Meriahnya Kegiatan Lomba di KB Al-Azhar Jekulo Kudus

Suasana kegiatan KB Al-Azhar Jekulo, Kudus, menyambut HUT ke 72 RI, pada Rabu. (KB Al-Azhar)

MuriaNewsCom, Kudus – Ratusan peserta KB Al-Azhar, Kecamatan Jekulo, Kabupaten Kudus antusias mengikuti lomba dalam rangka menyambut Dirgahayu Republik Indonesia ke-72, pada Rabu pagi (16/8/2017).

Beberapa kegiatan lomba dilakukan secara sederhana di halaman KB Al-Azhar.  Di antaranya, lomba estafet puzzle, lomba memasukkan pensil dalam botol, lomba makan kerupuk dan memakan sayur ketimun untuk kategori lomba kelompok. Ada juga lomba lagu kebangsaan, yang sekaligus mengenalkan wawasan kebangsaan terhadap anak.

Penyelenggara KB Al-Azhar, Eni Misdiyani mengatakan, wawasan kebangsaan kepada anak memang harus di kenalkan. “Kita utarakan dan kita tanamkan sejak dini. Walaupun mereka tidak pernah mengalami perihnya perjuangan meraih kemerdekaan, setidaknya mereka mengenal makna kemerdekaan,” kata Eni dalam rilis persnya ke MuriaNewsCom.

Umi Eni, begitu ia disapa, menambahkan, lomba yang diadakan itu sekaligus menggambarkan kepada anak bahwa perjuangan para pahlawan itu sulit, tatkala mereka berlomba dalam meraih kemenangan, dan memberikan pengertian, kemerdekaan itu harus di raih, di jaga serta di pertahankan dan mengisinya dengan semangat. Semisal, semangat dalam belajar dan gotong royong seperti saat mereka berlomba dalam kategori kelompok.

Salah satu peserta, Zaim Yafi (5), mengaku senang dengan ikut kegiatan. Terlebih, dia juga meraih peringkat pertama dalam lomba memasukkan pensil ke dalam botol.

 

Editor : Akrom Hazami

Ingatkan Perjuangan Pahlawan Lewat Karnaval di Jepara

Peserta Karnaval Kebangsaan tampil dengan tema Tangkal Radikalisme dengan Bahasa Bunga di Jepara. (MuriaNewsCom/Padhang Pranoto)

MuriaNewsCom, Jepara – Karnaval peringatan HUT RI ke 72 kembali digelar, Selasa (15/8/2017). Setelah sehari sebelumnya diikuti anak-anak TK dan Paud, kini pesertanya adalah pelajar tingkat SMP,SMA dan perwakilan dari organisasi perangkat daerah (OPD) yang ada di lingkungan Pemkab Jepara. 

Diikuti 43 kelompok, karnaval itu menempuh jarak sepanjang 2,5 kilometer. Dimulai dari Alun-alun Jepara, Jalan Veteran, Jalan dr Soetomo, lanjut ke Jalan Ki Mangun Sarkoro, Jala nMH Thamrin memutari Jalan Brigjend Katamso dan berakhir kembali di alun-alun. 

Tidak hanya karnaval biasa, namun acara itu juga melombakan kreasi dari para peserta sesuai dengan tema yang dicanangkan panitia. Hal itu dikatakan oleh Kasi Kesenian Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Jepara Joko. Ia mengatakan, tiap kelompok diikuti maksimal 300 orang. 

“Temanya mengangkat potensi yang ada di tiap daerah, sama dengan tahun-tahun yang lalu, namun pesertanya yang jauh lebih banyak dan meriah,” katanya. 

Ia mengungkapkan, melalui kegiatan ini pihaknya ingin agar para peserta dan masyarakat Jepara pada umumnya mengingat perjuangan para pahlawan. Di samping itu, pihaknya ingin agar dengan kreativitas yang dimiliki oleh para peserta dapat menjadi modal mengisi alam kemerdekaan. 

Editor : Akrom Hazami

 

Sambut Hari Kemerdekaan, Desa Ngetuk Jepara jadi Gemerlap di Malam Hari

Warga saat memasang lampu di sejumlah sudut kampung di Desa Ngetuk, Nalumsari, Jepara. (MuriaNewsCom/Padhang Pranoto)

MuriaNewsCom, Jepara – Desa Ngetuk, Kecamatan Nalumsari, Jepara kini jadi gemerlap di malam hari. Lantaran, di sudut-sudut kampung itu terpasang lampu-lampu hias berbagai warna. Tujuannya, untuk memeriahkan HUT RI ke-72. 

Mujiyanto warga desa setempat mengatakan, pemasangan lampu itu dilaksanakan pada awal bulan Agustus. Biayanya, berasal dari iuran warga secara sukarela. 

“Lampu ini inisiatif dari warga, iuran semampunya, ada yang Rp 20 ribu, Rp 50 ribu, ada juga yang Rp 100 ribu. Pemasangannya di jalan-jalan desa melintang, adapula mereka yang membeli sendiri lalu dipasang di rumah mereka masing-masing,” ucap warga RT/RW : 2/2 itu, Senin (14/8/2017). 

Ia mengatakan, pemasangan lampu kelap-kelip itu merupakan bentuk kerukunan warga setempat. “Harapannya dengan semangat kerukunan dan gotong royong warga Desa Ngetuk dapat memperkuat keutuhan negara kita,” tambahnya. 

Sementara itu, Kepala Desa Ngetuk Farul Hidayaroh mengapresiasi inisiatif warganya. “Menurut kami pemasangan lampu ini merupakan bentuk ekspresi gna memeriahkan HUT RI yang ke-72. warga kami merasa sudah merdeka karena dulu sempat terjadi benturan antar desa lain, namun kini tidak lagi sudah aman. Maka itu mereka merayakan dengan semeriah mungkin, dengan memasang bendera dan lampu pada malam harinya,” tuturnya 

Editor : Akrom Hazami