen, Sabtu sore (29/10/2016). Seorang warga setempat tewas, akibat tertimpa bangunan yang ambruk. Korban bernama Ahmad Solekan (17).

Rumah yang ambruk itu merupakan milik warga, Sutar. Keterangan yang dihimpun, Sabtu sore sekitar pukul 15.30 WIB, Sutar ada di sawah yang lokasinya tak jauh dari rumah. Dia merasakan angin kencang menerjang perkampungannya. Sutar melihatnya dari sawah.

 

kaleidoskop-beliung

Sebuah rumah warga yang hancur akibat bencana angin puting beliung yang mengakibatkan korban jiwa. (ISTIMEWA

 

Karena khawatir, Sutar bergegas ke rumah. Ternyata, bangunan rumahnya sudah rata dengan tanah. Dari balik reruntuhan, dia melihat tubuh putranya terbujur kaku dengan tertimpa reruntuhan bangunan. Sutar berteriak minta tolong kepada tetaangganya.

Sejumlah tetangga tiba ke lokasi. Mereka berupaya menarik tubuh korban. Beberapa luka memar terlihat di bagian kepala siswa SMK Muhammadiyah 1 Blora itu.

Baca juga : Puting Beliung di Blora, 1 Warga Bogowanti Tewas 

Editor : Akrom Hazami

Ini Kilas Peristiwa yang Terjadi di Blora Selama Januari 2016

MuriaNewsCom, Blora – Selama Januari 2016 ini, beragam peristiwa terjadi di Blora. Baik mengenai kriminalitas maupun tentang pemerintahan. Berikut ini MuriaNewsCom sajikan kembali beberapa peristiwa yang cukup menarik perhatian pembaca.

1.Pasar Jepon Diresmikan

Jpeg
Pj Bupati Blora Ihwan Sudrajat meresmikan pasar Jepon pada Kamis (7/1/2016). Pasar Jepon dibangun sejak tanggal 3 September 2015 selesai pada 26 Desember 2015. Pembangunan pasar tradisional Jepon ini dilakukan oleh kontraktor PT. Azam Anugerah Abadi di bawah pengawasan Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi UMKM (Disperindagkop UMKM) Blora.
Pembangunan tersebut menghabiskan dana senilai Rp 6.453.848.500. Dana itu bersumber dari dana tugas pembantuan APBN perubahan tahun 2015.

2. Seorang Pria Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di Depan Karaoke

f-kaleidoskop (2)
Seorang laki-laki bernama Ahmad Subagyo alias Mad Suro (37) warga Dusun Balongkare, Desa Pilang, Kecamatan Randublatung, Blora, ditemukan tewas dalam kondisi bersimbah darah di depan tempat karaoke milik Mejun yang berada di Komplek Ruko Jalan Diponegoro, Pilang Randublatung, pada Jumat (8/1/2016).
Melihat kondisi tubuh korban yang mengalami luka, diduga laki-laki itu dibacok dengan senjata tajam. Dari pengembangan yang dilakukan pihak kepolisian, diketahui diduga korban dibunuh oleh oknum anggota TNI.

3.Warga Ngelo Protes Ke Pertamina dengan Hentikan Mobil Tangki

f-kaleidoskop (3)
Warga RW 02 Kelurahan Ngelo, Kecamatan Cepu, Blora protes ke Pertamina dengan menghentikan mobil tangki yang akan memuat limbah hasil produksi dari Pusat Penampungan Produksi (PPP) Menggung Pertamina Asset 4 Field Cepu pada Kamis (14/01/2016).

Penghentian mobil tangki tersebut bermula dari kegerahan warga RW 02 Ngelo yang notabene berada di ring 1 PPP Menggung, hanya mendapatkan bau busuk dari limbah PPP Menggung.

4. Mayat ABG Ditemukan di Plantungan

Jpeg
Warga Desa Plantungan, Kecamatan/Kabupaten Blora, geger dengan penemuan mayat seorang ABG, DJ, (16), di salah satu rumah warga desa itu, Rabu (27/1/2016).

Korban ditemukan pada pukul 06.30 WIB oleh orang tua korban. Bermula dari kecurigaan orang tuanya yang sejak Selasa pagi (26/01/2016) hingga Rabu pagi, putranya belum pulang. Korban merupakan warga Desa Ngampel, Kecamatan Blora.

Orang tua yang penasaran segera mencari anaknya di tempat tongkrongannya yang biasa. Yakni rumah Sunandar. Benar saja, orang tua mendapati anaknya dijumpai di rumah warga di desa tetangga. Yaitu di rumah Sunandar, tapi dalam keadaan tewas.

Editor : Kholistiono