Pekan Depan, Golkar Kirim Nama Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Kudus ke DPD Jateng

Ketua tim penjaringan DPD Partai Golkar Kudus, Joni Dwi Harjono saat menerima pengembalian berkas Balon Bupati Kudus Umar Ali beberapa waktu lalu. (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

MuriaNewsCom, Kudus – Pendaftaran Bakal Calon (Balon) Bupati Kudus dan Bakal Calon Wakil Bupati Kudus dari DPD Partai Golkar, resmi ditutup Sabtu (19/8/2017) lalu. Rencananya, pekan depan nama-nama yang telah lolos administrasi akan dikirim ke DPD Partai Golkar Provinsi Jateng.

Ketua tim penjaringan DPD Partai Golkar Kudus, Joni Dwi Harjono mengatakan, setelah pendaftaran ditutup, tahapan selanjutnya adalah pleno. Pleno akan dilakukan DPD Partai Golkar Kudus sebagai langkah verifikasi. Setelah itu, baru diajukan ke DPD Partai Golkar Provinsi Jateng.

“Rencananya pekan depan akan kami kirim ke DPD Provinsi (Jateng) pekan depan. Dalam usulan nanti, minimal tiga orang calon dan maksimal lima orang calon untuk masing-masing posisi,” katanya saat dihubungi MuriaNewsCom

Menurut dia, dari hasil pembukaan pendaftaran, sudah terkumpul lima pelamar sebagai bakal calon bupati dan dua sebagai wakil. Sejauh ini, semua berkas yang sudah terkumpul sudah lengkap.

Disebutkan, untuk Balon Bupati Kudus, terdapat Sri Hartini, Mawahib, Umar Ali, Akhwan, dan Djoni Rahardjo. Sedang untuk Bakal Calon Wakil Bupati Kudus, yang mendaftar adalah Mawahib dan Maesyaroh asal Partai Idaman.

Ditambahkan, penjaringan cabup-cawabup partai Golkar sebagai upaya untuk mengembalikan kejayaan partai Golkar. Karena pada Pileg 2009 Golkar dianggap menang dan menjadi ketua DPRD Kudus.

Editor: Supriyadi

Tiba-tiba Kader Golkar Kudus Geger

golkarr (e)

Plt Ketua DPD Golkar Farida Rahma memberikan sambutan.

 

MuriaNewsCom, Kudus – Kader Partai Golkar di Kabupaten Kudus kecewa berat setelah musyawarah daerah (Musda) DPD Golkar Kudus ditunda secara sepihak. Musda yang salah satu agendanya memilih ketua definitif rencananya digelar, Senin (10/5/2016).

Kader dari pengurus DPD kabupaten dan kecamatan sudah berdatangan ke kantor DPD Golkar di Desa Rendeng, Kecamatan Kota. Acara yang dihadiri Plt Ketua DPD Golkar Farida Rahma itu semula berlangsung khidmat.

Namun ketika Farida mendapat giliran memberi sambutan, ketua Fraksi Golkar DPRD Jawa Tengah itu justru membacakan surat keputusan DPD Golkar Jawa Tengah yang menjelaskan penundaan musda. Dalam surat itu disebutkan, musda ditunda karena dalam waktu dekat ini partai Golkar akan menggelar Musyarawah Nasional Luar Biasa (Munaslub), 23 Mei mendatang.

“Musda tidak dibatalkan, namun ditunda setelah Munaslub mendatang. Kami berharap kader legowo menyikapi persoalan ini,” kata Farida.

Sontak, keputusan ini memicu kekecewaan dari para kader. Sebagian bahkan menyuarakan agar Partai Golkar Kudus dipimpin oleh pelaksana tugas (Plt) selamanya. Menanggapi ini, Farida justru mengaku tak ingin berlama-lama menjadi Plt Ketua DPD Golkar Kudus.

Farida kemudian berinisiatif mengumpulkan seluruh pengurus kecamatan Partai Golkar untuk menyamakan persepsi, usai musda ditutup. Hanya, sejumlah kader tak mampu menyembunyikan kekecewaannya.

“Musda ini legal karena digelar atas perintah langsung oleh DPD Golkar Jateng. Jika tiba-tiba ditunda secara sepihak, kader di daerah pun justru curiga ada apa-apa di balik penundaan ini,” kata Nur Sa’di, ketua panitia Musda.

Hal senada diungkapkan pengurus Kecamatan Kota Yudian Fahrus. Ia menduga adanya kekhawatiran jika ketua DPD Golkar Kudus yang terpilih nantinya bukan seperti yang dikehendaki pengurus DPD Golkar Jateng.

Terlebih sebelum musda, dua nama politisi Golkar Tri Erna Sulistyowati dan Dedhy Prayogo menjadi kandidat kuat sebagai calon ketua DPD Golkar Kudus. Menurut suara yang berkembang, DPD Golkar Jateng lebih condong Erna yang menjadi ketua.

Namun suara akar rumput menghendaki Partai Golkar Kudus dipimpin kader muda. Dedhy yang kini menjabat wakil ketua DPRD Kudus dinilai menjadi representasi kader muda Partai Golkar Kudus.

“Jika niatnya berorganisasi, partai harus siap dengan kaderisasi. Kami ingin segera ada ketua definitif setelah sekitar tujuh bulan dipimpin oleh Plt. Suara akar rumput jangan dihalang-halangi,” katanya.

Editor : Akrom Hazami