Harga Gula Naik Terus, Ibu Rumah Tangga di Rembang Mengeluh 

Yatmi, pedagang di Pasar Kota Rembang sedang melayani pembeli, Rabu (8/6/2016) (MuriaNewsCom/AchmadHasyim)

Yatmi, pedagang di Pasar Kota Rembang sedang melayani pembeli, Rabu (8/6/2016) (MuriaNewsCom/AchmadHasyim)

 

MuriaNewsCom, Rembang – Harga gula pasir di Rembang cenderung naik. Sekarang, harga gula pasir menembus Rp 16 ribu per kg. Susi Susanti (25), seorang ibu rumah tangga mengeluhkan hal tersebut.

“Awalnya Rp 10 ribu. Naik menjadi Rp 11 ribu, Rp 13 ribu, Rp 15 ribu, dan sekarang Rp 16 ribu,” ujar ibu satu anak warga Desa Waru, Kecamatan Rembang ini.

Ia juga mengeluhkan harga-harga kebutuhan pokok lain yang mengalami kenaikan yaitu daging ayam, telur, dan minyak goreng. Akan tetapi, ia mengakui kalau kenaikan yang paling memberatkan adalah kenaikan harga gula pasir.

Yatmi (49) pedagang di Pasar Kota Rembang menjelaskan bahwa harga gula pasir memang naik dibandingkan satu bulan lalu. Akan tetapi, dari awal Ramadan ini, harga gula pasir yang ia jual menurutnya sudah stabil.

“Sekarang saya jual gula pasir Rp 15 ribu per kg. Sekitar satu bulan yang lalu, harganya Rp 12 ribu,” ujar warga Desa Magersari, Kecamatan Rembang ini.

Kenaikan harga gula di Rembang juga diamini oleh Kabid Perdagangan Disperindagkop dan UMKM Sugiyanto. Menurutnya, kenaikan tersebut disebabkan oleh harga gula dari pabrik sudah tinggi yaitu Rp 13 ribu.

Editor : Akrom Hazami