Polwan Cantik Diperiksa Temannya Sendiri di Mapolres Pekalongan


Anggota Propam Polres Pekalongan memeriksa polwan di mapolres setempat. (Tribratanewskajen)

MuriaNewsCom, Kajen – Seksi Profesi dan Pengaman (Propam) Polres Pekalongan melaksanakan pemeriksaan yang dikhususkan kepada anggota polwan di lingkungan Polres Pekalongan, Kamis (24/8/2017) pagi. Kegiatan tersebut dilaksanakan setelah apel pagi, serta dalam rangka memperingati HUT ke-69 Polwan.

Pemeriksaan dipimpin oleh Kasi Propam Polres Pekalongan Iptu Mustadi bersama dengan anggotanya. Mereka melaksanakan pemeriksaan kepada seluruh Polwan Polres Pekalongan. Puluhan Polwan pun patuh mengikuti kegiatan pemeriksaan tersebut.

Beberapa hal yang menyangkut kelengkapan anggota Polri diperiksa oleh petugas Propam Polres Pekalongan. Seperti Kartu Tanda Anggota dan KTP harus selalu dibawa oleh masing-masing personel saat bertugas. Selain itu SIM dan STNK baik kendaraan pribadi maupun dinas harus selalu ada dipegang oleh personel. Mereka juga memeriksa pakaian dan atributnya.

“Kita periksa kelengkapan data pribadi perorangan serta kelengkapan kendaraan. Tak lupa juga sikap, tampang dan gampol anggota Polwan itu sendiri,” kata Mustadi, dikutip dari situs resmi Polres Pekalongan.

Kegiatan yang berlangsung di depan lobi Mapolres Pekalongan tersebut dilakukan dengan tujuan untuk menjaga sikap tampang, kepribadian dan disiplin anggota Polwan di Polres Pekalongan. Pemeriksaan ini juga untuk persiapan pemeriksaan dari tingkat atas. Sehingga Polwan Polres Pekalongan sebelum menjadi pelopor dan contoh bagi masyarakat lain, bisa menertibkan dirinya sendiri. Setelah mampu menjadi personel yang tertib baik dalam bekerja dan bermasyarakat, diharapkan dapat memberikan tauladan bagi masyarakat lainnya.

“Alhamdulillah seluruh anggota Polwan Polres Pekalongan Polda Jawa Tengah sudah lengkap, baik surat-surat data pribadi maupun berkaitan dengan kendaraan. Sikap tampang, gampol dan performa juga sudah bagus,” pungkasnya.

Editor : Akrom Hazami

Kabar Duka, KH Nafi’ Abdillah Kajen Pati Wafat di Turki Usai Jalani Ibadah Umroh

KH Nafi’ Abdillah, wafat pada Minggu (19/2/2017) sekitar pukul 00.30 waktu Istanbul di Rumah Sakit Bakirkoy, Istanbul, Turki. (Istimewa)

MuriaNewsCom, Pati – KH Nafi’ Abdillah, seorang mursyid tarekat yang mengasuh Perguruan Islam Mathaliul Falah (PIM), Kajen, Margoyoso, Pati, wafat di Turki, sepulang dari ibadah umroh, Minggu (19/2/2017). KH Nafi’ Abdillah  merupakan putra ulama khos NU, KH Abdullah Salam.

Di rumah duka di Desa Kajen, pihak keluarga memberikan informasi melalui papan tulis bahwa informasi kedatangan dan pemakaman jenazah akan disampaikan paling lambat besok pagi. “Informasi kedatangan jenazah dan pemakaman jenazah Insya Allah akan disampaikan paling lambat besok pagi. Mohon doa restu, Allah mempermudah urusannya. TTD, keluarga,” begitu pesan yang disampaikan keluarga di rumah duka.

Dari informasi yang dihimpun MuriaNewsCom dari berbagai sumber, KH Nafi’ wafat sekitar pukul 00.30 waktu Istanbul di Rumah Sakit Bakirkoy, Istanbul, Turki. Diduga, KH Nafi’ wafat lantaran terlalu capek.

Pasalnya, KH Nafi’ berkunjung ke Uzbekistan dan Turki, selepas menjalankan ibadah umroh. Dikabarkan, udara di Istanbul saat itu sangat dingin sehingga dimungkinkan mengalami sakit jantung, serta sejumlah penyakit komplikasi lainnya.

Salah satu sumber menyebutkan, jenazah KH Nafi’ diperkirakan sampai di Jakarta pada Senin (20/2/2017) sekitar pukul 05.00 WIB. Sementara itu, jenazah sampai di Desa Kajen diperkirakan sekitar pukul 09.00 WIB.

Jamal Ma’mur, salah satu santri menuturkan, KH Nafi’ adalah sosok guru yang tawadlu’, rendah hati dan sederhana. KH Nafi’ juga dikenal sebagai sosok yang istiqomah, ikhlas, mencintai ilmu, mengayomi dengan hati, teguh memegang prinsip, menjadi teladan, dan tegas mengambil keputusan.

Editor : Kholistiono