Ganjar Ingin Satpol PP Jateng Nguwongke Liyan

Wagub Heru Sudjatmoko saat memberikan dukungan kepada personel Satpol PP di Kabupaten Jepara, Selasa. (Diskominfo Jepara)

MuriaNewsCom, Jepara – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo ingin agar personel Satuan Pamong Praja (Satpol PP) di Jateng lebih humanis. Hal itu disampaikannya dalam sambutan pada Jambore Satpol PP ke VII, di Desa Kelet, Kecamatan Keling-Jepara, Selasa (29/8/2017). 

“Kita ingin Satpol PP lebih humanis, lebih dekat dengan rakyat dan persuasif dalam banyak hal. Ini kapasitas yang harus dipenuhi di tengah tekad dan semangat kita memberikan pelayanan terbaik kepada rakyat,” ujar Ganjar dalam sambutan yang dibacakan Wakil Gubernur Jawa Tengah Heru Sudjatmoko. 

Di samping itu Ganjar ingin sebagai personel penegak peraturan daerah, tidak bertindak kasar namun tetap tegas. Hal itu karena dalam tugas keseharian, aparat satpol pp selalu bersinggungan dengan masyarakat yang memiliki beragam watak dan kepentingan.

“Di sinilah profesionalitas ditunjukan, tegas itu penting tapi berbeda dengan kasar, tegas itu perlu tapi kasar harus dihindari. Lakukan dengan pendekatan humanis, kultural, sosiologis dan pahami agar terlihat simpatik di masyarakat,” katanya. 

Lebih lanjut, Ganjar mengatakan tugas Satpol PP juga memberikan pengertian dan pemahaman kepada masyarakat agar mengerti tentang regulasi serta peraturan. Dengan demikian, ia berharap agar pelanggaran terhadap perda dapat ditekan.  “Humanis artinya harus melakukan pelayanan terhadap mayarakat dan nguwongke liyan (menghargai nilai kemanusiaan),” pungkas Gubernur Jawa Tengah. 

Sementara itu Heru Sudjatmoko mengungkapkan, ajang jambore Satpol PP merupakan kesempatan bagi personel untuk meningkatkan kemampuan, kepekaan, kepedulian dan rasa empati atas kondisi masyarakat.  Adapun kegiatan Jambore Satpol PP ke 7 Jawa Tengah digelar selama empat hari sampai Kamis (31/8/2017) dan diikuti 360 orang. 
Editor : Akrom Hazami

Seharian, Gubernur Roadshow di Grobogan, Ini Agendanya

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo melakukan kunjungan ke Grobogan didampingi bupati setempat Sri Sumarni, Rabu. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom, Grobogan – Gubernur Jateng Ganjar Pranowo melangsungkan serangkaian acara di Grobogan, Rabu (8/3/2017). Acara ini dilakukan serangkaian dengan agenda Ganjar membuka Musrenbangwil eks Keresidenan Semarang di pendapa kabupaten, Kamis (9/3/2017).

Informasi yang didapat menyebutkan, agenda roadshow akan dilangsungkan sehari penuh. Ada beberapa lokasi yang dikunjungi orang nomor satu di Pemprov Jateng tersebut.

Antara lain, meninjau ruas jalan Tegowanu-Tanjungharjo. Kemudian, berdialog dengan pedagang Pasar Godong dan dilanjutkan dengan silaturahmi bersama Lembaga Masyarakat Desa Hutan di Desa Sumberejosari, Kecamatan Karangrayung.

Siang harinya, agenda dilanjutkan dengan meninjau lokasi jembatan longsor di Kecamatan Pulokulon dan berdialog dengan wartawan di Purwodadi.

Sedangkan pada sore harinya, Ganjar dan rombongan dijadwalkan akan melangsungkan acara di Desa Karanglangu, Kecamatan Kedungjati. Di desa ini, akan digelar acara Ngopi Bareng Gubernur sekaligus sosialisasi stimulan wirausaha melalui kredit mitra Bank Jateng. Usai ngopi, acara dilanjutkan dengan nonton film layar tancap.

“Rencananya, Pak Gubernur akan bermalam di salah satu rumah warga Kedungjati. Kemudian, besok pagi baru akan menuju pendopo untuk membuka acara Musrenbangwil. Jadi, seharian ini Beliau roadshow ke berbagai lokasi di Grobogan,” kata Kabag Humas Pemkab Grobogan Ayong Muchtarom.
Editor : Akrom Hazami

Ada Pengiring Jenazah Hanyut saat Seberangkan Keranda, Bupati Grobogan Ditelepon Gubernur

Warga saat hendak menyeberangkan keranda berisi jenazah sebelum akhirnya ada pengiring yang hanyut di Sungai Lusi Desa Tanjungsari, Grobogan. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

Warga saat hendak menyeberangkan keranda berisi jenazah sebelum akhirnya ada pengiring yang hanyut di Sungai Lusi Desa Tanjungsari, Grobogan. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom, Grobogan – Berita adanya orang hanyut saat mengiring jenazah menuju pemakaman dengan menyeberangi Sungai Lusi di Dusun Ndoro, Desa Tanjungsari, Kecamatan Kradenan, mendapat perhatian Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

Bahkan, Ganjar langsung mengontak Bupati Grobogan Sri Sumarni untuk menanyakan masalah tersebut. Ganjar juga meminta Sri Sumarni segera melakukan langkah penanganan agar tidak proses pemakaman dengan menyeberangi sungai tidak terjadi lagi.

“Iya, tadi saya dihubungi Pak Ganjar mengenai berita orang hanyut saat mengiring jenazah menuju pemakaman dengan menyeberangi sungai. Terus terang, saya juga kaget, kok ada proses pemakaman seperti itu. Melihat foto proses pemakaman itu, saya merasa terenyuh sekali,” katanya, usai menghadiri sarasehan Hari Pers Nasional di pendapa kabupaten, Kamis (9/2/2017).

Dia meminta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Grobogan untuk menerjunkan tim guna menyurvei lokasi orang hanyut tersebut. Tim diminta menginventarisasi data dan informasi terkait lokasi yang tepat untuk dibuatkan jembatan gantung.

“Begitu dapat berita, Dinas PUPR sudah saya perintahkan untuk bikin tim dan turun ke lokasi. Nanti, akan kita rencanakan bikin jembatan gantung di sana. Fungsi jembatan ini untuk pejalan kaki dan sepeda motor. Panjang jembatan untuk melintasi Sungai Lusi ini bisa sampai 90 meter panjangnya,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Grobogan Subiyono mengatakan, keberadaan jembatan gantung memang sangat dibutuhkan masyarakat. Sebab, Sungai Lusi yang berhulu di Bojonegoro itu membelah sebagian wilayah Grobogan menjadi dua sisi.

“Keberadaan jembatan memang sangat dibutuhkan untuk akses warga di kedua sisi sungai. Kami akan menginventarisasi daerah yang urgen dan membutuhkan jembatan gantung. Untuk saat ini yang masuk prioritas utama ada di Tanjungsari,” ungkapnya,

Subiyono mengakui, persoalan orang hanyut karena tidak adanya akses jembatan memang menjadi perhatian Pemprov Jateng. Pihaknya didorong untuk membuat usulan pendanaan jembatan gantung ke kementrian PUPR. Pemkab, hanya dimintai menyediakan tanah tapak untuk membuat fondasi jembatan.

Editor : Akrom Hazami

Detik-Detik Mengerikan Korban Tenggelam saat Ikut Seberangkan Keranda di Sungai Lusi Grobogan