Harga Bergairah, Pengrajin Gula Tumbu Kudus Sumringah

kudus-gula-tumbu-ekonomi

Pengrajin gula tumbu di daerah Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus, sedang memeriksa gula-gula hasil produksinya. Harga jual gula tumbu saat ini sedang bagus-bagusnya. (MuriaNewsCom/Merie)

 

KUDUS – Pengrajin gula tumbu di sejumlah wilayah di Kudus, tahun ini mulai bisa bergembira. Pasalnya, harga jual gula tumbu tahun ini terus merangkak naik, jauh di atas harga tahun sebelumnya yang sempat terpuruk.

Mardijanto, salah seorang pengusaha gula tumbu asal Desa Rejosari, Kecamatan Dawe, mengungkapkan, tahun ini harga jual gula tumbu mencapai Rp 8.500 per kilogram.

Harga tersebut, berbeda jauh dari harga tahun lalu yang sempat anjlok hingga kisaran Rp 5 ribu per kilogram. ”Alhamdulillah, harga tahun ini nampaknya cukup bagus. Kami berharap harga terus stabil hingga akhir musim giling mendatang,” kata Madijanto, Minggu (13/12/2015).

Dikatakan Mardijanto, membaiknya harga gula tumbu tahun ini kemungkinan dipengaruhi dengan membaiknya kualitas panen tebu yang ada. Selain itu, pada tahun ini ulah spekulan dirasa juga relatif lebih minim dalam mempermainkan harga gula tumbu di pasaran.

”Yang membuat harga anjlok juga akibat ulah spekulan. Biasanya mereka ikut melempar stok tersebut ke pasaran hingga membuat harga jual turun,” tandasnya.

Selain itu, berhentinya musim giling tebu seiring datangnya musim hujan, juga membuat produksi gula tumbu saat ini berhenti. Akibatnya, gula tumbu yang dijual di pasaran kini hanya gula tumbu stok yang sudah ada. (MERIE)