Pertalite Diklaim Menghemat BBM Hingga 12 Persen 

Mobil tangki Pertamina saat menurunkan BBM di salah satu SPBU (MuriaNewsCom/Fasiol Hadi)

Mobil tangki Pertamina saat menurunkan BBM di salah satu SPBU (MuriaNewsCom/Fasiol Hadi)

KUDUS – BBM jenis baru pertalite, dinilai lebih menguntungkan jika digunakan. Bukan hanya bagi penjualnya saja, melainkan bagi pengguna BBM jenis baru tersebut.

Anggota Hiswana Migas Jawa Tengah Muhammad mengatakan, penggunaan pertalite dapat menghemat BBM hingga 12 persen. Hal itu, karena pertalite memiliki ron diatas 90 atau diatas BBM jenis premium.

“Dengan lebih hemat 12 persen, maka akan membuat masyrakat beralih dari premium. Terlebih, harga pertalite yang tidak terpaut jauh dari premium, yakni seharga Rp 8.400 per liter,” katanya kepada MuriaNewsCom.

Menurutnya, dengan selisih tersebut, maka masyarakat akan menggunakannya sebagai pengganti premium. Selain itu, meyakinkannya juga berkaca pada pengguna pertamax yang meningkat karena kualitas yang bagus dan harga yang tidak terpaut jauh.

“Bagi penjual, atau SPBU, menjual pertalite juga lebih untung. Sebab, satu liternya penjual dapat meraup untung Rp 300 . Berbeda degan premium yang untung Rp 275 tiap liternya,” ujarnya (FAISOL HADI/KHOLISTIONO)

Lebih 700 SPBU di Jateng Disiapkan Jual Pertalite, Alokasi untuk Kudus Belum Diketahui

Muhammad, Anggota Hiswana Migas Jawa Tengah  (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

Muhammad, Anggota Hiswana Migas Jawa Tengah (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

KUDUS – Sekitar 700 SPBU di Jateng, tahun ini disiapkan untuk menambah BBM jenis baru pertalite. BBM teranyar dari Pertamina tersebut, dipastikan dapat dinikmati pengguna kendaraan tahun ini juga.

Anggota Hiswana Migas Jawa Tengah Muhammad mengatakan, jumlah SPBU di Jateng sekitar 700 an. Meski pihaknya tidak dapat memastikan semuanya diperbolehkan menjual pertalite, namun secara bisnis semua SPBU pasti menjualnya.

“Untuk jateng masuk uji coba kali kedua setelah kwartal tiga kota besar Jakarta, Bandung dan Surabaya. Meski belum tahu kapan dimulainya, namun dipastikan tahun ini SPBU menjual pertalite,” katanya kepada MuriaNewsCom,Jumat (31/7/2015).

Menurutnya, syarat SPBU yang diperbolehkan menjual pertalite dan harus melayani penjualan pertalite adalah SPBU yang memiliki dua tangki timbun di tiap SPBU. Hal itu dijelaskan lantaran satu tangki yang terdapat akan digunakan untuk pertalite.

Dia menambahkan, meski belum mengetahui SPBU mana saja yang memiliki tangki lebih untuk premium, namun pihaknya meyakini jika SPBU nantinya akan mengikuti pasaran. (FAISOL HADI/KHOLISTIONO)