Polres Rembang Bekuk 3 Pelaku Judi Togel

ILUSTRASI

MuriaNewsCom, Rembang – Tim Satuan Reserse Kriminal Polres Rembang baru-baru ini membekuk tiga pelaku judi toto gelap (togel) pada lokasi berbeda dengan waktu yang bergantian. Dari tiga pelaku tersebut, dua di antaranya ditangkap di Desa Gedongmulyo, Kecamatan Lasem, dan satu lagi ditangkap di Kelurahan Leteh, Kecamatan Rembang.

Pelaku yang ditangkap pertama kali yakni Paidi (64) warga Desa Gedongmulyo, Kecamatan Lasem. Ia dibekuk polisi di desanya pada Senin (20/3/2017) malam  pukul 20.00 WIB. Dari tangan pelaku, petugas mengamankan sejumlah barang bukti. Di antaranya yakni satu buah handphone merk Samsung warna putih, uang recehan Rp 36.000, satu buah pena, empat buah buku catatan nomor togel dan dua lembar kertas tertulis nomor pasangan togel.

Sementara itu, selang 30 menit kemudian, petugas kembali mengamankan pelaku Tri Yukip Muklisin (25) warga Desa Gedongmulyo, Kecamatan Lasem. Pelaku dibekuk di warung kopi milik Samiyono yang berada di desa yang sama.

Dari pelaku, polisi juga mengamankan barang bukuti berupa satu buah handphone merk Nokia warna hitam kombinasi kuning dan dua lembar kertas tertulis nomor pasangan togel.

Kemudian, pada Selasa (21/3/2017) pukul 22.20 WIB, polisi juga berhasil menangkap pelaku judi lainnya, yakni Dedi Rusmanto (35) warga Dukuh Tawangsari, Kelurahan Leteh, Kecamatan Rembang.

Dalam penangkapan itu, petugas berhasil mengamankan barang bukti, yakni  satu buah handphone merk Nokia warna hitam, satu buah handphone  merk Lenovo warna hitam, dua lembar kertas rekapan nomor pasangan togel serta uang tunai Rp 239.000.

Kasatreskrim Polres Rembang AKP Ibnu Suka mengatakan, penangkapan ketiga pelaku judi togel tersebut berdasarkan laporan masyarakat setempat. Ketika dimintai keterangan pihak kepolisian, pelaku mengakui tindakannya yang tengah bertransaksi judi togel.

“Sesuai laporan masyarakat, petugas yang melakukan penyelidikan di TKP ternyata mendapati pelaku memang benar sedang melayani pembeli judi togel. Sehingga pelaku kami amankan untuk diproses lebih lanjut,” ungkapnya.

Kemudian, saat ditanya mengenai  hubungan antarketiganya, pihaknya masih akan melakukan penyidikan lebih lanjut. Apakah antara ketiga pelaku melakukan perjudian dalam satu rangkaian atau berbeda kasus.

Editor : Kholistiono

Seorang Kakek 70 Tahun dan Oknum PNS di Rembang Dibekuk Polisi Gara-gara Ini

Kedua pelaku judi togel yang berhasil diamankan anggota Sat Reskrim Polres Rembang. (Dok. Humas Polres Rembang)

Kedua pelaku judi togel yang berhasil diamankan anggota Sat Reskrim Polres Rembang. (Dok. Humas Polres Rembang)

MuriaNewsCom,Rembang – Anggota Sat Reskrim Polres Rembang mengamankan dua orang pelaku judi toto gelap (togel). Kedua pelaku yang diamankan tersebut adalah M bin S (70), warga Desa Taunan RT 01 RW 04, Kecamatan, Rembang dan M bin R (41), yang merupakan seorang PNS asal Dukuh Candisari,Desa Pamotan RT 03 RW 05 Kecamatan Pamotan, Rembang.

Kasat Reskrim Polres Rembang Iptu Ibnu Suka mengatakan, penangkapan terhadap kedua pelaku judi togel tersebut, berawal dari laporan masyarakat, yang menyebutkan di ruang penjagaan KUD Pamotan Desa Pamotan ada orang bemain judi jenis togel.

“Mendapatkan laporan tersebut, kemudian anggota bergerak untuk melakukan penyelidikan di tempat sesuai informasi masyarakat. Benar saja, pada Rabu (2/11/2016) sekitar pukul 19.30 WIB, ketika anggota kami ke lokasi mendapatkan M bin S sedang melayani pembeli,” ujarnya.

Kemudian, saat dilakukan penggeledahan, tersangka tak bisa berkutik karena ditemukan barang bukti pada pelaku.Selanjutnya, pelaku dan barang bukti langsung diamankan dan dibawa ke Polres Rembang untuk proses penyidikan lebih lanjut.

Selain pelaku, barang bukti yang berhasil diamankan petugas yakni, uang tunai Rp 237 ribu,1 buah bolpoin warna hitam dan dua lembar kertas rekapan atau tulisan angka tebakan serta uang taruhan.

“Pelaku mengaku bahwa dirinya telah melakukan perjudian togel dengan taruhan uang yang niatnya untuk sambilan. Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, kedua pelaku menjalani proses hukum di Sat Reskrim Polres Rembang dan akan dijerat dengan Pasal 303 KUHP,” pungkasnya.

Editor : Kholistiono

Gara-gara Judi Togel, 2 Pemuda Rembang Habiskan Ramadan di Penjara 

judi

Dari kiri pelaku judi S dan J kini meringkuk di tahanan Rutan Polres Rembang. 

 

MuriaNewsCom, Rembang – Dua pejudi jenis toto gelap (togel) diringkus Sat Reskrim Polres Rembang. Kini, keduanya harus meringkuk di sel tahanan.

Peringkusan dua pelaku itu terjadi pada pekan ini. Pertama, pelaku S (55) warga Desa Demaan, Kecamatan Gunem, Rembang.

Dari info akun media sosial Facebook Humas Polres Rembang, aktivitas perjudian tersebut berlangsung di Demaan. Penangkapan berawal dari informasi masyarakat.

Yaitu adanya praktik judi jenis togel. Saat polisi mendatangi lokasi, ternyata benar. S ditangkap berikut barang buktinya.

Kapolres Rembang AKBP Sugiarto melalui Kasat Reskrim Polres Rembang AKP Eko Adi Pramono, mengatakan, dari penangkapan tersebut, polisi mengamankan beberapa barang bukti.

Di antaranya ponsel, dua lembar rekapan judi togel, 1 lembar kertas karbon, uang tunai sebesar Rp. 19.000,1 buah gunting, 1 bendel kertas ramalan judi togel, 1 buah bolpoin.

“Tersangka menjalani proses hukum dan di tahan di Rutan Polres Rembang selanjutnya dijerat dengan Pasal 303 KUHP tentang perjudian,” katanya.

Kedua, pelaku J (38)  warga Desa/Kecamatan Sulang, Rembang. Dari penangkapan tersebut berhasil mengamankan barang bukti.

Yaitu, 1 ponsel berisi SMS pembelian nomor togel,1 lembar kertas rekapan, dan uang tunai sebesar Rp. 311.000.

Editor : Akrom Hazami

 

3 Penjudi Togel Hongkong Blora Diringkus

judi_togel_ilustrasi

Ilustrasi

 

MuriaNewsCom, Blora – Polres Blora menangkap tiga orang pelaku perjudian jenis togel Hongkong (HK) di tiga tempat yang berbeda.

Yakni Joko P (56) ditangkap di rumahnya di Kelurahan Randublatung RT 01 RW I. Dari tangan Joko,  polisi menyita uang tunai Rp 179 ribu, satu buah telepon seluler, kertas rekapan judi togel serta sebuah bolpoin.

Di tempat lain, polisi berhasil menangkap Priyanto, (53)  di rumahnya di Dukuh Karang, Kelurahan Ngroto, Cepu. Dari penangkapan tersebut, petugas berhasil menyita enam lembar kertas rekapan judi togel, satu bolpoin, serta uang tunai sebesar Rp 3 juta.

Di dalam kota Blora, polisi juga menangkap Suyono (63), saat berada di rumahnya di Jalan Barito, Kelurahan Kedungjenar, Kota. Dari penangkapan tersebut, petugas berhasil menyita enam lembar kertas rekapan judi togel, satu bolpoin serta uang tunai sebesar Rp 270 ribu rupiah.

“Atas perbuatannya, ketiga pelaku dijerat pasal 303 KUHP tentang perjudian dengan ancaman 10 tahun penjara” ujar Kapolres Blora, AKBP Dwi Indra Maulana melalui Kasat Reskrim AKP Asnanto.

Menurutnya, ketiga pelaku ditangkap di rumahnya saat sedang menunggu masyarakat yang akan membeli atau mamasang nomor togel, Kamis (31/03/2016).

Selain melayani pembelian langsung yang dilakukan oleh masyarakat, pelaku juga menerima pembelian nomor togel dengan cara pesan lewat pesan singkat atau sms. Pembeli judi tinggal kirim pesan nomor yang akan dibeli kemudian pesan tersebut dikirim ke nomor ponsel pelaku yang sudah diketahui sebelumnya. Dan jika nomor pasangannya cocok maka pemberitahuan juga disampaikan lewat pesan singkat.

Setiap pemasangan dua angka dengan nominal uang Rp 1.000 jika cocok maka akan mendapat Rp 65 ribu berlaku untuk kelipatannya. Dan jika memasang tiga angka dan cocok dengan nominal Rp 1.000 akan mendapatkan Rp 250 ribu dan jika memasang empat angka dan cocok maka akan mendapat uang Rp 2 juta.

Besarnya hadiah yang ditawarkan oleh penjual maupun bandar judi togel membuat masyarakat semakin tertarik dan terus memasang nomor walaupun dari mereka sering tidak memperoleh apa-apa.

Asnanto mengimbau kepada masyarakat jangan mudah tertarik dengan iming-iming hadiah uang yang sangat menggiurkan karena yang namaya praktik perjudian, tidak akan ada yang membuat pelakunya beruntung menjadi kaya raya.

“Kami akan berantas terus praktik perjudian bentuk apapun, agar terwujud wilayah Blora yang bebas dari perjudian,” ujar Asnanto.

Editor : Akrom Hazami

Pengepul Judi Togel Asal Grobogan Dibekuk Polisi di Rembang

Kasat Reskrim Polres Rembang AKP Eko Adi Pramono (MuriaNewsCom/Ahmad Wakid)

Kasat Reskrim Polres Rembang AKP Eko Adi Pramono (MuriaNewsCom/Ahmad Wakid)

 

MuriaNewsCom, Rembang – Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Rembang menangkap seorang pengepul judi togel asal Grobogan bersama barang bukti uang tunai sebesar Rp 10 Juta di SPBU Kiringan, Desa Punjulharjo, Kecamatan Rembang, Selasa (26/1/2016) malam sekira pukul 22.30 WIB.

Pengepul judi togel jenis Hongkong tersebut bernama Haryono asal Dukuh Pucang Selatan, RT 01 RW 04 Desa Tambirejo, Kecamatan Toroh, Kabupaten Grobogan. Pelaku ditangkap ketika selesai mengambil uang taruhan di wilayah Lasem dan Rembang.

Kasat Reskrim Polres Rembang AKP Eko Adi Pramono membenarkan soal penangkapan pengepul judi togel itu. Dia menyebutkan, penangkapan berbekal informasi dari masyarakat, jika ada transaksi judi togel di SPBU.

“Informasi diterima anggota Sabhara, selanjutnya anggota langsung turun mengintai, dan ternyata benar di lokasi ada transaksi,” ungkapnya kepada MuriaNewsCom, Rabu (27/1/2016).

Selain mengamankan uang tunai, polisi juga mengamankan 51 buku kupon togel 33 Semarang, tiga buku kupon colok, satu bendel bukti setoran, empat bendel rekapan togel, satu unit HP Sony Experia.

Menurutnya, pelaku ditangkap tanpa perlawanan. Namun, Eko masih enggan membeberkan soal asal-usul uang, lantaran masih mengorek keterangan pelaku.”Kami terus mengembangkan penangkapan ini. Terutama uang itu dikumpulkan dari mana saja dan akan disetor kemana,” tegas eko.

Editor : Kholistiono 

Kecanduan Togel Antarkan Pengusaha Ini Berlama-lama Lihat Wajah Polisi di Rembang

Ilustrasi

Ilustrasi

 

REMBANG – Kalau kamu punya kebiasaan judi jenis togel (toto gelap), mending berpikirlah dua kali atau lebih. Alih-alih ingin meraup uang banyak, justru malah harus berlama-lama melihat wajah polisi.

Inilah yang dialami oleh Marsono (28), warga Sulang RT 04, RW 01, Rembang. Pemuda yang kesehariannya merupakan wiraswasta benar-benar mengalami hari yang buruk.

Ceritanya begini. Pada Sabtu (21/11/ 2015 sekitar pukul 21.30 WIB, jajaran Sat Reskrim Polres Rembang diam-diam sudah beraksi.

Yakni menindaklanjuti laporan keresahan warga terkait maraknya judi togel. Benar saja, saat polisi melakukan tugasnya dengan baik, hasilnya memang benar adanya.

Marsono ditangkap di wilayahnya oleh polisi. Bahkan, selain menangkap Marsono, polisi juga menyita uangnya sekitar Rp 1 juta.

Tidak berhenti di situ, polisi juga mengamankan satu buah ponsel Samsung, dan ponsel merk Cross. Sampai saat ini, polisi masih melakukan pemeriksaan terhadap pelaku. (AKROM HAZAMI)

Hingga Juli, Polres Kudus Tangani 15 Kasus Judi Togel

Pelaku judi togel yang berhasil diamankan oleh Polres Kudus (MuriaNewsCom/FAISOL HADI)

Pelaku judi togel yang berhasil diamankan oleh Polres Kudus (MuriaNewsCom/FAISOL HADI)

KUDUS – Hingga Juli ini, Polres Kudus menangani 15 kasus judi togel, dengan jumlah tersangka sebanyak 29 orang. ”Berdasarkan data 2015, ada 15 kasus dan 29 tersangka,” ujar Wakapolres Kudus Kompol Yunaldi.

Yang teranyar, katanya, Polres Kudus mengamankan sebanyak lima orang pelaku judi togel pada 1 Juli lalu. Masing-masing pelaku memiliki peran sendiri, yakni penjual togel dan pembeli. Penangkapan dilakukan di tempat yang berbeda.

Wakapolres mengatakan,pihaknya mendapatkan informasi dari masyarakat jika ada judi jenis togel dengan taruhan uang di teras ruko di Desa Demangan, Kota.”Kami lakukan identifikasi dan penyelidikan ketika mendapatkan informasi itu,” kata Yunaldi, kepada MuriaNews.

Menurutnya, penangkapan dilakukan secara bertahap. Pertama polisi menciduk MN selaku penjual togel, dan setelah kasusnya dikembangkan lebih lanjut, langsung dilakukan penangkapan terhadap dua orang orang lagi yakni CN dan HR selaku pembeli togel.

”Penangkapan dua pelaku ini di hari yang sama, jadi kami langsung bertindak setelah tersangka pertama membeberkan semua, siapa saja yang membeli togel padanya,” ujarnya.

Dari penangkapan tiga tersangka, didapati barang bukti uang tunai Rp 478 ribu dan dua hand phone merek Nokia dan Cross.

”Kami terus melakukan operasi judi togel. Dan kami tangkap lagi dua tersangka judi togel. Sama seperti kasus sebelumnya, penjual dan pembeli togel,” imbuhnya. (M FAISOL HADI/KHOLISTIONO)

Dua Agen Judi Togel Dibekuk

Petugas kepolisian Polres Grobogan melakukan gelar perkara atas ditangkapnya dua agen judi togel. (MURIANEWS/DANI AGUS)

GROBOGAN – Dua agen judi togel berhasil diringkus polisi pada tempat dan waktu yang berlainan. Pelaku pertama yang berjasil ditangkap adalah Rawiyanto, 32, warga Desa Tanjungharjo, Kecamatan Ngaringan. Pelaku ditangkap ketika hendak menyetorkan uang hasil penjualan togel ke daerah Kunduran, Blora sekitar pukul 20.00.

Lanjutkan membaca