Meriahnya Takbir Keliling di Grobogan

Warga mengikuti takbir keliling di Kelurahan/Kabupaten Grobogan, Kamis malam. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom, Grobogan – Acara takbir keliling di Grobogan ternyata tidak hanya dilakukan saat momen Idul Fitri saja. Saat malam menjelang Idul Adha, ada juga sekelompok warga yang melangsungkan takbir keliling.

Salah satunya dilakukan warga yang berada di lingkungan Pucang, Kelurahan Grobogan. Pelaksanaan takbir keliling yang dilangsungkan selepas Isya diawali dari pelataran Masjid Baitul Muslimin. Peserta takbir keliling mengambil rute jalan raya di kawasan Kelurahan Grobogan dan berakhir di pelataran masjid.

Acara takbir keliling itu mendapat sambutan hangat dari masyarakat setempat. Hal ini bisa dilihat dengan banyaknya orang yang melihat dari depan rumah maupun pinggir jalan raya yang dilalui rombongan takbir keliling itu.

Bahkan, beberapa pengendara sempat berhenti untuk menyaksikan rombongan takbir keliling melintas. Sebagian diantaranya tampak mengabadikan momen istimewa itu dengan kamera handphone.

Sekitar 300 orang yang mengikuti kegiatan takbir keliling pada Kamis (31/8/2017) malam. Selain berjalan kaki, ada juga peserta yang naik motor dan kendaraan bak terbuka. Sebagian peserta yang berjalan kaki tampak membawa lampion warna-warni.

Lurah Grobogan Kartini menyatakan, takbir keliling saat Idul Adha sudah jadi agenda rutin masyarakat di Lingkungan Pucang. Menurutnya, selain menjalin silaturahmi, momen seperti itu dilangsungkan sebagai salah satu sarana untuk menyiarkan agama Islam. Khususnya, saat momen Idul Adha.

“Kegiatan takbir keliling ini memang cukup unik karena dilangsungkan saat Idul Adha. Biasanya, acara seperti ini marak dilakukan saat Idul Fitri,” katanya.

Editor : Akrom Hazami

Tempat Umum ini Dijaga Ketat Polisi Banyumas saat Libur Panjang Idul Adha

Polisi melakukan rapat koordinasi lintas sektoral di Mapolres Banyumas, Selasa. (ribratanewsbanyumas)

MuriaNewsCom, Banyumas – Polres Banyumas saat ini telah siaga di sejumlah tempat umum. Utamanya, di lokasi publik demi menjaga kondusivitas libur panjang Idul Adha. Hal itu mengemuka saat Polres Banyumas menggelar Rapat Kordinasi Lintas Sektoral dalam rangka pengamanan libur panjang dan Idul Adha 1438 H / 2017, di aula Rekonfu, Selasa (29/8/17).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Pejabat Utama Polres Banyumas, kapolsek jajaran Polres Banyumas, dinas serta instansi terkait, perwakilan Ormas dan LSM berada di wilayah Banyumas yang berjumlah kurang lebih 75 orang.

Kegiatan diawali sambutan Wakapolres Banyumas Kompol Malpa Malaccopo. Malpa mengajak seluruh sektoral bersama-sama bersinergi menjaga dan memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan prioritas penanggulangan aksi terorisme dan kelancaran arus lalu lintas.

“Polres Banyumas 2 minggu sebelum hari H sudah melaksanakan kegiatan kepolisian meliputi operasi Cipta Kondisi, Pekat dan Curanmor, Alhamdulillah wilayah kita aman dan kondusif,” katanya.

Malpa berharap dengan adanya rapat kordinasi lintas sektoral ini, selama rangkaian kegiatan Idul Adha serta kegiatan masyarakat selama libur panjang dan kegiatan lain dapat berjalan aman.

“Kami berharap selama rangkaian kegiatan yang menyertainya, akan dijaga ketat seperti di terminal, stasiun, pusat perbelanjaan, pertokoan, objek wisata dan rekreasi. Harapannya tempat yang banyak dikunjungi masyarakat akan aman, lancar dan kondusif, ” pungkasnya.

Editor : Akrom Hazami

Ingin Hewan Kurbanmu Cantik? Bawa saja ke Salon Kambing di Wonosobo

Foto Ilustrasi (MuriaNewsCom)

MuriaNewsCom, Wonosobo – Jelang Hari Raya Idul Adha, jasa salon hewan kurban di Kabupaten Wonosobo, laris manis. Salon kambing ini, diketahui milik Suharman, warga Desa Wonolelo, Kecamatan Selomerto, Kabupaten Wonosobo.

Dikutip dari berbagai sumber, salon kambing ini melayani bagian tubuh hewan kurban. Seperti perawatan bulu, tanduk dan kuku kaki. “Salon hanya untuk kambing. Khusus kambing saja,” kata Suharman.

Di salon miliknya tersedia beberapa peralatan, seperti gergaji besi, gunting kebun, kikir dan semir sepatu cair. “Gergaji untuk memotong tanduk, gunting untuk cukur bulu sedangkan kikir untuk merapikan kuku kaki,” ujarnya.

Lokasi salon kambing dekat dengan pusat jual beli pasar hewan. Hal itu juga yang menjadi pemicu salon kambing kian ramai.

Saat jelang Idul Adha seperti sekarang, kambing yang butuh perawatan semakin banyak. Saat jelang Idul Adha 1 September, dia bisa merias kambing hingga 125 ekor per hari. Hari biasa, dia hanya merias sekitar 20 ekor per hari.

Adapun biayanya Rp 20 ribu per ekor. Biaya itu, menurutnya, tak begitu mahal. Mengingat, usai dirias, harga kambing bisa lebih tinggi dari pasaran. Bahkan kenaikannya bisa mencapai Rp 500 ribu per ekor.

Biasanya, mereka yang datang ke salonnya, adalah pemilik kambing yang ingin meningkatkan harga jual kambingnya. “Kalau biasanya cuma ditawar Rp 2 juta, setelah disalon, harga tawar meningkat bisa mencapai Rp2,5 juta,” ujarnya.

Editor : Akrom Hazami

 

Tiket KA Tujuan Jakarta Ludes untuk Libur Idul Adha


Rangkaian Kereta Api yang membawa kereta kelas ekonomi. (PT KAI)

MuriaNewsCom, Purwokerto – Tiket sejumlah kereta api tujuan Jakarta telah habis terjual menjelang libur panjang yang berbarengan dengan Hari Raya Idul Adha, kata Manajer Humas PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasi 5 Purwokerto Ixfan Hendriwintoko.

“Berdasarkan pantauan `rail ticketing system` PT KAI (Persero) hari ini, pukul 10.30 WIB, sebagian besar KA kelas eksekutif lintas selatan tujuan Jakarta dari Daop 5 Purwokerto maupun Daop lain telah habis terjual untuk keberangkatan tanggal 30 Agustus hingga 2 September,” katanya di Purwokerto, Senin (28/8/2017) dikutip dari Antarajateng.com.

Menurut dia, tiket kereta api kelas eksekutif lintas selatan tujuan Jakarta yang masih tersedia meskipun kurang dari 50 persen, yakni KA Bima. Ia mengatakan tiket sebagian besar kereta api ekonomi kelas ekonomi tujuan Jakarta dari wilayah PT KAI Daop 5 Purwokerto maupun Daop lainnya juga telah habis terjual. “Tiket kereta api kelas ekonomi lintas selatan yang masih tersedia di atas 50 persen, yakni KA Gaya Baru Malam Premium relasi Surabayagubeng-Purwokerto-Pasarsenen,” ungkapnya.

Sementara untuk tiket KA Logawa relasi Purwokerto-Surabayagubeng-Jember, kata dia, persediaannya menipis. Dalam hal ini, KA Logawa untuk tanggal keberangkatan 30 Agustus masih menyediakan 40 tempat duduk, sedangkan tanggal 31 Agustus, 2 September, dan 3 September telah habis terjual.

“Tiket KA Logawa masih tersedia cukup banyak, yakni keberangkatan tanggal 1 September karena berdasarkan pantauan RTS PT KAI hari ini (28/8), pukul 10.30 WIB, masih tersedia sebanyak 212 tempat duduk,” tuturnya.

Lebih lanjut, Ixfan mengimbau calon penumpang untuk membeli tiket yang masih tersisa melalui kanal-kanal penjualan tiket resmi seperti Kantor Pos, Indomaret, Alfamart, aplikasi KAI Access, laman pemesanan tiket milik PT KAI.

Menurut dia, hal itu sebagai upaya untuk mengantisipasi terjadinya praktik percaloan yang berujung pada penipuan melalui penjualan tiket palsu. “Jangan sampai tergiur tawaran calo karena bisa jadi tiket itu palsu seperti yang pernah terjadi belum lama ini,” ucapnya.

Editor : Akrom Hazami