Jembatan Serong Bakal Diperbaiki Tahun Depan

Jembatan-Serong 4

Dinas Bina Marga Pengairan dan Energi Sumber Daya Mineral (DMP-ESDM) Kabupaten Jepara memberikan peringatan di jembatan rusak berupa papan tulisan dan drum. (MuriaNewsCom/Wahyu KZ)

 

JEPARA – Jembatan yang rusak di Jalan P Sarif turut kelurahan Saripan, Kota Jepara rencananya bakal diperbaiki pada tahun anggaran 2016 nanti. Hal itu disampaikan Kepala Dinas Bina Marga Pengairan dan Energi Sumber Daya Mineral (DMP-ESDM) Kabupaten Jepara melalui Kepala Bidang Bina Marga, Hartaya.

Menurutnya, rencana perbaikan tersebut memang dimungkinkan baru dapat dilaksanakan pada tahun depan. Pasalnya, tahun ini baru dilakukan perencanaan untuk kemudian dianggarkan di Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD). ”Rencananya kami menggunakan anggaran di APBD 2016,” katanya.

Lebih lanjut dia mengatakan, ketika perencanaan selesai nanti juga dibahas di DPRD Jepara untuk dimasukkan dalam APBD 2016. Sedangkan dana yang dibutuhkan ditaksir mencapai Rp 3 miliar.

”Dana itu perkiraan kami, tapi kepastiannya nanti setelah dibahas DPRD,” imbuhnya. (WAHYU KZ/TITIS W)

Ini Kata Dinas Bina Marga Soal Jembatan Serong yang Rusak

Jembatan-Serong 3

Seorang pengendara motor melintas di jembatan rusak di Kelurahan Saripan Jepara. (MuriaNewsCom/Wahyu KZ)

 

JEPARA – Dinas Bina Marga Pengairan dan Energi Sumber Daya Mineral (DMP-ESDM) Kabupaten Jepara melalui Kepala Bidang Bina Marga, Hartaya memberikan klarifikasi mengenai jembatan rusak yang ada di jalan P Sarif turut Kelurahan Saripan, Kecamatan Kota Jepara. Menurutnya, jembatan tersebut memang mengalami kerusakan sejak beberapa bulan terakhir ini.

”Kami tahun ini baru menjadwalkan melakukan perencanaan perbaikan terhadap jembatan itu,” kata Hartaya kepada MuriaNewsCom, Selasa (13/10/2015).

Menurutnya, perencanaan tersebut nantinya dikaji kemudian dibahas di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jepara terkait penganggaran perbaikan. Sebab, dana yang dibutuhkan untuk perbaikan jembatan tersebut tidak sedikit.

”Dana yang dibutuhkan sangat besar dan karena status jalan itu jalan Kabupaten, ya dimungkinkan menggunakan anggaran daerah,” ungkapnya. (WAHYU KZ/TITIS W)

Jembatan Serong Rusak Mengkhawatirkan Pengguna Jalan

Jembatan-Serong 2

Seorang pengendara sepeda motor melintas di jembatan yang rusak nyaris roboh di Kelurahan Saripan Jepara. (MuriaNewsCom/Wahyu KZ)

 

JEPARA – Jembatan Serong yang ada di Jalan P Sarif turut Kelurahan Saripan, Kecamatan Kota Jepara mengalami kerusakan. Kondisinya melengkung nyaris roboh. Hal itu membuat sejumlah pengendara yang melintas merasa khawatir jika suatu saat roboh dan membahayakan.

Hal itu seperti yang dirasakan salah seorang pengendara sepeda motor yang melintas, Setiawan (27). Menurutnya, jembatan tersebut sudah rusak cukup lama. Namun tak kunjung diperbaiki oleh pemerintah.

”Ini sangat berbahaya kalau tidak segera diperbaiki. Kondisinya melengkung,” kata Setiawan kepada MuriaNewsCom, Selasa (13/10/2015).

Seperti diberitakan MuriaNewsCom, jembatan tersebut hanya ditutup bagi kendaraan roda empat atau lebih, dengan memasang drum di ujung jembatan, oleh pihak Dinas Bina Marga Pengairan dan ESDM setempat.

“Jembatan ini sudah rusak lumayan lama, kondisinya pelengkung dan sangat membahayakan karena tiang penyangga jembatan sudah rusak parah,” ujar salah seorang warga setempat, Iwan (35).

Menurutnya, tiang penyangga jembatan yang terbuat dari besi sudah dalam kondisi rusak parah. Hampir semua bagian sudah keropos, sehingga membuat jembatan menjadi melengkung nyaris roboh. (WAHYU KZ/TITIS W)

Jembatan Serong Saripan Rusak, Tak Kunjung Diperbaiki

Jembatan-Serong 1

Drum dipasang di jembatan Serong di Kelurahan Saripan, Kota Jepara, yang melengkung nyaris roboh. (MuriaNewsCom/Wahyu KZ)

 

JEPARA – Jembatan Serong yang ada di Jalan P Sarif turut Kelurahan Saripan, Kecamatan Kota Jepara telah mengalami kerusakan sejak beberapa bulan lalu. Namun sampai saat ini jembatan tersebut belum diperbaiki.

Dari pantauan MuriaNewsCom, pada Selasa (13/10/2015), jembatan tersebut hanya ditutup bagi kendaraan roda empat atau lebih, dengan memasang drum di ujung jembatan, oleh pihak Dinas Bina Marga Pengairan dan ESDM setempat.

”Jembatan ini sudah rusak lumayan lama, kondisinya melengkung dan sangat membahayakan. Karena tiang penyangga jembatan sudah rusak parah,” ujar salah seorang warga setempat, Iwan (35).

Menurutnya, tiang penyangga jembatan yang terbuat dari besi sudah dalam kondisi rusak parah. Hampir semua bagian sudah keropos, sehingga membuat jembatan menjadi melengkung nyaris roboh.

”Sebelum rusak, tiang penyangga besi itu juga sebagian hilang. Kabarnya dicuri oleh orang yang tak dikenal. Bagian yang hilang adalah sub penyangga tiang itu, karena masing-masing penyangga ada penyangga kecilnya,” katanya. (WAHYU KZ/TITIS W)